Forwarded from haekal
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
itu teh yang naik motor kita berdua neng
Forwarded from Sudut pandang
Sudut Pandang ; Part Of Prameswara
Menulis apa yang sedang di rasa, menuangkan perasaan dengan rangkaian kata tak beraturan, yang di tata sedemikian rupa sehingga menjadi tatanan kata yang rapi dan indah untuk dibaca.
t.me/Djiewaragha
Menulis apa yang sedang di rasa, menuangkan perasaan dengan rangkaian kata tak beraturan, yang di tata sedemikian rupa sehingga menjadi tatanan kata yang rapi dan indah untuk dibaca.
t.me/Djiewaragha
Forwarded from Sudut pandang
﹫ʬʬ . 01. Damai dalam sandyakala
Sandyakala di bentangan cakrawala adalah hal yang paling di nantikan, binar dari sang baskara menyentuh kalbu memberi sedikit kehangatan untuk jiwa yang di rundung rasa gelisah oleh hiruk pikuk dunia, warna dari sang cakrawala serta mega yang menghiasinya sangat indah.
Kedua netra yang terpejam, raga yang terdiam diterpa semilir anila, pun kedua kaki yang diterpa oleh deburan ombak, inikah yang dimaksud dengan nirwana? entahlah yang dirasa saat ini oleh raganya hanyalah sebuah ketenangan.
Pemikiran yang kacau sudah terbang terbawa oleh semilir anila dan beban yang di bawa di pundaknya turun terbawa oleh tirta dari lautan.
Bisakah waktu berhenti? aku ingin menggatikan candramawa ini dengan sandyakala, namun sesaat abhipraya itu lenyap bersama hilangnya sang baskara dan sandyakala, terganti oleh binar sang rembulan.
Ada sedikit rasa kecewa dalam diri, namun di dunia ini tidak ada yang abadi, sekalipun itu ketenangan. Ada kalanya nanti harus berhadapan dengan berisiknya dunia, dan setelahnya ketenangan itu akan datang.
Sandyakala di bentangan cakrawala adalah hal yang paling di nantikan, binar dari sang baskara menyentuh kalbu memberi sedikit kehangatan untuk jiwa yang di rundung rasa gelisah oleh hiruk pikuk dunia, warna dari sang cakrawala serta mega yang menghiasinya sangat indah.
Kedua netra yang terpejam, raga yang terdiam diterpa semilir anila, pun kedua kaki yang diterpa oleh deburan ombak, inikah yang dimaksud dengan nirwana? entahlah yang dirasa saat ini oleh raganya hanyalah sebuah ketenangan.
Pemikiran yang kacau sudah terbang terbawa oleh semilir anila dan beban yang di bawa di pundaknya turun terbawa oleh tirta dari lautan.
Bisakah waktu berhenti? aku ingin menggatikan candramawa ini dengan sandyakala, namun sesaat abhipraya itu lenyap bersama hilangnya sang baskara dan sandyakala, terganti oleh binar sang rembulan.
Ada sedikit rasa kecewa dalam diri, namun di dunia ini tidak ada yang abadi, sekalipun itu ketenangan. Ada kalanya nanti harus berhadapan dengan berisiknya dunia, dan setelahnya ketenangan itu akan datang.