This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Hening ini, kan kujadikan penawar,
sebagai ruang rehabilitasi diri.
Kupulihkan jiwa yang telah gentar,
mengurai benang pilu yang tersemat abadi.
Kau, kerinduan yang menetap di kejauhan,
perih yang termanis tak tergapai tangan.
Aku biarkan lara ini menemukan kesudahan,
agar bayangmu tak lagi mematahkan harapan.
Aku tegakkan kembali hati yang terjerembab,
walau setiap denyut nadi masih menyenandungkan
alunan namamu, dalam sepi yang terperangkap.
akhir sampai disini.....feeling ku bilang dia sudah menemukan yg lebih tepat bjirr

