Usariyah.id
365 subscribers
67 photos
3 videos
1 file
68 links
Membangun Peradaban dari Balik Pintu Rumah.

Follow:
instagram.com/usariyah.id/
Download Telegram
مَنْ شَبَّ عَلَى شَيْءٍ شَابَ عَلَيْهِ
"Siapa yang tumbuh di atas sesuatu, ia akan menua di atasnya."

Anak bukan menghafal ucapan kita, tapi merekam perbuatan kita.

Insight menarik lainnya, ikuti:
👉 https://t.me/usariyah
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
⁉️Jangan Kejar Ularnya, Sembuhkan Racunnya

Bayangkan digigit ular..
Bukannya segera mencari penawar racun, yang dilakukan justru mengejar ular itu untuk memahami kenapa ia menggigit,

sambil berusaha membuktikan bahwa gigitan itu tidak pantas diterima.
.


Terdengar tidak masuk akal..
Tapi ini yang sering terjadi dalam rumah tangga.
Sepasang suami istri bertengkar, ada kata yang menyakiti.
Alih-alih menenangkan diri dan mencari jalan damai, yang terjadi malah mengorek chat lama, mengumpulkan bukti kesalahan pasangan, menceritakan versi diri ke banyak orang.

Semua demi satu tujuan: membuktikan diri benar, pasangan salah. Racun di hati justru dibiarkan menyebar, sementara waktu dan tenaga habis mengejar pembenaran.

Padahal Allah ta'ala sudah menunjukkan jalan yang lebih baik,
وَالصُّلْحُ خَيْرٌ
"Dan perdamaian itu lebih baik." (QS. An-Nisa: 128)

Mufassirin seperti Al-Qurthubi dan Asy-Syaukani menjelaskan, kalimat ini punya makna luas, mencakup segala bentuk perdamaian antara suami istri, bukan cuma satu jenis konflik tertentu. Karena berlarut-larut dalam perselisihan dan kebencian itu sendiri adalah akar dari banyak keburukan lain yang mengikutinya.

Memperbaiki hubungan yang terluka jauh lebih bernilai daripada memenangkan argumen. Ularnya tidak perlu selalu dikejar. Racunnya yang harus segera diobati.

==========
— Referensi:
• Tafsir Al-Qurthubi, Jilid V, Kairo: Darul Kutub al-Mishriyah, 1964, hlm. 406

Insight menarik lainnya seputar keluarga, ikuti:
👉 https://t.me/usariyah
4
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
"Perbaikan separuh masyarakat, atau bahkan lebih, bergantung pada peran wanita."


E-book terbaru dari Usariyah.id segera hadir: Peran Wanita dalam Perbaikan Masyarakat — terjemahan risalah Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin rahimahullah yang berjudul:
دور المرأة في إصلاح المجتمع

Dari kesalihan pribadi, kefasihan berbicara, sikap hikmah dalam berdakwah, hingga peran mendidik generasi — lengkap dengan kisah-kisah hikmah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.

Mau baca lebih dulu? Yuk gabung ke grup belajar eksklusif kami 👇

🔹 Ikhwan (Laki-Laki)
Link Grup Ikhwan

🔸Akhwat (Perempuan)
Link Grup Akhwat
3
Usariyah.id
Photo
"Membangun keluarga itu ibarat bercocok tanam, dan tanaman yang paling mulia adalah manusia."

E-book terbaru dari Usariyah.id: Menanam Manusia, Menumbuhkan Umat — diolah dari kajian Ustadz Dr. Sufyan Baswedan, M.A. tentang Membangun Keluarga Islami.

Enam kaidah membangun rumah tangga yang islami: dari memilih pasangan, menafkahi yang halal, hak dan kewajiban suami istri, sampai mendidik anak dengan kasih sayang — lengkap dengan sesi tanya jawab yang membahas persoalan rumah tangga yang nyata.

Mau baca lebih dulu? Yuk gabung ke grup belajar eksklusif kami 👇

🔹 Ikhwan (Laki-Laki)
Link Grup Ikhwan

🔸Akhwat (Perempuan)
Link Grup Akhwat

🚪 USARIYAH, Membangun Peradaban dari Balik Pintu Rumah.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Usariyah.id
Video
Yang Salah Itu Siapa? Yang Memilih atau Yang Dipilih?

Kalau sudah tau cacatnya, sudah tau resikonya, dan masih ada jalan lain — tapi tetap kamu pilih juga, maka jangan salahkan yang dipilih ketika hasilnya tidak sesuai harapan. Dalam kaidah fikhiyyah disebutkan,

الرضا بالعيب يسقط حق الرد."
Ridha terhadap aib yang sudah engkau ketahui, menggugurkan hakmu untuk mengembalikan (mengeluh belakangan)."

Memilih dengan mata terbuka itu sudah termasuk menerima konsekuensinya, bukan alasan untuk mengeluh belakangan.

Memilih dengan mata terbuka artinya sudah menerima konsekuensinya. Yang salah bukan yang dipilih — dia memang begitu adanya sejak awal. Yang salah adalah lupa bahwa memilih itu ridha, dan ridha itu siap menanggung. Kecuali kamu dipaksa keadaan hingga tak ada pilihan lain — itu cerita lain.

Insight menarik lainnya, ikuti:
👉 https://t.me/usariyah
🖇 instagram.com/usariyah.id
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
"Sering kali rusaknya hubungan antar sesama anggota keluarga disebabkan rusaknya hubungan kita dengan Allah."

Bacaan pilihan kali ini: Seputar Suami yang Bermasalah, disusun oleh Tim Bimbingan Islam.

Sebelas tanya jawab tentang persoalan yang sering dipendam sendirian: suami yang meninggalkan salat, yang kasar, yang kecanduan game, yang menahan nafkah, sampai yang melarang istri menemui orang tuanya. Semuanya dijawab dengan dalil dan pertimbangan fikih yang jelas oleh para ustadz Dewan Konsultasi Bimbingan Islam.

Kami bagikan utuh untuk kamu baca. Yuk gabung ke grup belajar eksklusif kami 👇
🔹 Ikhwan (Laki-Laki)
Link Grup Ikhwan

🔸Akhwat (Perempuan)
Link Grup Akhwat

🚪 USARIYAH, Membangun Peradaban dari Balik Pintu Rumah.
2
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Banyak orang begitu telaten memoles citra diri agar tampak menawan di hadapan khalayak namun luput memperhatikan bagaimana seharusnya bermuamalah dengan orang-orang yang justru paling dekat: yang tinggal serumah dengannya.

Padahal, kualitas seseorang yang sesungguhnya tidak diukur dari kesan yang ia tinggalkan di ruang publik, melainkan dari akhlak yang ia jaga di ruang paling privat di rumahnya sendiri, tempat tak seorang pun sedang menilai kecuali Allah.

"Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya, dan aku adalah yang paling baik di antara kalian kepada keluargaku." — HR. Tirmidzi

📖 Ilmu Jiwa di Balik Empat Dinding
Ringkasan matkul Psikologi Keluarga, dosen pengampu Ustadz Dr. Muhsan Syarafuddin, Lc., M.H.
Semoga menjadi pengingat, bahwa rumah adalah panggung yang sesungguhnya

Buat yang mau baca e-Booknya, bisa gabung grup berikut ya..

🖇silakan join di grup "sesuai gender":

🚹 Ikhwan (Laki-laki)
👉 https://t.me/+Y-cEwIGXvaEzMmY1

🚺 Akhwat (Perempuan)
👉 https://t.me/+5JMaS4VdfJ0zZTA1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
🔖 Ketika Waktu Kosong Tidak Pernah Benar-Benar Kosong

Alhamdulillah, setelah proses panjang, artikel jurnal yang saya susun bersama Ustadz Dr. Syafiq Riza Hasan Basalamah, MA hafizhahullah (selaku pembimbing) resmi diterima di al-Afkar: Journal for Islamic Studies, dan insya Allah akan terbit dalam waktu dekat

Artikel ini meneliti kajian Fiqhul Usrah di Masjid Abdillah, Rabbani Residence, dengan Ustadz Syafiq Riza Basalamah sendiri sebagai pematerinya, serta dampaknya terhadap empat dimensi ketahanan rumah tangga jamaah yang mengikutinya: psikologis, sosial, ekonomi, dan spiritual.

Ada satu hal yang ingin saya bagikan dari proses bimbingan yang berlangsung sebanyak 12 kali bersama beliau.

Setiap kali saya perlu waktu untuk membuka tablet, mengakses G-Form, atau menyiapkan link data yang dibutuhkan untuk proses olah data, ada jeda beberapa saat yang biasanya terasa seperti waktu kosong.

Tapi di sela-sela jeda itulah, saya melihat sesuatu yang justru paling membekas dari seluruh proses bimbingan.

Beliau tidak membiarkan waktu itu berlalu begitu saja. Di tengah menunggu, beliau menyempatkan diri berdzikir, entah istighfar, bershalawat, atau dzikir-dzikir lainnya.

Sesuatu yang sederhana, tapi menenteramkan setiap kali mendengarnya.

Bukan waktu luang yang sengaja disisihkan untuk dzikir, ataupun waktu yang memang disyariatkan secara khusus seperti dzikir pagi-petang atau dzikir setelah salam. Melainkan jeda-jeda kecil yang tidak terduga, yang sebenarnya bisa saja dibiarkan lewat begitu saja tanpa dzikir sedikit pun.

Bagi teman-teman yang ingin membaca artikel hasil penelitian selengkapnya dalam bahasa Indonesia, yang insya Allah akan dikupas lebih mendalam serta disertai berbagai faedah menarik lainnya, silakan bergabung di grup belajar eksklusif @Usariyah.

🚹 Ikhwan (Laki-laki)
👉 https://t.me/+Y-cEwIGXvaEzMmY1

🚺 Akhwat (Perempuan)
👉 https://t.me/+5JMaS4VdfJ0zZTA1


✍🏻 | t.me/kutaibulfawaid
💯3