Pain, Blooms, and You.
1 subscriber
1 video
1 link
To the brokens, yet still so beautiful.
Download Telegram
Dari kecil, aku selalu tahu menjadi dewasa itu berat. Tapi, semesta malah membuat aku merasakan itu sebelum waktunya.
"Have you ever been in love?"

"I don't think so?"

"Do you want me to describe it to you?"
It's like getting so much butterflies flying in your stomach, to the point of getting sick, but still, you enjoyed it.

It's like you got to see the whole universe just by staring his eyes, like how his eyes getting brighter and brighter, just like the stars trapped inside.

And it's like, wanting someone to be happy, with you, for the rest of your life, but when it's getting hurt, you still wish the same thing, for him to be happy, even without you. You hate him for that, but you're also can't stop unloving him.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
"So, do you want to be in love?"

"I don't think so."

"It's the same answer."

"No. The first one, i ask to myself, but now, i just know, that being in love is not a plan, because if it is a plan, nobody will fall in love, Falling is Hurt."
It's so hard not to mention your name, begging you to come back. It's so hard, for me... to not missing you...
Until we meet again.
Kita bakal ketemu lagi, sebagai orang asing. Tapi punya kenangan. Sebagai orang asing, yang mungkin saling tahu begitu dalam mengenai satu sama lain. Orang asing yang terasa seperti rumah.

Until we meet again, please take care. I love you.
Reasons you have to keep alive:
— Don’t you want to have that “I’ve made it” cry?
— To the day you realize, "It gets better" words is not a lie.
— Have you met your soulmate yet?
— One day you'll tell your story and it's going to be someone else's survival guide.
— Your pets will never understand why you left.
— The pain will leave, until it's done teaching you.
— You are the reason why someone still alive.
— Don't you want to hear your favorite singer new songs?
— Making the world a better place for your future child/family is worth any pain. 
— You are so strong, beautiful, wonderful, and if no ones tells you that, it's probably because they know, you will always made it. And you will, right?
— NASA stills working on a technology where humans can travel to outer space, just like any flights. Let's go to see the stars, that day.
— If you take a moment to commit suicide, your pain won't go away, it will just passed to the people who loved you. And, i do. I love you.
Semesta, tolong bawa dia sebentar, aku sudah terlalu lelah.
Maaf, sungguh maaf, karena masih merindukan kamu.
Selamat tanggal 21.
Bahagia selalu, ya? Saya mau lepas kamu.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Now, i'm letting go. Please be happier, you deserve it so much.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Halo, sudah satu tahun, Ar. Cepat sekali waktu berlalu. Kamu masih ingat saya, gak ya? Bukan, saya gak sama sekali ada harapan apa-apa dan menyapa kamu juga bukan dengan maksud apa-apa, tapi kebetulan saya teringat kamu saja. Dan ya untuk sekian kali, mengirimkan pesan seakan kamu akan baca.

Saya tebak pasti bukan hanya saya yang rindu kamu, saya mampir ke id lama-mu juga, adikmu suka ngoceh disana tentang kangen dia ke kamu. Benar-benar jago sekali kamu main karakternya ya, Ar. Dipikir-pikir juga lucu ya, benar-benar lugu masa-masa itu, kamu dan dunia roleplayer entah kenapa selalu berdampingan di ingatan saya. Saya juga sudah keluar kok dari sini. Mengetik dan mengingat nama kamu walaupun sudah satu tahun berlalu, masih terasa mendebarkan dan menyakitkan. Saya harap kamu bahagia di sebelah sana.
Kamu ternyata bohong. Kamu waktu itu kembali tanpa menyapa saya lagi. Tapi tidak apa, saya tahu saya bukan siapa-siapa di mata kamu. Ar, kenapa ya saya ingat kamu terus? Padahal kamu hanya orang asing, tidak lebih tidak kurang, tapi sakit dan bahagianya sampai sekarang masih cukup terasa.
Saya yakin ada begitu banyak perbedaan antara kita, di dunia kita masing-masing, maka itu Tuhan hanya izinkan kita bertemu disini saja, jatuh cinta disini saja, dan berpisah disini saja. Tapi, Ar, saya sering berandai-andai wujudmu yang asli seperti apa, atau apakah benar kamu sehangat ini pada nyatanya, atau.... saya sering berandai Ar, terlalu bodoh karena pernah mencari sosok kamu di sebelah sini. Maaf, sungguh maaf.
Selamat satu tahun, pangeran. Saya rindu kamu, tapi sekali lagi, saya ucapkan selamat tinggal untuk kesekian kalinya dalam putus asanya saya mengingat ajaibnya sosok kamu.