Pendidikan Merdeka Belajar
3.35K subscribers
563 photos
27 videos
35 files
636 links
Info dan tips pendidikan #MerdekaBelajar. Ayo ajak yang lain bergabung
Download Telegram
Merasa berat menjalankan peran sebagai guru? Kehilangan semangat seperti di awal mengajar dulu? Dapatkan inspirasi dari guru di seluruh nusantara. Ayo bergabung di Grup Telegram Temu Pendidik Mingguan. Klik https://telegram.me/mudikmingguan
Guru Merdeka Belajar

Anak negeri membawa sebuah mimpi
Terangi hati dengan pekerti
Tempat tumpuan sebuah cita
Hidupkan harapan dalam jiwa.
#
Kami guru nyalakan tanda tanya
Mencari jawaban bersama-sama
Merdeka belajar dan berkarya
Untuk masa depan anak-anak bangsa.
#
Ucap laku jadi keteladanan
Mendidik haruslah melibatkan
Membuka diri, slalu refleksi
Menjadi pelajar yang mandiri.
#
Pencipta: @tunggul_harwanto
Komunitas #GuruBelajar Banyuwangi

Sumber: https://instagram.com/p/BRhjWqQDB3q/
Ngobrol Publik @pspk_id di #PekanAmbon ttg Kompetensi guru dapat disaksikan videonya di http://bit.ly/BerandaAmbon
Temu Pendidik Komunitas Guru Belajar (KGB) Malang #2

Sabtu, 25 Maret 2017
14.00-16.00 WIB

Bertempat di Aula MTs Al-Huda, Jl Selat Sunda VII D-8 Sawojajar - Malang

Sesi berbagi oleh
(1)
Farah dan Jemy
Rumah Baca Merdesa
Literasi Masyarakat
(2)
Huda
KGB Malang
Metode Membuka Kelas Yang Asik dan Menyenangkan
(3)
Lany Rh
KGB Nusantara
Pendidik dan Kolaborasi untuk Pendidikan

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud #AksiPublik dalam #PestaPendidikan
Merdeka Belajar: Seni Tak Boleh Sepi

Najelaa Shihab (Pendidik)
(Link FB https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10154770786634681&id=741664680 )

Setiap berbicara tentang seni dan pendidikan, kita sering terperangkap dalam salah kaprah yang sudah menahun. Bahwa pendidikan seni berkait dengan keterampilan semata. Bahwa tujuannya mendapat pekerjaan di industri seni dan karenanya bukan untuk semua orang. Bahwa seni sekedar pelajaran tambahan yang tak mengapa dipinggirkan.

Padahal seni adalah pendekatan pendidikan yang sangat berarti. Pendidikan seni tidak terbatas pada minat dan bakat yang beruntung dimiliki sebagian anak sejak kelahiran, tetapi diperlukan semua anak, karena mendasari kemampuan berempati dan memecahkan masalah, yang bermanfaat bagi semua profesi. Riset juga jelas mendukung penempatan seni sebagai disiplin yang terintegrasi ke kurikulum inti, bukan sekedar ekstra yang dilaksanakan setengah hati.

Buat sebagian kita, mengapresiasi seni atau berkarya lewat seni adalah bagian penting dari kehidupan sebagai manusia. Tak terbayang rasanya olahraga saya tanpa mendengar musik atau liburan saya tanpa menulis puisi. Namun pengalaman dengan kesenian di sebagian besar institusi pendidikan kita adalah pengalaman yang sangat terbatas. Guru mengajar recorder atau pianika bukan untuk mengasah musikalitas, hanya karena diharuskan pekerjaan. Dulu gerak dan lagu yang dihafalkan setiap hari hanya senam kesegaran jasmani, hingga sekarang pun banyak murid tidak mendapat pengalaman menggubah lagu atau main wayang untuk menyampaikan pesan yang relevan.

Buat banyak murid dengan nilai pelajaran seni "tertinggi" pun, menonton film atau mencatat di museum jauh lebih sering dilakukan daripada menganalisa latar belakang skenario yang ditayangkan atau memahami kaitan goresan lukisan dengan perubahan zaman. Pelajaran kesenian di institusi pendidikan kita lebih banyak yang pasif daripada aktif. Seni di sekolah kita lebih sering dipaksa dilakukan di lembar LKS dan perlombaan daripada dipraktikan dengan otentik di tempat publik dan pertunjukan.

Begitu banyak kesempatan tersedia untuk terlibat dalam kegiatan seni di sekitar kita. Mengamati patung di pinggir jalan, mendengarkan suara alam atau bahkan keheningan, memahami cerita batik yang dikenakan, mendokumentasikan uniknya bangunan selama perjalanan, bisa dilakukan mudah dan murah oleh berbagai usia. Saat ini hampir tidak ada hambatan berkreasi, saat ini seni bisa dibincangkan menggunakan teknologi.

Semua guru bisa menumbuhkan kompetensi seni anak, semua orangtua bisa menjadi teladan mengapresiasi kesenian. Seni menjadi pintu untuk berbagai ilmu - pemahaman mengenai pola, sikap berbudaya, pengetahuan tentang keragaman, keterampilan menarasikan gagasan. Semua kompetensi abad ini, jadi jauh lebih mudah dicapai sembari berkesenian, karena kita secara alamiah tertarik pada keindahan.

Seniman di sekitar kita, sebetulnya punya tanggung jawab lebih untuk ambil peran. Dalam kenyataannya, banyak insan kesenian punya pengalaman negatif tentang persekolahan, karena kebebasan yang menjadi ciri seniman sering terpenjarakan justru oleh sistem pendidikan. Butuh komitmen untuk mengatakan bahwa semua pendidik seharusnya punya tujuan mengembangkan kesenian. Butuh keberanian untuk barengan menyatakan bahwa semua seniman sejatinya adalah pendidik masa depan.

Sejarah membuktikan betapa kuat dan berharganya seni untuk menjadi jembatan dari banyak isu dan kepentingan di dunia ini. Karya seni Islami yang membuka percakapan berbagai pihak tentang moderasi, cerita di layar yang menggerakkan jutaan orang untuk berefleksi dan melakukan aksi untuk bumi. Saya beruntung dikelilingi sahabat di bidang seni yang selalu peduli, tidak hanya sibuk dengan karya dan profesi sendiri. Di sinedu.id, di Pesta Pendidikan dan banyak inisiasi lain, mereka meluangkan waktu untuk melakukan sesuatu berkait seni dan edukasi. Berbagi keyakinan inovasi seni bisa jadi solusi pendidikan di negeri ini.

Jangan biarkan anak-anak yang punya potensi untuk mencintai seni dan berkontribusi, menjadi anak-anak yang kesepian di ha
laman rumah dan sekolah kita sendiri.

#SemuaMuridSemuaGuru
Temu Pendidik #GuruBelajar Sorowako | Sabtu, 1 April 2017 | 09.00 - 11.00 WIB | SD YPS Lawewu | Belajar dari mereka yang telah melalangbuana | #AksiPublik #Pekan2017
Suara Anak Jogja siap kembali menginspirasi. Pernah dengar Suara Anak tapi masih belum jelas apa itu?

Suara Anak adalah gerakan utk menghargai ketekunan anak dlm menekuni kegemarannya. Ini adalah bentuk menghargai proses yg dialami anak. Dalam forum ini, anak-anak diberi ruang untuk presentasi selama 5-8 menit utk menceritakan pengalaman seru mereka menekuni bakatnya.

Dan satu lagi, forum ini bukan lomba. Karena bagi kami, setiap anak istimewa apapun bakat yg mereka tekuni.

Silahkan, bagi anak seluruh Indonesia usia 6-18 yang ingin berkisah pengalaman menekuni hobi, atau misi sosial bisa ikut daftar di sini http://bit.ly/DaftarSuaraAnak
Inilah kata guru-guru Ambon tentang #MerdekaBelajar. Mereka begitu antusias mengikuti pelatihan selama 6 jam. Sekali lagi bukti bahwa guru pada dasarnya semangat belajar selama pelatihannya bermakna dan ada kepercayaan terhadap mereka. Ikuti pelatihan #MerdekaBelajar di #PekanYogya (22 April), #PekanMakassar (13 Mei) dan #PekanJakarta. Segera daftarkan diri Anda di http://bit.ly/GMBPekan
Selamat hari Jumat, para #GuruBelajar

Malam ini, kita akan bertemu lagi di https://telegram.me/mudikmingguan untuk berbincang dengan topik

"Jebakan Pembelajaran yang Menyenangkan".

Bersama Ibu Ameliasari Kesuma seorang pendidik, penulis, blogger, dan tentunya seorang yang selalu berusaha mengembangkan diri.

Saya, intan irawati akan memandu sebagai moderator.

Sampai bertemu nanti pada :
18.30 - 20.30 WIB
19.30 - 21.30 WITA
20.30 - 22.30 WIT

Merdeka!