CO⬆️
campuran bahan bakar dan udara yang terlalu kaya sehingga kekurangan O2, untuk mengubah CO menjadi CO2
Penyebab : Filter udara kotor, Injektor kotor, Sistem start dingin terganggu
campuran bahan bakar dan udara yang terlalu kaya sehingga kekurangan O2, untuk mengubah CO menjadi CO2
Penyebab : Filter udara kotor, Injektor kotor, Sistem start dingin terganggu
HC⬆️
campuran bahan bakar tidak terbakar sempurna
Penyebab : Problem pada sistem pengapian, Kabel busi jelek, busi jelek, pengapian tidak tepat dan bisa juga dipengaruhi oleh kompresi yang rendah
campuran bahan bakar tidak terbakar sempurna
Penyebab : Problem pada sistem pengapian, Kabel busi jelek, busi jelek, pengapian tidak tepat dan bisa juga dipengaruhi oleh kompresi yang rendah
CO2⬇️
disebabkan oleh beberapa faktor antara lain :
- Campuran bensin dan udara salah ( terlalu
kaya )
- Kurangnya pengapian ( pengapian lemah )
- Kualitas bensin yang jelek.
disebabkan oleh beberapa faktor antara lain :
- Campuran bensin dan udara salah ( terlalu
kaya )
- Kurangnya pengapian ( pengapian lemah )
- Kualitas bensin yang jelek.
O2⬆️
-disebabkan knalpot bocor sehingga banyak O2 yang masuk ke knalpot
-O2 besar bisa juga disebabkan oleh campuran yang kurus / irit
-disebabkan knalpot bocor sehingga banyak O2 yang masuk ke knalpot
-O2 besar bisa juga disebabkan oleh campuran yang kurus / irit
Lambda merupakan perbandingan jumlah udara yang dibutuhkan dibagi jumlah perbandingan udara + bahan bakar yang ideal ( 1kg bensin = 14,7 kg udara )
Jika lambda ( ( ) kurang dari 1 ( campuran kaya / boros
Lambda ( ( ) lebih besar dari 1 ( campuran kurus / irit
Jika lambda ( ( ) kurang dari 1 ( campuran kaya / boros
Lambda ( ( ) lebih besar dari 1 ( campuran kurus / irit
Emisi Gas Buang :
•CO ada dikarenakan campuran senantiasa kaya
•HC adalah gas yang tidak terbakar di ruang bakar
•CO2 adalah hasil pembakaran yg semestinya terjadi di ruang bakar
•O2 adalah udara
•Lambda adalah perbandingan udara terukur dengan udara teoritis (Nilai 1)
•AFR (Air Fuel Ratio) perbandingan udara dan bensin
•CO ada dikarenakan campuran senantiasa kaya
•HC adalah gas yang tidak terbakar di ruang bakar
•CO2 adalah hasil pembakaran yg semestinya terjadi di ruang bakar
•O2 adalah udara
•Lambda adalah perbandingan udara terukur dengan udara teoritis (Nilai 1)
•AFR (Air Fuel Ratio) perbandingan udara dan bensin
#TIGGO#
Dashboard: https://t.me/c/1844134814/3
-ECU
-RELAY COIL
Cap Engine: https://t.me/c/1844134814/4
-INJEKTOR
-ECU Control
-FUEL PUMP
-Ignition Loop
Dashboard: https://t.me/c/1844134814/3
-ECU
-RELAY COIL
Cap Engine: https://t.me/c/1844134814/4
-INJEKTOR
-ECU Control
-FUEL PUMP
-Ignition Loop
#INNOVA#
Dashboard: https://t.me/c/1844134814/5
-IGN
-INJ
-ST
Cap Engine: https://t.me/c/1844134814/6
-EFI
Dashboard: https://t.me/c/1844134814/5
-IGN
-INJ
-ST
Cap Engine: https://t.me/c/1844134814/6
-EFI
Jika Fan belt terlalu lentur maka sirkulasi pada sistem pendingin kurang
Spec: Tegang/lentur dengan berat 10kg
Spec: Tegang/lentur dengan berat 10kg
Campuran irit
adalah campuran udara dan bensin, dimana kekurangan bensin
Campuran Kaya
Adalah campuran udara dan bensin, dimana kelebihan bensin
adalah campuran udara dan bensin, dimana kekurangan bensin
Campuran Kaya
Adalah campuran udara dan bensin, dimana kelebihan bensin
Jangan Lupa Kesimpulan saat tune up :
Bisa disimpulan bahwa Innova/TIGGO memiliki campuran kaya/irit
Bisa disimpulan bahwa Innova/TIGGO memiliki campuran kaya/irit
1. C - Capacitor (Kapasitor)
2. R - Resistor (Resistor)
3. L - Inductor (Induktor)
4. D - Diode (Dioda)
5. Q - Transistor (Transistor)
6. U - Integrated Circuit (IC, Sirkuit Terpadu)
7. T - Transformer (Trafo)
8. J - Jumper atau Jack/Connector (Konektor)
9. SW - Switch (Saklar)
10. F - Fuse (Sekering)
11. X - Crystal Oscillator (Kristal Osilator)
12. Y - Crystal (Kristal)
13. P - Plug atau Header Pin
14. VR - Variable Resistor atau Potentiometer
15. TP - Test Point (Titik Uji)
16. LED - Light Emitting Diode (Dioda Pemancar Cahaya)
17. IC - Integrated Circuit (Sirkuit Terpadu)
18. M - Motor atau Microphone (Motor atau Mikrofon, tergantung konteks)
2. R - Resistor (Resistor)
3. L - Inductor (Induktor)
4. D - Diode (Dioda)
5. Q - Transistor (Transistor)
6. U - Integrated Circuit (IC, Sirkuit Terpadu)
7. T - Transformer (Trafo)
8. J - Jumper atau Jack/Connector (Konektor)
9. SW - Switch (Saklar)
10. F - Fuse (Sekering)
11. X - Crystal Oscillator (Kristal Osilator)
12. Y - Crystal (Kristal)
13. P - Plug atau Header Pin
14. VR - Variable Resistor atau Potentiometer
15. TP - Test Point (Titik Uji)
16. LED - Light Emitting Diode (Dioda Pemancar Cahaya)
17. IC - Integrated Circuit (Sirkuit Terpadu)
18. M - Motor atau Microphone (Motor atau Mikrofon, tergantung konteks)
https://t.me/c/1844134814/37
Sisi Kiri
1. BAT → Battery (+ aki)
2. GND → Ground / massa
3. X → Tidak digunakan (NC)
4. X → Tidak digunakan
5. X → Tidak digunakan
6. X → Tidak digunakan
7. X → Tidak digunakan
8. GND → Ground / massa
9. SP → Speed (sensor RPM mesin)
10. ALTL → Alternator Lamp (lampu indikator charging)
11. GLOW → Glow plug / pemanas
12. ALTR → Alternator Relay / sinyal alternator
13. IGN → Ignition (kunci kontak ON)
Sisi Kanan
14. TEMP → Temperature sensor (sensor suhu air mesin)
15. FUEL → Fuel solenoid / aktuator bahan bakar
16. OPS → Oil Pressure Switch (sensor tekanan oli)
17. BPS → Boost Pressure Sensor (sensor tekanan turbo)
18. PKB → Parking Brake (sensor / switch rem parkir)
19. RL1 → Relay 1
20. RL2 → Relay 2
21. REV3 → Reverse gear input 3
22. REV4 → Reverse gear input 4
23. CHG/LAMP → Charge Lamp (lampu indikator pengisian)
24. CRANK L → Crank Low (sinyal starter level rendah)
25. CRANK H → Crank High (sinyal starter level tinggi)
26 CRUISE? → Biasanya Cruise Control / input kecepatan (tergantung versi board)
Sisi Kiri
1. BAT → Battery (+ aki)
2. GND → Ground / massa
3. X → Tidak digunakan (NC)
4. X → Tidak digunakan
5. X → Tidak digunakan
6. X → Tidak digunakan
7. X → Tidak digunakan
8. GND → Ground / massa
9. SP → Speed (sensor RPM mesin)
10. ALTL → Alternator Lamp (lampu indikator charging)
11. GLOW → Glow plug / pemanas
12. ALTR → Alternator Relay / sinyal alternator
13. IGN → Ignition (kunci kontak ON)
Sisi Kanan
14. TEMP → Temperature sensor (sensor suhu air mesin)
15. FUEL → Fuel solenoid / aktuator bahan bakar
16. OPS → Oil Pressure Switch (sensor tekanan oli)
17. BPS → Boost Pressure Sensor (sensor tekanan turbo)
18. PKB → Parking Brake (sensor / switch rem parkir)
19. RL1 → Relay 1
20. RL2 → Relay 2
21. REV3 → Reverse gear input 3
22. REV4 → Reverse gear input 4
23. CHG/LAMP → Charge Lamp (lampu indikator pengisian)
24. CRANK L → Crank Low (sinyal starter level rendah)
25. CRANK H → Crank High (sinyal starter level tinggi)
26 CRUISE? → Biasanya Cruise Control / input kecepatan (tergantung versi board)