แŸธแŸธ ๐Ÿชฝโ‹† the beautiful girl who adventures โ€” with the universe โ‹†โ˜พ
3 subscribers
4 photos
1 video
Download Telegram
ใ…คโ“˜. Laksana puspita yang meliuk-liuk bebas dalam tarian di langit yang tak bertepi, demikianlah rasa ini merangkai puisi kepada angin.

ใ…คJiwa ini bergumul dalam tarian yang halus dan anggun, berarak dalam iringan nada yang langka dan unik, menembus kabut kehidupan yang pekat dengan semangat yang tak kenal padam. Kita, dengan berbagai keunikan dan ciri khas kita, bagaikan melodi yang indah dan dinamis, membentuk simfoni besar dalam panggung kehidupan. Meski kita bergerak dalam irama yang berbeda, namun kita selalu berhasil untuk beresonansi dalam harmoni yang sempurna. Kita telah membuktikan bahwa meski dalam perbedaan, kita bisa merajut harmoni dan keindahan.
    Ketika hujan, tidak selamanya sendirian. Lingkungan sekitar yang ramai; mungkin hanya ayunan daun serta ranting nan rapuh. Jalanan basah, roda kendaraan berjuang tuk menghantarkan tuannya mencari nafkah. Perputaran siklus terjadi terus-menerus, tidak ada yang bisa membuatnya berhenti kecuali Tuhan dan kala dunia mati. Di sisi lain, ada yang kesenangan akan mandi. Bunga-bunga menari riang, warna-warni keluar terlebih jika sudah kembali terang. Memang suasana dingin cukup buat pikiran menggila mencari kehangatan, tetapi dibandingkan panasnya kemarau yang tak cukup sebotol mineral dingin; ini jauh lebih menyenangkan.
ห‘ ึผ ๐–ฅ” โ€œ ๐‹๐ข๐ซ๐ข๐ก๐š๐ง ๐๐ข๐ฅ๐ฎ ; secarik kertas dan setitik tinta pilu yang menjadi saksi sang amerta, suara semesta yang menyuarakan sang niskala"
ห‘ ึผ ๐–ฅ” โ€œ ๐€๐ฅ๐ฎ๐ง๐š๐ง ๐Œ๐ž๐ฆ๐›๐ข๐ซ๐ฎ ; alunan demi alunan semesta, menyuarakan akan takdir sang niskala, mengisyaratkan sang niskala jika ia hanya takdir luka"
ใ…ค  Semua hal di dunia ini tak ingin melihat kita bersama dengan bahagia.

ใ…คใ…ค                 Aku harap, di dunia lain;
ใ…ค    Kita akan hidup bahagia tanpa penghalang satupun, meskipun aku inginnya di kehidupan ini aku
ใ…ค  ใ…ค                 bahagia denganmu.


BAB 1: Kita ingin bersama, tapi dunia tak merestui kemauan kita.
Ibarat lautan yang tak terukur, perasaan yang tak bisa diungkapkan dengan tinta atau kertas tak ada habisnya dan menggelora di hatiku.
Aku berjuang untuk menahan keinginannya yang tak terhentikan.
Rasa persatuan yang sempat menggema lewat lirik-lirik lembutnya kini sirna, seolah ditelan waktu.

BAB 2: Haruskah kita menyerah?
Kali ini yang tersisa kini hanya kerinduan yang tak terbendung, kerinduan untuk saling melepas.
Aku bersembunyi di hutan emosi ini dan membisikkan isak tangis kerinduan. Aku siap menyerahkan segalanya karena aku menunggu rencana yang tulus, tolong.. Biarkan aku bahagia untuk kali ini saja.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Jalinan hidup yang fana bagai liniโ€”masa sang senja ; dirimu bagaikan asmaraloka yang fatalis membagikan setiap kisah teduh dengan ruangan penuh akan keharmonisan



                   ๐‘๐Ž๐Œ๐„๐Ž ๐’๐€๐ˆ๐ƒ ;
         โ€œDeath, that hath suckโ€™d the honey of thy breath hath had no power yet upon thy beautyโ€œ

                   ๐‰๐”๐‹๐ˆ๐„๐“ ๐’๐€๐ˆ๐ƒ ;
         โ€œGive me my Romeo, and, when he shall die, take him and cut him out in little stars, and he will make the face of heaven so fineโ€œ

           ๐Ÿ๐Ÿ“๐Ÿ—๐Ÿ•โ”€โ”€โ”€โ”€These violent delights have violent ends
And in their triumph die, like fire and powder,
Which as they kiss consume. The sweetest honey
Is loathsome in his own deliciousness
And in the taste confounds the appetite.
Therefore love moderately; long love doth so;
Too swift arrives as tardy as too slow.___ .  . ๐Ÿ“„
โค1