π–πŽπ‹π•π„'𝐒 ππŽπƒπ‚π€π’π“
288 subscribers
126 photos
6 links
πŸ‰€ Welcome to the wolves podcast channel

π–‘Ÿ Everything in this channel
is copyrighted and inspired
by the internet.
π–‘‘ Ngobrol with wolve's π–‘‘
☏ @ofcwhitewolves
Download Telegram
πŸŽ™ β€” Wah bisa banget ni temen-temen wolve's buat terapin cara kak adnan biar gak terlalu terbawa arus algoritma sosial media yang semakin hari semakin macem-macem.

πŸŽ™ β€” Kalau ditanya "pernah gak sih ngerasa kayak udah nyerap terlalu banyak, sampai lupa apa yang sebenernya pengen dijalanin dari awal?", tentu saja pernah dong. tapi balik lagi, saya udah mulai bisa mengontrol diri biar gak terlalu dikit-dikit ikut tren di dunia maya.
πŸŽ™ β€” So, intinya Di era banjir informasi dan konten serba cepat, kesadaran digital menjadi kunci untuk menjaga arah hidup agar tidak terombang-ambing oleh tren sesaat atau opini viral. Dengan memilah informasi secara kritis, mengatur waktu layar, dan membangun kebiasaan digital yang sehat, seseorang dapat tetap fokus pada tujuan hidupnya tanpa mudah teralihkan oleh distraksi digital. Kesadaran ini menuntut refleksi diri dan kendali emosi agar teknologi tetap menjadi alat pendukung produktivitas dan pengembangan diri, bukan penentu arah hidup. betul gak nih, temen-temen?

πŸŽ™ β€” Hmm, gak terasa banget ya temen-temen.. ternyata kita sudah di penghujung waktu bersama kak Adnan. Gimana nih temen-temen wolve's sama pembahasan kita malam ini? pastinya seru dan menambah wawasan kita untuk mengambil sikap sebagai remaja di era digital ini, kan? apalagi pembahasan kita malam ini ditemani oleh kak Adnan yang ganteng
πŸŽ™ β€” Baiklah kalau begitu, sampai disini saja pembahasan kita pada malam hari ini tentang Remaja di Era Digital episode "Remaja vs Era Digital: Siapa yang Mengendalikan Siapa?". semoga dengan adanya pembahasan ini kita bisa menjadi remaja yang lebih percaya diri lagi di media sosial tanpa harus memenuhi standar yang telah dibuat, apalagi jika itu membuat kita justru lupa tentang siapa diri kita dan tujuan awal kita.

πŸŽ™ β€” Saya Sajela Raquel AdriennΓ© sebagai host dan Kak Adnan Apditadaniar sebagai bintang tamu kita, undur diri. Selamat malam dan salam sehat. Babay ~
      🎀 𝐋ive 𝐏odcast 🎀
𝓝gobrol 𝓦ith 𝓦olve's

Β± ─‒► Sometimes red flag guys make us fall in love, right? πŸ—£οΈ However, sometimes it makes us feel hurt by the character and behavior of the guy ✨
This time, we will discuss a problem that often occurs in every person, about GIMANA TANGGAPAN KETIKA BERTEMU DENGAN COWO RED FLAG 🧠

[ 친ꡬ ] β–ΊπŸŒŸ STUDIO WOLVE'S
Watch podcast episode II πŸ™Œ with beautiful guest stars that will keep you βœ–οΈ from looking away

πŸƒ Save the Time πŸƒ
Senin, 7 Juli 2025
20.00 WIB
at studio wolve's
🎀🎀 Bersama bintang tamu SPESIAL
Mrs. ARUNIKA ALYSSUM

πŸ›ΈGimana isi nya? CUSS NANTIKAN MALAM INI ‼️ HANYA DI CHANNEL WOLVE'S @studiowolves
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
πŸ”₯20❀13πŸ₯°7🀩4πŸ•Š4
/open the door ; entering the room ; sat on the chair ; turn on the mic ; start talking/


β€” πŸŽ™Halo dan selamat datang!
Apa kabar, teman-teman semua? Semoga kalian dalam keadaan baik dan sehat, di mana pun dan kapan pun kalian sedang dengerin podcast ini.

β€” πŸŽ™Selamat datang di WOLVE'S PODCAST β€” tempat kita ngobrolin berbagai hal yang sebenarnya sering terjadi di sekitar kita, tapi ngga selalu mudah buat dibicarakan secara terbuka.

β€” πŸŽ™Perkenalkan dulu, saya Puja Shaarma, yang bakal nemenin kalian sepanjang obrolan hari ini. Dan tentu saja, saya ngga sendirian. Hari ini saya sudah ditemani oleh seorang narasumber cantik yang akan ngobrol bareng saya, ngebahas topik yang cukup hangat dan pastinya menarik banget buat kita bahas bareng. Silakan, kenalan dulu dong ke teman-teman yang lagi dengerin.
/open the door ; entering the room ; sat on the chair ; turn on the mic ; start talking/


Hallo, selamat malam semuanya, sebelum nya saya ingin mengucapkan terimakasih banyak untuk sambutan hangatnya dari Kak Puja, terimakasih juga untuk @OFCWHITEWOLVES atas undangannya, dan terimakasih juga untuk kalian semua yang sudah mau menyimak podcast pada malam ini.

Dan perkenalkan nama saya Arunika Alyssum, mungkin bisa di panggil Aru, saya disini sebagai bintang tamu, dan suatu hal yang menyenangkan sekali karena bisa menjadi bagian dari podcast yang mungkin sangat sangat mentang pada malam ini ya, juga semoga banyak energi positif yang datang ya.
β€” πŸŽ™Wah, terima kasih banyak Kak Aru! Senang banget akhirnya kita bisa ngobrol bareng di episode ini. Jujur, saya dari tadi udah ngga sabar ngebahas topik ini, karena rasanya tiap minggu selalu ada versi barunya di media sosial: β€œCowok red flag, kok banyak yang naksir?” Padahal udah tahu suka ghosting, ngilang pas dibutuhin… tapi tetap aja ada yang suka. Kok bisa, ya?

β€” πŸŽ™Di episode ini, saya dan Kak Aru bakal ngobrol dari sudut pandang kita sebagai perempuan β€” bukan untuk menghakimi, tapi supaya kita lebih sadar: yang manis di awal, belum tentu aman di akhir.

β€” πŸŽ™Yuk, kita bahas bareng-bareng biar kalian bisa lebih peka, kenal diri sendiri, dan tahu kapan waktunya bilang: β€œcukup!”
β€” πŸŽ™Kalau kita perhatikan, istilah red flag sekarang memang sudah menjadi bagian dari percakapan sehari-hari, khususnya saat membahas soal hubungan. Berdasarkan penjelasan dari psikologi, red flag adalah tanda peringatan awal dalam suatu hubungan yang menunjukkan adanya potensi perilaku tidak sehatβ€”seperti manipulatif, tidak konsisten, atau kurang menghargai batasan pribadi. Bahkan, sejumlah survei menunjukkan bahwa semakin banyak remaja dan anak muda mulai menyadari pentingnya mengenali tanda-tanda ini sejak awal. Artinya, istilah red flag bukan hanya sekadar tren media sosial, tetapi juga bisa menjadi alat untuk menjaga diri dan membangun hubungan yang lebih sehat.

β€” πŸŽ™Tapi ya, kalau dipikir-pikir, sekarang istilah red flag tuh sering banget dipakai dalam obrolan santai. Kayak, β€œEh, jangan deket-deket dia deh, red flag banget!” Nah, menurut kamu sendiri, apa sih sebenarnya definisi red flag? Dan perilaku seperti apa yang menurut kamu pribadi, pantas dianggap sebagai tanda bahaya dalam sebuah hubungan?
πŸŽ™β€” Nah itu bener banget, dan aku juga sangat setuju sama apa yang Baru di jelaskan sama kamu barusan ya, karena emang kebanyakan cowok Red flag itu rata rata loh ya, karena nggak semua cowok Red flag kok, tapi cowok red flag pasti nggak menyadari kalo dia tuh sebenernya itu emang red flag, dan tanpa di sadari dia juga bisa membahayakan pasangan nya atau orang di sekitarnya. Karena menurut dia ya udah emang sifat nya dia sejak dulu gitu jadi ya udah aja jadi ngapain juga terlalu memikirkan kerugian yang di sebabkan untuk orang sekitar dia.

πŸŽ™ β€” Dan kalo Definisi Red flag yang sebenarnya itu kalo dari sudut pandang aku sebagai perempuan ya, cowok red flag itu orang nya sebenernya bisa di lihat kayak dari prilaku dia dan sifat dia yang bisa merugikan atau membahayakan pasangan maupun orang sekitarnya, yang mana kalo orang tersebut membangun sebuah hubungan itu malah menjadi hubungan yang nggak sehat atau istilah lainnya itu sekarang adalah 'hubungan toxic'.

πŸŽ™β€” Dan untuk prilaku yang mana menandakan atau layak di juluki sebagai cowok red flag orang itu ada beberapa contoh ya, kayak orang itu yang selalu ingin tau segala sesuatu yang lagi di lakuin sama pasangan nya, atau posesif yang keterlaluan, tidak bisa menghormati privasi pasangan nya kayak dia nggak ngasih ruang pribadi untuk pasangan nya, emosi yang tidak stabil, tidak bertanggung jawab, kurangnya rasa empati bahkan, ketergantungan emosional, egois karena nggak mau mikirin orang sekitar, nggak bisa di ajak berkompromi, Penyalahgunaan zat, yang mana cowok itu punya masalah kecanduan alkohol atau narkoba, dan yang terakhir itu malah bisa ke pelecehan ya yang mana Melibatkan kekerasan fisik, verbal, emosional, atau seksual.
β€” πŸŽ™Wah, penjelasan kamu tadi lengkap banget, kak.. saya setuju sih, poin-poin itu bener-bener relate sama realita yang seringnya justru ngga disadari. Kadang kita mikir, β€œya emang dia orangnya begitu,” terus dimaklumi terus-terusan, padahal bisa berdampak besar ke mental dan rasa aman kita sendiri.

β€” πŸŽ™Dan yang paling bahaya tuh justru kayak yang kamu bilang tadiβ€”saat red flag itu udah dianggap hal biasa, bahkan sama orang yang ngelakuinnya. Jadi tanpa sadar, dia terus ngelakuin hal yang sama, dan kitanya juga jadi kebiasaan buat nerima hal-hal yang sebenernya ngga sehat. Makanya penting banget buat sobat wolve's yang lagi dengerin sekarang, bisa lebih peka dan kenal tanda-tandanya sejak awal, biar ngga terjebak di hubungan yang justru bikin lelah secara emosional.
β€” πŸŽ™Nah, ngomongin soal red flag juga ngga lepas dari cara seseorang memaknai perilakunya sendiri. Di sisi lain, ada juga anggapan bahwa banyak cowok red flag itu sebenarnya ngga sadar kalau sikap mereka udah termasuk toxic. Misalnya kayak posesif dianggap sayang, atau ngatur-ngatur malah dibilang perhatian.

β€” πŸŽ™Tapi di saat yang sama, kita juga ngga bisa tutup mata kalau ada beberapa yang sebenarnya sadarβ€”tapi memilih buat pura-pura polos, atau bahkan nyaman dengan sikapnya karena tahu pasangannya masih mau bertahan.

β€” πŸŽ™Kalau menurut kamu sendiri nih, kamu setuju ngga kalau banyak cowok red flag itu sebenarnya ngga sadar diri? Atau jangan-jangan malah sadar, tapi sengaja tetap begitu karena merasa di atas angin?
πŸŽ™ β€” Bener, bener banget ini, karena sebenarnya emang nggak baik ya sama cowok red flag. Terutama untuk diri kita sendiri yang kebiasaan menerima itu tapi kita nggak mau negur dengan embel embel sayang dia, masih cinta dia.

πŸŽ™β€” Dan ya Karena dari pengalaman hubungan beberapa temen juga pengalaman aku pribadi ya ini nggak enak banget!! Sakit woy! Karena kita jadi nggak punya privasi untuk diri kita sendiri, rasa nya nggak enak banget kalo pas kita curhat tapi dia malah bandingin bandingin, atau kayak yang 'Ya udah itu urusan kamu jadi hak kamu.' Itu beneran harus makan sabar terusss! Jadi kalian yang menikmati itu kayak nya... Hey cepet buka mata ya kalian! Jangan sampe stay sama orang yang cuma bisa nya bikin kamu makan hati!!