Asma ppok nilai 80
-dosis rendah ics laba
-disfonia
-terbatasnya rujukan ke spesialis
-inhalasi kortikosteroid
-membalikan peradangan dan saluran nafas
-dosis rendah ics laba
-disfonia
-terbatasnya rujukan ke spesialis
-inhalasi kortikosteroid
-membalikan peradangan dan saluran nafas
KUNCI JAWABAN DSP SEMINAR HYBRID PEDIATRIC DIGESTIVE
https://t.me/kuncilms
1. Komponen bioaktif yang terdapat pada ASI
* benar semua
2. Bakteri penghasil asam propionate adalah
* bakteroides
3. Rekomendasi pemberian sefat untuk anak diatas 2 tahun:
* usia+5gram
4. Faktor apa yang mempengaruhi perkembangan saluran cerna yang optimal ?
* serat makanan
5. Apa jenis probiotik yang menurun jumlanya seiring pertambahan usia ?
* bifidobakteria
6. Faktor mana yang mempengaruhi terjadinya dysbiosis ?
* paparan antibiotic
7. Fungsi dari HMO:
* Perkembangan sistem imun
8. Bakteri terbanyak yang terkandung di dalam ASI adalah:
* Eubacterium
9. Apa saja strategi mengoptimalkan Kesehatan saluran cerna anak di 1000 anak HPK ?
* Asi eksklusif
10. Penyakit mana yang tidak dipengaruhi dengan persalinan C- Caesaria ?
* Diabetes Type 2
https://t.me/kuncilms
1. Komponen bioaktif yang terdapat pada ASI
* benar semua
2. Bakteri penghasil asam propionate adalah
* bakteroides
3. Rekomendasi pemberian sefat untuk anak diatas 2 tahun:
* usia+5gram
4. Faktor apa yang mempengaruhi perkembangan saluran cerna yang optimal ?
* serat makanan
5. Apa jenis probiotik yang menurun jumlanya seiring pertambahan usia ?
* bifidobakteria
6. Faktor mana yang mempengaruhi terjadinya dysbiosis ?
* paparan antibiotic
7. Fungsi dari HMO:
* Perkembangan sistem imun
8. Bakteri terbanyak yang terkandung di dalam ASI adalah:
* Eubacterium
9. Apa saja strategi mengoptimalkan Kesehatan saluran cerna anak di 1000 anak HPK ?
* Asi eksklusif
10. Penyakit mana yang tidak dipengaruhi dengan persalinan C- Caesaria ?
* Diabetes Type 2
Telegram
INFO SKP GRATIS & KUNCI JAWABAN WEBINAR
INFO WEBINAR GRATIS & KUNCI JAWABAN SEMUA WEBINAR
π10β€3π2
Kunci Jawaban Swipe RX - Penggunaan Cyproterone Acetate pada Tatalaksana Jerawat Hormonal
Soal & Kunci Jawaban :
1. Tren kecantikan Wanita zaman sekarang adalah
A. Tampilan tubuh yang langsung
B. β Tampilan kulit yang sehat
C. Tampilan riasan yang berani
D. Tampilan riasan Korean style
2. Berikut adalah mitos mengenai Obat Kontrasepsi yang dikonsumsi, kecuali
A. Pil KB bikin gemuk
B. Pil KB membuat haid tak teratur
C. Pil KB menyebabkan kanker
D. β Pil KB menyebabkan jumlah anggota keluarga bertambah
3. Menurut Hasil Survey tersebut Masalah kulit wajah Wanita Indonesia yang sering dialami adalah
A. Kulit Glowing
B. β Kulit Kusam
C. Kulit Belang
D. Kulit Mulus
4. Menurut hasil survei yang dilaksanakan oleh ZAP Beauty Indeks 2023 urutan nilai tertinggi yang menyebabkan Wanita Indonesia menjadi Insecure dan kurang percaya diri adalah
A. β Kulit Wajah
B. Perut
C. Bibir
D. Pipi
5. Menurut Penelitian terdahulu menyatakan bahwa perempuan yang memiliki masalah jerawat akan mengalami pandangan negatif terhadap citra diri sehingga mengakibatkan
A. Bahagia dalam menjalani keseharian
B. Sedih dalam menggunakan Skincare
C. β Tak percaya diri dalam bertemu banyak orang
D. Rasa Gembira karena Kulit pucat
6. Jerawat yang cukup sensitif terhadap sentuhan di sebut dengan
A. Pustules
B. Acne Vulgaris
C. Nodules
D. β Papules
7. Folikel rambut yang tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati dikenal dengan nama
A. β Komedo
B. Papula
C. Pustula
D. Nodul
8. Hormon seksual yang mempengaruhi proses menstruasi dan kehamilan adalah
A. Gonadotropin-releasing hormone (GnRH)
B. Follicle Stimulating Hormone
C. Luteinizing Hormone
D. β Progesteron
9. Kontrasepsi Oral digunakan untuk mengatasi kondisi Hiperandrogen pada Wanita yang akan menimbulkan kondisi yang berhubungan dengan kulit antara lain... kecuali
A. Jerawat
B. Hirsutisme
C. Seborrhoea
D. β Suara lembut
10. Nama medis dari jerawat yang ditandai dengan munculnya komedo hitam di sebut dengan
A. Blackhead
B. White Head
C. Comedones
D. β Acne Vulgaris
Soal & Kunci Jawaban :
1. Tren kecantikan Wanita zaman sekarang adalah
A. Tampilan tubuh yang langsung
B. β Tampilan kulit yang sehat
C. Tampilan riasan yang berani
D. Tampilan riasan Korean style
2. Berikut adalah mitos mengenai Obat Kontrasepsi yang dikonsumsi, kecuali
A. Pil KB bikin gemuk
B. Pil KB membuat haid tak teratur
C. Pil KB menyebabkan kanker
D. β Pil KB menyebabkan jumlah anggota keluarga bertambah
3. Menurut Hasil Survey tersebut Masalah kulit wajah Wanita Indonesia yang sering dialami adalah
A. Kulit Glowing
B. β Kulit Kusam
C. Kulit Belang
D. Kulit Mulus
4. Menurut hasil survei yang dilaksanakan oleh ZAP Beauty Indeks 2023 urutan nilai tertinggi yang menyebabkan Wanita Indonesia menjadi Insecure dan kurang percaya diri adalah
A. β Kulit Wajah
B. Perut
C. Bibir
D. Pipi
5. Menurut Penelitian terdahulu menyatakan bahwa perempuan yang memiliki masalah jerawat akan mengalami pandangan negatif terhadap citra diri sehingga mengakibatkan
A. Bahagia dalam menjalani keseharian
B. Sedih dalam menggunakan Skincare
C. β Tak percaya diri dalam bertemu banyak orang
D. Rasa Gembira karena Kulit pucat
6. Jerawat yang cukup sensitif terhadap sentuhan di sebut dengan
A. Pustules
B. Acne Vulgaris
C. Nodules
D. β Papules
7. Folikel rambut yang tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati dikenal dengan nama
A. β Komedo
B. Papula
C. Pustula
D. Nodul
8. Hormon seksual yang mempengaruhi proses menstruasi dan kehamilan adalah
A. Gonadotropin-releasing hormone (GnRH)
B. Follicle Stimulating Hormone
C. Luteinizing Hormone
D. β Progesteron
9. Kontrasepsi Oral digunakan untuk mengatasi kondisi Hiperandrogen pada Wanita yang akan menimbulkan kondisi yang berhubungan dengan kulit antara lain... kecuali
A. Jerawat
B. Hirsutisme
C. Seborrhoea
D. β Suara lembut
10. Nama medis dari jerawat yang ditandai dengan munculnya komedo hitam di sebut dengan
A. Blackhead
B. White Head
C. Comedones
D. β Acne Vulgaris
π10β€3π1
*Kunci Jawaban Metode Transplantasi Rambut dengan Ekstraksi Unit Folikel*
c.kepadatan rambut di area donor yg baik dan teratur
c. irigasi rambut
a. Punch grafting
a. syringe
d. semua jawaban benar
b. Folikel vellus
d. ekstraksi unit follikel (EUF)
a. Alopesia androgenetik
d. semua jawaban benar
d. semua jawaban benar
c.kepadatan rambut di area donor yg baik dan teratur
c. irigasi rambut
a. Punch grafting
a. syringe
d. semua jawaban benar
b. Folikel vellus
d. ekstraksi unit follikel (EUF)
a. Alopesia androgenetik
d. semua jawaban benar
d. semua jawaban benar
LMS Kemkes
(MEDICINUS) - Metode Transplantasi Rambut dengan Ekstraksi Unit Folikel
Pengajuan Massive Open Online Course (MOOC) ini didasarkan pada tujuan untuk mensosialisasi penggunaan metode transplantasi pada rambut melalui ekstraksi unit folikel.Ekstraksi unit folikel merupakan metode restorasi rambut invasif minimal yang paling ...
π2
*Kunci Jawaban Peran Vaksinasi Tenaga Kesehatan untuk Keselamatan (Tenaga Kesehatan dan) Pasien*
c. tiga kali dalam enam bulan
b. melindungi dr infeksi virus hepatitis b
b. mencegah komplikasi serius akibat influensa
b. setiap tahun
c. mengurangi risiko tertular dan menularkan penyakit
b. tenaga kesehatan yg bekerja di lab danvriang peraeayn intensif
a. mengurangi kemungkinan terinfeksi penyakit.menular
b. virus influenza tipe A dan B
b. mengurangi risiko penularan penyakit dr tenaga kesehatan ke pasien
b. proses dimana seseorang menhembangkan antibiotik setelah vaksinasi
c. tiga kali dalam enam bulan
b. melindungi dr infeksi virus hepatitis b
b. mencegah komplikasi serius akibat influensa
b. setiap tahun
c. mengurangi risiko tertular dan menularkan penyakit
b. tenaga kesehatan yg bekerja di lab danvriang peraeayn intensif
a. mengurangi kemungkinan terinfeksi penyakit.menular
b. virus influenza tipe A dan B
b. mengurangi risiko penularan penyakit dr tenaga kesehatan ke pasien
b. proses dimana seseorang menhembangkan antibiotik setelah vaksinasi
LMS Kemkes
Peran Vaksinasi Tenaga Kesehatan untuk Keselamatan (Tenaga Kesehatandan) Pasien
Penting sekali untuk terus membagikan edukasi tentang pentingnya vaksinasi untuk tenaga kesehatan. Terutama untuk profesi-profesi tenaga kesehatan yang berisiko lebih tinggi tapi jarang terpapar edukasi vaksin. Dalam prakteknya, tenaga kesehatan memili...
π6β€1
Silahkan Yang Belum Follow Segera Follow kak π¬
*Saluran WhatsApp*
https://whatsapp.com/channel/0029ValOlWc7IUYU6KOyNy1T
*Akun Instagram*
https://www.instagram.com/webinarskp_kemenkes/profilecard/?igsh=aGlzOWN2N3UxeTdy
*Chanel Telegram*
https://t.me/skpgratis
*Saluran WhatsApp*
https://whatsapp.com/channel/0029ValOlWc7IUYU6KOyNy1T
*Akun Instagram*
https://www.instagram.com/webinarskp_kemenkes/profilecard/?igsh=aGlzOWN2N3UxeTdy
*Chanel Telegram*
https://t.me/skpgratis
π3β€1
*Webinar Halodoc Current Treatment and Therapeutic Insights for Gastrointestinal Disorders*
Nilai 80
1. Kasus FGID dimana Suplementasi Enzim pencernaan bermanfaat mengatasi gejala ,adalah :
*A dan B benar*
2. Penggunaan PPI yang rasional yang mencegah terjadinya efek samping, harus mempertimbangkan :
*Semua benar*
3. Dosis standar beberapa PPI , kecuali :
*Rabeprazole 40 mg*
4. Produk dengan kandungan Omeprazole 20 mg adalah :
*Gastran*
5. Jenis PPI yang memiliki waktu tercepat dalam mencapai konsentrasi tertinggi dalambdarah :
*Rabeprazole*
6. Contoh suplementasi enzim yang digunakan membantu pengobatan kasus FGID seperti Dispepsia dan IBS :
*New Enzyplex*
7. Beberapa indikasi penggunaan PPI, kecuali :
*Pancreatitis Akut*
8. Yang termasuk FGID , kecuali :
*GERD*
9. Yang termasuk gejala-gejala FGID , kecuali :
*Nyeri Panggul*
10. Kriteria FGID berdasarkan :
*Rome IV*
Nilai 80
1. Kasus FGID dimana Suplementasi Enzim pencernaan bermanfaat mengatasi gejala ,adalah :
*A dan B benar*
2. Penggunaan PPI yang rasional yang mencegah terjadinya efek samping, harus mempertimbangkan :
*Semua benar*
3. Dosis standar beberapa PPI , kecuali :
*Rabeprazole 40 mg*
4. Produk dengan kandungan Omeprazole 20 mg adalah :
*Gastran*
5. Jenis PPI yang memiliki waktu tercepat dalam mencapai konsentrasi tertinggi dalambdarah :
*Rabeprazole*
6. Contoh suplementasi enzim yang digunakan membantu pengobatan kasus FGID seperti Dispepsia dan IBS :
*New Enzyplex*
7. Beberapa indikasi penggunaan PPI, kecuali :
*Pancreatitis Akut*
8. Yang termasuk FGID , kecuali :
*GERD*
9. Yang termasuk gejala-gejala FGID , kecuali :
*Nyeri Panggul*
10. Kriteria FGID berdasarkan :
*Rome IV*
π5β€2
Jawaban pretes stroke
Nilai 90
Benar semua
Riwayat anafilaktik zat kontras
Hentikan pemberian dan CT scan kepala segera
<60 menit
Benar semua
Fisioterapi
CT scan
90mg
Stroke iskemik
0,9-1,2 mg/kgbb
Nilai 90
Benar semua
Riwayat anafilaktik zat kontras
Hentikan pemberian dan CT scan kepala segera
<60 menit
Benar semua
Fisioterapi
CT scan
90mg
Stroke iskemik
0,9-1,2 mg/kgbb
π8β€1π₯1
Kunci Jawaban Webinar virtual sport dlm rangka HKN th 2024
Nilai 80
D. Contusio
C. Pisang
C. Putih telur
A. Buat target lari jangka pendek
A. 1/2
A. Hamstring strain
D. Persistensi
A. Stretching dan light massage
A. Optimal loading
D. Spesifik, dpt diukur, menantang, ada tenggat waktu dan hadiah
Selamat mengerjakan ππ»π₯°
Nilai 80
D. Contusio
C. Pisang
C. Putih telur
A. Buat target lari jangka pendek
A. 1/2
A. Hamstring strain
D. Persistensi
A. Stretching dan light massage
A. Optimal loading
D. Spesifik, dpt diukur, menantang, ada tenggat waktu dan hadiah
Selamat mengerjakan ππ»π₯°
β€14π8π₯2
*Kunci Jawaban Workshop Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Klinik*
https://lms.kemkes.go.id/courses/58649751-652e-4f99-8b6c-8b1e9d8e6b3f
Nilai 92
1. Mengganti kateter intravena setiap 3 jam.
2. Menggunakan APD dengan Benar, Melepaskan dengan Benar dan membuang atau mengumpulkan dengan Benar.
3. Digunakan bila tangan tampak bersih.
4. a dan c
5. Petugas
6. Proses pengumpulan, pengolahan, analisis, dan interpretasi data secara sistemik dan terus menerus serta penyebaran informasi kepada unit yang membutuhkan untuk dapat mengambil tindakan.
7. Semua benar.
8. Meningkatkan immunitas petugas.
9. Semua diatas benar
10. Tidak pernah menyerahkan benda tajam ke orang lain untuk dibuang.
11. Semua diatas benar
12. Pada saat masuk RS tidak masa inkubasi
13. Terdiri dari 2 lapis yaitu Kewaspadaan Standar dan Kewaspadaan Transmisi.
14. Non kritikal
15. Droplet dan dapat melalui airborne pada tindakan yang menghasilkan aerosol.
16. Linen kotor yang terkontaminasi darah, produk darah, dan cairan tubuh.
17. Kewaspadaan Standar, Kewaspadaan Transmisi, bundles HAIs, Pendidikan dan pelatihan, surveilans HAIs.
18. Di UKP dan UKM dalam prosedur pelayanan.
19. ICRA Program dan ICRA Konstruksi.
20. Mengidentifikasi dan menurunkan risiko infeksi yang didapat dan ditularkan di antara pasien, petugas, pengunjung, dan masyarakat sekitar fasyankes.
21. Semua benar.
22. Ventilasi natural, ventilasi mekanik dan/atau ventilasi campuran (mekanik dan natural ventilasi).
23. Semua benar
24. Satu jarum, satu obat, satu pasien, dan satu waktu.
25. Non semi kritikal.
https://lms.kemkes.go.id/courses/58649751-652e-4f99-8b6c-8b1e9d8e6b3f
Nilai 92
1. Mengganti kateter intravena setiap 3 jam.
2. Menggunakan APD dengan Benar, Melepaskan dengan Benar dan membuang atau mengumpulkan dengan Benar.
3. Digunakan bila tangan tampak bersih.
4. a dan c
5. Petugas
6. Proses pengumpulan, pengolahan, analisis, dan interpretasi data secara sistemik dan terus menerus serta penyebaran informasi kepada unit yang membutuhkan untuk dapat mengambil tindakan.
7. Semua benar.
8. Meningkatkan immunitas petugas.
9. Semua diatas benar
10. Tidak pernah menyerahkan benda tajam ke orang lain untuk dibuang.
11. Semua diatas benar
12. Pada saat masuk RS tidak masa inkubasi
13. Terdiri dari 2 lapis yaitu Kewaspadaan Standar dan Kewaspadaan Transmisi.
14. Non kritikal
15. Droplet dan dapat melalui airborne pada tindakan yang menghasilkan aerosol.
16. Linen kotor yang terkontaminasi darah, produk darah, dan cairan tubuh.
17. Kewaspadaan Standar, Kewaspadaan Transmisi, bundles HAIs, Pendidikan dan pelatihan, surveilans HAIs.
18. Di UKP dan UKM dalam prosedur pelayanan.
19. ICRA Program dan ICRA Konstruksi.
20. Mengidentifikasi dan menurunkan risiko infeksi yang didapat dan ditularkan di antara pasien, petugas, pengunjung, dan masyarakat sekitar fasyankes.
21. Semua benar.
22. Ventilasi natural, ventilasi mekanik dan/atau ventilasi campuran (mekanik dan natural ventilasi).
23. Semua benar
24. Satu jarum, satu obat, satu pasien, dan satu waktu.
25. Non semi kritikal.
LMS Kemkes
Workshop Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Klinik
Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) adalah suatu upaya yang dilakukan oleh fasilitas kesehatan yang ditujukan untuk mencegah transmisi penyakit menular di semua tempat pelayanan kesehatan.Setiap Klinik harus menerapkan program Pencegahan dan Peng...
π14β€1π₯°1
*Kunci Jawaban SKRINING PENYAKIT JANTUNG BAWAAN (PJB) KRITIS UNTUK TENAGA KESEHATAN PUSKESMAS DAN PENGELOLA PROGRAM SKRINING BAYI BARU LAHIR TINGKAT PROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA TAHUN 2024*
https://lms.kemkes.go.id/courses/baf40600-b1d1-48ec-b8c5-ec1144322c01
e. memberi informasi kpd orang tua dan konsul dokter spesialis atau konsultan jantung anak
a. 24-48 jam
b. mengamati selama setidaknya 30 detik setelah signal stabil dan mencatat angka tertinggi
c. >95% di tangan kanan atau kiri dan perbedaan <3% ditangan kanan dan kiri
b. mengamati selama setidaknya 30 detik setelah signal dan mencatat angka tertinggi
https://lms.kemkes.go.id/courses/baf40600-b1d1-48ec-b8c5-ec1144322c01
e. memberi informasi kpd orang tua dan konsul dokter spesialis atau konsultan jantung anak
a. 24-48 jam
b. mengamati selama setidaknya 30 detik setelah signal stabil dan mencatat angka tertinggi
c. >95% di tangan kanan atau kiri dan perbedaan <3% ditangan kanan dan kiri
b. mengamati selama setidaknya 30 detik setelah signal dan mencatat angka tertinggi
LMS Kemkes
SKRINING PENYAKIT JANTUNG BAWAAN (PJB) KRITIS UNTUK TENAGA KESEHATAN PUSKESMAS DAN PENGELOLA PROGRAM SKRINING BAYI BARU LAHIRβ¦
Penyakit jantung bawaan (PJB) merupakan kelainan kongenital yang sering terjadi pada bayi baru lahir di seluruh dunia.PJB kritis adalah penyakit jantung bawaan yang mengancam jiwa, membutuhkan intervensi segera dan menyebabkan kematian dalam waktu 4 mi...
π6β€2
Kunci Jawaban Constipation Management For Baby And Kids
https://lms.kemkes.go.id/courses/3f128a6d-7716-40b8-bbb3-4b18e5f63d13
Jawaban Konstipasi:
K Fisiologis
Semua benar
Bisakodil
Benar
Bab teratur
K fisiologis
Konsistenai feses keras
Laksatif
Benar
Benar
https://lms.kemkes.go.id/courses/3f128a6d-7716-40b8-bbb3-4b18e5f63d13
Jawaban Konstipasi:
K Fisiologis
Semua benar
Bisakodil
Benar
Bab teratur
K fisiologis
Konsistenai feses keras
Laksatif
Benar
Benar
π8
Kunci Jawaban Webinar KIA seri 7
Nilai 100
1. Berikut ini yang merupakan perawatan rutin untuk bayi baru lahir adalah....
*d. Semua benar*
2. Sepsis merupakan salah satu kegawatan pada bayi baru lahir yang sering dijumpai,
*a. Benar*
3. Prinsip pemberian ASI adalah dimulai sedini mungkin, eksklusif selama 6 bulan diteruskan sampai 2 tahun dengan makanan pendamping ASI sejak usia 6 bulan.
*a. Benar*
4. Salah satu upaya mencegah bayi baru lahir kehilangan panas adalah dengan melakukan rawat gabung bu dan bayi
*a. Benar*
5. Antibiotika yang dianjurkan untuk sepsis neonatorum adalah ampisilin dan gentamicin
*a. Benar*
Nilai 100
1. Berikut ini yang merupakan perawatan rutin untuk bayi baru lahir adalah....
*d. Semua benar*
2. Sepsis merupakan salah satu kegawatan pada bayi baru lahir yang sering dijumpai,
*a. Benar*
3. Prinsip pemberian ASI adalah dimulai sedini mungkin, eksklusif selama 6 bulan diteruskan sampai 2 tahun dengan makanan pendamping ASI sejak usia 6 bulan.
*a. Benar*
4. Salah satu upaya mencegah bayi baru lahir kehilangan panas adalah dengan melakukan rawat gabung bu dan bayi
*a. Benar*
5. Antibiotika yang dianjurkan untuk sepsis neonatorum adalah ampisilin dan gentamicin
*a. Benar*
π11β€2
Kunci Jawaban ALOMEDIKA Webinar - Tata Laksana Terapi Cairan pada Penyakit Tropik Infeksi
Nilai 90
1. Pasien memiliki kontraindikasi asupan oral
2. Produksi keringat yang berkurang
3. Mengurangi risiko perawatan inap
4. Mengganti kehilangan elektrolit dalam tubuh
5. Meningkat
6. Risiko kebocoran plasma
7. Minuman elektrolit isotonic
8. Faktor aktivasi platelet (PAF)
9. Mengganti cairan tubuh yang hilang
10. Elektrolit seperti sodium dan kalium
Nilai 90
1. Pasien memiliki kontraindikasi asupan oral
2. Produksi keringat yang berkurang
3. Mengurangi risiko perawatan inap
4. Mengganti kehilangan elektrolit dalam tubuh
5. Meningkat
6. Risiko kebocoran plasma
7. Minuman elektrolit isotonic
8. Faktor aktivasi platelet (PAF)
9. Mengganti cairan tubuh yang hilang
10. Elektrolit seperti sodium dan kalium
π6
Grup WhatsApp Webinar SKP Kemenkes RI
*Grup Diskusi WA #1*
https://chat.whatsapp.com/IIo6vL9W3ckKRSIOOrFELo
*Grup Diskusi Wa #2*
https://chat.whatsapp.com/LquU2PJU7m5IamH8Tb85YV
*Grup Diskusi Wa #3*
https://chat.whatsapp.com/DvGcB7aIpq1DDar6tmuU5W
*Akun Instagram Webinar SKP Kemenkes*
https://www.instagram.com/webinarskp_kemenkes/profilecard/?igsh=aGlzOWN2N3UxeTdy
*Grup Diskusi WA #1*
https://chat.whatsapp.com/IIo6vL9W3ckKRSIOOrFELo
*Grup Diskusi Wa #2*
https://chat.whatsapp.com/LquU2PJU7m5IamH8Tb85YV
*Grup Diskusi Wa #3*
https://chat.whatsapp.com/DvGcB7aIpq1DDar6tmuU5W
*Akun Instagram Webinar SKP Kemenkes*
https://www.instagram.com/webinarskp_kemenkes/profilecard/?igsh=aGlzOWN2N3UxeTdy
π4
Kunci Jawaban SEMINAR NASIONAL DALAM RANGKA HARI KESEHATAN NASIONAL Ke-60 CEGAH PTM DENGAN GERAK BERSAMA UNTUK SEHAT BERSAMA
- Sudah
- Sudah
π36π₯°14β€12
Jawaban Webinar Series Kesehatan Ibu dan Anak (Seri 8)
https://lms.kemkes.go.id/courses/bd5a806e-6c28-44d5-9173-52c1ed699235
SKOR 100
Bayi prematur tidak boleh dimandikan
b. Salah
Hari Prematur Sedunia diperingati setiap tanggal
c. 17 November
PMK merupakan kepanjangan dari
d. Perawatan Metode Kanguru
Perawatan Metode Kanguru (PMK) dirumah dapat dilakukan oleh
d. Semua Benar
Buku KIA Khusus Bayi Kecil dapat digunakan untuk bayi prematur dan BBLR
a. Benar
https://lms.kemkes.go.id/courses/bd5a806e-6c28-44d5-9173-52c1ed699235
SKOR 100
Bayi prematur tidak boleh dimandikan
b. Salah
Hari Prematur Sedunia diperingati setiap tanggal
c. 17 November
PMK merupakan kepanjangan dari
d. Perawatan Metode Kanguru
Perawatan Metode Kanguru (PMK) dirumah dapat dilakukan oleh
d. Semua Benar
Buku KIA Khusus Bayi Kecil dapat digunakan untuk bayi prematur dan BBLR
a. Benar
LMS Kemkes
Webinar Series Kesehatan Ibu dan Anak (Seri 8)
Dalam rangka menurunkanAKI dan AKBupaya yang dilakukan adalah dengan memastikan bahwa setiap ibu dan bayi memiliki akses dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas, mulai dari pelayanan kesehatan ibu hamil, pertolongan persalinan oleh tenaga...
π10β€1π₯1
Kunci jawaban
SEMINAR PENGENDALIAN DIABETES PADA JEMAAH HAJI MENUJU ISTITAAH KESEHATAN HAJI
Penyakit-penyakit yang tidak perlu dilakukan evaluasi pengobatan adalah:
A. Tuberkulosis dengan TCM/BTA negatif
Pilihan utama pemeriksaan lanjutan bagi jemaah haji yang ditemukan indikasi atau dicurigai penyakit jantung yaitu:
B. Ekokardiografi
Pemeriksaan Medis Dasar terdiri dari:
C. Anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan jiwa SRQ-20
Makan dengan cepat dapat meningkatkan:
A. Kadar glukosa darah
Yang dimaksud dengan makanan ultra process food, merupakan makanan yang mengandung
D. Gula, lemak, garam/natrium tinggi dan bahan tambahan makanan
Target strategi pencapaian HbA1c pada jemaah haji dengan Diabetes tanpa komorbid adalah:
A. β€ 10%
Perilaku makan yang ingin menggonsumsi setiap kali melihat keberadaan makanan, dikenal sebagai
C. Perilaku makan eksternal
Definisi HbA1c adalah
A. kadar atau persentase glukosa yang terikat dengan hemoglobin
Indikator keberhasilan evaluasi pengobatan untuk penyakit diabetes melitus tanpa komorbid adalah:
D. HBA1c β€ 10%
Tujuan pemeriksaan HbA1c adalah
A. untuk mengukur kontrol glikemi jangka panjang individual pada pasien diabetes dan berkolerasi dengan perkembangan kejadian komplikasi
Nilai : 100
SEMINAR PENGENDALIAN DIABETES PADA JEMAAH HAJI MENUJU ISTITAAH KESEHATAN HAJI
Penyakit-penyakit yang tidak perlu dilakukan evaluasi pengobatan adalah:
A. Tuberkulosis dengan TCM/BTA negatif
Pilihan utama pemeriksaan lanjutan bagi jemaah haji yang ditemukan indikasi atau dicurigai penyakit jantung yaitu:
B. Ekokardiografi
Pemeriksaan Medis Dasar terdiri dari:
C. Anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan jiwa SRQ-20
Makan dengan cepat dapat meningkatkan:
A. Kadar glukosa darah
Yang dimaksud dengan makanan ultra process food, merupakan makanan yang mengandung
D. Gula, lemak, garam/natrium tinggi dan bahan tambahan makanan
Target strategi pencapaian HbA1c pada jemaah haji dengan Diabetes tanpa komorbid adalah:
A. β€ 10%
Perilaku makan yang ingin menggonsumsi setiap kali melihat keberadaan makanan, dikenal sebagai
C. Perilaku makan eksternal
Definisi HbA1c adalah
A. kadar atau persentase glukosa yang terikat dengan hemoglobin
Indikator keberhasilan evaluasi pengobatan untuk penyakit diabetes melitus tanpa komorbid adalah:
D. HBA1c β€ 10%
Tujuan pemeriksaan HbA1c adalah
A. untuk mengukur kontrol glikemi jangka panjang individual pada pasien diabetes dan berkolerasi dengan perkembangan kejadian komplikasi
Nilai : 100
π9β€1
Kunci Jawaban Kehamilan Resiko Stunting Webinar Seri 2
Direktorat Gizi dan KIA
- Sehat
- 21 thn 2021
- Promosis kesehatan (a)
Direktorat Gizi dan KIA
- Sehat
- 21 thn 2021
- Promosis kesehatan (a)
π1
Jawaban Webinar Series Kesehatan Ibu dan Anak (Seri-9)
https://lms.kemkes.go.id/courses/b4e85d4a-3da5-4eb2-8a5b-5444e1686a4d
Gercep
Profilaksis ARV harus diberikan pada usia 6-12 jam dan paling lambat usia 72 jam dan Ibu harus terus mendapatkan terapi ARV
BENAR
Bagi bayi dari ibu HIV yang mendapatkan susu formula, profilaksis ARV bagi bayi adalah zidovudin dan nevirapin
SALAH
Neonatus yang lahir dari Ibu terinfeksi HIV memiliki risiko tertular pada masa kehamilan sebesar 5-10%, saat persalinan (pervaginam) 10 β 20%, dan melalui ASI 5 -20%.
BENAR
Tatalaksana bayi lahir dari ibu hepatitis B atau HBsAg positif berupa pemberian vaksin Hepatitis B0 (HB 0) dan Hepatitis B Imunoglobulin (HBIg) sebaiknya kurang dari 6 jam secara intra muskular (i.m).
BENAR
Semua neonatus dengan risiko sifilis kongenital harus dievaluasi untuk kemungkinan infeksi HIV
BENAR
https://lms.kemkes.go.id/courses/b4e85d4a-3da5-4eb2-8a5b-5444e1686a4d
Gercep
Profilaksis ARV harus diberikan pada usia 6-12 jam dan paling lambat usia 72 jam dan Ibu harus terus mendapatkan terapi ARV
BENAR
Bagi bayi dari ibu HIV yang mendapatkan susu formula, profilaksis ARV bagi bayi adalah zidovudin dan nevirapin
SALAH
Neonatus yang lahir dari Ibu terinfeksi HIV memiliki risiko tertular pada masa kehamilan sebesar 5-10%, saat persalinan (pervaginam) 10 β 20%, dan melalui ASI 5 -20%.
BENAR
Tatalaksana bayi lahir dari ibu hepatitis B atau HBsAg positif berupa pemberian vaksin Hepatitis B0 (HB 0) dan Hepatitis B Imunoglobulin (HBIg) sebaiknya kurang dari 6 jam secara intra muskular (i.m).
BENAR
Semua neonatus dengan risiko sifilis kongenital harus dievaluasi untuk kemungkinan infeksi HIV
BENAR
LMS Kemkes
Webinar Series Kesehatan Ibu dan Anak (Seri-9)
Dalam rangka menurunkanAKI dan AKBupaya yang dilakukan adalah dengan memastikan bahwa setiap ibu dan bayi memiliki akses dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas, mulai dari pelayanan kesehatan ibu hamil, pertolongan persalinan oleh tenaga...
π8
Jawaban Seminar Sehari Dalam Rangka Peringatan World AMR Awareness Week (WAAW) Tahun 2024
SKOR 100
https://lms.kemkes.go.id/courses/765db342-b928-45f9-a1cb-18e86cb9d330
Pernyataan berikut ini benar tentang penggunaan antimikroba
Antimikroba kelompok reserve sebagai pilihan terakhir pada infeksi berat yang mengancam jiwa
World Antimicrobial Resistance Awareness Week diperingati setiap tanggal
18-24 November
Dampak AMR terhadap kesehatan manusia adalah
Semua benar
Strategi pengendalian AMR di Indonesia adalah
Semua benar
Pernyataan berikut ini adalah benar tentang penatagunaan antimikroba
Antibiogram dibuat secara berkala setiap 6-12 bulan dan melakukan upaya peningkatan kualitas antibiogram
Edukasi kepada masyarakat untuk menggunakan antibiotik secara bijak dilaksanakan melalui
Gema Cermat
Pernyataan berikut adalah benar tentang Strategi Nasional Pengendalian Resistansi Antimikroba Sektor Kesehatan Tahun 2025-2029
Semua benar
Evaluasi penatagunaan antimikroba secara menyeluruh meliputi
Pengukuran struktur, proses, dan hasil
Kriteria de-eskalasi untuk menghentikan pemberian antimikroba adalah
Terapi sudah lengkap dan tidak ditemukan penyebab infeksi
Pernyataan berikut ini benar tentang pengendalian AMR
AMR disebabkan oleh misuse dan overuse antimikroba
SKOR 100
https://lms.kemkes.go.id/courses/765db342-b928-45f9-a1cb-18e86cb9d330
Pernyataan berikut ini benar tentang penggunaan antimikroba
Antimikroba kelompok reserve sebagai pilihan terakhir pada infeksi berat yang mengancam jiwa
World Antimicrobial Resistance Awareness Week diperingati setiap tanggal
18-24 November
Dampak AMR terhadap kesehatan manusia adalah
Semua benar
Strategi pengendalian AMR di Indonesia adalah
Semua benar
Pernyataan berikut ini adalah benar tentang penatagunaan antimikroba
Antibiogram dibuat secara berkala setiap 6-12 bulan dan melakukan upaya peningkatan kualitas antibiogram
Edukasi kepada masyarakat untuk menggunakan antibiotik secara bijak dilaksanakan melalui
Gema Cermat
Pernyataan berikut adalah benar tentang Strategi Nasional Pengendalian Resistansi Antimikroba Sektor Kesehatan Tahun 2025-2029
Semua benar
Evaluasi penatagunaan antimikroba secara menyeluruh meliputi
Pengukuran struktur, proses, dan hasil
Kriteria de-eskalasi untuk menghentikan pemberian antimikroba adalah
Terapi sudah lengkap dan tidak ditemukan penyebab infeksi
Pernyataan berikut ini benar tentang pengendalian AMR
AMR disebabkan oleh misuse dan overuse antimikroba
LMS Kemkes
Seminar Sehari Dalam Rangka Peringatan World AMR Awareness Week (WAAW) Tahun 2024
Resistansi antimikroba (antimicrobial resistance/AMR) adalah suatu keadaan dimana mikroorganisme mampu untuk bertahan pada dosis terapi senyawa antimikroba, sehingga mikroorganisme tersebut masih mampu berkembang, mengurangi keampuhan obat, meningkatka...
π6π₯2