📖 Amanah yang Berpindah Tangan
Menikah itu bukan cuma soal dua orang jatuh cinta, tapi juga soal satu amanah besar yang berpindah tangan.
Begitu akad selesai diucapkan, tanggung jawab yang selama ini dipegang orang tuanya kini beralih ke tanganmu. Cinta yang dulu ia dapat dari ayah, ibu, dan kakaknya, sekarang harus kamu hadirkan sendiri, dalam satu dekapan.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengingatkan hal ini dengan tegas,
"Bertaqwalah kalian dalam masalah wanita. Sesungguhnya kalian telah ambil mereka dengan amanah Allah, dan kalian halalkan kemaluan mereka dengan kalimat Allah."
(HR. Muslim)
Amanah ini bukan beban yang bisa ditunda-tunda apalagi dilupakan begitu euforia awal pernikahan mereda. Ia akan terus dipertanggungjawabkan, sampai kapan pun pernikahan itu berjalan.
_
Insight menarik lainnya, ikuti:
👉 https://t.me/usariyah
🖇 instagram.com/usariyah.id (coming soon)
🚪 USARIYAH, Membangun Peradaban dari Balik Pintu Rumah.
Menikah itu bukan cuma soal dua orang jatuh cinta, tapi juga soal satu amanah besar yang berpindah tangan.
Begitu akad selesai diucapkan, tanggung jawab yang selama ini dipegang orang tuanya kini beralih ke tanganmu. Cinta yang dulu ia dapat dari ayah, ibu, dan kakaknya, sekarang harus kamu hadirkan sendiri, dalam satu dekapan.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengingatkan hal ini dengan tegas,
"Bertaqwalah kalian dalam masalah wanita. Sesungguhnya kalian telah ambil mereka dengan amanah Allah, dan kalian halalkan kemaluan mereka dengan kalimat Allah."
(HR. Muslim)
Amanah ini bukan beban yang bisa ditunda-tunda apalagi dilupakan begitu euforia awal pernikahan mereda. Ia akan terus dipertanggungjawabkan, sampai kapan pun pernikahan itu berjalan.
_
Insight menarik lainnya, ikuti:
👉 https://t.me/usariyah
🖇 instagram.com/usariyah.id (coming soon)
🚪 USARIYAH, Membangun Peradaban dari Balik Pintu Rumah.
"Qudwah (keteladanan) itu lebih gamblang daripada ribuan nasihat."
Sepuluh kaidah emas dalam mendidik anak — dari ibadahnya mendidik, teladan, adab, kedisiplinan, hingga pentingnya kesepakatan ayah dan ibu — segera hadir.
Diambil dari risalah Iman al-Wakil, Konsultan Pendidikan Keluarga.
Mau baca lebih dulu? Yuk gabung ke grup belajar eksklusif kami 👇
🔹 Ikhwan (Laki-Laki)
Link Grup Ikhwan
🔸Akhwat (Perempuan)
Link Grup Akhwat
Semoga ilmu yang sedikit ini Allah subhanahu wa ta'ala jadikan berkah dan bermanfaat untuk bekal rumah tangga kita semua.
مَنْ شَبَّ عَلَى شَيْءٍ شَابَ عَلَيْهِ
"Siapa yang tumbuh di atas sesuatu, ia akan menua di atasnya."
Anak bukan menghafal ucapan kita, tapi merekam perbuatan kita.
Insight menarik lainnya, ikuti:
👉 https://t.me/usariyah
"Siapa yang tumbuh di atas sesuatu, ia akan menua di atasnya."
Anak bukan menghafal ucapan kita, tapi merekam perbuatan kita.
Insight menarik lainnya, ikuti:
👉 https://t.me/usariyah
⁉️Jangan Kejar Ularnya, Sembuhkan Racunnya
Terdengar tidak masuk akal..
Tapi ini yang sering terjadi dalam rumah tangga.
Sepasang suami istri bertengkar, ada kata yang menyakiti.
Alih-alih menenangkan diri dan mencari jalan damai, yang terjadi malah mengorek chat lama, mengumpulkan bukti kesalahan pasangan, menceritakan versi diri ke banyak orang.
Semua demi satu tujuan: membuktikan diri benar, pasangan salah. Racun di hati justru dibiarkan menyebar, sementara waktu dan tenaga habis mengejar pembenaran.
Padahal Allah ta'ala sudah menunjukkan jalan yang lebih baik,
وَالصُّلْحُ خَيْرٌ
"Dan perdamaian itu lebih baik." (QS. An-Nisa: 128)
Mufassirin seperti Al-Qurthubi dan Asy-Syaukani menjelaskan, kalimat ini punya makna luas, mencakup segala bentuk perdamaian antara suami istri, bukan cuma satu jenis konflik tertentu. Karena berlarut-larut dalam perselisihan dan kebencian itu sendiri adalah akar dari banyak keburukan lain yang mengikutinya.
Memperbaiki hubungan yang terluka jauh lebih bernilai daripada memenangkan argumen. Ularnya tidak perlu selalu dikejar. Racunnya yang harus segera diobati.
==========
— Referensi:
• Tafsir Al-Qurthubi, Jilid V, Kairo: Darul Kutub al-Mishriyah, 1964, hlm. 406
Insight menarik lainnya seputar keluarga, ikuti:
👉 https://t.me/usariyah
Bayangkan digigit ular..
Bukannya segera mencari penawar racun, yang dilakukan justru mengejar ular itu untuk memahami kenapa ia menggigit,
sambil berusaha membuktikan bahwa gigitan itu tidak pantas diterima..
Terdengar tidak masuk akal..
Tapi ini yang sering terjadi dalam rumah tangga.
Sepasang suami istri bertengkar, ada kata yang menyakiti.
Alih-alih menenangkan diri dan mencari jalan damai, yang terjadi malah mengorek chat lama, mengumpulkan bukti kesalahan pasangan, menceritakan versi diri ke banyak orang.
Semua demi satu tujuan: membuktikan diri benar, pasangan salah. Racun di hati justru dibiarkan menyebar, sementara waktu dan tenaga habis mengejar pembenaran.
Padahal Allah ta'ala sudah menunjukkan jalan yang lebih baik,
وَالصُّلْحُ خَيْرٌ
"Dan perdamaian itu lebih baik." (QS. An-Nisa: 128)
Mufassirin seperti Al-Qurthubi dan Asy-Syaukani menjelaskan, kalimat ini punya makna luas, mencakup segala bentuk perdamaian antara suami istri, bukan cuma satu jenis konflik tertentu. Karena berlarut-larut dalam perselisihan dan kebencian itu sendiri adalah akar dari banyak keburukan lain yang mengikutinya.
Memperbaiki hubungan yang terluka jauh lebih bernilai daripada memenangkan argumen. Ularnya tidak perlu selalu dikejar. Racunnya yang harus segera diobati.
==========
— Referensi:
• Tafsir Al-Qurthubi, Jilid V, Kairo: Darul Kutub al-Mishriyah, 1964, hlm. 406
Insight menarik lainnya seputar keluarga, ikuti:
👉 https://t.me/usariyah
❤4
"Perbaikan separuh masyarakat, atau bahkan lebih, bergantung pada peran wanita."
E-book terbaru dari Usariyah.id segera hadir: Peran Wanita dalam Perbaikan Masyarakat — terjemahan risalah Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin rahimahullah yang berjudul:
دور المرأة في إصلاح المجتمع
Dari kesalihan pribadi, kefasihan berbicara, sikap hikmah dalam berdakwah, hingga peran mendidik generasi — lengkap dengan kisah-kisah hikmah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.
Mau baca lebih dulu? Yuk gabung ke grup belajar eksklusif kami 👇
🔹 Ikhwan (Laki-Laki)
Link Grup Ikhwan
🔸Akhwat (Perempuan)
Link Grup Akhwat
❤3
Usariyah.id
Photo
"Membangun keluarga itu ibarat bercocok tanam, dan tanaman yang paling mulia adalah manusia."
E-book terbaru dari Usariyah.id: Menanam Manusia, Menumbuhkan Umat — diolah dari kajian Ustadz Dr. Sufyan Baswedan, M.A. tentang Membangun Keluarga Islami.
Enam kaidah membangun rumah tangga yang islami: dari memilih pasangan, menafkahi yang halal, hak dan kewajiban suami istri, sampai mendidik anak dengan kasih sayang — lengkap dengan sesi tanya jawab yang membahas persoalan rumah tangga yang nyata.
Mau baca lebih dulu? Yuk gabung ke grup belajar eksklusif kami 👇
🔹 Ikhwan (Laki-Laki)
Link Grup Ikhwan
🔸Akhwat (Perempuan)
Link Grup Akhwat
🚪 USARIYAH, Membangun Peradaban dari Balik Pintu Rumah.
E-book terbaru dari Usariyah.id: Menanam Manusia, Menumbuhkan Umat — diolah dari kajian Ustadz Dr. Sufyan Baswedan, M.A. tentang Membangun Keluarga Islami.
Enam kaidah membangun rumah tangga yang islami: dari memilih pasangan, menafkahi yang halal, hak dan kewajiban suami istri, sampai mendidik anak dengan kasih sayang — lengkap dengan sesi tanya jawab yang membahas persoalan rumah tangga yang nyata.
Mau baca lebih dulu? Yuk gabung ke grup belajar eksklusif kami 👇
🔹 Ikhwan (Laki-Laki)
Link Grup Ikhwan
🔸Akhwat (Perempuan)
Link Grup Akhwat
🚪 USARIYAH, Membangun Peradaban dari Balik Pintu Rumah.
Usariyah.id
Video
Yang Salah Itu Siapa? Yang Memilih atau Yang Dipilih?
Kalau sudah tau cacatnya, sudah tau resikonya, dan masih ada jalan lain — tapi tetap kamu pilih juga, maka jangan salahkan yang dipilih ketika hasilnya tidak sesuai harapan. Dalam kaidah fikhiyyah disebutkan,
الرضا بالعيب يسقط حق الرد."
— Ridha terhadap aib yang sudah engkau ketahui, menggugurkan hakmu untuk mengembalikan (mengeluh belakangan)."
Memilih dengan mata terbuka itu sudah termasuk menerima konsekuensinya, bukan alasan untuk mengeluh belakangan.
Memilih dengan mata terbuka artinya sudah menerima konsekuensinya. Yang salah bukan yang dipilih — dia memang begitu adanya sejak awal. Yang salah adalah lupa bahwa memilih itu ridha, dan ridha itu siap menanggung. Kecuali kamu dipaksa keadaan hingga tak ada pilihan lain — itu cerita lain.
Insight menarik lainnya, ikuti:
👉 https://t.me/usariyah
🖇 instagram.com/usariyah.id
Kalau sudah tau cacatnya, sudah tau resikonya, dan masih ada jalan lain — tapi tetap kamu pilih juga, maka jangan salahkan yang dipilih ketika hasilnya tidak sesuai harapan. Dalam kaidah fikhiyyah disebutkan,
الرضا بالعيب يسقط حق الرد."
— Ridha terhadap aib yang sudah engkau ketahui, menggugurkan hakmu untuk mengembalikan (mengeluh belakangan)."
Memilih dengan mata terbuka itu sudah termasuk menerima konsekuensinya, bukan alasan untuk mengeluh belakangan.
Memilih dengan mata terbuka artinya sudah menerima konsekuensinya. Yang salah bukan yang dipilih — dia memang begitu adanya sejak awal. Yang salah adalah lupa bahwa memilih itu ridha, dan ridha itu siap menanggung. Kecuali kamu dipaksa keadaan hingga tak ada pilihan lain — itu cerita lain.
Insight menarik lainnya, ikuti:
👉 https://t.me/usariyah
🖇 instagram.com/usariyah.id
"Sering kali rusaknya hubungan antar sesama anggota keluarga disebabkan rusaknya hubungan kita dengan Allah."
Bacaan pilihan kali ini: Seputar Suami yang Bermasalah, disusun oleh Tim Bimbingan Islam.
Sebelas tanya jawab tentang persoalan yang sering dipendam sendirian: suami yang meninggalkan salat, yang kasar, yang kecanduan game, yang menahan nafkah, sampai yang melarang istri menemui orang tuanya. Semuanya dijawab dengan dalil dan pertimbangan fikih yang jelas oleh para ustadz Dewan Konsultasi Bimbingan Islam.
Kami bagikan utuh untuk kamu baca. Yuk gabung ke grup belajar eksklusif kami 👇
🔹 Ikhwan (Laki-Laki)
Link Grup Ikhwan
🔸Akhwat (Perempuan)
Link Grup Akhwat
🚪 USARIYAH, Membangun Peradaban dari Balik Pintu Rumah.
Bacaan pilihan kali ini: Seputar Suami yang Bermasalah, disusun oleh Tim Bimbingan Islam.
Sebelas tanya jawab tentang persoalan yang sering dipendam sendirian: suami yang meninggalkan salat, yang kasar, yang kecanduan game, yang menahan nafkah, sampai yang melarang istri menemui orang tuanya. Semuanya dijawab dengan dalil dan pertimbangan fikih yang jelas oleh para ustadz Dewan Konsultasi Bimbingan Islam.
Kami bagikan utuh untuk kamu baca. Yuk gabung ke grup belajar eksklusif kami 👇
🔹 Ikhwan (Laki-Laki)
Link Grup Ikhwan
🔸Akhwat (Perempuan)
Link Grup Akhwat
🚪 USARIYAH, Membangun Peradaban dari Balik Pintu Rumah.
❤2
Banyak orang begitu telaten memoles citra diri agar tampak menawan di hadapan khalayak namun luput memperhatikan bagaimana seharusnya bermuamalah dengan orang-orang yang justru paling dekat: yang tinggal serumah dengannya.
Padahal, kualitas seseorang yang sesungguhnya tidak diukur dari kesan yang ia tinggalkan di ruang publik, melainkan dari akhlak yang ia jaga di ruang paling privat di rumahnya sendiri, tempat tak seorang pun sedang menilai kecuali Allah.
"Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya, dan aku adalah yang paling baik di antara kalian kepada keluargaku." — HR. Tirmidzi
📖 Ilmu Jiwa di Balik Empat Dinding
Ringkasan matkul Psikologi Keluarga, dosen pengampu Ustadz Dr. Muhsan Syarafuddin, Lc., M.H.
Semoga menjadi pengingat, bahwa rumah adalah panggung yang sesungguhnya
Buat yang mau baca e-Booknya, bisa gabung grup berikut ya..
🖇silakan join di grup "sesuai gender":
🚹 Ikhwan (Laki-laki)
👉 https://t.me/+Y-cEwIGXvaEzMmY1
🚺 Akhwat (Perempuan)
👉 https://t.me/+5JMaS4VdfJ0zZTA1
Padahal, kualitas seseorang yang sesungguhnya tidak diukur dari kesan yang ia tinggalkan di ruang publik, melainkan dari akhlak yang ia jaga di ruang paling privat di rumahnya sendiri, tempat tak seorang pun sedang menilai kecuali Allah.
"Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya, dan aku adalah yang paling baik di antara kalian kepada keluargaku." — HR. Tirmidzi
📖 Ilmu Jiwa di Balik Empat Dinding
Ringkasan matkul Psikologi Keluarga, dosen pengampu Ustadz Dr. Muhsan Syarafuddin, Lc., M.H.
Semoga menjadi pengingat, bahwa rumah adalah panggung yang sesungguhnya
Buat yang mau baca e-Booknya, bisa gabung grup berikut ya..
🖇silakan join di grup "sesuai gender":
🚹 Ikhwan (Laki-laki)
👉 https://t.me/+Y-cEwIGXvaEzMmY1
🚺 Akhwat (Perempuan)
👉 https://t.me/+5JMaS4VdfJ0zZTA1