REMINDER MSCI SAGA‼️
Dua adjustment MSCI bisa menekan bobot Indonesia. Pertama, saham dengan High Shareholding Concentration dapat dikeluarkan dari indeks. Kedua, data kepemilikan baru bisa membuat free float beberapa emiten terlihat lebih rendah dari sebelumnya.
kombinasi adjustment ini bisa menurunkan bobot Indonesia di MSCI EM hingga sekitar 16,8% atau 16 bps, dengan potensi risiko outflow asing pasif sekitar USD880 juta.
Indonesia EM base weight: 0,95%
Indonesia EM weight after: 0,790%
Saham yang paling disorot DSSA dan BREN. Konsentrasi kepemilikan BREN 97.31% & DSSA 95.76%. BREN dan DSSA termasuk saham yang selama ini membuat bobot Indonesia di indeks terlihat besar, tetapi free float efektifnya rendah. Kalau MSCI benar-benar menerapkan exclusion untuk HSC, dua saham ini menjadi kandidat utama terdampak.
Dua adjustment MSCI bisa menekan bobot Indonesia. Pertama, saham dengan High Shareholding Concentration dapat dikeluarkan dari indeks. Kedua, data kepemilikan baru bisa membuat free float beberapa emiten terlihat lebih rendah dari sebelumnya.
kombinasi adjustment ini bisa menurunkan bobot Indonesia di MSCI EM hingga sekitar 16,8% atau 16 bps, dengan potensi risiko outflow asing pasif sekitar USD880 juta.
Indonesia EM base weight: 0,95%
Indonesia EM weight after: 0,790%
Saham yang paling disorot DSSA dan BREN. Konsentrasi kepemilikan BREN 97.31% & DSSA 95.76%. BREN dan DSSA termasuk saham yang selama ini membuat bobot Indonesia di indeks terlihat besar, tetapi free float efektifnya rendah. Kalau MSCI benar-benar menerapkan exclusion untuk HSC, dua saham ini menjadi kandidat utama terdampak.
Jika BREN dan DSSA dikeluarkan dari MSCI tekanan IHSG masih akan berlanjut..
BREAKING: US oil prices surge above $110/barrel on reports that the US is considering striking Iranian infrastructure targets.
Bakal mirip tahun 2021 kemarin nih. Urutannya yang pertama harga komoditas naik dulu setelah itu laba emiten komoditas meroket dilanjut harga sahamnya ke utara
Q1 2026 Company Results vF.pdf
4.1 MB
MEDCOENERGI Q1 2026 RESULTS
Next emiten komoditas lainnya seperti coal cpo nickel laba bakal ikut meroket juga. Commodity supercycle
Ketika laba emiten mulai meroket, biasanya semakin banyak analis yang melakukan re-rating dan menaikkan target harga. Pasar mulai menghitung ulang valuasi karena earnings power berubah lebih kuat dari ekspektasi awal.