Phillip Sekuritas Indonesia Research
12.7K subscribers
15.4K photos
1 video
33 files
7.25K links
PSI Research Official Account - Disclaimer On
http://bit.ly/DisclaimerPSI
Download Telegram
📩Phillip Sekuritas Indonesia📩
Market Review 20 April 2026

Indeks saham di Asia Senin sore (20/4) ditutup menguat dengan MSCI Asia-Pacific Index naik hingga 0.8% karena investor mengabaikan ketegangan di Timur Tengah yang kembali meningkat selama akhir pekan lalu, dan mengalihkan fokus kembali ke fundamental dan prospek pembicaraan damai lebih lanjut antara AS dan Iran.

Pergerakan indeks regional ini menunjukkan bahwa investor kini berspekulasi bahwa puncak ketidakpastian telah berlalu.

Sentimen pasar ditopang oleh prospek negosiasi lebih lanjut antara AS dan Iran, kebangkitan saham-saham yang berhubungan dengan Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) serta musim laporan keuangan korporasi (earnings season).

Sejauh ini, sektor teknologi Asia menunjukkan kinerja yang solid di tengah persaingan ketat. Taiwan Semiconductor Manufacturing (TSMC). menaikkan prospek pendapatannya untuk tahun 2026 karena permintaan chip AI yang kuat, sementara Samsung Electronics membukukan lonjakan laba kuartalan hingga delapan kali lipat.

Iran telah secara de facto memberlakukan kembali penutupan Selat Hormuz, meskipun data menunjukkan bahwa lebih dari 20 kapal yang membawa produk minyak, logam, gas, dan pupuk melewati selat tersebut pada hari Sabtu, hari tersibuk di jlur tersebut sejak tanggal 1 Maret.

Gencatan senjata antara AS dan Iran, yang seharusnya berlangsung hingga Selasa, diragukan setelah AS menyita sebuah kapal kargo berbendera Iran.

Iran pada hari Minggu menolak perundingan damai baru dengan AS, beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia akan mengirim utusan untuk berunding di Pakistan dan akan melancarkan serangan baru terhadap Iran kecuali negara itu menerima persyaratan yang diajukan AS.

Dari sisi ekonomi, bank sentral Tiongkok (PBOC) hari ini mempertahankan suku bunga utama pinjaman Loan Prime Rate (LPR) selama sebelas bulan beruntun, sesuai dengan ekspektasi pasar.

Langkah ini mencerminkan sikap kehati-hatian terhadap dampak perang di Timur Tengah, meskipun tekanan deflasi domestik mereda dan pertumbuhan ekonomi di 1Q26 terbukti tangguh.
Suku bunga LPR bertenor 1 Tahun, patokan untuk sebagian besar kredit korporasi dan rumah tangga, dipertahankan di 3.0%, sementara suku bunga LPR bertenor 5 Tahun, acuan untuk suku bunga KPR tetap di 3.5%.

📌 Statistik
IHSG: 7,594.111 | -39.893 poin | (-0.52%)
Volume (Shares) : 40.837 Billion
Total Value (IDR) : 17.212 Trillion
Market Cap (IDR) : 13,559.309 Trillion
Saham naik : 247
Saham turun: 424

📊 Sektor Penekan (Bloomberg)
Energy : -11.536
Finansial : -9.592
Non Siklikal : -5.611

Top Gainers:
POLU :20,900 | +3475 | +19.94%
ARKO : 9,300 | +1390 | +16.25%
UNIC :12,775 | +1225 | +10.61%
IBST : 8,475 | +750 | +9.71%
CMNP : 1,640 | +200 | +13.89%

Top Losers:
MLPT :24,650 | -4350 | -15.00%
SINI :16,500 | -1750 | -9.59%
TCPI :12,150 | -1375 | -10.17%
ITMG :26,075 | -500 | -1.88%
GGRM :14,125 | -450 | -3.09%

Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB.
Melalui Zoom Webinar: https://bit.ly/PhillipWebinar
*Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id
1
Selamat pagi😁,

Phillip Morning Webinar akan live pukul 08.30 WIB. Simak pembahasan pasar dan ikuti sesi tanya jawab teknikal bersama analis kami.

Zoom : bit.ly/PhillipWebinar
Saat ini sedang tidak bisa live youtube ya Bapak/Ibu, mohon jika ingin hadir webinar melalui link zoom berikut terima kasih.
*Update April 21, 2026: - 08.39 WIB*
🔴 Suspend : IBST
🟢 Unsuspend: -
🟡 UMA: -

🔴 FCA IN: -
🟢 FCA OUT: -
Phillip Sekuritas Indonesia

JCI Indication (21 April 2026)
*Bearish*
Support: 7,350; Resistance: 7,780

Indeks saham di Asia Selasa pagi (21/4) mayoritas dibuka menguat meskipun indeks saham utama di Wall Street semalam ditutup turun dengsn NASDAQ mengakhiri rangkaian kenaikan impresif selama 13 hari beruntun.

Para investor masih berharap adanya penyelesaian konflik di Timur Tengah, meskipun ketegangan antara Iran dan AS terus memanas.

Serangkaian peristiwa selama akhir pekan lalu kembali memicu ketegangan antar AS dan Iran, membahayakan perundingan damai dan membuat investor bersiap menghadapi ketidakpastian yang lebih besar.

AL AS telah menyita sebuah kapal berbendera Iran sementara Iran menembaki sejumlah kapal dan tiba-tiba menghentikan lalu lintas di Selat Hormuz, mengabaikan janjinya untuk mengizinkan beberapa kapal melewati jalur penting tersebut, karena Iran mengatakan AS telah melanggar kesepakatan gencatan senjata.

Perundingan damai antara AS dan Iran terancam gagal setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia kemungkinan tidak akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran yang berdurasi dua minggu, sehingga menambah urgensi bagi para perunding (negosiator) untuk mencapai kesepakatan guna mengakhiri perang.

Di pasar komoditas, harga emas turun seiring dengan naiknya harga minyak mentah dan nilai tukar USD.

Dari sisi korporasi, perhatian investor didominasi oleh berita bahwa CEO Apple, Tim Cook, akan mengundurkan diri dan digantikan oleh John Ternus, Senior Vice President (SVP) Hardware Engineering

Apple menunjuk John Ternus untuk menggantikan Tim Cook sebagai Presiden Direktur (CEO), efektif mulai 1 September. Cook akan menjadi Komisaris Utama yang membantu perusahaan dalam aspek-aspek tertentu, termasuk berinteraksi dengan para pembuat kebijakan di seluruh dunia

Selama menjabat sebagai CEO, Cook mengawasi peluncuran berbagai produk baru, termasuk Apple Watch, AirPods, dan MacBook Neo.

Cook juga berperan penting dalam meningkatkan pendapatan segmen Layanan (Services) hingga lebih dari USD100 miliar, kontributor pendapatan terbesar kedua setelah iPhone.



News

PT United Tractors Tbk (UNTR) akan membagikan dividen sebesar IDR 5.92 triliun.

PT Formosa Tbk (BOBA) mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 96.74% menjadi IDR 6.65 miliar di kuartal I 2026.

PT BTPN Syariah Tbk (BTPS) akan membagikan dividen sebesar IDR 660 miliar.


Technical Recommendations (Swing Trading)

ARKO
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 8,750
Target Price 1 : 10,550 (+20.56%)
Target Price 2 : 11,675
Stop Loss : 7,200 (-17.67%)

SMDR
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Sideways
Trading Buy : 364
Target Price 1 : 398 (+9.27%)
Target Price 2 : 418
Stop Loss : 330 (-9.14%)

Sell on Strength (SoS)

EMAS: April 17, 2026 (Recommendation Date)
Hit Target 1 8925 (+6.75%)


Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB melalui Zoom https://bit.ly/PhillipWebinar
Pembukaan rekening: https://www.poems.co.id/Home/OpenAccount
Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id
Sesi 1 IHSG ditutup dalam keadaan melemah pada 7549.41 (-0.59%).

Tiga Sektor yang menjadi penekan IHSG:
a. Energy: -7.367
b. Infrastructure: -2.389
c. Health: -0.057