▬▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬▬
*🍃YAKIN SERUPA RAGU🍃*
▬▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬▬
وَكَانَ عُمَرُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيْزِ يَقُوْلُ: مَا رَأَيْتُ يَقِيْنًا أَشْبَهَ بِالشَّكِّ مِنْ يَقِيْنِ النَّاسِ بِالْمَوْتِ ثُمَّ لَا يَسْتَعِدُّوْنَ لَهُ
*Umar bin Abdul Aziz* mengatakan,
*Aku tidak mengetahui hal yang diyakini namun disikapi seperti hal yang diragukan sebagaimana kematian. Semua orang yakin akan mati namun uniknya mereka tidak mau menyiapkan diri untuk menjumpai kematian*
📚 Tafsir al-Qurthubi 10/64.
_Mengetahui dan menyakini kematian pasti datang menjemput namun malas dan berat beribadah adalah satu hal yang aneh._
Orang yang benar-benar yakin pasti akan mati dan mati itu bisa sewaktu-waktu akan giat dan ringan untuk memperbanyak amal shalih, bekal kematian.
_Mati itu dekat, tidak harus tua terlebih dahulu._
Tiga manfaat dari kesadaran bahwa kematian itu dekat, mudah dan bisa datang tiba-tiba.
📌 Giat dan semangat beribadah.
📌 Segera bertaubat dari segala bentuk dosa.
📌 Merasa cukup dan puas dengan rizki karunia Allah.
🤲 Semoga Allah mudahkan penulis dan semua pembaca tulisan ini untuk menjadi orang yang benar-benar yakin bahwa kematian itu pasti terjadi. Aamiin.
*✍️ Aris Munandar, SS, MPI*
*🏘️ Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta*
*NB:*
📮 Mohon dishare sebanyak-banyaknya. Moga Allahﷻ catat sebagai amal jariyah.
⛔ Dilarang mengubah teks tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari penulis.
*◉▪️◉ ═══ ༻❀○❁○❀༺ ═══ ◉▪️◉*
*🍃YAKIN SERUPA RAGU🍃*
▬▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬▬
وَكَانَ عُمَرُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيْزِ يَقُوْلُ: مَا رَأَيْتُ يَقِيْنًا أَشْبَهَ بِالشَّكِّ مِنْ يَقِيْنِ النَّاسِ بِالْمَوْتِ ثُمَّ لَا يَسْتَعِدُّوْنَ لَهُ
*Umar bin Abdul Aziz* mengatakan,
*Aku tidak mengetahui hal yang diyakini namun disikapi seperti hal yang diragukan sebagaimana kematian. Semua orang yakin akan mati namun uniknya mereka tidak mau menyiapkan diri untuk menjumpai kematian*
📚 Tafsir al-Qurthubi 10/64.
Pengetahuan yang sebenarnya itu yang membuahkan amal.
_Mengetahui dan menyakini kematian pasti datang menjemput namun malas dan berat beribadah adalah satu hal yang aneh._
Orang yang benar-benar yakin pasti akan mati dan mati itu bisa sewaktu-waktu akan giat dan ringan untuk memperbanyak amal shalih, bekal kematian.
Mati itu mudah, tidak harus sakit terlebih dahulu.
_Mati itu dekat, tidak harus tua terlebih dahulu._
Tiga manfaat dari kesadaran bahwa kematian itu dekat, mudah dan bisa datang tiba-tiba.
📌 Giat dan semangat beribadah.
📌 Segera bertaubat dari segala bentuk dosa.
📌 Merasa cukup dan puas dengan rizki karunia Allah.
🤲 Semoga Allah mudahkan penulis dan semua pembaca tulisan ini untuk menjadi orang yang benar-benar yakin bahwa kematian itu pasti terjadi. Aamiin.
*✍️ Aris Munandar, SS, MPI*
*🏘️ Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta*
*NB:*
📮 Mohon dishare sebanyak-banyaknya. Moga Allahﷻ catat sebagai amal jariyah.
⛔ Dilarang mengubah teks tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari penulis.
*◉▪️◉ ═══ ༻❀○❁○❀༺ ═══ ◉▪️◉*
▬▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬▬
*🍃YANG TERBAIK🍃*
▬▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬▬
*Abu Hatim* mengatakan,
اُكْتُبْ أَحْسَنَ مَا تَسْمَعُ وَاحْفَظْ أَحْسَنَ مَا تَكْتُبُ وَذَاكِرْ بِأَحْسَنِ مَا تَحْفَظُ
*Tuliskan hal terbaik yang pernah anda dengar. Hafalkan hal terbaik yang pernah anda tulis. Diskusikan hal terbaik yang pernah anda hafal*
📚 Tahdzib al-Kamal 24/387.
_Tidak semua berita dan omongan yang kita dengar layak untuk dicatat dan ditulis sebagai status medsos atau lainnya._
📝Yang layak untuk ditulis hanya hal-hal yang terbaik yang kita dengar. Itulah hal-hal yang membuahkan manfaat dunia ataupun manfaat akhirat.
_Sebuah diskusi itu sangat bermanfaat jika peserta diskusi hanya menyampaikan hal-hal terbaik yang terekam dalam memori mereka._
🤲 Semoga Allah jadikan jari-jari yang kita miliki sebagai alat untuk hanya menuliskan hal-hal yang bermanfaat di dunia dan akhirat. Aamiin.
*✍️ Aris Munandar, SS, MPI*
*🏘️ Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta*
*NB:*
📮 Silahkan dishare sebanyak-banyaknya. Moga Allahﷻ catat sebagai amal jariyah.
⛔ Dilarang mengubah teks tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari penulis.
*◉▪️◉ ═══ ༻❀○❁○❀༺ ═══ ◉▪️◉*
*🍃YANG TERBAIK🍃*
▬▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬▬
*Abu Hatim* mengatakan,
اُكْتُبْ أَحْسَنَ مَا تَسْمَعُ وَاحْفَظْ أَحْسَنَ مَا تَكْتُبُ وَذَاكِرْ بِأَحْسَنِ مَا تَحْفَظُ
*Tuliskan hal terbaik yang pernah anda dengar. Hafalkan hal terbaik yang pernah anda tulis. Diskusikan hal terbaik yang pernah anda hafal*
📚 Tahdzib al-Kamal 24/387.
_Tidak semua berita dan omongan yang kita dengar layak untuk dicatat dan ditulis sebagai status medsos atau lainnya._
📝Yang layak untuk ditulis hanya hal-hal yang terbaik yang kita dengar. Itulah hal-hal yang membuahkan manfaat dunia ataupun manfaat akhirat.
Tidak semua yang pernah kita tulis, kita baca atau kita lihat layak untuk dihafal dan jadi memori yang melekat dalam hidup kita. Banyak hal yang selayaknya disikapi sebagai angin lalu. Yang layak untuk dihafal adalah info dan pengetahuan yang betul-betul bermanfaat.
_Sebuah diskusi itu sangat bermanfaat jika peserta diskusi hanya menyampaikan hal-hal terbaik yang terekam dalam memori mereka._
🤲 Semoga Allah jadikan jari-jari yang kita miliki sebagai alat untuk hanya menuliskan hal-hal yang bermanfaat di dunia dan akhirat. Aamiin.
*✍️ Aris Munandar, SS, MPI*
*🏘️ Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta*
*NB:*
📮 Silahkan dishare sebanyak-banyaknya. Moga Allahﷻ catat sebagai amal jariyah.
⛔ Dilarang mengubah teks tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari penulis.
*◉▪️◉ ═══ ༻❀○❁○❀༺ ═══ ◉▪️◉*
▬▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬▬
*🍃MANFAAT 'PELIT'🍃*
▬▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬▬
*Abdullah bin Wahb* mengatakan,
فَنَوَيْتُ أَنِّي كُلَمَّا اغْتَبتُ إِنْسَاناً، أَنْ أَتَصَدَّقَ بِدِرْهَمٍ، فَمِنْ حُبِّ الدَّرَاهِمِ تَرَكتُ الغِيْبَةَ
*Aku beniat untuk bersedekah sebesar satu dirham setiap kali aku menggunjing seseorang. Karena besarnya rasa cintaku kepada harta kutinggalkan dosa menggunjing*
📚 Siyar A'lam an-Nubala' 9/228
🥀Menggunjing adalah membicarakan kejelekan dan kekurangan sesama muslim tanpa sepengetahuan dirinya.
_Menggunjing adalah dosa besar yang hanya bisa diampuni dengan serius bertaubat. Dosa besar tidak terhapus dengan rajin shalat, puasa atau bersedekah._
🌻Dengan kiat semisal ini sebagian orang bisa meninggalkan dosa.
_Akan tetapi yang lebih baik adalah bisa meninggalkan larangan Allah bukan karena hal semisal ini._
🤲 Semoga Allah mudahkan penulis dan semua pembaca tulisan ini untuk meninggalkan dosa menggunjing dan dosa-dosa lisan lainnya.
*✍️ Aris Munandar, SS, MPI*
*🏘️ Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta*
*NB:*
📮 Mohon dishare sebanyak-banyaknya. Moga Allahﷻ catat sebagai amal jariyah.
⛔ Dilarang mengubah teks tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari penulis.
*◉▪️◉ ═══ ༻❀○❁○❀༺ ═══ ◉▪️◉*
*🍃MANFAAT 'PELIT'🍃*
▬▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬▬
*Abdullah bin Wahb* mengatakan,
فَنَوَيْتُ أَنِّي كُلَمَّا اغْتَبتُ إِنْسَاناً، أَنْ أَتَصَدَّقَ بِدِرْهَمٍ، فَمِنْ حُبِّ الدَّرَاهِمِ تَرَكتُ الغِيْبَةَ
*Aku beniat untuk bersedekah sebesar satu dirham setiap kali aku menggunjing seseorang. Karena besarnya rasa cintaku kepada harta kutinggalkan dosa menggunjing*
📚 Siyar A'lam an-Nubala' 9/228
🥀Menggunjing adalah membicarakan kejelekan dan kekurangan sesama muslim tanpa sepengetahuan dirinya.
_Menggunjing adalah dosa besar yang hanya bisa diampuni dengan serius bertaubat. Dosa besar tidak terhapus dengan rajin shalat, puasa atau bersedekah._
Boleh memasang niat untuk menghukum diri sendiri jika melanggar aturan agama. Hukuman tersebut bisa berupa mengerjakan shalat, berpuasa, bersedekah dll.
🌻Dengan kiat semisal ini sebagian orang bisa meninggalkan dosa.
_Akan tetapi yang lebih baik adalah bisa meninggalkan larangan Allah bukan karena hal semisal ini._
Ketaatan yang Allah sukai adalah ketaatan yang sudah dikenal yaitu ketaatan tanpa faktor takut terhadap hukuman terhadap diri sendiri sebagaimana QS An-Nur: 53.
🤲 Semoga Allah mudahkan penulis dan semua pembaca tulisan ini untuk meninggalkan dosa menggunjing dan dosa-dosa lisan lainnya.
*✍️ Aris Munandar, SS, MPI*
*🏘️ Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta*
*NB:*
📮 Mohon dishare sebanyak-banyaknya. Moga Allahﷻ catat sebagai amal jariyah.
⛔ Dilarang mengubah teks tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari penulis.
*◉▪️◉ ═══ ༻❀○❁○❀༺ ═══ ◉▪️◉*
▬▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬▬
*🍃TETANGGA YANG BAIK🍃*
▬▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬▬
*Asy-Sya'bi, Amir bin Syarahil* mengatakan,
لَيْسَ حُسْنُ الْجِوَارِ أَنْ تَكُفَّ أَذَاكَ عَنِ الْجَارِ وَلَكِنْ حُسْنُ الْجِوَارِ أَنْ تَصْبِرَ عَلَى أَذَى الْجَارِ
*Menjadi tetangga yang baik itu bukan hanya sekedar tidak mengganggu tetangga namun bersabar dengan gangguan dan tindakan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh tetangga*
📚 Tahdzibul Kamal karya al-Mizzi 14/38, Muassasah ar-Risalah.
_Bergaul dengan manusia itu pasti menjumpai hal yang bikin jengkel, marah, tidak senang dll._
Menurut QS al-Ahzab: 72, karakter dasar manusia itu zalim dan 'bodoh'.
_Sedangkan yang dimaksud dengan 'zalim' adalah punya kesadaran penuh bahwa suatu tindakan itu salah semisal menyakiti orang lain namun tetap nekad dilakukannya._
Oleh karena itu tetangga yang baik, kawan yang baik, kerabat yang baik, pasangan hidup yang baik dst bukan sekedar tidak menyakiti dan mengganggu orang lain.
_Lapang dada dan sabar yang tidak pernah purna adalah kiat penting untuk bisa merasakan indahnya hidup di dunia._
🤲 Semoga Allah jadikan penulis dan semua pembaca tulisan ini orang-orang yang hidup bahagia di dunia dan di surga-Nya, aamiin.
*✍️ Aris Munandar, SS, MPI*
*🏘️ Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta*
*NB:*
📮 Mohon dishare sebanyak-banyaknya. Moga Allahﷻ catat sebagai amal jariyah.
⛔ Dilarang mengubah teks tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari penulis.
*◉▪️◉ ═══ ༻❀○❁○❀༺ ═══ ◉▪️◉*
*🍃TETANGGA YANG BAIK🍃*
▬▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬▬
*Asy-Sya'bi, Amir bin Syarahil* mengatakan,
لَيْسَ حُسْنُ الْجِوَارِ أَنْ تَكُفَّ أَذَاكَ عَنِ الْجَارِ وَلَكِنْ حُسْنُ الْجِوَارِ أَنْ تَصْبِرَ عَلَى أَذَى الْجَارِ
*Menjadi tetangga yang baik itu bukan hanya sekedar tidak mengganggu tetangga namun bersabar dengan gangguan dan tindakan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh tetangga*
📚 Tahdzibul Kamal karya al-Mizzi 14/38, Muassasah ar-Risalah.
_Bergaul dengan manusia itu pasti menjumpai hal yang bikin jengkel, marah, tidak senang dll._
Menurut QS al-Ahzab: 72, karakter dasar manusia itu zalim dan 'bodoh'.
Yang dimaksud 'bodoh' adalah melakukan kesalahan semisal mengganggu dan menyakiti orang lain tanpa mengetahui dan menyadari bahwa hal itu menyakiti orang lain.
_Sedangkan yang dimaksud dengan 'zalim' adalah punya kesadaran penuh bahwa suatu tindakan itu salah semisal menyakiti orang lain namun tetap nekad dilakukannya._
Oleh karena itu tetangga yang baik, kawan yang baik, kerabat yang baik, pasangan hidup yang baik dst bukan sekedar tidak menyakiti dan mengganggu orang lain.
Akan tetapi kata kunci untuk jadi 'orang baik' adalah sabar dan lapang dada dengan tindakan, sikap, tutur kata yang tidak mengenakkan, bikin jengkel, bikin tersinggung yang dilakukan oleh orang lain.
_Lapang dada dan sabar yang tidak pernah purna adalah kiat penting untuk bisa merasakan indahnya hidup di dunia._
🤲 Semoga Allah jadikan penulis dan semua pembaca tulisan ini orang-orang yang hidup bahagia di dunia dan di surga-Nya, aamiin.
*✍️ Aris Munandar, SS, MPI*
*🏘️ Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta*
*NB:*
📮 Mohon dishare sebanyak-banyaknya. Moga Allahﷻ catat sebagai amal jariyah.
⛔ Dilarang mengubah teks tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari penulis.
*◉▪️◉ ═══ ༻❀○❁○❀༺ ═══ ◉▪️◉*
▬▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬▬
*🍃MUSIBAH TERBESAR🍃*
▬▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬▬
*Abdullah bin Mubarak* mengatakan,
مِنْ أَعْظَمِ الْمَصَائِبِ لِلرَّجُلِ أَنْ يَعْلَمَ مِنْ نَفْسِهِ تَقْصِيرًا، ثُمَّ لَا يُبَالِي، وَلَا يَحْزَنُ عَلَيْهِ
*Termasuk musibah paling besar adalah seorang yang tahu dan sadar bahwa dirinya memiliki banyak kekurangan dalam berbagai hal namun dia tidak peduli dan tidak sedih karena kekurangannya tersebut*
📚 Syu'abul Iman karya al-Baihaqi 2/271 nomor 867.
_Sebagian orang berlindung dengan ungkapan "terimalah aku apa adanya", " demikianlah diriku" untuk merasa puas dengan keadaan dirinya dan tidak mau memperbaiki diri._
Sadar ibadahnya amburadul namun tidak ada keinginan untuk berubah ke arah yang lebih baik.
_Sadar bahwa banyak maksiat yang dilakukan namun tidak ada semangat untuk segera bertaubat._
Sadar bahwa diri ini sulit untuk senyum manis ketika berjumpa sesama muslim namun tidak ada keinginan untuk berlatih untuk tersenyum manis.
_Tidak cukup dengan hanya menyadari bahwa diri ini memiliki banyak kekurangan, harus diiringi tekad membaja untuk terus melakukan perbaikan._
🤲 Semoga Allah mudahkan penulis dan semua pembaca tulisan ini untuk menjadi pribadi-pribadi yang senantiasa memperbaiki diri.
*✍️ Aris Munandar, SS, MPI*
*🏘️ Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta*
*NB:*
📮 Mohon dishare sebanyak-banyaknya. Moga Allahﷻ catat sebagai amal jariyah.
⛔ Dilarang mengubah teks tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari penulis.
*◉▪️◉ ═══ ༻❀○❁○❀༺ ═══ ◉▪️◉*
*🍃MUSIBAH TERBESAR🍃*
▬▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬▬
*Abdullah bin Mubarak* mengatakan,
مِنْ أَعْظَمِ الْمَصَائِبِ لِلرَّجُلِ أَنْ يَعْلَمَ مِنْ نَفْسِهِ تَقْصِيرًا، ثُمَّ لَا يُبَالِي، وَلَا يَحْزَنُ عَلَيْهِ
*Termasuk musibah paling besar adalah seorang yang tahu dan sadar bahwa dirinya memiliki banyak kekurangan dalam berbagai hal namun dia tidak peduli dan tidak sedih karena kekurangannya tersebut*
📚 Syu'abul Iman karya al-Baihaqi 2/271 nomor 867.
_Sebagian orang berlindung dengan ungkapan "terimalah aku apa adanya", " demikianlah diriku" untuk merasa puas dengan keadaan dirinya dan tidak mau memperbaiki diri._
Musibah terbesar yang menimpa manusia adalah sadar kekurangan diri namun hati tidak tergerak untuk memperbaiki kualitas diri.
Sadar ibadahnya amburadul namun tidak ada keinginan untuk berubah ke arah yang lebih baik.
_Sadar bahwa banyak maksiat yang dilakukan namun tidak ada semangat untuk segera bertaubat._
Sadar bahwa diri ini miskin adab dan akhlak namun santai-santai saja.
Sadar bahwa diri ini sulit untuk senyum manis ketika berjumpa sesama muslim namun tidak ada keinginan untuk berlatih untuk tersenyum manis.
_Tidak cukup dengan hanya menyadari bahwa diri ini memiliki banyak kekurangan, harus diiringi tekad membaja untuk terus melakukan perbaikan._
Dengan demikian kita akan terbebas dari musibah terbesar dalam kehidupan manusia.
🤲 Semoga Allah mudahkan penulis dan semua pembaca tulisan ini untuk menjadi pribadi-pribadi yang senantiasa memperbaiki diri.
*✍️ Aris Munandar, SS, MPI*
*🏘️ Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta*
*NB:*
📮 Mohon dishare sebanyak-banyaknya. Moga Allahﷻ catat sebagai amal jariyah.
⛔ Dilarang mengubah teks tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari penulis.
*◉▪️◉ ═══ ༻❀○❁○❀༺ ═══ ◉▪️◉*
▬▬▬▬▬▬▫️•◇✿◇•▫️▬▬▬▬▬▬
*🍃SIKAP KEPADA PENGGANGGU🍃*
▬▬▬▬▬▬▫️•◇✿◇•▫️▬▬▬▬▬▬
*Ja'far bin Muhammad* mengatakan,
مَنْ أَكْرَمَكَ فَأَكْرِمْهُ وَمَنِ اسْتَخَفَّ بِكَ فَأَكْرِمْ نَفْسَكَ عَنْهُ
*Hargailah siapa saja yang menghargai dirimu. Muliakan dirimu dengan tidak melayani orang yang meremehkan dirimu*
📚 Raudhatul 'Uqala' hlm 213, Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.
_Berikut ini adalah dua nasihat penting dalam berinteraksi dan bermasyarakat._
📌 Hargai orang yang menghargai kita. Hormati orang yang menghormati kita. Berikan akhlak mulia kepada orang yang berakhlak mulia. Berikan senyum manis kepada orang yang tersenyum manis kepada kita.
Ini adalah sikap standar dalam hidup.
📌 Jangan layani orang yang meremehkan dan merendahkan kita. Ini adalah sikap memuliakan diri kita sendiri.
_Mengolok-olok orang yang mengolok-olok kita menyebabkan kita tidak jauh berbeda dengan orang tersebut._
🌈Kita berada di level jauh di atas level orang tersebut manakala kita mampu mengendalikan diri untuk tidak terpancing emosi dan tidak melayani sikap buruk orang tersebut.
_Jika gangguan tersebut kita respon, orang yang pertama kali dirugikan adalah diri kita sendiri yaitu kehilangan hati yang bahagia gara-gara memikirkan gangguan tersebut._
🌵Hati akan senantiasa berbahagia jika berbagai gangguan yang berasal dari orang-orang di sekitar kita, kita anggap tidak ada.
_Ada sikap-sikap yang membuat kita tidak nyaman namun kita pura-pura tidak lihat._
🤲 Semoga Allah senantiasa memberikan kepada penulis dan semua pembaca tulisan ini badan yang sehat dan hati yang penuh dengan kebahagiaan. Aamiin.
*✍️ Aris Munandar, SS, MPI*
*🏘️ Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta*
*NB:*
📮 Mohon dishare sebanyak-banyaknya. Moga Allahﷻ catat sebagai amal jariyah.
⛔ Dilarang mengubah teks tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari penulis.
*◉▪️◉ ═══ ༻❀○❁○❀༺ ═══ ◉▪️◉*
*🍃SIKAP KEPADA PENGGANGGU🍃*
▬▬▬▬▬▬▫️•◇✿◇•▫️▬▬▬▬▬▬
*Ja'far bin Muhammad* mengatakan,
مَنْ أَكْرَمَكَ فَأَكْرِمْهُ وَمَنِ اسْتَخَفَّ بِكَ فَأَكْرِمْ نَفْسَكَ عَنْهُ
*Hargailah siapa saja yang menghargai dirimu. Muliakan dirimu dengan tidak melayani orang yang meremehkan dirimu*
📚 Raudhatul 'Uqala' hlm 213, Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.
_Berikut ini adalah dua nasihat penting dalam berinteraksi dan bermasyarakat._
📌 Hargai orang yang menghargai kita. Hormati orang yang menghormati kita. Berikan akhlak mulia kepada orang yang berakhlak mulia. Berikan senyum manis kepada orang yang tersenyum manis kepada kita.
Ini adalah sikap standar dalam hidup.
📌 Jangan layani orang yang meremehkan dan merendahkan kita. Ini adalah sikap memuliakan diri kita sendiri.
Mencaci orang yang mencaci kita itu menyebabkan kita sederajat dan selevel dengan orang tersebut.
_Mengolok-olok orang yang mengolok-olok kita menyebabkan kita tidak jauh berbeda dengan orang tersebut._
🌈Kita berada di level jauh di atas level orang tersebut manakala kita mampu mengendalikan diri untuk tidak terpancing emosi dan tidak melayani sikap buruk orang tersebut.
Gangguan berupa cemooh, ejekan, olokan dll itu tidak akan membahayakan diri kita jika kita tidak meresponnya dan menganggapnya hanya bagaikan angin yang berlalu.
_Jika gangguan tersebut kita respon, orang yang pertama kali dirugikan adalah diri kita sendiri yaitu kehilangan hati yang bahagia gara-gara memikirkan gangguan tersebut._
🌵Hati akan senantiasa berbahagia jika berbagai gangguan yang berasal dari orang-orang di sekitar kita, kita anggap tidak ada.
Ada kata-kata yang menyakitkan namun kita pura-pura tidak dengar.
_Ada sikap-sikap yang membuat kita tidak nyaman namun kita pura-pura tidak lihat._
🤲 Semoga Allah senantiasa memberikan kepada penulis dan semua pembaca tulisan ini badan yang sehat dan hati yang penuh dengan kebahagiaan. Aamiin.
*✍️ Aris Munandar, SS, MPI*
*🏘️ Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta*
*NB:*
📮 Mohon dishare sebanyak-banyaknya. Moga Allahﷻ catat sebagai amal jariyah.
⛔ Dilarang mengubah teks tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari penulis.
*◉▪️◉ ═══ ༻❀○❁○❀༺ ═══ ◉▪️◉*
▬▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬▬
*🍃JIKA DICACIMAKI🍃*
▬▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬▬
Suatu ketika ada seorang yang mencaci maki *Asy-Sya'bi*, seorang ulama era tabiin. Setelah orang tersebut tuntas mengeluarkan caci makiannya, asy-Sya'bi memberi respon,
إِنْ كُنْتَ صَادِقًا فَغَفَرَ اللَّهُ لِيْ وَإنْ كُنْتَ كَاذِبًا فَغَفَرَ اللَّهُ لَكَ
*Jika caci makianmu benar adanya, semoga Allah memaafkan segala kesalahan dan kekuranganku. Sebaliknya jika ternyata caci makian yang kau tujukan kepadaku tidak sesuai dengan kenyataan, semoga Allah memaafkan dirimu*
📚 Al-Aqd Al-Farid 2/135, Dar Al-Kutub Al-Ilmiyyah.
💠Allahu Akbar, betapa indahnya akhlak mulia.
_Lain halnya jika cacian dibalas dengan cacian, permasalahan akan berkepanjangan._
🌺Wajib disadari bahwa kita memiliki banyak kekurangan dan keburukan. Andai bukan karena kebaikan Allah yang menutupinya tentu tidak ada orang yang rela dekat-dekat dengan kita.
_Namun jika konten cacian itu fitnah dan kebohongan, pelakunya layak untuk dikasihani dan didoakan agar segala dosanya diampuni._
🤲 Semoga Allah jadikan penulis dan semua pembaca tulisan ini orang-orang yang menghiasi hati dan jiwanya dengan akhlak mulia. Aamiin.
*✍️ Aris Munandar, SS, MPI*
*🏘️ Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta*
*NB:*
📮 Mohon dishare sebanyak-banyaknya. Moga Allahﷻ catat sebagai amal jariyah.
⛔ Dilarang mengubah teks tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari penulis.
*◉▪️◉ ═══ ༻❀○❁○❀༺ ═══ ◉▪️◉*
*🍃JIKA DICACIMAKI🍃*
▬▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬▬
Suatu ketika ada seorang yang mencaci maki *Asy-Sya'bi*, seorang ulama era tabiin. Setelah orang tersebut tuntas mengeluarkan caci makiannya, asy-Sya'bi memberi respon,
إِنْ كُنْتَ صَادِقًا فَغَفَرَ اللَّهُ لِيْ وَإنْ كُنْتَ كَاذِبًا فَغَفَرَ اللَّهُ لَكَ
*Jika caci makianmu benar adanya, semoga Allah memaafkan segala kesalahan dan kekuranganku. Sebaliknya jika ternyata caci makian yang kau tujukan kepadaku tidak sesuai dengan kenyataan, semoga Allah memaafkan dirimu*
📚 Al-Aqd Al-Farid 2/135, Dar Al-Kutub Al-Ilmiyyah.
💠Allahu Akbar, betapa indahnya akhlak mulia.
Lapang dada ketika mendapatkan celaan dan cacian lantas meresponnya dengan bahasa yang elegan akan menyebabkan permasalahan tidak berlarut-larut.
_Lain halnya jika cacian dibalas dengan cacian, permasalahan akan berkepanjangan._
🌺Wajib disadari bahwa kita memiliki banyak kekurangan dan keburukan. Andai bukan karena kebaikan Allah yang menutupinya tentu tidak ada orang yang rela dekat-dekat dengan kita.
Ketika ada orang yang mencela dan mencaci ada kemungkinan sebagian dari konten cacian itu benar adanya. Respon yang tepat untuk hal ini adalah bertaubat dan mengakui kesalahan meski ada orang yang 'menasehati' dalam bungkus cacian.
_Namun jika konten cacian itu fitnah dan kebohongan, pelakunya layak untuk dikasihani dan didoakan agar segala dosanya diampuni._
🤲 Semoga Allah jadikan penulis dan semua pembaca tulisan ini orang-orang yang menghiasi hati dan jiwanya dengan akhlak mulia. Aamiin.
*✍️ Aris Munandar, SS, MPI*
*🏘️ Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta*
*NB:*
📮 Mohon dishare sebanyak-banyaknya. Moga Allahﷻ catat sebagai amal jariyah.
⛔ Dilarang mengubah teks tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari penulis.
*◉▪️◉ ═══ ༻❀○❁○❀༺ ═══ ◉▪️◉*
▬▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬▬
*🍃CIRI MUKMIN🍃*
▬▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬▬
*Wahb bin Munabbih*, salah seorang ulama masa tabiin mengatakan,
المُؤْمِنُ يَنْظُرُ لِيَعْلَمَ وَيَتَكَلَّمُ لِيَفْهَمَ وَيَسْكُتُ لِيَسْلَمَ وَيَخْلُو لِيَغْنَمَ
*Orang yang beriman itu menggunakan indera penglihatannya untuk menambah ilmu dan pengetahuan, berbicara untuk menambah pemahaman, memilih untuk diam agar selamat dari dosa dan pelanggaran serta menyendiri agar mendapat keberuntungan*
📚 Siyar A'lam an-Nubala' 4/549, Muassasah ar-Risalah
🌴Dalam beraktivitas seorang mukmin, orang yang beriman memiliki prinsip "memberi dan berbagi manfaat atau mendapatkan manfaat", baik manfaat akhirat ataupun manfaat dunia.
_Oleh karena itu semestinya dalam pilihan aktivitas seorang mukmin terdapat beragam manfaat yang ingin diraih._
🗣️Aktivis berbicara dilakukan dalam rangka menambah pemahaman dengan bertanya, mengajar dan berbagi ilmu agar pemahaman terhadap ilmu tersebut semakin kokoh di dalam hati.
_Tidak semua diam itu terpuji. Diam yang menyebabkan pelakunya menjadi 'setan' bisu tentu saja tercela._
✍🏻Menyendiri dari interaksi dunia maya dan dunia nyata adalah sebab keberuntungan.
_Mengerjakan shalat, membaca Al-Qur'an, membaca buku penuh muatan ilmu, menulis buku dan artikel, menyelesaikan berbagai tugas tuntutan profesi, menuntaskan skripsi dll hanya bisa dilakukan dalam kondisi menyendiri jauh dari kebisingan kegiatan sosialisasi dunia nyata dan dunia maya._
🤲 Semoga Allah melimpahkan waktu penuh barokah bagi penulis dan semua pembaca tulisan ini. Aamiin.
*✍️ Aris Munandar, SS, MPI*
*🏘️ Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta*
*NB:*
📮 Mohon dishare sebanyak-banyaknya. Moga Allahﷻ catat sebagai amal jariyah.
⛔ Dilarang mengubah teks tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari penulis.
*◉▪️◉ ═══ ༻❀○❁○❀༺ ═══ ◉▪️◉*
*🍃CIRI MUKMIN🍃*
▬▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬▬
*Wahb bin Munabbih*, salah seorang ulama masa tabiin mengatakan,
المُؤْمِنُ يَنْظُرُ لِيَعْلَمَ وَيَتَكَلَّمُ لِيَفْهَمَ وَيَسْكُتُ لِيَسْلَمَ وَيَخْلُو لِيَغْنَمَ
*Orang yang beriman itu menggunakan indera penglihatannya untuk menambah ilmu dan pengetahuan, berbicara untuk menambah pemahaman, memilih untuk diam agar selamat dari dosa dan pelanggaran serta menyendiri agar mendapat keberuntungan*
📚 Siyar A'lam an-Nubala' 4/549, Muassasah ar-Risalah
🌴Dalam beraktivitas seorang mukmin, orang yang beriman memiliki prinsip "memberi dan berbagi manfaat atau mendapatkan manfaat", baik manfaat akhirat ataupun manfaat dunia.
_Oleh karena itu semestinya dalam pilihan aktivitas seorang mukmin terdapat beragam manfaat yang ingin diraih._
Ketika melihat, menatap dan membaca, seorang mukmin ingin mendapatkan tambahan ilmu dan informasi yang bermanfaat. Ketika melihat dan menatap ada keteladanan yang ingin dipetik dari hal-hal positif atau pelajaran hidup yang ingin diresapi dari hal-hal negatif yang terjadi dalam kehidupan ini.
🗣️Aktivis berbicara dilakukan dalam rangka menambah pemahaman dengan bertanya, mengajar dan berbagi ilmu agar pemahaman terhadap ilmu tersebut semakin kokoh di dalam hati.
_Tidak semua diam itu terpuji. Diam yang menyebabkan pelakunya menjadi 'setan' bisu tentu saja tercela._
Diam yang terpuji adalah diam untuk terhindar dari dosa. Diam adalah pilihan yang tepat manakala berbicara hanya menambah dosa.
✍🏻Menyendiri dari interaksi dunia maya dan dunia nyata adalah sebab keberuntungan.
_Mengerjakan shalat, membaca Al-Qur'an, membaca buku penuh muatan ilmu, menulis buku dan artikel, menyelesaikan berbagai tugas tuntutan profesi, menuntaskan skripsi dll hanya bisa dilakukan dalam kondisi menyendiri jauh dari kebisingan kegiatan sosialisasi dunia nyata dan dunia maya._
Orang yang rajin menyendirilah orang yang mampu menghasilkan berbagai karya nyata.
🤲 Semoga Allah melimpahkan waktu penuh barokah bagi penulis dan semua pembaca tulisan ini. Aamiin.
*✍️ Aris Munandar, SS, MPI*
*🏘️ Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta*
*NB:*
📮 Mohon dishare sebanyak-banyaknya. Moga Allahﷻ catat sebagai amal jariyah.
⛔ Dilarang mengubah teks tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari penulis.
*◉▪️◉ ═══ ༻❀○❁○❀༺ ═══ ◉▪️◉*
▬▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬▬
*🍃BLOKIR SAJA JIKA PERLU🍃*
▬▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬▬
*Umar bin al-Khattab* berpesan,
اعْتَزِلْ مَا يُؤْذِيكَ , وَعَلَيْكَ بِالْخَلِيلِ الصَّالِحِ وَقَلَّمَا تَجِدُهُ , وَشَاوِرْ فِي أَمْرِكَ الَّذِينَ يَخَافُونَ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ
*Jauhilah semua hal dan semua orang yang menyakitimu. Berkawanlah dengan sahabat yang baik meski engkau sulit menjumpainya. Mintalah saran kepada orang yang memiliki rasa takut kepada Allah*
📚 Syu'abul Iman karya al-Baihaqi 12/47, nomor 8996.
📝Ada tiga pesan penting dari sahabat Nabi, Umar bin al-Khattab.
📌 Jaga jarak dan jangan dekat-dekat dengan hal-hal atau orang-orang yang menyakiti.
_Sikap tepat jika di medsos menjumpai orang-orang yang hanya membuat hati kita tidak nyaman adalah unfriend, unfollow atau jika perlu blokir. Demikian pula dengan left baik-baik dari berbagai grup yang konten grup tersebut hanya membuat hati kita tidak nyaman._
📌 Selektif dalam memilih kawan dekat meski mendapatkan kawan baik itu tidak mudah.
_Kawan baik adalah kawan yang suka menegur dan mengingatkan kita jika kita lalai melakukan kebaikan._
📌 Selektif dalam memilih tempat meminta saran.
Kriteria orang yang tepat untuk dimintai saran itu ada dua:
✅ Memiliki rasa takut yang besar kepada Allah karena keimanan dan ketakwaan yang dia miliki sehingga beliau tidak akan memberi saran kepada kita untuk melakukan kemaksiatan kepada Allah.
✅ Orang yang memiliki ilmu dan atau pengalaman dalam permasalahan yang kita hadapi.
_Demikianlah kriteria pemberi saran yang tepat, baik dalam masalah pernikahan, pekerjaan, lanjut studi dst._
🤲 Semoga Allah selalu memberikan hati bahagia dan nyaman serta badan yg sehat untuk penulis dan semua pembaca tulisan ini. Aamiin.
*✍️ Aris Munandar, SS, MPI*
*🏘️ Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta*
*NB:*
📮 Mohon dishare sebanyak-banyaknya. Moga Allahﷻ catat sebagai amal jariyah.
⛔ Dilarang mengubah teks tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari penulis.
*◉▪️◉ ═══ ༻❀○❁○❀༺ ═══ ◉▪️◉*
*🍃BLOKIR SAJA JIKA PERLU🍃*
▬▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬▬
*Umar bin al-Khattab* berpesan,
اعْتَزِلْ مَا يُؤْذِيكَ , وَعَلَيْكَ بِالْخَلِيلِ الصَّالِحِ وَقَلَّمَا تَجِدُهُ , وَشَاوِرْ فِي أَمْرِكَ الَّذِينَ يَخَافُونَ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ
*Jauhilah semua hal dan semua orang yang menyakitimu. Berkawanlah dengan sahabat yang baik meski engkau sulit menjumpainya. Mintalah saran kepada orang yang memiliki rasa takut kepada Allah*
📚 Syu'abul Iman karya al-Baihaqi 12/47, nomor 8996.
📝Ada tiga pesan penting dari sahabat Nabi, Umar bin al-Khattab.
📌 Jaga jarak dan jangan dekat-dekat dengan hal-hal atau orang-orang yang menyakiti.
_Sikap tepat jika di medsos menjumpai orang-orang yang hanya membuat hati kita tidak nyaman adalah unfriend, unfollow atau jika perlu blokir. Demikian pula dengan left baik-baik dari berbagai grup yang konten grup tersebut hanya membuat hati kita tidak nyaman._
Kiat hidup nyaman di dunia nyata adalah jaga jarak dengan orang yang ucapan dan sikapnya sering kali membuat hati jadi tersakiti. Cukup say hello dan sapaan seperlunya jika bertemu tanpa ada kedekatan lebih dalam.
📌 Selektif dalam memilih kawan dekat meski mendapatkan kawan baik itu tidak mudah.
_Kawan baik adalah kawan yang suka menegur dan mengingatkan kita jika kita lalai melakukan kebaikan._
Selain itu, kawan baik itu mendukung, membantu dan memberi apresiasi jika kita melakukan kebaikan.
📌 Selektif dalam memilih tempat meminta saran.
Kriteria orang yang tepat untuk dimintai saran itu ada dua:
✅ Memiliki rasa takut yang besar kepada Allah karena keimanan dan ketakwaan yang dia miliki sehingga beliau tidak akan memberi saran kepada kita untuk melakukan kemaksiatan kepada Allah.
✅ Orang yang memiliki ilmu dan atau pengalaman dalam permasalahan yang kita hadapi.
_Demikianlah kriteria pemberi saran yang tepat, baik dalam masalah pernikahan, pekerjaan, lanjut studi dst._
🤲 Semoga Allah selalu memberikan hati bahagia dan nyaman serta badan yg sehat untuk penulis dan semua pembaca tulisan ini. Aamiin.
*✍️ Aris Munandar, SS, MPI*
*🏘️ Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta*
*NB:*
📮 Mohon dishare sebanyak-banyaknya. Moga Allahﷻ catat sebagai amal jariyah.
⛔ Dilarang mengubah teks tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari penulis.
*◉▪️◉ ═══ ༻❀○❁○❀༺ ═══ ◉▪️◉*
▬▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬▬
*🍃TIGA PENYESALAN🍃*
▬▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬▬
*Al-Hasan Al-Bashri* mengatakan,
لا تَخرُجُ نَفسُ ابن آدم مِنَ الدنيا إِلَّا بِحَسَرَاتٍ ثلاث:
١- أَنَّهُ لَم يَشبَع مما جَمَعَ،
٢ - ولَم يُدرِك ما أَمَّلَ،
٣- ولَم يُحسِنِ الزَّادَ لَمَّا قَدِمَ عليه.
*Manusia itu meninggal dunia dengan membawa tiga penyesalan. Pertama, menyesal karena belum puas dengan harta yang dikumpulkan. Kedua, menyesal karena belum terwujud semua yang dicita-citakan. Ketiga, menyesal karena belum menyiapkan bekal yang cukup untuk akhirat*
📚 Ihya Ulumuddin 3/209, Dar Ma'rifah Beirut.
Saat meninggal dunia umumnya orang membawa 3️⃣ tiga penyesalan.
📌 Penyesalan karena belum puas mengumpulkan harta. Akan tetapi sebanyak apapun harta yang dikumpulkan tetap saja umumnya orang tidak merasa puas kecuali orang yang Allah berikan sifat qana'ah di dalam hatinya. Dengan qana'ah atau merasa cukup dengan karunia Allah seorang itu akan menjadi orang yang kaya sesungguhnya.
📌Penyesalan karena belum semua cita-cita dan harapannya terwujud. Umumnya manusia terjangkiti penyakit panjang angan-angan, ingin ini ingin itu tanpa akhir. Bahkan sebagian orang itu semakin tua malah semakin banyak yang diangan-angankan. Sehingga banyak orang meninggal dunia dalam keadaan menyesal karena belum semua angan-angannya terwujud kecuali orang bisa menghadirkan kesadaran akan dekatnya kematian.
Kesadaran bahwa kematian itu dekat akan menyebabkan hilangnya panjang angan-angan.
📌 Menyesal karena merasa bekal untuk menghadap Allah belum mencukupi.
✅ Orang yang kurang semangat beramal saat hidup di dunia akan menyesal karena kecerobohannya dalam memanfaatkan umur dan waktu yang telah Allah berikan kepadanya untuk beribadah dan beramal shalih.
✅ Orang yang mengisi hidupnya dengan ibadah dan amal shalih pun menyesal karena merasa kurang maksimal dan sungguh-sungguh beramal padahal sebenarnya itu bisa dilakukan.
🤲 Semoga Allah jadikan penulis dan semua pembaca tulisan ini orang-orang yang bisa memaksimalkan segala potensi yang ada untuk beribadah dan beramal shalih. Aamiin.
*✍️ Aris Munandar, SS, MPI*
*🏘️ Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta*
*NB:*
📮 Mohon dishare sebanyak-banyaknya. Moga Allahﷻ catat sebagai amal jariyah.
⛔ Dilarang mengubah teks tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari penulis.
*◉▪️◉ ═══ ༻❀○❁○❀༺ ═══ ◉▪️◉*
*🍃TIGA PENYESALAN🍃*
▬▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬▬
*Al-Hasan Al-Bashri* mengatakan,
لا تَخرُجُ نَفسُ ابن آدم مِنَ الدنيا إِلَّا بِحَسَرَاتٍ ثلاث:
١- أَنَّهُ لَم يَشبَع مما جَمَعَ،
٢ - ولَم يُدرِك ما أَمَّلَ،
٣- ولَم يُحسِنِ الزَّادَ لَمَّا قَدِمَ عليه.
*Manusia itu meninggal dunia dengan membawa tiga penyesalan. Pertama, menyesal karena belum puas dengan harta yang dikumpulkan. Kedua, menyesal karena belum terwujud semua yang dicita-citakan. Ketiga, menyesal karena belum menyiapkan bekal yang cukup untuk akhirat*
📚 Ihya Ulumuddin 3/209, Dar Ma'rifah Beirut.
Saat meninggal dunia umumnya orang membawa 3️⃣ tiga penyesalan.
📌 Penyesalan karena belum puas mengumpulkan harta. Akan tetapi sebanyak apapun harta yang dikumpulkan tetap saja umumnya orang tidak merasa puas kecuali orang yang Allah berikan sifat qana'ah di dalam hatinya. Dengan qana'ah atau merasa cukup dengan karunia Allah seorang itu akan menjadi orang yang kaya sesungguhnya.
📌Penyesalan karena belum semua cita-cita dan harapannya terwujud. Umumnya manusia terjangkiti penyakit panjang angan-angan, ingin ini ingin itu tanpa akhir. Bahkan sebagian orang itu semakin tua malah semakin banyak yang diangan-angankan. Sehingga banyak orang meninggal dunia dalam keadaan menyesal karena belum semua angan-angannya terwujud kecuali orang bisa menghadirkan kesadaran akan dekatnya kematian.
Kesadaran bahwa kematian itu dekat akan menyebabkan hilangnya panjang angan-angan.
📌 Menyesal karena merasa bekal untuk menghadap Allah belum mencukupi.
✅ Orang yang kurang semangat beramal saat hidup di dunia akan menyesal karena kecerobohannya dalam memanfaatkan umur dan waktu yang telah Allah berikan kepadanya untuk beribadah dan beramal shalih.
✅ Orang yang mengisi hidupnya dengan ibadah dan amal shalih pun menyesal karena merasa kurang maksimal dan sungguh-sungguh beramal padahal sebenarnya itu bisa dilakukan.
🤲 Semoga Allah jadikan penulis dan semua pembaca tulisan ini orang-orang yang bisa memaksimalkan segala potensi yang ada untuk beribadah dan beramal shalih. Aamiin.
*✍️ Aris Munandar, SS, MPI*
*🏘️ Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta*
*NB:*
📮 Mohon dishare sebanyak-banyaknya. Moga Allahﷻ catat sebagai amal jariyah.
⛔ Dilarang mengubah teks tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari penulis.
*◉▪️◉ ═══ ༻❀○❁○❀༺ ═══ ◉▪️◉*