Channel Diskusi Pajak
11.7K subscribers
1.77K photos
73 videos
190 files
3.03K links
Info perpajakan
Download Telegram
15. Manajemen Persediaan Tradisional menganggap bahwa permintaan konsumen yg tdk pasti menyebabkan produksi yg tdk pasti pula #MPTradisional
sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi
16. Untuk mengatasi hal tsb perusahaan hrs mempunyai persediaan yg signifikan dan pengelolaan persediaan yg baik #MPTradisional
sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi
17. Ada bbrp alasan knp dalam #MPTradisional diantaranya diperlukan Persediaan : 1.utk menyeimbangkan biaya penyimpanan dan pemesanan (cont)
sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi
18. 2.Utk memuaskan permintaan Pelanggan, 3. Utk memanfaatkan PotonganHarga, Utk berjaga-jaga jk terjadi kenaikan harga(cont) #MPTradisional
sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi
19. (cont) Dan 4. utk menjaga kelancaran proses produksi #MPTradisional
sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi
20. Dalam #MPTradisional didasarkan pada Metode Maksimal dan Metode Minimal atas persediaannya.
sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi
21. Metode tsb menggambarkan batas minimal dan maksimal persediaan yg harus diadakan oleh perusahaan #MPTradisional
sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi
22. Untuk mengetahui Persediaan di batas Minimal, maka : 1. Menentukan Economic Order Quantity (EOQ) atau Pemesanan yg plg ekonomis
sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi
23. Economic Order Quantity menjwb pertanyaan tentang berapa banyak barang yg harus diproduksi atau dibeli pd suatu waktu. #MPTradisional
sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi
24. Economic Order Quantity ini terkait dengan Biaya Pemesanan dan Biaya Penyimpanan. Apabila kita memesan dengan jumlah (Cont)
sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi
25. Kuantitas sedikit,Maka untuk memenuhi permintaan konsumen, kita akan terlalu sering melakukan pemesanan, sehingga Biaya Pemesanan (Cont)
sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi
26. Akan terlalu tinggi, untuk mengatasinya, maka dilakukan Pemesanan namun dengan kuantitas besar.Kuantitas Besar tidak dapat dijual (Cont)
sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi
27.sekaligus dalam suatu waktu, sehingga membutuhkan biaya penyimpanan pula. Untuk itu, EOQ mencoba menjadi berapa kuantitas ideal (Cont)
sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi
28. yang harus dipesan untuk meminimalkan Total Biaya, yang terdiri dari Biaya Pemesanan dan Biaya Penyimpanan #MPTradisional
sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi
29. 2. Mengetahui Reorder Point (Titik Pemesanan Ulang), yaitu kapan kita harus melakukan pemesanan ulang atas persediaan tertentu, (Cont)
sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi
30. Untuk menentukan Reorder Point, kita harus mengetahui waktu tunggu atas pemesanan dan tingkat pemakaian (rate of usage) persediaan
sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi
31. Jadi, Titik Reorder Point ditentukan dg brp Tingkat Pemakaian per hari dikalikan dg Waktu Tunggu, jadi apabila Pemakaian harian (Cont)
sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi
32. Mencapai 300 Kg, dan waktu tunggu adalah 4 hari, maka 1,2 Ton merupakan Reorder Pointnya, jd Persediaan tdk blh melewati titik Reorder.
sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi
33. Saat mencapai Titik Reoder, persediaan hrs sgra dipesan, sehingga sampai tepat saat Persediaan yg ada skrng sdh digunakan spnuhnya.
sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi
34. Titik Reorder yang tepat dpt digunakan apabila tgkat ktepatan dr Supplier atas barang yg dipesannya tinggi shg tidak terjadi kekosongan.
sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi
35. Jika permintaan bahan atau produk tidak diketahui secara pasti, kemungkinan terjadinya kekurangan persediaan muncul. #MPTradisional
sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi