berangkat dari tulisan ini, clementine bilang dia sangat-sangat menyayangi benjamin. lebih dari apa yang benjamin pikirkan semula. tapi karena diharuskan memilih, clementine bilang ia tetap pilih yang bukan benjamin. karena ia yakin, benjamin juga nggak akan pilih clementine. jadi yaaa gitu, betul-betul soulmates who wasn’t meant to be.
aku jadi kepikiran mau buat versi cle dan ben yang lain! semoga kecapai kalau engga sibuk 😩
“whatever means to leave, leave.”♥️
aku jadi kepikiran mau buat versi cle dan ben yang lain! semoga kecapai kalau engga sibuk 😩
“whatever means to leave, leave.”♥️
senandika.
Bayi Mereka yang Pulang sebagai Ksatria
tulisan ini aku buat untuk meromantisasi kehidupan rantauku yang sebenarnya kurang menyenangkan. masuk sekolah semi-militer itu seperti daging yang dipaksa olah menjadi kornet oleh seekor macan. banyak pengalaman yang aku rasakan selama hampir empat tahun ditempa, tapi perasaanku selalu berada di rumah. aku nggak pernah menangis kalau kangen rumah, yaaa karena aku berpikir rumahku nggak akan pindah, disitulah, yang ada keluargaku. tapi baru kemarin kupikir aku nggak pernah menulis soal seberapa khawatirnya ayah dan ibuku selama aku tidak di rumah. sehingga aku tulis ini sebagai ucapan terima kasih kepada mereka.
untuk anak-anak bayi yang dipaksa tinggalkan rumah, semangat dan selamat menjalani simulasi kehidupan yang sebenarnya! mari sama-sama saling menguatkan ♥️
untuk teman-teman yang baca ini, semoga teman-teman bisa menemukan seseorang yang bisa mencintai teman-teman dengan tulus, tanpa paksaan, tanpa kurang suatu apapun 🫶🏻😜
❤1
selamat 5 tahun berdirinya senandika! awalnya kanal ini dibuat untuk mempersembahkan satu dua tulisan amatir untuk orang spesialku waktu itu, namanya gema. sebelum ada senandika, ada selaksa kata. tapi aku rasa tulisanku lebih berkembang saat aku punya senandika. dari media menulisku yang masih bubble chat, telegraph, write as, sampai ke medium. 5 tahun ini banyak pelajaran yang aku ambil. dimulai dari perubahan gaya menulisku, tata bahasaku, pembacaku, semuanya.
aku senang sekali punya kanal ini! aku senang dikenal sebagai ann, sebagai hansen, sebagai hannah, pun juga sebagai han!
terima kasih sudah membersamai aku dan perjalanan menulisku di kanal ini selama 5 tahun. ♥️
aku senang sekali punya kanal ini! aku senang dikenal sebagai ann, sebagai hansen, sebagai hannah, pun juga sebagai han!
terima kasih sudah membersamai aku dan perjalanan menulisku di kanal ini selama 5 tahun. ♥️
❤3
halo! teman-teman, alhamdulillah untuk saat ini aku sudah lulus dari kuliahku. dan belum masuk kerja, kemungkinan bulan depan baru masuk kerja. jadi kalau ada yang mau komisi menulisku, atau kerja sama denganku, boleh contact aku di @annthewhale yaa! ♥️
senandika.
halo! teman-teman, alhamdulillah untuk saat ini aku sudah lulus dari kuliahku. dan belum masuk kerja, kemungkinan bulan depan baru masuk kerja. jadi kalau ada yang mau komisi menulisku, atau kerja sama denganku, boleh contact aku di @annthewhale yaa! ♥️
still open for writing commission! contact me on @annthewhale
hai, ini ann dan kebetulan paragraf ini saya tulis saat sang kasih sedang tidur. ya betul, ini kepunyaan saya, kami pendekatan hampir 3 bulan. saya yang sempat ragu karena saya takut di dunia ini tidak ada yang bisa menangani saya seperti apa yang dikatakan masa lalu saya sebelumnya, saya yang sempat ragu kalau dia cukup punya nyali untuk main-main atau saya akan tersakiti lagi. sehingga beranjak dari situ saya mengulur waktu untuk melihat kesabarannya. sesabar apa ia untuk tetap bersama saya dan hasilnya, 100% tidak ada yang berubah darinya.
saya berpikir mungkin inilah bentuk perminta maafan-Nya setelah saya disakiti hingga kehilangan diri saya sendiri. tapi sebetulnya Tuhan tidak perlu minta maaf atas hal apapun yang terjadi kepada saya. kekasih saya yang sekarang adalah murni sebuah ‘gift’ dari Tuhan. and yes, he is definitely my greatest gift.
saya tau paragraf ini mungkin akan ia baca ketika saya menunjukkannya. saat ini kami sedang dalam tahap uji coba hubungan jarak jauh. kami punya rencana yang besar dalam waktu yang tidak terlalu lama. ke depan saya ingin sekali punya banyak waktu bersamanya.
kekasih saya adalah orang pertama yang saya beri tahu bahwa saya ingin kembali buka komisi menulis. bukannya melarang karena takut terlalu sibuk, ia justru jadi orang pertama yang tersenyum lebar dan menyumbangkan sedikit rezekinya ke saya lewat qris yang baru saya buat. ini tentu membuat saya berpikir bahwa ia adalah alasan saya bersyukur setiap hari. kehadiran keluarga, dan kekasih saya adalah bentuk kekuatan terbesar saya selama menjalani fase kehidupan yang sebenarnya setelah lulus dari kehidupan asrama selama 4 tahun lamanya.
selama merantau saya tidak pernah ingin menceritakan ini itu kepada orang tua saya. fase paling berat saya lalui saat 1 tahun pertama hidup di asrama, dan 6 bulan terakhir hidup di sana. saya beruntung di sisa-sisa kehidupan saya di asrama yang berat dan jauh dari keluarga itu, saya punya kekasih saya.
saya berpikir mungkin inilah bentuk perminta maafan-Nya setelah saya disakiti hingga kehilangan diri saya sendiri. tapi sebetulnya Tuhan tidak perlu minta maaf atas hal apapun yang terjadi kepada saya. kekasih saya yang sekarang adalah murni sebuah ‘gift’ dari Tuhan. and yes, he is definitely my greatest gift.
saya tau paragraf ini mungkin akan ia baca ketika saya menunjukkannya. saat ini kami sedang dalam tahap uji coba hubungan jarak jauh. kami punya rencana yang besar dalam waktu yang tidak terlalu lama. ke depan saya ingin sekali punya banyak waktu bersamanya.
kekasih saya adalah orang pertama yang saya beri tahu bahwa saya ingin kembali buka komisi menulis. bukannya melarang karena takut terlalu sibuk, ia justru jadi orang pertama yang tersenyum lebar dan menyumbangkan sedikit rezekinya ke saya lewat qris yang baru saya buat. ini tentu membuat saya berpikir bahwa ia adalah alasan saya bersyukur setiap hari. kehadiran keluarga, dan kekasih saya adalah bentuk kekuatan terbesar saya selama menjalani fase kehidupan yang sebenarnya setelah lulus dari kehidupan asrama selama 4 tahun lamanya.
selama merantau saya tidak pernah ingin menceritakan ini itu kepada orang tua saya. fase paling berat saya lalui saat 1 tahun pertama hidup di asrama, dan 6 bulan terakhir hidup di sana. saya beruntung di sisa-sisa kehidupan saya di asrama yang berat dan jauh dari keluarga itu, saya punya kekasih saya.
dari sudut pandang ini, saya berharap teman-teman maupun pembaca yang sedang patah hati, percaya bahwa Tuhan akan mengirimkanmu seseorang yang akan sanggup menanganimu dan membuatmu jauh lebih dari cukup. saya berharap teman-teman menyadari bahwa teman-teman lebih berharga dari apapun yang ada di dunia. sehingga beranjak dari situ, teman-teman dapat menyadari bahwa mungkin sendiri untuk menyeleksi beberapa kandidat teman hidup juga perlu. sehingga beranjak dari situ, teman-teman menyadari, bahwa tidak perlu kehilangan diri sendiri demi menyayangi anak manusia yang lain.
bagi yang hidup dalam perantauan, teman-teman adalah bayi mereka yang pulang sebagai seorang ksatria. hidup tidak akan berakhir hanya karena bangku pendidikan. tapi bangku pendidikan tersebut yang akan membawamu duduk jauh lebih tinggi dari apa yang kamu bayangkan.
selamat dan semangat!
bagi yang hidup dalam perantauan, teman-teman adalah bayi mereka yang pulang sebagai seorang ksatria. hidup tidak akan berakhir hanya karena bangku pendidikan. tapi bangku pendidikan tersebut yang akan membawamu duduk jauh lebih tinggi dari apa yang kamu bayangkan.
selamat dan semangat!
❤2