Forwarded from Yogi Iskandar
pajak pengalihan tanah bangunan jadi 2.5 persen
Ada PSAK 46 tentang Akuntansi Pajak Penghasilan pada laporan keuangan. Isinya adalah perhitungan PPh Badan tentang laba rugi rekonsiliasi fiskal-komersial atau beda tetap dan beda waktu. Hitungan ini sudah mewakili perhitungan pajak untuk SPT PPh Badan. Anggaplahbahwa laporan keuangan sudah benar secara material. Apakah sudah benar pajaknya ? Berdasarkan pengalaman penulis, ya jelas pasti salah.Pertanyaannya adalah mengapa demikian. Alasannya adalah karena didalam dunia perpajakan memiliki aturan main yang sangat berbeda dari dunia Akuntansi Komersial.Ada hal-hal yang berbeda perlakuan biaya dan penghasilan. Selain biaya-biaya yang non tax deductible, penghasilan final dan tax free income, ada lagi mahluk-mahluk lain yang membuat wajib pajak dikenakanSurat ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) jika diperiksa oleh DJP. Mahluk-mahluk itu adalah:1. Kewajiban PPh pemotongan pemungutan yang tidak sepenuhnya dilakukan
2. WP tidak memiliki pembukuan terpisah atas Penghasilan Final, Non Final, dan Tax Free Income, yang diikuti oleh biaya masing-masing dari penghasilan tersebut (PP-94 tahun 2010)
2. WP tidak memiliki pembukuan terpisah atas Penghasilan Final, Non Final, dan Tax Free Income, yang diikuti oleh biaya masing-masing dari penghasilan tersebut (PP-94 tahun 2010)
3. Perlakuan Kredit Pajak Masukan bagi perusahaan yang menggunakan nilai lain.
4. Perlakuan Kredit Pajak Masukan yang tidak dapat dikreditkan pada pembukuan PPh Badan.
4. Perlakuan Kredit Pajak Masukan yang tidak dapat dikreditkan pada pembukuan PPh Badan.
5. Perlakuan Kredit Pajak Masukan atas perusahaan yang mendapat Fasilitas PPN.
6. Perlakuan Kredit Pajak Masukan atas perusahaan yang belum berproduksi.
6. Perlakuan Kredit Pajak Masukan atas perusahaan yang belum berproduksi.
7. Penerapan perlakuan pajak atas beberapa jenis beban, antara lain:
a. Biaya bunga pinjaman untuk pembelian saham 25% lebih di Bursa dan Luar Bursa (Pasal 4 (3) UU PPh)
b. Biaya bunga pinjaman yang didepositokan (SE-46/PJ./1992)
a. Biaya bunga pinjaman untuk pembelian saham 25% lebih di Bursa dan Luar Bursa (Pasal 4 (3) UU PPh)
b. Biaya bunga pinjaman yang didepositokan (SE-46/PJ./1992)
c. Biaya bunga pinjaman yang dananya untuk biaya operasional Natura atau Kenikmatan
d. Biaya bunga pinjaman yang dananya untuk pengeluaran Dividend
d. Biaya bunga pinjaman yang dananya untuk pengeluaran Dividend
e. Biaya bunga pinjaman yang dananya untuk memelihara penghasilan yang dikenakan PPh Final, Tax exempted income, perolehan asset kenikmatan/fasilitas perusahaan berupa mobil dinas, bungalow/villa, perumahan dinas, pesawat terbang, kapal laut (termasuk cruiser)
f. Biaya bunga pinjaman yang dananya untuk membayar SKPKB/SKPKBT/STP
g. Pinjaman yang dipinjamkan lagi, tanpa atau dengan bunga diatas atau dibawah harga pasar wajar.
g. Pinjaman yang dipinjamkan lagi, tanpa atau dengan bunga diatas atau dibawah harga pasar wajar.
h. Kapitalisasi bunga pinjaman selama masa konstruksi
i. Kesalahan beban BPHTB atas perolahan tanah/Bangunan
i. Kesalahan beban BPHTB atas perolahan tanah/Bangunan
j. Laba Rugi selisih kurs atas pinjaman yang digunakan untuk penghasilan yang dikenakan PPh Final, Tax exempted income, dan untuk perolehan asset kenikmatan/fasilitas perusahaan berupa mobil dinas, bungalow/villa, perumahan dinas, pesawat terbang, kapal laut
RT @IDX_BEI: BEI Kendari & @DitjenPajakRI mengadakan Workshop Wartawan mensosialisasikan One Stop Service #AmnestiPajak https://t.co/MXSBYm…
RT @SindotrijayaFM: Apa itu TAX AMNESTY? utk siapa? Benarkah semua wjb ikut program tsb?
Ikuti SHT Pagi w/ @DitjenPajakRI di 104.6 @Sindotr…
Ikuti SHT Pagi w/ @DitjenPajakRI di 104.6 @Sindotr…
RT @SindotrijayaFM: Kmbali lagi di SHT Pagi w/ @DitjenPajakRI dan host @trtalalu di 104.6 @SindotrijayaFM ..Masuk segmen kedua.. Yuk segera…
Kakanwil DJP Jakarta Pusat membuka sosialisasi Amnesti Pajak di The Hall, Senayan City yg dihadiri 1500 orang https://t.co/pXzxw88omH
Twitter
Kakanwil DJP Jakarta Pusat membuka sosialisasi Amnesti Pajak di The Hall, Senayan City yg dihadiri 1500 orang