Merayakan tahun baru termasuk begadang tanpa ada keperluan, padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang begadang setelah Isya tanpa ada hajat.
Merayakan tahun baru termasuk tabdzir, buang-buang harta untuk tujuan yang salah.
Merayakan tahun baru termasuk tabdzir, buang-buang harta untuk tujuan yang salah.
Rumaysho.Com
Hukum Merayakan Tahun Baru dalam Islam
Apa hukum merayakan tahun baru dalam Islam bagi seorang muslim? Sahabat Rumaysho, mari simak pembahasan ini disini.
“Para ulama berkata: makruh hukumnya berbincang-bincang setelah Isya, apabila pada perkara yang tidak ada mashlahatnya. Adapun apabila ada mashlahatnya maka baik dan bukan makruh. Misalnya seperti mempelajari ilmu, menceritakan kisah orang shlaih, berbincang-bincang dengan tamu, acara pernikahan, berbincang-bincang dan beramah-tamah dengan istri dan anak-anaknya dan perbincangan antar musafir.” [Syarah Muslim, 5/149]
muslim.or.id
Waktu Tidur Ideal Seorang Muslim
Waktu tidur ideal adalah langsung tidur setelah shalat Isya, tapi bila ada yang lebih mashlahat dan untuk kebaikan ia boleh melakukan aktivitas.
*50 Tahun Ibadah Yang Sia-sia*
_Imam Abu Hafsh r.a berkata: "Seandainya seorang hamba beribadah kepada Allah selama 50 tahun dan ketika datang hari Nairuz (salah satu hari besar Persia ada yang mengatakan hari Nairuz adalah tahun baru bagi penyembah api atau Majuzi) dan hamba tersebut memberi hadiah kepada salah satu orang kafir berupa sebutir telur karena ingin mengagungkan hari tersebut maka dia telah kafir dan semua amal ibadahnya telah hilang._
(Al Bahr Ar Ra'iq 'Ala Syarh Kanzi Ad Daqa'iq)
Ctt: Itu hanya satu telur saja dapat menghapus pahala ibadah selama 50 tahun, lalu bagaimana dengan Muslim yang bergembira dan merayakan serta ikut turun ke jalan meniup terompet dan menyalakan kembang api untuk mengagungkan malam ini?!
_Imam Abu Hafsh r.a berkata: "Seandainya seorang hamba beribadah kepada Allah selama 50 tahun dan ketika datang hari Nairuz (salah satu hari besar Persia ada yang mengatakan hari Nairuz adalah tahun baru bagi penyembah api atau Majuzi) dan hamba tersebut memberi hadiah kepada salah satu orang kafir berupa sebutir telur karena ingin mengagungkan hari tersebut maka dia telah kafir dan semua amal ibadahnya telah hilang._
(Al Bahr Ar Ra'iq 'Ala Syarh Kanzi Ad Daqa'iq)
Ctt: Itu hanya satu telur saja dapat menghapus pahala ibadah selama 50 tahun, lalu bagaimana dengan Muslim yang bergembira dan merayakan serta ikut turun ke jalan meniup terompet dan menyalakan kembang api untuk mengagungkan malam ini?!
_"Orang yang membaca al-Qur'an dan dia mahir dengannya akan bersama para Malaikat pencatat yang mulia lagi taat. Orang yang membaca al-Qur'an, sedangkan dia terbata-bata di dalamnya dan dalam keadaan berat, dia mendapatkan dua pahala."_
(HR. Al-Bukhari)
(HR. Al-Bukhari)
**Serial Adab Berinteraksi dengan Alquran*
1. Bersiwak
السِّوَاكُ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِّ مَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ.
(رَوَاهُ أَحْمَدُ)
_“Siwak membuat bersih mulut dan mendatangkan ridho Allah."_
(HR. Ahmad)
1. Bersiwak
السِّوَاكُ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِّ مَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ.
(رَوَاهُ أَحْمَدُ)
_“Siwak membuat bersih mulut dan mendatangkan ridho Allah."_
(HR. Ahmad)
**Serial Adab Berinteraksi dengan Alquran*
2. Berwudhu
لَا يَمَسُّهُ إِلَّا الْمُطَهَّرُوْنَ ﴿٧٩﴾
_“Alquran hanya boleh disentuh oleh orang yang dalam keadaan suci.”_
(Quran Surah Al-Waqi’ah: 79)
_Tujuan adab ini:_
_1. Agar siswa memuliakan Al-Qur'an._
_2. Agar siswa terbiasa dalam keadaan suci._
_3. Agar siswa selalu mendapat do'a malaikat selama dalam keadaan suci._
2. Berwudhu
لَا يَمَسُّهُ إِلَّا الْمُطَهَّرُوْنَ ﴿٧٩﴾
_“Alquran hanya boleh disentuh oleh orang yang dalam keadaan suci.”_
(Quran Surah Al-Waqi’ah: 79)
_Tujuan adab ini:_
_1. Agar siswa memuliakan Al-Qur'an._
_2. Agar siswa terbiasa dalam keadaan suci._
_3. Agar siswa selalu mendapat do'a malaikat selama dalam keadaan suci._