π¦ππ¦π¨πππ π£ππ§ππ
dinding-dindingnya runtuh, tersisa puing-puing yang tak lagi utuh. satu per satu dipungut oleh sisa harsa yang masih tersisa walau setitik di antara banyak retak, yang sebentar lagi menjadi keping berserak.
hampir tak berkesudahan, luka itu mungkin akan menemukan obatnya. sebuah wadah yang dapat dia itari untuk menyembuhkan perih-perih.
sebuah pelukan yang di dalamnya tak lagi tentang mengikat belenggu, namun tentang naung hangat yang selama ini tubuh itu lihat pada angan-anganβtetapi kali ini nyata di hadapan.aku sudah tidak ingin membaca buku itu, tapi sungguh aku merindukan bab awal dari buku itu.TENTANG MANUSIA
ketika sedih datang, kita sedih, ketika gembira datang kita
gembira, kita biarkan semuanya datang dan pergi, tanpa keinginan untuk memegang erat-erat pikiran yang datang,
ingat kita bukanlah
pikiran kita.final chapter nya ternyata kita berdua berakhir dengan cara yang paling aneh. kamu tak bisa 'mencintaiku' dan aku tak bisa melupakanmu.pada akhirnya aku merasa seperti menunggu sesuatu yang tidak akan pernah terjadi.dunia ini penuh dengan kebetulan, tapi kebetulan yang paling bahagia adalah bertemu denganmu.streak for to day
kita hanya butuh lebih baik dari kemarin,
bukan lebih baik dari yang lain.nyatanya, manusia hanya perlu terbiasa. seperti terbiasa bertemu, terbiasa berbicara, terbiasa tertawa bareng. termasuk juga, terbiasa lupa, terbiasa tidak dengannya.aku masih ingat malam-malam ketika suara kamu jadi pelipur luka, ketika genggaman tanganmu membuat dunia terasa tidak seburuk itu. tapi sekarang, semua tinggal serpih. kamu tak lagi di sini, dan aku tidak bisa lagi menjadi alasanmu bertahan. kita dipisahkan oleh hal-hal yang tak bisa kita kalahkan: waktu, keadaan, dan kemungkinan yang tak berpihak.
malam ini, aku tidak sedang menunggumu kembali. aku hanya duduk, membakar sisa-sisa kenangan yang tidak bisa kupeluk, sembari menatap langit yang diam. sebab, ada hal-hal yang memang ditakdirkan cukup sampai pada kehilanganβdan kamu, adalah salah satunya.kita hanya akan dianggap baik kalau memenuhi apa yang orang mau. coba tolak sekali aja, seketika kamu akan jadi manusia paling terburuk sedunia bagi mereka.This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
selamat datang di kotaku yang hujan.
tempat di mana semua asa kusimpan dalam diam.
di sini, langit tak pernah benar-benar cerahβia hanya belajar berpura-pura sebentar sebelum kembali runtuh.
aku ingin kau tahu, hujan di kotaku turun seperti ingatan yang tak sempat dimaafkan.
Ia jatuh perlahan, lalu deras, seperti caraku menyebut namamu; mula-mula kutahan, dan akhirnya pecah.
di kotaku, malam lebih cepat tiba.
lampu-lampu menyala bukan untuk menerangi, melainkan agar
kesepian tahu ke mana harus pulang.
Jalanan basah menelan langkahku, dan setiap genangan menyimpan bayangmu yang tak pernah mau mengering.
aku membiarkan hujan menyelesaikan tugasku menangis. sebab air mata terlalu kecil untuk duka sebesar kehilanganmu.
Jika kau bertanya, mengapa kotaku selalu hujan, barangkali karena aku tak pernah benar-benar sembuh.
langit di sini meniru dadakuβ selalu berat, selalu siap runtuh oleh satu nama yang sama.
dan bila suatu hari kau datang lagi, jangan cari pelangi di ujung jalan. di kotaku, hujan tak membawa harapan, ia hanya mengabarkan satu hal; aku masih menunggumu, meski langit pun mulai lelah melihatnya.