www.rikopedia.com
26.9K subscribers
14.4K photos
141 videos
370 files
2.98K links
Full time trader sejak tahun 2008
WhatsApp 085748747629.
Cara Join Membership https://www.rikopedia.com/2016/05/member-premium-rikopedia-research.html
Download Telegram
QE sudah dimulai ya..‼️

Asset Purchases Begin: Fed To Buy $8.2BN In Bills Friday; Full Monthly Schedule Released
Uangnya sudah hampir habis di sistem, makanya The Fed mau nggak mau harus nambah likuiditas lagi.
Untuk sekarang skalanya QE masih sangat kecil tapi nanti jika tiba2 ada black swan yang mengguncang pasar skala QE bakal semakin membesar seperti saat covid dulu tahun 2020 dulu. Tahun 2020 sebelum ada black swan covid, The Fed juga QE kecil2an seperti sekarang…
QE (Quantitative Easing) cara bank sentral “menyuntikkan uang” ke sistem keuangan supaya ekonomi bergerak. Bank sentral mencetak uang dari udara kosong lalu membeli obligasi/surat utang dari bank dan investor.
Meskipun sekarang nilai QE masih sangat kecil sekali tapi ini sangat penting karena menandai pergeseran kebijakan The Fed. Sinyal awal likuiditas akan naik lagi..
Jika skala QE semakin membesar harga gold, komoditas, saham, bitcoin bakal meroket
Scalping saham gold BRMS antisipasi ARA
BRMS hari ini tutup toko (ARA) atau nggak nih??
Anonymous Poll
76%
ARA besok lanjut naik 10%
24%
Tidak, hanya false breakout
Gold mendekati all-time high. Bahan bakarnya pasar tenaga AS yang melemah memaksa The Fed memangkas suku bunga lagi, Uang di sistem juga mulai kering membuat The Fed terpaksa harus cetak duit lagi (QE) dampaknya mendorong inflasi Aset..
Reminder : Data dari BofA saat bull market rata2 kenaikan gold kisaran 293%
Jika pola historis berulang, jika dihitung dari bottom tahun 2022 maka potensi puncak siklus bisa mencapai $6.000/oz pada 2026.
Sejak akhir 2019, ada satu anomali besar di pasar keuangan global emas mengalahkan S&P 500. Apa pesan pentingnya?
Saham = aset risk-on (growth, optimism)

Emas = aset defensif (hedge, fear, distrust terhadap fiat money)

Jika emas mengalahkan saham dalam jangka panjang artinya Investor tidak sepenuhnya percaya pada stabilitas sistem & valuasi saham.
SRBI: Outflow Rp4,4 triliun (profit taking setelah inflow besar dua minggu sebelumnya)

Saham: Inflow Rp1,1 triliun (net buy 8 minggu beruntun, total Rp23,1 triliun)

Obligasi / SBN: Inflow Rp2,9 triliun (minggu ke-4 berturut-turut, total Rp7,0 triliun)