Channel name was changed to «メ ֹ.📜. kisah-kasih di keramaian kota Jogjakarta yang indah.»
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ㅤㅤㅤ. . . Tertinggal di ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤSuasana Jogja
Terbawa lagi aku ke sana, ke sunyi yang tak pernah sepi—ke hangat yang tak perlu pelukan. Jogja, kota kecil dengan rindu yang besar. Setiap sudutnya seperti doa yang tak selesai dibisikkan; selalu membuatku kembali, walau hanya dalam ingatan.
Di antara aroma kopi di Malioboro dan gemuruh angin di Tugu yang diam, ada rasa yang sulit dijelaskan—tentang tenang yang tak dibuat-buat, tentang pulang yang tak selalu berbentuk rumah.
Jogja bukan cuma kota. Ia cara semesta mengingatkanku tentang lembutnya hidup, meski tak selalu mudah.
Terbawa lagi aku ke sana, ke sunyi yang tak pernah sepi—ke hangat yang tak perlu pelukan. Jogja, kota kecil dengan rindu yang besar. Setiap sudutnya seperti doa yang tak selesai dibisikkan; selalu membuatku kembali, walau hanya dalam ingatan.
Di antara aroma kopi di Malioboro dan gemuruh angin di Tugu yang diam, ada rasa yang sulit dijelaskan—tentang tenang yang tak dibuat-buat, tentang pulang yang tak selalu berbentuk rumah.
"Terbawa lagi aku ke sana, suasana Jogja..."
lirik itu tak pernah sekedar lagu, tapi semacam panggilan dari kota yang diam-diam menyimpan hatiku.
Jogja bukan cuma kota. Ia cara semesta mengingatkanku tentang lembutnya hidup, meski tak selalu mudah.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
[⏳] ━━ 1989 Derasnya hujan kini mengguyur kota Jogjakarta, tepatnya di Jl. Malioboro. 🖨🖋
| Terdapat sepasang kekasih yang sedang berteduh di salah satu warung,
| pria itu memberikan jaket kulitnya kepada sang kekasih, berharap agar ia tidak kedinginan lagi. ⎋
| Dia juga membiarkan kekasihnya untuk bersender di bahunya yang lebar.
| Mereka menikmati suasana gemericiknya air hujan yang turun dari langit, /🎙• •
serta keindahan Malioboro pada malam hari yang cukup menyejukkan mata.
📻 ⅋── • Jogja adalah tempat
menyimpan seribu kenangan.
Dan kamu selalu istimewa,
seperti Jogja. 📸🤎
| Terdapat sepasang kekasih yang sedang berteduh di salah satu warung,
| pria itu memberikan jaket kulitnya kepada sang kekasih, berharap agar ia tidak kedinginan lagi. ⎋
| Dia juga membiarkan kekasihnya untuk bersender di bahunya yang lebar.
| Mereka menikmati suasana gemericiknya air hujan yang turun dari langit, /🎙• •
serta keindahan Malioboro pada malam hari yang cukup menyejukkan mata.
📻 ⅋── • Jogja adalah tempat
menyimpan seribu kenangan.
Dan kamu selalu istimewa,
seperti Jogja. 📸🤎
Channel name was changed to «ㅤ⏳ Kegiatan gadis can(+)tik asal Yogyakarta : Sachilōv Nafeezaz.»
ㅤㅤㅤ━━ • ( 𐚁 ) . . . 𝗣𝗔𝗚𝗘.𝗩𝗜𝗜
lahir dalam keluarga jawa, di kota #Jogjakarta
[ 23 Mei 2002 ] ⏳
Keseharian ku sebagai gadis manis asal kota Jogjakarta, mari berteman!
lahir dalam keluarga jawa, di kota #Jogjakarta
[ 23 Mei 2002 ] ⏳
Keseharian ku sebagai gadis manis asal kota Jogjakarta, mari berteman!
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
📍━━ TITIK NOL YOGYAKARTA
08.32
Delman berlalu lalang, suara detakan kaki kuda begitu nyaring terdengar. Seorang pemuda sedang berjalan begitu elok menyusuri kota Jogja. Semburat cahaya matahari dari ufuk timur menyinari wajah nya.
Kota Jogja di isi penuh keramaian para pejalan, pohon pohon rindang begitu tertata apik di pinggiran jalan.
⌛ •• Kafe pinggiran kota begitu ramai di isi para pemuda dan pemudi di sana.
Satu benang gitar di petik, menciptakan alunan yang merdu, menyanyikan lagu lama bersama – sama menciptakan kenangan yang harmonis.
📻 ━━ 1999 'Berjalan menyusuri kota kenangan memang hal yang paling indah' 🕊
08.32
Delman berlalu lalang, suara detakan kaki kuda begitu nyaring terdengar. Seorang pemuda sedang berjalan begitu elok menyusuri kota Jogja. Semburat cahaya matahari dari ufuk timur menyinari wajah nya.
Kota Jogja di isi penuh keramaian para pejalan, pohon pohon rindang begitu tertata apik di pinggiran jalan.
⌛ •• Kafe pinggiran kota begitu ramai di isi para pemuda dan pemudi di sana.
Satu benang gitar di petik, menciptakan alunan yang merdu, menyanyikan lagu lama bersama – sama menciptakan kenangan yang harmonis.
📻 ━━ 1999 'Berjalan menyusuri kota kenangan memang hal yang paling indah' 🕊
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ㅤ
Antara reruntuhan keagungan masa lalu (&,) semilir angin yang berdongeng, aku menemukannya—ilhami: Jogja.
ㅤ🕰 ..“ Disini aku berdiri, ditengah-tengah ramai nya kota, sekitar seminggu yang lalu aku tiba di Jogja dengan hati yang kosong, seperti kanvas putih yang menunggu sapuan kuas. Namun, Jogja perlahan-lahan melukiskan dirinya ke dalam jiwaku.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ 📺 📄 ⏳ . . .
ㅤ──── Karya-karyaku sebelumnya
ㅤterasa hambar, kering, tanpa jiwa..
ㅤㅤ Tetapi di sini, di Jogja, kata-kata di benakku mengalir deras seperti air sungai. Aku menulis banyak mengenai Jogja, aku menulis tentang cinta kasih dan tentang kehidupan yang terpatri. Terimakasih Jogja.
ㅤㅤ "Terimakasih telah menginspirasi."
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Antara reruntuhan keagungan masa lalu (&,) semilir angin yang berdongeng, aku menemukannya—ilhami: Jogja.
ㅤ🕰 ..“ Disini aku berdiri, ditengah-tengah ramai nya kota, sekitar seminggu yang lalu aku tiba di Jogja dengan hati yang kosong, seperti kanvas putih yang menunggu sapuan kuas. Namun, Jogja perlahan-lahan melukiskan dirinya ke dalam jiwaku.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ 📺 📄 ⏳ . . .
ㅤ──── Karya-karyaku sebelumnya
ㅤterasa hambar, kering, tanpa jiwa..
ㅤㅤ Tetapi di sini, di Jogja, kata-kata di benakku mengalir deras seperti air sungai. Aku menulis banyak mengenai Jogja, aku menulis tentang cinta kasih dan tentang kehidupan yang terpatri. Terimakasih Jogja.
ㅤㅤ "Terimakasih telah menginspirasi."
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Jogjakarta, 1990.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Sekilas kisah di kota tua.
ㅤDengan liar, angin malam berhembus mendorong setiap insan agar pergi ke hulu. Aku hanya menatap bingung; berteduh seorang diri di tengah tengah tugu Djogdja yang melegenda luar biasa. Menggigil terkena tampias hujan yang menghujani bumi dengan kasar, rintiknya seakan-akan bisa melubangi kepala jika memaksa menembus, melerai hujan. Mengenang masa lalu yang tidak ada habisnya, membiarkan diriku lebam-lebam tak karuan disana.
ㅤMenepati janji terdahulu yang lama ku rangkai, diriku kembali di kota tua ini dengan rasa yang sedikit berbeda. Ku sulam senyuman setulus mungkin, memberanikan diri agar lebih berani menyusuri setiap sudutnya. Djogdja; matur sembah nuwun sampun saget kepanggih malih.
ㅤDengan liar, angin malam berhembus mendorong setiap insan agar pergi ke hulu. Aku hanya menatap bingung; berteduh seorang diri di tengah tengah tugu Djogdja yang melegenda luar biasa. Menggigil terkena tampias hujan yang menghujani bumi dengan kasar, rintiknya seakan-akan bisa melubangi kepala jika memaksa menembus, melerai hujan. Mengenang masa lalu yang tidak ada habisnya, membiarkan diriku lebam-lebam tak karuan disana.
ㅤMenepati janji terdahulu yang lama ku rangkai, diriku kembali di kota tua ini dengan rasa yang sedikit berbeda. Ku sulam senyuman setulus mungkin, memberanikan diri agar lebih berani menyusuri setiap sudutnya. Djogdja; matur sembah nuwun sampun saget kepanggih malih.

