Usariyah.id
363 subscribers
67 photos
3 videos
1 file
68 links
Membangun Peradaban dari Balik Pintu Rumah.

Follow:
instagram.com/usariyah.id/
Download Telegram
โค1
Usariyah.id
Photo
๐Ÿ’ฆ Setelah Isya, Ke Mana Suami Pergi?

Syaikh Abdul Azhim bin Badawi al-Khalafi -rahimahullah- berkata:

"ู…ูู†ู’ ุญูู‚ููˆู‚ู ุงู„ุฒูŽู‘ูˆู’ุฌูŽุฉู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฒูŽูˆู’ุฌูู‡ูŽุง ุฃูŽู†ู’ ูŠูุจูŽุงุฏูุฑูŽ ุฅูู„ูŽู‰ ุจูŽูŠู’ุชูู‡ู ุจูŽุนู’ุฏูŽ ุตูŽู„ูŽุงุฉู ุงู„ู’ุนูุดูŽุงุกู"
"Di antara hak istri atas suaminya adalah suami segera pulang kembali ke rumahnya setelah shalat Isya."
[Al-Wajiiz fii Fiqhis Sunnah wal Kitaabil Aziiz, hal. 358]

Artinya: malam hari bukan waktu bebas suami. Itu waktu milik istri yang wajib ditunaikan.

โœฆ Setelah Isya, suami wajib kembali ke rumah dan hadir untuk istrinya
โœฆ Malam hari bukan waktu nongkrong, main HP, atau sibuk sendiri
โœฆ Ada keperluan keluar? Izin dan beritahu istri โ€” bukan menghilang tanpa kabar
โœฆ Bahkan begadang ibadah sambil menjauhi istri pun diingkari Rasulullah ๏ทบ โ€” karena istri punya hak yang wajib ditunaikan

Kehadiranmu di rumah setelah Isya bukan sekadar kebiasaan. Itu kewajiban.
Tanya dirimu malam ini โ€” sudah menunaikan hak istrimu?
================
โ€” ๐‘๐ž๐Ÿ๐ž๐ซ๐ž๐ง๐ฌ๐ข:
โ€ข Syaikh Abdul Azhim bin Badawi al-Khalafi, Al-Wajiiz fii Fiqhis Sunnah wal Kitaabil Aziiz, hal. 358.

๐Ÿ‘‡Bagikan ke suami yang perlu diingatkan ๐Ÿค
๐Ÿ–‡ Instagram: instagram.com/usariyah.id
๐Ÿ–‡ Telegram: t.me/usariyah

๐ŸšชUSARIYAH, Membangun Peradaban dari Balik Pintu Rumah.
โค4
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Usariyah.id
Photo
๐Ÿท Kamu Tahu Nilai Rapor Anakmu, Tapi Tahu Siapa Temannya?

Syaikh Abdurrazzaq bin Abdil Muhsin al-Badr -hafizahullah- memperingatkan:

"ูŠุฌุจ ุนู„ู‰ ุงู„ูˆุงู„ุฏูŠู† ุฃู† ูŠุนุฑูุง ุฃุตุฏู‚ุงุก ุฃุจู†ุงุฆู‡ู… ูˆุฌู„ุณุงุกู‡ู… ููŠ ุงู„ู…ุฏุงุฑุณ ูˆุบูŠุฑู‡ุงุŒ ูˆูŠุชูู‚ุฏูˆุง ุฃุญูˆุงู„ู‡ู…"
"Sudah menjadi kewajiban bagi orang tua untuk mengetahui dengan siapa anak-anak mereka berteman dan berkumpul โ€” di sekolah maupun di tempat lainnya โ€” dan memeriksa keadaan mereka."
['Asyru Rakaiz fii Tarbiyatil Abna, hal. 29]

Artinya: mengawasi pergaulan anak bukan sikap paranoid. Itu tanggung jawab.

โœฆ Orang tua wajib tahu dengan siapa anaknya berteman, bukan sekadar percaya begitu saja
โœฆ Lingkungan sekolah dan luar sekolah sama-sama perlu dipantau dengan bijak
โœฆ Bangun relasi baik dengan orang tua temannya โ€” komunikasi antar orang tua adalah pagar yang sering dilupakan
โœฆ Pengawasan bukan kecurigaan โ€” ini bentuk cinta yang bertanggung jawab

Anak yang baik tidak tumbuh sendiri. Ada orang tua yang sadar di belakangnya.

Sudah kenal belum, siapa teman dekat anakmu hari ini?
================
โ€” ๐‘๐ž๐Ÿ๐ž๐ซ๐ž๐ง๐ฌ๐ข:
โ€ข Syaikh Abdurrazzaq bin Abdil Muhsin al-Badr, 'Asyru Rakaiz fii Tarbiyatil Abna, Cetakan Kedua, 1441 H/2020 M, Maktabah Itqon, hal. 29.
๐Ÿ‘‡ Bagikan ke orang tua yang perlu diingatkan ๐Ÿค
๐Ÿ–‡ Instagram: instagram.com/usariyah.id
๐Ÿ–‡ Telegram: t.me/usariyah

๐Ÿšช USARIYAH, Membangun Peradaban dari Balik Pintu Rumah.
โค2
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
๐Ÿ’ฅTeman Anakmu Bisa Menghapus Semua yang Sudah Kamu Bangun

Syaikh Ahmad bin Nashir At-Thayyar -hafizhahullah- berkata:

"ูˆูŽุงุนู’ู„ูŽู…ู’ -ุญูŽููุธูŽูƒูŽ ุงู„ู„ู‡ู- ุฃูŽู†ูŽู‘ ุฑูŽูููŠู‚ูŽ ูˆูŽู„ูŽุฏููƒูŽ ู‚ูŽุฏู’ ูŠููู’ุณูุฏู ู…ูŽุง ุจูŽู†ูŽูŠู’ุชูŽู‡ู ุทููˆู„ูŽ ุนูู…ู’ุฑููƒูŽุŒ ูˆูŽูŠูŽู…ู’ุญููˆ ุงู„ุตูŽู‘ููŽุญูŽุงุชู ุงู„ูŽู‘ุชููŠ ุตูŽู…ูŽู‘ู…ู’ุชูŽู‡ูŽุง ุจูุนูŽุฑูŽู‚ู ุฌูŽุจููŠู†ููƒูŽ"

"Ketahuilah โ€” semoga Allah menjagamu โ€” sungguh teman anakmu bisa saja merusak apa yang telah engkau bangun selama hidupmu, dan menghapus lembaran yang telah engkau desain dengan keringat di keningmu."
[Kaifa Turabbiy Abnaa-Ak, hal. 72]

Artinya: satu teman yang salah bisa meruntuhkan bertahun-tahun jerih payah mendidik anak.

โœฆ Memilih teman yang baik bagi anak memangkas beban mendidik hingga separuhnya

โœฆ Pertemanan anak di usia dini tampak lemah โ€” tapi jika berlanjut, ia mengakar kuat dan bertahan lama.

โœฆ Seleksi pergaulan anak harus dimulai sejak masa balita, bukan menunggu remaja

โœฆ Ini bukan tugas sekolah atau lingkungan โ€” ini tanggung jawab ayah dan ibu secara langsung.

Didikanmu bisa hancur bukan karena kamu tidak serius โ€” tapi karena kamu salah memilih teman untuk anakmu.

Sudah seberapa serius kamu memilih lingkungan pergaulan anakmu?

================
โ€” ๐‘๐ž๐Ÿ๐ž๐ซ๐ž๐ง๐ฌ๐ข:
โ€ข Syaikh Ahmad bin Nashir At-Thayyar, Kaifa Turabbiy Abnaa-Ak, Cetakan Pertama, 1436 H, Maktabah Darul Hijaz, hal. 72.

๐Ÿ‘‡ Follow agar bisa terus upgrade keluargamu menjadi lebih berkualitas
๐Ÿ–‡ Instagram: instagram.com/usariyah.id
๐Ÿ–‡ Telegram: t.me/usariyah

๐Ÿšช USARIYAH, Membangun Peradaban dari Balik Pintu Rumah.
โค1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Usariyah.id
Photo
๐Ÿ’ฅSudah Lama Mencari, Tapi Belum Juga Ketemu?! Mungkin Ini Sebabnya

Al-Imam Ibnul 'Araby al-Maliky -rahimahullah- berkata:

"ุงู„ุฒูˆุฌุฉ ุงู„ุตุงู„ุญุฉ ู„ุง ุชุฃุชูŠ ุจุณุนูŠูƒุŒ ูู‡ูŠ ุฑุฒู‚ ูŠูุณุงู‚ ู„ูู…ู† ุงุชู‚ู‰ ุฑุจู‡ุŒ ู„ุง ุชุชุฒูˆุฌ ุฅู„ุง ุจุงู„ุตุงู„ุญุฉุŒ ุฅุฐ ู„ู… ูŠูƒู† ู„ู„ุฑุฌู„ ุฒูˆุฌุฉ ุตุงู„ุญุฉุŒ ูุฅู†ู‡ ู„ุง ูŠุณุชู‚ูŠู… ุฃู…ุฑ ู…ุนู‡ุง ุฅู„ุง ุจุฐู‡ุงุจ ุฌุฒุก ู…ู† ุฏูŠู†ู‡ุŒ ูˆุฐู„ูƒ ู…ุดุงู‡ุฏ ู…ุนู„ูˆู… ุจุงู„ุชุฌุฑุจุฉ"

"Istri yang shalihah tidak datang semata-mata karena usahamu โ€” dia adalah rezeki yang Allah berikan kepada hamba yang bertakwa kepada-Nya. Jangan menikah kecuali dengan wanita shalihah. Jika seorang laki-laki tidak memiliki istri shalihah, urusannya tidak akan berjalan baik kecuali dengan mengorbankan sebagian agamanya โ€” dan ini telah terbukti melalui pengalaman."
[Ahkamul Qur'an, 1/536]

Artinya: istri shalihah bukan soal seberapa keras kamu mencari โ€” tapi seberapa sungguh kamu bertakwa.

โœฆ Istri shalihah adalah rezeki, bukan sekadar hasil ikhtiar

โœฆ Kunci mendapatkannya bukan memperbanyak pendekatan โ€” tapi memperbanyak ketakwaan

โœฆ Menikah dengan yang tidak shalihah bukan sekadar masalah rumah tangga โ€” agamamu yang jadi taruhannya

โœฆ Perbaiki dirimu dulu โ€” karena laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik

Bukan soal belum ketemu. Mungkin soal belum siap โ€” dan belum cukup takwa.

Sudah sejauh mana kamu memperbaiki diri untuk menjemput rezeki itu?

================
โ€” ๐‘๐ž๐Ÿ๐ž๐ซ๐ž๐ง๐ฌ๐ข:
โ€ข Al-Imam Ibnul 'Araby al-Maliky, Ahkamul Qur'an, 1/536.

๐Ÿ‘‡ Bagikan ke yang sedang dalam penantian ๐Ÿค
๐Ÿ–‡ Instagram: instagram.com/usariyah.id
๐Ÿ–‡ Telegram: t.me/usariyah

๐Ÿšช USARIYAH, Membangun Peradaban dari Balik Pintu Rumah.
โค4
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
โค1
๐ŸŒฆ Ayah Pemimpin, Ibu Madrasah โ€” Begitulah Generasi Rabbani Dicetak

"Betapa banyak ketakwaan terpatri pada diri seorang anak disebabkan mengikuti ketakwaan kedua orang tua ataupun salah seorang dari mereka."
[Mencetak Generasi Rabbani, hal. 22-23]

Artinya: sebelum mendidik anak, perbaiki dirimu dulu โ€” karena anakmu belajar dari apa yang ia lihat, bukan sekadar apa yang ia dengar.

โœฆ Ayah adalah panglima rumah tangga โ€” teladannya menentukan arah keluarga
โœฆ Ibu adalah madrasah pertama โ€” yang paling sering hadir, paling dekat di hati anak
โœฆ Peran ibu bisa lebih dominan karena intensitas pertemuan yang lebih tinggi dan tabiatnya yang lembut dan penuh kasih
โœฆ Namun keduanya wajib bersinergi โ€” tanpa kerjasama ayah dan ibu, generasi Rabbani tidak akan terwujud

Mendidik anak bukan tugas satu pihak. Ayah dan ibu adalah satu tim, menang dan kalah bersama.

Sudah seberapa solid kerjasama kita hari ini?
================
โ€” ๐‘๐ž๐Ÿ๐ž๐ซ๐ž๐ง๐ฌ๐ข:
โ€ข Abu Ihsan Al-Atsary & Ummu Ihsan Al-Atsary, Mencetak Generasi Rabbani, Cetakan Keenam, 1442 H/2021 M, Pustaka Imam Syafi'i, hal. 22-23.
_
Dan kalau insight seperti ini relate, tandanya kita orang tua yang serius soal tumbuh kembang anak.

Follow sekarang:
๐Ÿ–‡ Telegram: t.me/usariyah
๐Ÿ–‡ Instagram: instagram.com/usariyah.id

Karena di sini kita akan bahas hal-hal yang jarang dibicarakan, tapi justru paling menentukan masa depan keluarga.

๐Ÿšช USARIYAH, Membangun Peradaban dari Balik Pintu Rumah.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
โค2
๐Ÿ’”Cintanya Membinasakan

Betapa banyak yang merusak dirinya dan orang-orang tersayangnya โ€” bukan karena benci, tapi karena tidak tahu.

โœฆ Pemuda yang berfoya-foya menyangka itulah cara menikmati masa muda โ€” padahal ia sedang menghancurkan masa depannya sendiri
โœฆ Orang tua yang menuruti semua kemauan anak menyangka itulah kasih sayang โ€” padahal ia sedang merusak karakter dan melemahkan mental sang anak
โœฆ Suami yang mengumbar kemesraan di medsos menyangka itulah bukti cinta โ€” padahal ia sedang membuang rasa malu dan mengundang keburukan
โœฆ Istri yang berdandan di hadapan teman-teman suami menyangka itulah menjaga wibawa โ€” padahal ia sedang membuka pintu fitnah bagi keluarganya

Semua itu bukan karena niat buruk. Tapi karena hilangnya ilmu. Niat baik tanpa ilmu bisa sama bahayanya dengan niat buruk.

Maka sungguh benar pepatah Arab:

"ูŠูุนู„ ุงู„ุฌุงู‡ู„ ุจู†ูุณู‡ ูˆู…ุญุจูˆุจุงุชู‡ ู…ุง ู„ุง ูŠูุนู„ ุงู„ุนุฏูˆ ุจุนุฏูˆู‡"
"Orang yang jahil melakukan terhadap dirinya dan orang-orang yang dicintainya, sesuatu yang bahkan tidak akan dilakukan oleh seorang musuh terhadap musuh bebuyutannya."


Niat baik saja tidak cukup. Yang membedakan adalah ilmu.
Sudah cukupkah ilmumu untuk mencintai dengan benar?
================
Kalau insight seperti ini relate, tandanya kamu orang yang serius soal kualitas hidupmu dan orang-orang yang kamu cintai.

Follow sekarang:
๐Ÿ–‡ Telegram: t.me/usariyah
๐Ÿ–‡ Instagram: instagram.com/usariyah.id

Karena di sini kita akan bahas hal-hal yang jarang dibicarakan, tapi justru paling menentukan masa depan keluarga.

๐Ÿšช USARIYAH, Membangun Peradaban dari Balik Pintu Rumah.
โค3
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
โค1
Usariyah.id
Photo
๐Ÿšช Izin Suami: โ€œToxic Controlโ€ atau Benteng Kehormatan? โ€” Pahami Hak yang Sering Dilupakan

"Tidak halal bagi seorang istri melakukan puasa sunnah sementara suaminya ada di sisinya kecuali dengan seizin suaminya. Dan tidak boleh mengizinkan siapa pun masuk ke rumah kecuali dengan seizin suaminya."
(HR. Bukhari no. 4899)

Di era ketika kebebasan sangat diagungkan, syariat justru mengajarkan bahwa menjaga pintu rumah dengan izin suami adalah bentuk ketaatan yang agung. Rumah adalah wilayah privasi keluarga, bukan ruang publik yang bebas dimasuki siapa saja.

โœฆ Rumah adalah wilayah tanggung jawab suami. Sebagai qawwam (pemimpin keluarga), ia memikul amanah untuk menjaga keamanan, kehormatan, dan ketenteraman rumah tangga.
โœฆ Ketentuan ini berlaku untuk semua tamu, termasuk orang-orang yang sudah dikenal, bukan hanya orang asing.
โœฆ Ini bukan persoalan kecurigaan atau trust issue, melainkan bentuk penjagaan syariat terhadap berbagai pintu fitnah yang dapat mengganggu keharmonisan keluarga.
โœฆ Istri yang mematuhi aturan ini bukanlah wanita yang dikekang. Justru ia menunjukkan kecerdasan dan ketaatan dalam menempatkan segala sesuatu pada porsinya sesuai tuntunan syariat.

Aturan ini tidak dibuat untuk membatasi istri, melainkan untuk menjaga keluarga. Banyak keretakan rumah tangga berawal dari perkara yang dianggap sepele, lalu berkembang menjadi masalah besar karena tidak dijaga sejak awal.

Ilmunya sudah sampai. Pertanyaannya: sudahkah ego kita tunduk untuk mengamalkannya?

โ€” Referensi:
โ€ข Al-Qism Al-'Ilmiy Muassasah Ad-Duror As-Saniyah, Fiqhu Al-Usroh, cet. pertama, 1440 H/2019 M, Ad-Duror As-Saniyah, hlm. 816โ€“817.

Membangun rumah tangga yang kokoh membutuhkan lebih dari sekadar cinta; ia membutuhkan syariat sebagai pondasi dan ketaatan sebagai dindingnya.
Jangan biarkan ketidaktahuan menjadi celah yang melemahkan benteng keluargamu.


๐Ÿ“š Ingin mendapatkan kajian keluarga dan adab rumah tangga setiap hari?
๐Ÿ–‡ Telegram: t.me/usariyah
๐Ÿ–‡ Instagram: instagram.com/usariyah.id

USARIYAH โ€” Membangun Peradaban dari Balik Pintu Rumah.
โค1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM