thesunnah_path
33.3K subscribers
2.18K photos
222 videos
18.4K files
10.7K links
Chanel Dakwah Sunnah
Download Telegram
Forwarded from aburafi_
thesunnah_path
Photo
📎"Suami Sering Makan Enak Di Luar Rumah, Istri Makan Seadanya"
Salah satu kebiasaan suami yang harus segera diubah adalah sering makan di luar dengan makanan dan minuman yang enak, sedangkan istri dan anak-anaknya makan di rumah dengan makanan biasa dan seadanya. Misalnya, suami terlalu sering keluar rumah bersama teman-temannya, lalu makan di restoran atau kafe ditambah kopi yang mahal, sedangkan anak istri di rumah makan ala kadarnya. Atau contoh lainnya, suami terlalu sering keluar bersama teman-temannya dalam berbagai acara tanpa mengajak anak istrinya, tentunya dalam berbagai acara itu ada makan-makan enak.

Memang benar, suami tugasnya mencari nafkah di luar rumah. Akan tetapi, hendaknya suami tetap memperhatikan anak dan istri di rumah. Islam memerintahkan agar suami memberikan makan kepada keluarganya apa yang ia makan, sehingga makanannya sama bagusnya dengan apa yang ia makan. Apabila suami makan enak dan bergizi, tentu ia harus memberi makan pada anak-istri dengan makanan yang sama. Apabila makan di luar rumah dengan menu istimewa, bisa dibungkus dan dibawa pulang untuk keluarga di rumah, jika memang memungkinkan.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَنْ تُطْعِمَهَا إِذَا طَعِمْتَ وَتَكْسُوَهَا إِذَا اكْتَسَيْتَ أَوْ اكْتَسَبْتَ وَلَا تَضْرِبْ الْوَجْهَ وَلَا تُقَبِّحْ وَلَا تَهْجُرْ إِلَّا فِي الْبَيْتِ

“Hendaknya dia memberi  makanan bagi istrinya sebagaimana yang dia makan, memberi pakaian baginya sebagaimana (pakaian) yang dipakai, tidak memukul wajahnya, tidak mendoakan keburukan baginya (mencelanya), dan tidak memboikotnya, kecuali di dalam rumah (saja)” [HR. Abu Dawud, sahih].

Sumber: https://muslim.or.id/66562-suami-sering-makan-enak-di-luar-rumah-istri-makan-seadanya.html
Copyright © 2024 muslim.or.id

♻️Halal to save & share
🚫 Dont use Music

"Yuk, tekan love❤️dan bagikan postingan
ini untuk mendukung dan menyebarluaskan kebaikan.

Follow untuk faedah yang lainnya👇
📲 @aburafi_ x @thesunnah_path
Syukron, جَزَاكُمُ اللهُ خَيْرًا🌹
===
📥Bergabung & Download Poster/video HD Quality:
Telegram | https://t.me/aburafi_official
بَارَكَ اللهُ فِيْكُم
🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂
#aburafi_ #quote #quotesunnah #dakwahsunnah #islam #thesunnahpath #balikpapansunnah
Forwarded from aburafi_
thesunnah_path
Photo
📎"Minta Teraktir Sama Dengan Mengemis"
Apakah meminta traktir teman sama dengan mengemis yang tercela?

Meminta-minta dan Mengemis itu Terlarang
Dari ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَسْأَلُ النَّاسَ حَتَّى يَأْتِىَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَيْسَ فِى وَجْهِهِ مُزْعَةُ لَحْمٍ

“Jika seseorang meminta-minta (mengemis) pada manusia, ia akan datang pada hari kiamat tanpa memiliki sekerat daging di wajahnya.” (HR. Bukhari, no. 1474; Muslim, no. 1040)

Sumber https://rumaysho.com/13306-meminta-traktir-teman-apa-sama-dengan-mengemis.html

♻️Halal to save & share
🚫 Dont use Music

"Yuk, tekan love❤️dan bagikan postingan
ini untuk mendukung dan menyebarluaskan kebaikan.

Follow untuk faedah yang lainnya👇
📲 @aburafi_ x @thesunnah_path
Syukron, جَزَاكُمُ اللهُ خَيْرًا🌹
===
📥Bergabung & Download Poster/video HD Quality:
Telegram | https://t.me/aburafi_official
بَارَكَ اللهُ فِيْكُم
🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂
#aburafi_ #quote #quotesunnah #dakwahsunnah #islam #thesunnahpath #balikpapansunnah
Forwarded from Adam Khadafii
MENUTUPI AIB SEORANG MUSLIM

Di akherat..
Ada orang orang yang dibuka aibnya di hadapan seluruh manusia..
Ia dipermalukan oleh Allah akibat perbuatannya..

Maka jika kita ingin aib kita ditutupi oleh Allah di dunia dan di akherat..
Maka tutupilah aib saudaramu..

ومن ستر مسلما ستره الله في الدنيا والاخرة

“Siapa yang menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akherat..” (HR Muslim)

Saat kita berteman..
Pastilah suatu saat kita akan melihat aib dan kekurangannya..
Sebaik-baik teman adalah yang menutupi aib saudaranya..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Apakah berfaedah ? Kita amalkan dan tebarkan manfaatnya keorang lain , semoga menjadi amal jariyah serta penghantar hidayah untuk manusia ..

#kajiansunnah #kajiansunnahbandarlampung #manhajsalaf #tauhid #aqidah #babtauhid #alfirqotunnajiyah #sekolahquranbandarlampung #sekolahsunnahlampung #alfirqotunannajiyah #islam #kajianlampung #posterdakwah #collabsseries #thesunnahpath
Forwarded from Adam Khadafii
KETENANGAN ITU DENGAN PENDAMPING YANG SHALEH

Syaikh Ahmad bin Yahya An-Najmi rahimahullah berkata:

"Tidak akan sempurna keadaan seorang lelaki, dan tidak akan baik hidupnya kecuali didampingi istri yang shalehah. Demikian pula halnya seorang wanita tidak akan baik dan tidak akan tentram hidupnya kecuali didampingi oleh suami yang shaleh."

(Ta’sisul Ahkam Syarh Umdatul Ahkam 4/172)

Apakah berfaedah ? Kita amalkan dan tebarkan manfaatnya keorang lain , semoga menjadi amal jariyah serta penghantar hidayah untuk manusia ..

#kajiansunnah #kajiansunnahbandarlampung #manhajsalaf #tauhid #aqidah #babtauhid #alfirqotunnajiyah #sekolahquranbandarlampung #sekolahsunnahlampung #alfirqotunannajiyah #islam #kajianlampung #posterdakwah #collabsseries #thesunnahpath
Forwarded from Adam Khadafii
Rasulullah ﷺ memperingatkan umatnya terhadap empat kejahatan. Beliau mengabarkan bahwa Allah Ta’âlâ mengusir dan menjauhkan pelaku salah satu di antara perkara tadi dari rahmat-Nya. Empat perkara itu adalah:
Pertama: bertaqarrub dengan menyembelih untuk selain Allah karena hal itu berarti memalingkan ibadah kepada selain Allah, sesuatu yang tidak berhak mendapat peribadahan.
Kedua: orang yang mendoakan kejelekan terhadap kedua orang tuanya, baik dengan melaknat atau mencaci maki keduanya maupun menjadi sebab terjadinya hal tersebut. (Menjadi sebab terjadinya hal tersebut) yaitu dengan munculnya perbuatan tersebut dari dirinya terhadap kedua orang tua seseorang sehingga orang tersebut membalas dengan perbuatan yang sama terhadapnya.
Ketiga: orang yang melindungi pelaku kejahatan yang pantas mendapatkan hukuman syar’i, lalu menghalangi pelaksanaan hukuman tersebut kepada orang itu, atau ia ridha kepada kebid’ahan dalam agama dan mengakui (mendukung) kebid’ahan itu.
Keempat: pengubah tanda-tanda batas tanah, yang (tanda-tanda) itu memisahkan hak-hak pemiliknya masing-masing, dengan cara memajukan atau memundurkan (tanda-tanda) itu dari tempat sesungguhnya. Sehingga, oleh sebab itu, terjadilah pengambilan (penyerobotan) sebagian tanah orang lain secara zhalim.
Faedah Hadits
1. Bahwa menyembelih untuk selain Allah adalah diharamkan dengan pengharaman yang sangat, dan merupakan suatu kesyirikan yang berada pada garis terdepan di antara dosa-dosa besar.
2. Bahwa penyembelihan adalah suatu ibadah sehingga wajib diserahkan hanya kepada Allah semata.
3. Pengharaman melaknat dan mencaci maki kedua orang tua, baik secara langsung maupun menjadi sebab terjadinya hal itu.
4. Pengharaman membantu dan melindungi para pelaku kejahatan dari penerapan hukum syar’i terhadap mereka, dan pengharaman ridha terhadap kebid’ahan.
5. Keharaman mengubah batas-batas tanah dengan cara memajukan atau memundurkan (batas-batas) itu.
6. Pembolehan melaknat berbagai jenis orang fasiq dalam rangka mencegah manusia dari kemaksiatan.

Apakah berfaedah ? Kita amalkan dan tebarkan manfaatnya keorang lain , semoga menjadi amal jariyah serta penghantar hidayah untuk manusia ..

#kajiansunnah #kajiansunnahbandarlampung #manhajsalaf #tauhid #aqidah #babtauhid #alfirqotunnajiyah #sekolahquranbandarlampung #sekolahsunnahlampung #alfirqotunannajiyah #islam #kajianlampung #posterdakwah #collabsseries #thesunnahpath
Forwarded from Adam Khadafii
Faedah Hadits
1. Penjelasan tentang bahaya kesyirikan, meskipun pada sesuatu yang sepele.
2. Bahwa kesyirikan mewajibkan pelakunya untuk masuk ke dalam neraka, sedangkan tauhid mewajibkan pelakunya untuk masuk ke dalam surga.
3. Bahwa manusia kadang terjatuh ke dalam kesyirikan, sementara dia tidak mengetahui bahwa hal tersebut adalah kesyirikan yang mewajibkan untuk masuk ke dalam neraka.
4. Peringatan terhadap dosa-dosa, meskipun (dosa) itu dianggap kecil.
5. Bahwa orang (pertama) tersebut masuk ke dalam neraka berdasarkan suatu sebab yang tidak dia niatkan sejak awal, tetapi dia lakukan agar dapat lolos dari kejahatan penyembah berhala tersebut.
6. Bahwa sesungguhnya seorang muslim, jika mengerjakan kesyirikan, batallah keislamannya dan akan masuk ke dalam neraka. (Demikianlah) sebab orang tersebut sebelumnya adalah muslim karena, kalau dia bukan seorang muslim, tentu tidak akan dikatakan, “Ada seseorang yang masuk ke dalam neraka karena seekor lalat.”
7. Bahwa sesungguhnya yang dinilai adalah amalan hati, meskipun amalan anggota badannya kecil dan sedikit.
8. Bahwa menyembelih adalah ibadah maka memalingkannya kepada selain Allah adalah syirik besar.
9. Keutamaan tauhid dan besarnya buah yang dihasilkan oleh (tauhid).
10. Keutamaan bersabar di atas kebenaran.

Apakah berfaedah ? Kita amalkan dan tebarkan manfaatnya keorang lain , semoga menjadi amal jariyah serta penghantar hidayah untuk manusia ..

#kajiansunnah #kajiansunnahbandarlampung #manhajsalaf #tauhid #aqidah #babtauhid #alfirqotunnajiyah #sekolahquranbandarlampung #sekolahsunnahlampung #alfirqotunannajiyah #islam #kajianlampung #posterdakwah #collabsseries #thesunnahpath
Forwarded from Adam Khadafii
Imam Hatim Bin Asham Rahimahullah,
Janganlah Kalian Takut Dengan Kemiskinan

Janganlah kalian takut miskin, karena Allah menakuti kalian dengan neraka bukan dengan kemiskinan.

Alfawaaid:156

Apakah berfaedah ? Kita amalkan dan tebarkan manfaatnya keorang lain , semoga menjadi amal jariyah serta penghantar hidayah untuk manusia ..

#kajiansunnah #kajiansunnahbandarlampung #manhajsalaf #tauhid #aqidah #babtauhid #alfirqotunnajiyah #sekolahquranbandarlampung #sekolahsunnahlampung #alfirqotunannajiyah #islam #kajianlampung #posterdakwah #collabsseries #thesunnahpath
Forwarded from Abu Sumayyah_Maryam
Follow me @dakwah_salafy.id

NASEHAT UNTUK SEPASANG SUAMI ISTERI


✍🏻 Berkata Al-allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah:
‌‌‌‌
إذا أساءت إليك زوجتك؛ لا تنظر إلى الإساءة في الوقت الحاضر؛ ولكن أنظر إلى الماضي وانظر إلى المستقبل؛ واحكم بالعدل.

Apabila isterimu berlaku buruk kepadamu; janganlah kau memandang perlakuan buruknya di masa yang sedang berlangsung; namun pandanglah kepada masa lalu dan pandanglah kepada masa yang akan datang; dan hakimilah dengan adil.


📚 Syarh riyadhush shalihin (2/73)


https://youtu.be/wtAUfl00uJ4?si=4ui39R__v7ch59aC
Forwarded from Adam Khadafii
Allah Subhânahu wa ta'ala melarang Rasul-Nya shallallâhu ‘alaihi wa sallam untuk mengerjakan shalat di masjid dhirâr, yang dibangun oleh kaum munafikin untuk mendatangkan kerugian (kesulitan) bagi masjid Qubâ dan untuk berbuat kekafiran terhadap Allah dan Rasul-Nya. Mereka (kaum munafikin) meminta kepada Rasul shallallâhu ‘alaihi wa sallam untuk mendirikan shalat di masjid tersebut agar mereka dapat menjadikan (perbuatan Rasulullah) itu sebagai alasan pembenaran akan perbuatan mereka dan untuk menutupi kebatilan mereka. Maka, Rasul shallallâhu ‘alaihi wa sallam berjanji kepada mereka utuk memenuhi permintaan tersebut, dan beliau tidak mengetahui maksud jelek mereka. Oleh karena itu, Allah melarang terhadap hal itu dan memerintah agar Rasul mengerjakan shalat di masjid Qubâ yang dibangun di atas dasar ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya, atau di masjid Rasul (masjid Nabawi), walalupun ada perselisihan para ahli tafsir tentang hal tersebut. Kemudian, Allah memuji orang-orang yang mendirikan masjid tersebut karena mereka telah membersihkan masjid dari kesyirikan dan perkara-perkara najis, dan Allah mencintai orang-orang yang memiliki sifat-sifat tersebut.

Ini merupakan qiyas (penyamaan) antara tempat yang dipersiapkan untuk penyembelihan kepada selain Allah dan masjid yang dipersiapkan untuk bermaksiat kepada Allah dalam (hukum) pelarangan beribadah kepada Allah di tempat tersebut. Oleh karena itu, sebagaimana halnya masjid ini yang tidak diperbolehkan untuk melaksanakan shalat di dalamnya, demikian pula tempat yang dipersiapkan untuk penyembelihan kepada selain Allah. Tidaklah diperbolehkan menyembelih untuk selain Allah Subhânahu di tempat tersebut.

Faedah Ayat

1. Larangan menyembelih untuk Allah di tempat yang dipersiapkan untuk menyembelih kepada selain-Nya, dengan mengqiyaskan hal itu kepada larangan mengerjakan shalat di masjid yang dibangun di atas kemaksiatan terhadap Allah.
2. Disukai untuk mengerjakan shalat bersama dengan kumpulan orang-orang yang shalih lagi suka menjauhkan diri dari berbuat hal-hal jelek.
3. Penetapan sifat mahabbah (kecintaan) bagi Allah yang sesuai dengan keagungan-Nya Subhânahu sebagaimana sifat-sifat-Nya yang lain.
4. Anjuran untuk menyempurnakan wudhu dan menyucikan diri dari najis.
5. Bahwa niat berpengaruh terhadap tempat.
6. Pensyariatan menutup jalan-jalan yang mengantar kepada kesyirikan.

#kajiansunnah #kajiansunnahbandarlampung #manhajsalaf #tauhid #aqidah #babtauhid #alfirqotunnajiyah #sekolahquranbandarlampung #sekolahsunnahlampung #alfirqotunannajiyah #islam #kajianlampung #posterdakwah #collabsseries #thesunnahpath
Forwarded from Adam Khadafii
Perawi menyebutkan adanya seseorang yang mewajibkan dirinya untuk Allah dengan menyembelih seekor unta di suatu tempat tertentu sebagai bentuk ketaatan dan pendekatan diri kepada Allah. Dia pun datang bertanya kepada Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam tentang pelaksanaan hal tersebut. Maka, Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam menanyakan keadaan tempat itu secara lebih lanjut, bahwa apakah dahulu pernah ada sesuatu yang kaum musyrikin sembah di tempat itu, atau (apakah) dahulu kaum musyrikin mengagungkan tempat itu dan mengadakan perkumpulan di (tempat) itu?

Setelah mengetahui bahwa tempat tersebut bersih dari hal-hal yang dikhawatirkan, Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam pun memfatwakan pembolehan untuk menunaikan nadzar tersebut.

Kemudian, beliau shallallâhu ‘alaihi wa sallam menjelaskan nadzar yang tidak boleh ditunaikan, yaitu bilamana nadzar itu berupa maksiat terhadap Allah atau dengan sesuatu yang bukan miliknya.

Pada hadits di atas terdapat larangan menyembelih untuk Allah di tempat yang dahulu pada (tempat) itu pernah ada salah satu berhala jahiliyah, atau pada (tempat) itu salah satu hari raya (Id) mereka pernah dilaksanakan -meskipun sudah tidak ada lagi setelah itu-.

Faedah Hadits

1. Larangan untuk menunaikan nadzar apabila pernah ada berhala di tempat yang sudah ditentukan untuk melaksanakan nadzar itu, meskipun berhala itu sudah tidak ada lagi.
2. Larangan untuk menunaikan nadzar di tempat yang pernah dipakai sebagai tempat hari raya jahiliyah, meskipun hari raya tersebut sudah tidak ada lagi.
3. Sebelum berfatwa, seorang mufti meminta rincian (detail masalah) kepada orang yang meminta fatwa.
4. Menutup jalan-jalan yang mengarah kepada kesyirikan.
5. Meninggalkan tasyabbuh ‘penyerupaan’ kepada orang-orang musyrikin dalam peribadahan dan hari raya mereka, meskipun tidak bermaksud (sengaja) menyerupai mereka.
6. Bahwa menyembelih untuk Allah, di tempat orang-orang musyrikin menyembelih untuk selain Allah atau di tempat yang dipergunakan untuk hari raya mereka, adalah suatu kemaksiatan.
7. Bahwa nadzar berupa maksbiat tidak boleh ditunaikan.
8. Bahwa nadzar berupa sesuatu yang bukan miliknya tidak boleh ditunaikan, misalnya seseorang berkata, “Diriku wajib memerdekakan budak milik Fulân”.
9. Kewajiban untuk menunaikan nadzar yang bukan bermaksiat kepada Allah dan yang masuk di bawah kepemilikannya.
10. Bahwasanya nadzar adalah suatu ibadah maka (nadzar) tidak boleh diserahkan kepada selain Allah.
Apakah berfaedah ? Kita amalkan dan tebarkan manfaatnya keorang lain , semoga menjadi amal jariyah serta penghantar hidayah untuk manusia ..

#kajiansunnah #kajiansunnahbandarlampung #manhajsalaf #tauhid #aqidah #babtauhid #alfirqotunnajiyah #sekolahquranbandarlampung #sekolahsunnahlampung #alfirqotunannajiyah #islam #kajianlampung #posterdakwah #collabsseries #thesunnahpath