Rona Jelita Archive! 🩷
14 subscribers
225 photos
33 videos
194 links
Download Telegram
cherie ivys read the whisper
Telegram.dog/KenohoAn


First Impression.

Ko Cher omg nyimud, rame deh orangnya dd sukak. Ntik banget, beberapa kali liat di cc lain jg km rajin main kh ko, apakah km aktivis yang hobi mencari teman¿ keliatannya mah easy to approach yh, let’s interact more ko. 🫶🏻
ㅤㅤㅤㅤ
ishayla meirh. @carmenverses read the whisper
Telegram.dog/carwmenita


First Impression.

Jujur bingung, ce Ishayla tuh Carmen apa Ian. Gapapa duaduanya cantik, aku suka Ce Isha soalnya dia akunnya kayak kalem gitu cantik merepresentasikan dirinya juga, sering-sering main ya ce, itung-itung cuci mata. 😌🫶🏻
ㅤㅤㅤㅤ
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ㅤㅤㅤㅤ    ㅤTHE EIGHT GUEST. ㅤㅤ

ㅤ    ㅤ

ㅤ    ㅤ @LEEANOTHER FT. @DRIVEPOETS
ㅤ    ㅤ @WIENTERURB @LESSUIRE
ㅤ    ㅤ @ALTERSEEN @KYADOCS
ㅤ    ㅤ @RONAAJELITA @JUUTONE
ㅤ    ㅤㅤ    ㅤ     @KHFEDERAL

(n) please ignore typos and timestamps.
LEEANOTHER: Silence Holds Power.
THE EIGHT GUEST.
BAGIAN 1.
https://telegra.ph/SEVENTH-03-15-7

Mereka pun masuk ke dalam rumah tua itu satu persatu. Ketika KHFederal melangkah masuk terakhir, tiba tiba

BRAK.

Pintu besar itu tertutup keras di belakang mereka. KHFederal sempat ragu dan ingin meminta yang lain kembali, namun sepertinya terlambat. Mereka pun berjalan ke ruang tamu rumah itu. Ruang tamunya luas tetapi gelap, lampu gantung yang terlihat tua memancarkan cahaya kuning yang redup. Bau kayu lembap dan debu memenuhi udara disekeliling mereka.

“Di sana ada kamar.” ujar nenek tua sambil menunjuk ke arah lorong, terlihat beberapa ruangan dengan pintu yang terlihat usang.

“Terima kasih, nek,” jawab mereka dengan sopan.

Namun nenek itu tidak menjawab. Ia hanya menatap mereka beberapa detik sebelum berjalan pergi dengan langkah sangat pelan. Langkahnya terdengar seperti menyeret sesuatu di lantai.

Beberapa jam berlalu, mereka duduk di ruang tamu sambil berbicara pelan. Namun suasana rumah terasa semakin aneh, udara semakin dingin, angin di luar semakin kencang dan beberapa kali lantai kayu berbunyi sendiri seperti ada yang berjalan.

“Aku mau cek pintu depan,” kata Wienter tiba-tiba. Ia kemudian berjalan ke pintu depan dan mencoba memutar gagangnya. Ia mengernyitkan dahi ketika pintu itu tidak bergerak sama sekali.

“Hah?” ada sedikit rasa panik yang muncul, ia mencoba lagi namun tetap saja tidak ada yang berbeda. Tetap terkunci

Drivepoets langsung mencoba, ia menarik pintu itu dengan kuat. Namun hasilnya nihil pintu itu tetap tidak bergerak.

Mereka mencoba jendela disekeliling mereka satu per satu. Tidak ada yang bisa dibuka, semua terkunci rapat. Suasana berubah menjadi tegang, mereka panik.

“Guys, nenek tadi kemana?” tanya Lessuire dan mereka hanya menggeleng karena tidak tahu.

Mereka berjalan ke lorong kamar, lorong itu panjang dan gelap dan lampunya berkedip pelan. Di samping kanan dan kiri mereka berjajar delapan pintu dengan kayu yang usang.

“Kita cek satu-satu,” kata Juutone. Mereka mulai membuka pintu kamar itu satu persatu. Namun saat B masuk ke salah satu kamar,

BRAK!
Pintu langsung tertutup keras membuat mereka terkejut.

“EHHH!!!" pekik Wienter dari dalam kamar, ia mencoba membukanya lagi. Namun, tidak bisa. “Guys pintunya gak kebuka!”

Yang lain langsung mencoba membantu. Namun,  tiba-tiba pintu kamar Drivepoets juga menutup sendiri. Setelahnya pintu Leeanother, lalu Alterseen dan satu persatu pintu kamar mereka tertutup dengan keras.

BRAK! BRAK! BRAK!

Dalam hitungan detik, mereka semua terpisah. Setiap orang terkunci di kamar yang berbeda. Kegelapan memenuhi lorong, hingga hanya terdengar suara gedoran pintu yang saling bersahutan. Di dalam kamar masing-masing, mereka mencoba membuka pintu dengan panik. Tidak ada yang bergerak, hingga beberapa menit  kemudian ponsel Leeanother bergetar. Notifikasi grup chat mereka muncul.
LEEANOTHER: Silence Holds Power.
THE EIGHT GUEST.
TERAKHIR.

“If one has already been taken,
then who is ‘Lessuire’ in the chat
now?”

ㅤ    ㅤㅤ    ㅤㅤ    ㅤㅤ    ㅤㅤ    ㅤㅤ    ㅤㅤ    ㅤ
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM