Tentang Kita, Selamanya.
3 subscribers
9 photos
1 video
2 links
ㅤㅤㅤㅤSebuah memori indah yang lahir dari cinta paling tulus di hatiku, kusembahkan hanya untukmu, Haura Anindya.
Download Telegram
Abadi: Sebuah harapan tentang cinta kita yang tak lekang oleh waktu, tetap hidup, bahkan saat semesta berhenti berputar.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Tentang Kita, Selamanya.
Photo
Terima kasih kepada Alexander Graham Bell yang telah menciptakan telepon pada tahun 1876, sebuah penemuan yang awalnya hanya dimaksudkan untuk menyampaikan suara melintasi jarak, namun kini menjelma menjadi ruang sunyi tempat kenangan disimpan tanpa terlihat. Dari alat sederhana itu,
Dunia perlahan berubah.

Jarak tak lagi sepenuhnya memisahkan, waktu tak lagi sepenuhnya menghapus, dan percakapan tak lagi sekadar kata-kata yang lewat begitu saja.
Seiring waktu, telepon berkembang menjadi lebih dari sekadar teknologi, ia menjadi saksi bisu kisah-kisah kecil yang tak tertulis. Di dalamnya tersimpan diam yang terasa hangat, rindu yang dititipkan melalui obrolan, hingga percakapan sederhana yang tanpa sadar berubah menjadi kenangan.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Tentang Kita, Selamanya. pinned «Abadi: Sebuah harapan tentang cinta kita yang tak lekang oleh waktu, tetap hidup, bahkan saat semesta berhenti berputar.»
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Tentang Kita, Selamanya.
Photo
&* // “Alasan mengapa saya memilih anda, Haura Anindya”

Saya mencintai perempuan yang disiplin, dapat bertanggungjawab dengan apa yang harus dia lakukan, tegas dan dewasa. Semua tipe perempuan yang saya sukai ada di kamu, Haura Anindya.

Mari kita masuk ke sesi cerita. Saat saya mencoba untuk bermain permainan ini, ya, roleplayer. Saya bertemu dengan gadis cantik yang menjabat sebagai, “Pendiri Sekolah Dasar Golden Sierra.” Siapa lagi kalau bukan dia, Haura Anindya.

Sejak awal kita hanya sebatas teman satu team yang bersatu demi kemajuan sekolah, tetapi saat itu, saya melihat mu dengan penuh rasa kagum yang menyelimuti diri. Mulai dari situ, tumbuhlah benih cinta yang sekarang telah menjadi pohon yang rindang.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Ink.  ..   &'.─Saya sangat bersyukur atas kehadiranmu, Anindya. Saya sangat berterimakasih kepadamu takdir dan semesta karena telah mempertemukanmu dengan saya. Setelah sekian lama hati ini mati rasa, akhirnya menemukan cinta yang tepat, dimana saya merasa di sayang, di hargai, dan di perlakukan baik oleh manusia terbaik di dunia
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM