🝳.. sabiyOUR, bitterie o! ardour.
Photo
Aku menemukanmu di kala sunyi menerpa. Hadirmu bagai indurasmi di tengah shyam. Kedatanganmu seperti tetesan tirta di tengah gersangnya siang pada musim kemarau. Presensimu membawakan harsa yang anargya. Banyak waktu telah kita habiskan bersama, gelak tawa serta air mata tak henti-hentinya bergantian mengisi kebersamaan kita. Bahagia serta lara pun selalu mengisi lakuna dari hari-hari kita. Menjalani hari bersama ragamu membuatku banyak belajar perihal buana serta seluruh isinya, itulah mengapa aku teramat senang ketika memiliki kesempatan untuk dekat denganmu.
Namun layaknya siang, ia akan mereda jika waktunya tiba. Ia perlahan pergi, mengalah pada Sang malam yang menemani bumi. Pada akhirnya, kita menjadi asing pada Sang matahari ketika malam datang, cerahnya aftab terpaksa mereda oleh swastamita hingga akhirnya tergantikan oleh pantulan binar rembulan.
Jika akhirnya kita berakhir seperti siang dan malam yang menjadikan asmaraloka kita asing, aku tak apa, setidaknya aku bahagia bisa mengenalmu. Ribuan kupu-kupu rasanya selalu berterbangan mengitari hari-hariku, lalu mereka hinggap di perutku kala aku bersamamu. Rona di pipiku yang menjadi saksi ketika jantungku mulai berpacu lebih cepat karenamu. Walaupun asing yang kini kita jalani selalu membuatku merasa lara serta kesepian sebab tak ada lagi hadirmu di tengah hidupku, aku tak pernah menyesal sudah menemanimu hingga akhirnya kisah kita terpaksa berakhir tragis. Pada akhir catatan ini, biarkan aku kembali mengucap terima kasih untuk asingnya kisah kita. Sebab ternyata baru kusadari jika dari selesainya kisah kita, aku lebih banyak mengambil abiwara daripada saat aku bersamamu, salah satunya adalah perihal ikhlas atas kepergian.
Namun layaknya siang, ia akan mereda jika waktunya tiba. Ia perlahan pergi, mengalah pada Sang malam yang menemani bumi. Pada akhirnya, kita menjadi asing pada Sang matahari ketika malam datang, cerahnya aftab terpaksa mereda oleh swastamita hingga akhirnya tergantikan oleh pantulan binar rembulan.
Jika akhirnya kita berakhir seperti siang dan malam yang menjadikan asmaraloka kita asing, aku tak apa, setidaknya aku bahagia bisa mengenalmu. Ribuan kupu-kupu rasanya selalu berterbangan mengitari hari-hariku, lalu mereka hinggap di perutku kala aku bersamamu. Rona di pipiku yang menjadi saksi ketika jantungku mulai berpacu lebih cepat karenamu. Walaupun asing yang kini kita jalani selalu membuatku merasa lara serta kesepian sebab tak ada lagi hadirmu di tengah hidupku, aku tak pernah menyesal sudah menemanimu hingga akhirnya kisah kita terpaksa berakhir tragis. Pada akhir catatan ini, biarkan aku kembali mengucap terima kasih untuk asingnya kisah kita. Sebab ternyata baru kusadari jika dari selesainya kisah kita, aku lebih banyak mengambil abiwara daripada saat aku bersamamu, salah satunya adalah perihal ikhlas atas kepergian.
👍1
🝳.. sabiyOUR, bitterie o! ardour.
Photo
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
everyone is busy looking for true love and a partner to have fun with, when I wonder if love even exists. because I don't find anything special about that word.I don't feel anything when touched or confessed by someone. just like a regular fan. I'm not numb, but they are too emotional. right?? the word I Love You never existed.
Apple Music - Web Player
I Love You. by The Neighbourhood on Apple Music
Album · 2013 · 11 Songs
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ㅤ
5.24
Stealth berth — xxx.rant.jpg
It doesn’t take long for the clockwork to keep wandering, metamorphosed moreover replace thesedays nevertheless the forthcoming heyday it bequeth lookalike as heretofore likewise nothing has changed nevertheless whilst looking back I comprehend that everything were nevermore even the same. Looking forward to plethora newest question phrases thenceforth unwillingness to swearwords furthermore hatred, thus lookingback remembrance occurs longpast.
ㅤ
ㅤ
5.24
PM
Tuesday,August 15.Stealth berth — xxx.rant.jpg
It doesn’t take long for the clockwork to keep wandering, metamorphosed moreover replace thesedays nevertheless the forthcoming heyday it bequeth lookalike as heretofore likewise nothing has changed nevertheless whilst looking back I comprehend that everything were nevermore even the same. Looking forward to plethora newest question phrases thenceforth unwillingness to swearwords furthermore hatred, thus lookingback remembrance occurs longpast.
ㅤ
ㅤ
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Seutas Karya—prodigious artistry of arts, is an epitome of aptitude. {jeocwonu the source of aptitude}
page xxxi 𖦞 ── endearment is a
enduring work of pulchritude
and art is so amazing.
page xxxi 𖦞 ── endearment is a
enduring work of pulchritude
and art is so amazing.
Apple Music - Web Player
The 1975 by The 1975 on Apple Music
Album · 2013 · 16 Songs
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
squall in the wasteland glimpse O' us. Stroll in the centre of a wilderness with thou, O 'Tis in sooth amusing and acidulous. At a leisurely pace, my tootsie be ardent from the warmth of the barren land, then leisurely my whole body became oven-like, mord`cious. But I'm as pleased as punch, i relish saunte in the wasteland with thee, it makes no odds how it feels icy and comfy at natheless when i'm with thou, o! i'm idotic, i delight in thou for aye
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
The owner of this channel has been inactive for the last 17 months. If they remain inactive for the next 20 days, they may lose their account and admin rights in this channel. The contents of the channel will remain accessible for all users.