Pendidikan Merdeka Belajar
3.35K subscribers
563 photos
27 videos
35 files
636 links
Info dan tips pendidikan #MerdekaBelajar. Ayo ajak yang lain bergabung
Download Telegram
Yuk hadiri
Temu Pendidik - Pekan Bandung
Merdeka Belajar, Siap Mengajar

Narasumber:
Sinta Ratna Sari - Lesson Study
Iden Wildensyah - Literasi
Titin Rostika - Pendidikan Inklusi
Kinkin Karimah - Pendidikan Karakter

Jumat, 24 Februari 2017, 15.00 - 17.30 WIB
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Daftar di http://bit.ly/MudikPekan
Selamat siang, selamat hari Jumat 😊
Selamat harinya diskusi Komunitas Guru Belajar!

Kami ingin mengajak Bapak Ibu Guru dan para orang tua semua untuk sejenak saja bergabung, membicarakan KETIKA MURID MENULIS

Diskusi malam ini akan menghadirkan narasumber bapak Luthfi Ersha dari SMAN 2 Depok.
Saya, intan irawati, penggerak Komunitas Guru Belajar jakarta timur akan mengawal diskusi sebagai moderator.

Catat waktunya ya :
Indonesia Timur: 20.30-22.30
Indonesia Tengah: 19.30-21.30
Indonesia Barat: 18.30-20.30

Klik https://telegram.me/diskusigurubelajar

Sampai jumpa 😉
Merdeka!
Pendidik Bukan Karier Biasa
http://bit.ly/RizqyBogor
Kampus Guru Cikal adalah Lembaga pengembangan KARIER guru dan tenaga kependidikan yang percaya guru dengan KEMERDEKAAN Belajar adalah kunci perubahan pendidikan untuk Mewujudkan Pelajar yang KOMPETEN, Ekosistem pendidikan yang KOLABORATIF dan Indonesia yang Demokratis.
.
Dalam Pesta Pendidikan 2017, Kampus Guru Cikal mengadakan
.
Pelatihan Sehari Guru Merdeka Belajar
.
Sabtu, 25 Februari 2017, 08.00 - 16.00 WIB
Bandung Planning Gallery (BPC) - Kompleks Balaikota
.
Daftar di http://bit.ly/GMBPekan
Merdeka Belajar: PESTA PENDIDIKAN, BARENGAN!
Najelaa Shihab (Inisiator Pesta Pendidikan)
.
Rangkaian PESTA PENDIDIKAN 2017 dimulai akhir pekan ini di Bandung. Kota yang disepakati menjadi pembuka dari Festival Publik di lima kota, karena selama ini sudah merintis upaya belajar, bergerak dan bermakna berbagai pemangku kepentingan pendidikan.
.
Salah satu pertanyaan yang diajukan saat mendengar PESTA PENDIDIKAN adalah mengapa memilih kata Pesta. Kata mereka, begitu bertumpuk masalah dalam pendidikan kita; banyak anak sulit mengakses pelajaran, berderet proses yang tidak berkualitas dan kesenjangan masih terjadi di penjuru negeri. Tak perlu data empiris untuk sepakat pada pernyataan ini, di sekeliling kita pun kita menyaksikannya. Mata, telinga dan hati manusia memang mudah tersentuh oleh cerita duka dan darurat.
.
Kami di PESTA PENDIDIKAN yakin bahwa perubahan pendidikan Indonesia juga membutuhkan narasi yang berbeda. Di sekeliling kita bertumpuk contoh praktik baik, banyak karya yang melintasi batas, berderet gerakan yang menghasilkan solusi. Untuk ini, kita perlu data, karena sesuatu yang positif sering lebih susah ditangkap mata atau menarik perhatian media.
.
Karena itu PESTA PENDIDIKAN ada, menjadi katalisator dari alternatif yang mungkin, jalan keluar yang mulai dibuktikan, teladan bagi banyak keterbatasan. Di PESTA PENDIDIKAN, kita merayakan kebangkitan pendidikan. Tidak biasa di situasi pendidikan Indonesia terbiasa fokus pada masalah, tapi justru perlu diceritakan sebagai langkah menuju perubahan.
.
Salah satu kenyataan yang ditampilkan saat mengamati kegiatan publik di PESTA PENDIDIKAN, urusan pendidikan bukan sekedar tentang sekolah, ujian atau guru.
.
Kami di PESTA PENDIDIKAN menunjukkan pendidikan tidak hanya terjadi di ruang kelas, tapi juga di dapur rumah, jalan lingkungan, balai kota dan layar kaca. Pendidikan bukan sekedar lulus ujian, tapi juga mengasah karakter dan kepemimpinan, menumbuhkan hubungan keluarga juga sebagai warganegara, mengembangkan diri dan berkontribusi.
.
Karena itu PESTA PENDIDIKAN ada, mengingatkan kembali bahwa Pendidikan melintasi banyak tempat dan tujuan. Di Pesta Pendidikan, kita menagih komitmen untuk pendidikan. Tidak biasa di situasi pendidikan Indonesia yang terbiasa dengan retorika, tapi justru perlu dideklarasikan sebagai langkah menuju perubahan.
.
Salah satu kesenangan yang dirasakan saat terlibat di PESTA PENDIDIKAN adalah banyaknya yang ikut BARENGAN. Ternyata di perjalanan ini, banyak yang merasa sendirian dan kesepian.
.
Kami di PESTA PENDIDIKAN percaya bahwa pendidikan membutuhkan beragam peran. Pendidikan bukan melulu beban murid, tapi dipikul bersama guru dan orangtua, tetangga dan pemuda karang taruna, pegiat komunitas dan seniman, pelaku usaha dan pejabat pemerintah.
.
Karena itu, PESTA PENDIDIKAN ada, menjadi simpul dari semua yang peduli. Di PESTA PENDIDIKAN kita memilih momentum untuk jaringan Pendidikan. Tidak biasa di situasi pendidikan Indonesia yang terbiasa bersaing dan saling menyalahkan, tapi justru perlu dilakukan sebagai langkah menuju perubahan.
.
Ayo berPESTA merayakan teladan di sekeliling kita!
.
Ayo menagih komitmen kita untuk PENDIDIKAN!
.
Ayo BARENGAN berperan pada momentum Festival Publik di Taman Sejarah dan Balai Kota Bandung!
Terbit setiap bulan, KILAS berupaya menggunakan pendekatan sistem untuk mengamati kebijakan pendidikan. Dalam Edisi Ketujuh ini, Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan - PSPK​ menyoroti sejumlah isu yang dipaparkan dalam tajuk edisi sebagai berikut:

1. Peran Kurikulum Lokal Bandung Masagi

2. Penyiapan dan Pengembangan Kepala Sekolah di Indonesia Dulu dan Sekarang

3. Pendidikan dan Kemampuan Berpikir Reflektif

4. Reimajinasi Pendidikan Profesi Guru


BACA LENGKAPNYA: KILAS EDISI 7

http://pspk.web.id/uncategorized/kilas-pendidikan-edisi-7/
TELAH TERBIT!
Surat Kabar #GuruBelajar II Tahun Kedua: Komitmen pada Tujuan Belajar .
Unduh di http://bit.ly/SKGuruBelajar8 .
Edisi sebelumnya
Edisi 7 http://bit.ly/SKGuruBelajar7 : Refleksi Belajar
Edisi 6 http://bit.ly/SKGuruBelajar6 : Merdeka Belajar
Edisi 5 http://bit.ly/SKGuruBelajar5 : Hari Pertama Sekolah
Edisi 4 http://bit.ly/SKGuruBelajar4 : Pendidikan Budi Pekerti
Edisi 3 http://bit.ly/SKGuruBelajar3 : Disiplin Positif
Edisi 2 http://bit.ly/SKGuruBelajar2 : Asesmen Otentik
Edisi 1 http://bit.ly/SKGuruBelajar1 : Guru Belajar
Apakah Anda seorang Guru yang Merdeka Belajar? Atau ingin Merdeka Belajar? Ingin memberi dampak positif pada kelas dan lingkungan Anda?

Yuk bergabung di Grup WA Guru Belajar di berbagai daerah. Silahkan klik link grup WA KGB sesuai daerah Anda

Aturan grup WA KGB
1. Buat anggota baru, silahkan perkenalkan diri. Nama dan sekolahnya
2. Topik WA hanya boleh yang berkaitan dengan kesulitan dan solusi pengajaran di kelas
3. Dilarang memposting spam, promo, HOAX dan yang tidak berkaitan dengan topik.
4. Saling menghargai, saling mendengar, saling berbagi.
5. Mereka yang melanggar aturan grup akan langsung DIKELUARKAN dari grup
6. Aturan lain akan ditambahkan bila diperlukan

Grup Temu Pendidik Mingguan Telegram: https://telegram.me/mudikmingguan
Kanal Telegram Guru Belajar di Telegram: https://telegram.me/GuruBelajar

Link Grup WA KGB Daerah

Bandar Lampung https://chat.whatsapp.com/8hCk50Um4XSFLP28csqkEo
Bandung https://chat.whatsapp.com/DYzkRjscXPH2buditBVVqy
Banyuwangi https://chat.whatsapp.com/7bgEDdaQcMXAG8ESoXNvVy
Bantaeng https://chat.whatsapp.com/0BsEk7w8tx29CHRCP4ta0R

Bekasi https://chat.whatsapp.com/0Wv8HOtJrhcEcnEFVPTt1M
Blitar https://chat.whatsapp.com/6jEPTalGwMo1bYvVQMdHHd
Bengkulu https://chat.whatsapp.com/H634RwOgxBk9vAhOKi5RUp
Bojonegoro https://chat.whatsapp.com/LYxWHvUl0P6Ixr0hFI5ypw
Bogor https://chat.whatsapp.com/JUiAAE2TghO1d1bKmYmAKq

Cirebon https://chat.whatsapp.com/G9wOOCvMWTX0wyGbVL77go
Demak https://chat.whatsapp.com/5I3GPztW6SUBNjPcCwpQ2u
Depok https://chat.whatsapp.com/6qYOdyYmpmS99zgiQmlf0r
Garut https://chat.whatsapp.com/CD7x0hlXYETIoGlg7aXpwN

Jakarta Barat: https://chat.whatsapp.com/E3KGOfy10cpEpHFU8cpYwL
Jakarta Pusat https://chat.whatsapp.com/FdXO5INKZoaK4ZxcFgo4PF
Jakarta Selatan: https://chat.whatsapp.com/1Q3EP5C4HIB7gJS1p4Yf2X
Jakarta Timur https://chat.whatsapp.com/6hJvZqbsGvQLgGZbJwVn3m

Janeponto https://chat.whatsapp.com/A64rRusM5Q4LK72KZpxpM7
Jambi https://chat.whatsapp.com/JV75Se0bMz4CvIGzLHob5s
Jember https://chat.whatsapp.com/KBe1bRmvajT8QDZsuTUjrL
Jepara https://chat.whatsapp.com/AYkYJJHk7I18TNBJS8oRIg

Kediri https://chat.whatsapp.com/CQLsaih3xif195nVzqVuvm
Kepulauan Seribu https://chat.whatsapp.com/16nBpwXFDjC7f0M9ZQlgbR
Kota Sukabumi https://chat.whatsapp.com/LlUcQBwzr2413TrS8mADwj
Kupang https://chat.whatsapp.com/KeDUMbVZudVGd5UMcFhjS4

Lamongan https://chat.whatsapp.com/DezmWliQ9m3BARTNYngDun
Lampung Selatan https://chat.whatsapp.com/9nVt1XC02zG1oY4vvMHsIp
Langkat https://chat.whatsapp.com/528B1mPXZhX7uiGtUxU6bG
Lubuklinggau https://chat.whatsapp.com/BZ5MWtDIC9K60YUhbmZNF7

Madiun https://chat.whatsapp.com/CzRTWiBrxGM8C9FietoVnW
Majalengka https://chat.whatsapp.com/4wlRGLwDhIY3eFAGqUmvcM
Malang https://chat.whatsapp.com/67IChDD47Yi75lUV8rDNjH
Maluku https://chat.whatsapp.com/EexSmAZwKcY4PPmZ1XrmKp
Makassar https://chat.whatsapp.com/BrRLhARy08R0ebIm5Ctg9E

Mataram https://chat.whatsapp.com/KBZnlnuQS2N277mWxtUa55
Medan https://chat.whatsapp.com/3eoeu6ZhAD4B7Nz0k2qpiq
Mataram https://chat.whatsapp.com/KBZnlnuQS2N277mWxtUa55
Metro - Lampung https://chat.whatsapp.com/0Ei8ma8QB9cDeCwvoKkyIW
Mojokerto https://chat.whatsapp.com/KL8I1aLI8WL9ipIep3t0Cp

Palu https://chat.whatsapp.com/LiTm76H7OiH5F58B4P7wRi
Papua https://chat.whatsapp.com/HLqXbN09XgYKOTfAYKJ61V
Palembang https://chat.whatsapp.com/2bjsfVUpspZ9Gy1UG9YF0u
Pati https://chat.whatsapp.com/1BBOCH0daSjD5bgJlr2Sym

Pekalongan https://chat.whatsapp.com/791Fpa8mSv4LC7JoQDXHCE
Pekanbaru https://chat.whatsapp.com/EqugdIcshXCBbUDzgHyqZI
Pesisir Selatan https://chat.whatsapp.com/9KrbZA4Tv8XGEW5bs7WLpI
Pinrang https://chat.whatsapp.com/75M00W3yjYEGCDI6tUE9sC

Purbalingga https://chat.whatsapp.com/7KobCiQURqK5gL0LUP8gCS
Purwakarta https://chat.whatsapp.com/7jjiCimLRIJKNxVYYfq6Jc
Purwokerto https://chat.whatsapp.com/EALoeF0tNE1LEEuBVP7S4V

Salatiga https://chat.whatsapp.com/JpLzZZQkmKN5pNgIgahBE2
Samarinda https://chat.whatsapp.com/AyFDjKQpMo00rF4MKtFXAE
Sanggau https://chat.whatsapp.com/7dd14jvfql3KsUEB3MawEG

Semarang https://chat.whatsapp.com/0WmJBBnoixkHmQKv7KgEnx
Sidoarjo https://chat.whatsapp.com/KupREIr9HHO0R8GkSgReNS
Sinjai https://chat.whatsapp.com/8AeN7aSOPPa1V4eJPd4NpU

Solo Raya https://chat.whatsapp.com/EgI0FfKSaD9GY0AGeoFifm
Solok https://chat.whatsapp.com/71ZVirqSYML90x1DQcASmS
Soroako https://chat.whatsapp.com/LVPbGYkVVdWBxlFzA54MWa
Surabaya https://chat.whatsapp.com/DzLNnSC6Y68HrKZ0u9kTUq

Takalar https://chat.whatsapp.com/H7ztr1lEjgTFLhYGWgwNe0
Tanah Bumbu https://chat.whatsapp.com/LQnwYzpVWjCFnPglDDmo1U
Tangerang Selatan https://chat.whatsapp.com/GYHJIxd8G5tHYsxpJphQfW
Tasikmalaya https://chat.whatsapp.com/L0gxapgKFIzJirwvioP6e1

Yogya https://chat.whatsapp.com/JE2xx5qP0shJY0VDKuC3yD
Wajo https://chat.whatsapp.com/1TQOJfPmI7hH8ZTqx0xHcO
Wonosobo https://chat.whatsapp.com/HUZkYgIpKGI2xlDLvEsFOA

Daerah lain akan ditambahan apabila ada yang berminat. Silahkan ajukan usulan di kolom komentar

Komunitas Guru Belajar (KGB) percaya bahwa belajar bisa dari siapa saja. Sumber inspirasi bukan figur yang serba tahu dan sempurna, tapi rekan seperjalanan yang realistis dengan pengalaman nyata, dan praktis, seringkali gagal sebelum berhasil. Karena itu, Komunitas Guru Belajar menyelenggarakan Temu Pendidik yang menghadirkan sesama guru sebagai narasumber untuk berbagi praktik cerdas pengajaran dan pendidikan. Selain itu, Komunitas Guru Belajar membentuk grup Whatsapp per daerah untuk berkoordinasi mengadakan Temu Pendidik maupun berbagi praktik cerdas di sekolah. Informasi tentang Komunitas Guru Belajar dapat dipelajari di http://bit.ly/BukuKGB

Sumber: http://bit.ly/InfoKGB
Halo!
Apa kabarnya?

Di dalam kurikulum 2013 ada istilah pembelajaran berbasis proyek. Namun nyatanya proyek yang ada di buku guru atau buku siswa tidak relevan dengan kebutuhan siswa. Satu proyek untuk semua siswa di kelas, dan akhirnya menghasilkan produk yang sama sesuai buku tsb.

Bagaimana Guru Fithri membuat proyek kelas jadi beragam, tidak seragam lagi?
Bagaimana proyek tersebut menjadi bermakna bagi siswa?

Ikuti Temu Pendidik Mingguan Komunitas Guru Belajar dengan topik "Proyek Belajar yang Bermakna"

Klik https://telegram.me/mudikmingguan

Jumat, 3 Maret 2017
Indonesia Timur : 20.30 - 22.30
Indonesia Tengah : 19.30 - 21.30
Indonesia Barat : 18.30 - 20.30.

Narasumber
Fithriyah Mulyasari
KGB Sidoarjo
Guru SDN Gelam 2 Kabupaten Sidoarjo

Moderator:
Rizqy Rahmat Hani
Kampus Guru Cikal
Merdeka Belajar: Waktu Terbuang, Waktu Terbilang
Oleh Najelaa Shihab

Minggu demi minggu berlalu, hampir tidak ada di antara kita, yang bisa mengklaim kelebihan waktu. Kita semua terburu-buru, di ruang kelas atau meja makan keluarga, di tempat rapat atau taman bermain. Bahkan bagi anak sekalipun, hilang kemewahan yang kita rasakan dulu -- diajak berbincang dari hati ke hati, dibiarkan melamun menabung mimpi.

Kita punya alasan penting, berpacu dengan waktu, dan menjadi terlalu produktif. Padahal data menunjukkan, yang mendorong seseorang terus kreatif justru kesempatan sejenak reflektif. Kita punya urusan genting, mengaku tak punya waktu, dan menunda menikmati hubungan. Padahal riset mengatakan, yang menumbuhkan kekeluargaan bukan hanya kualitas interaksi tapi syarat jaminan kuantitas waktu memadai.

Katanya, ada dua tipe manusia, yaitu: menyesali hal-hal yang mereka lakukan, dan menyesali hal-hal yang tidak dilakukan. Entah kenapa, kalau dipaksa memilih, saya merasa kelompok pertama lebih beruntung dengan waktu daripada kelompok kedua. Mungkin karena saya juga merasa, bahwa salah satu kata tersedih untuk diucapkan adalah "seandainya...".

Karena saya perempuan, saya tumbuh dengan kesadaran bahwa hubungan waktu dengan peran gender juga tidak sederhana. Sebagian orang mengatakan, perempuan lebih pintar menyelesaikan banyak tugas bersamaan. Saya tahu, buat kita ini bukan soal pilihan, tapi memang karena setiap saat kita menjalankan begitu banyak peran. Saya yakin, misalnya, tidak ada satupun di antara kita yang menjadi Ibu paruh waktu - walaupun saat sibuk di pekerjaan dan arisan atau di berada di perjalanan dan bersama pasangan.

"Tipu daya" waktu luar biasa, bahkan untuk orang-orang dengan pengetahuan atau jabatan tinggi sekalipun. Kita sulit memutuskan mana pekerjaan prioritas atau jarang membuktikan cinta dengan perhatian- kecuali saat sudah terlambat. Di sini gunanya mendengarkan alarm diri, di sini berharganya punya seseorang yang peduli.

Ada hal tertentu yang memang tidak bisa dipaksakan, tapi harus dipelajari perlahan dengan pengalaman - berikut beberapa hal yang bisa dipraktikkan:

1. Memenuhi kebutuhan diri, misalnya untuk olahraga, bukan soal ada tidaknya waktu tersisa, tapi perlu masuk ke daftar yang harus dipaksakan agar biasa.

2. Berempati pada kebutuhan kekasih yang berarti, bisa ditunjukkan dengan sederhana apabila kita berkonsentrasi. Hadir sepenuh hati dan sepenuh tubuh, tanpa distraksi, akan membuat waktu bersama selalu dirindu.

3. Percayalah, kesibukan bukan tujuan. Bukan juga indikator pentingnya seseorang. Tak perlu merasa istirahat adalah waktu yang terbuang. Sesungguhnya banyak hal yang menjadi lebih bermanfaat saat kita bisa mengatakan tidak.

4. Transisi waktu dan waktu transisi, seringkali kurang kita pikirkan. Padahal banyak kebutuhan atau urusan yang bisa diselesaikan di antara berbagai peran atau di sela perjalanan.

5. Mampu mendelegasikan kewenangan dan bisa menggunakan teknologi, adalah kemampuan mutlak yang harus dimiliki. Kebanyakan kita terperangkap di situasi berlawanan yang tidak menguntungkan, terlalu banyak membebani diri atau justru dikuasai teknologi.

Sebagaimana banyak hal dalam pendidikan, sebagian besar strategi ini lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Semoga menghabiskan waktu membaca dan menulis catatan di akhir pekan ini, membuat kita mampu membantu diri sendiri, sambil terus berlatih setiap hari.

#SemuaMuridSemuaGuru
Membongkar Miskonsepsi, Menjadi Guru Merdeka Belajar

Guru belajar seringkali disalahartikan sebagai kegiatan di kelas, dimotivasi sogokan dan hukuman (reward & punishment), hanya bisa belajar dari pakar, menduplikasi resep mengajar, perubahan terjadi seketika dan capaian hanya dinilai secara individual. Sejumlah miskonsepsi tersebut yang membuat guru terbelenggu yang gagap dalam menjalankan profesi sebagai pendidik. 

Kampus Guru Cikal hadir untuk berjuang melawan miskonsepsi pengembangan guru tersebut. Dengan menggunakan Model Pendidikan Guru Cikal dari hasil refleksi 18 tahun mendampingi Sekolah Cikal, Kampus Guru Cikal menyediakan beragam aktivitas bagi guru melakukan pengembangan diri. Pintu masuknya adalah Pelatihan Guru Merdeka Belajar yang diluncurkan pada Pesta Pendidikan 2017 - Bandung.

Dalam pelatihan tersebut, para guru diajak mendapatkan pemahaman mengenai konsep dan kompetensi merdeka belajar. Dari pemahaman itu, peserta diajak menganalisis kondisi yang dibutuhkan guru dan murid untuk merdeka belajar. Setelah itu, guru diajak untuk merancang pengembangan diri sebagai guru merdeka belajar dan membuat rancangan untuk memulai kelas dengan semangat merdeka belajar.

Pelatih Kampus Guru Cikal akan memandu pelatihan dengan diferensiasi strategi belajar, mendapatkan pemahaman bermakna dari pengalaman, diperkaya dengan praktik dan disesuaikan dengan kebutuhan dan konteks peserta pelatihan. Dalam 6 jam, peserta diajak untuk aktif belajar, mendapatkan pelajaran sekaligus berbagi pelajaran dengan peserta yang lain. Setelah pelatihan, peserta pelatihan belajar melalui grup WA dengan mentor dari Kampus Guru Cikal dan berbagi praktik dengan Komunitas Guru Belajar yang saat ini telah ada di lebih dari 67 daerah. 

Bila Anda adalah seorang guru yang bersemangat belajar, ingin merdeka belajar dan mendapatkan komunitas yang kondusif buat belajar, maka penting bagi Anda untuk mengikuti Pelatihan Guru Merdeka Belajar di Pesta Pendidikan 2017.

Di Pesta Pendidikan Ambon, pelatihan akan diadakan pada Jumat, 17 Maret 2017, 08.00 - 16.00 WIT di SMAN 1 Ambon. Jadi tunggu apalagi, silahkan daftarkan diri di http://bit.ly/GMBPekan

Informasi: Silahkan kontak grup WA KGB Maluku di http://bit.ly/WAKGBMaluku

Mari rebut kembali, kemerdekaan belajar kita sebagai guru :)

Sumber: http://bit.ly/BlogPekanGMB