This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
γ €γ € βΈ π» . [πinson π’peaking]
{ 𦬠} β Χ/ π β πagu yang akan kita bahas malam ini adalah πππ¨ π¬ππ‘π π¦ππππ, yang dibawakan oleh Mahalini dan Nuca. Dari judulnya saja, lagu ini sudah membawa kita pada sebuah pengakuan yang terdengar sederhana, tetapi sebenarnya menyimpan banyak hal: βAku yang salah.β
{ 𦬠} β Χ/ π β πebab, ketika sebuah hubungan berakhir, terkadang kita tidak langsung menyalahkan orang lain. Justru, kita mulai memeriksa diri sendiri.
π€ πpakah aku yang terlalu banyak berharap?
π€ πpakah aku yang kurang berusaha?
π€ πpakah aku yang seharusnya bertahan lebih lama?
π€ πtau mungkin, akulah yang membuat semuanya berakhir seperti ini?
{ 𦬠} β Χ/ π β πasa bersalah sering kali membuat seseorang terus kembali pada masa lalu. Mengulang percakapan yang pernah terjadi, mengingat keputusan-keputusan yang pernah diambil, dan membayangkan kemungkinan lain yang mungkin saja terjadi jika pada waktu itu kita memilih jalan yang berbeda.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
γ €γ € βΈ π» . [πinson π’peaking]
{ 𦬠} β Χ/ π β πamun, barangkali tidak semua perpisahan memiliki satu orang yang sepenuhnya salah. Ada hubungan yang berakhir bukan karena seseorang berhenti memiliki rasa, tetapi karena keadaan membuat dua orang tidak lagi mampu berjalan dengan cara yang sama.
{ 𦬠} β Χ/ π β πda pula perpisahan yang meninggalkan begitu banyak hal yang tidak sempat disampaikan. Dan ketika tidak ada lagi kesempatan untuk membicarakannya, rasa bersalah perlahan bercampur dengan rindu.
{ 𦬠} β Χ/ π β πetapi, mungkin ada satu hal yang menarik untuk kita renungkan dari lagu ini. Ketika seseorang berkata, βAku yang salah,β apakah ia benar-benar sedang mengakui kesalahannya? Atau mungkin, ia sedang berusaha mencari alasan atas sesuatu yang sudah terlanjur hilang?
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
γ €γ € βΈ π» . [πinson π’peaking]
{ 𦬠} β Χ/ π β πebab terkadang, kita membutuhkan seseorang untuk disalahkan agar sebuah kehilangan terasa lebih mudah dipahami.
β Kalau aku yang salah, mungkin semuanya berakhir karena kesalahanku. Kalau aku yang salah, mungkin ada sesuatu yang seharusnya bisa ku perbaiki. Namun bagaimana jika tidak ada yang benar-benar bisa disalahkan? β
{ 𦬠} β Χ/ π β πagaimana jika dua orang hanya kehilangan kesempatan untuk saling memahami? Dan bagaimana jika yang paling menyakitkan dari sebuah perpisahan bukan hanya karena seseorang pergi, tetapi karena setelah kepergiannya, kita tidak pernah benar-benar tahu apa yang sebenarnya ia rasakan?
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
γ €γ € βΈ π» . [πinson π’peaking]
{ 𦬠} β Χ/ π β πungkin, setelah bertahun-tahun berlalu, pertanyaan tentang siapa yang salah tidak lagi menjadi hal yang paling penting. Waktu perlahan mengajarkan kita bahwa tidak semua hal dapat diperbaiki hanya dengan mengetahui penyebabnya.
{ 𦬠} β Χ/ π β πda kehilangan yang tetap menjadi kehilangan, bahkan setelah kita memahami bagaimana semuanya bermula. Dan di titik tertentu, mungkin kita tidak lagi ingin menyalahkan siapa pun.
{ 𦬠} β Χ/ π β Kita hanya ingin tau satu hal:
π« ; πpakah orang yang kita rindukan juga pernah merindukan kita?
π« ; πukan karena kita ingin memintanya kembali.
π« ; πukan pula karena kita tidak sanggup menerima bahwa ia telah pergi.
π« ; πanya karena ada sesuatu yang begitu berarti bagi kita, dan kita ingin tahu apakah sesuatu itu pernah berarti dengan cara yang sama bagi orang lain.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
γ €γ € βΈ π» . [πinson π’peaking]
{ 𦬠} β Χ/ π β πerkadang, sebuah karya tidak hanya selesai ketika kita selesai mendengarkannya. Ia bisa meninggalkan sebuah pertanyaan dan dari pertanyaan itu, mungkin lahir karya yang lain.
{ 𦬠} β Χ/ π β Maka, malam ini β. πinson ingin memperkenalkan sebuah karya baru. Karya yang lahir dari proses merenungkan kehilangan, jarak, dan pertanyaan yang mungkin tidak akan pernah menemukan jawaban.
{ 𦬠} β Χ/ π β πa masih berada dalam semesta yang sama dengan karya yang pernah kita bahas sebelumnya, πlegi πakrawala yang πerindu.
γ €γ €γ €πitani πakrawala πepada πandramΔ
γ €γ €γ €γ €β Karya : π½. π¬ksandro
Telegraph
πitani πakrawala πepada πandramΔ
Ratapan yang terus-menerus dilantunkan oleh Cakrawala kepada CandramΔ. Hai, CandramΔ. Barangkali inilah litani yang paling sia-sia. Sebab sejak kala menutup seluruh jalan menuju namamu, aku hanya mampu menaruh anuragamu melalui ingatan. Sementara ingatanβ¦
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
γ €γ € βΈ π» . [πinson π’peaking]
{ 𦬠} β Χ/ π β πika πlegi πakrawala yang πerindu terasa seperti suara seseorang yang masih berdiri di tengah kehilangan dan mencoba memahami kepergian, maka πitani πakrawala πepadaπandramΔ terasa seperti suara seseorang yang telah berjalan jauh bersama kehilangan itu.
{ 𦬠} β Χ/ π β πaktu telah berlalu, jarak telah menjadi sesuatu yang tidak lagi bisa dinegosiasikan. Bahkan kemungkinan untuk kembali saling menjangkau telah lama tertutup. Namun, ada hal-hal yang tidak ikut hilang hanya karena waktu terus berjalan.
β Salah satunya adalah πππππ. β
{ 𦬠} β Χ/ π β πalam puisi ini, Cakrawala tidak lagi meminta CandramΔ untuk kembali. Ia tidak memohon agar masa lalu diulang dan ia juga tidak menolak kenyataan bahwa CandramΔ telah pergi. Justru, ia telah menerima bahwa mungkin mereka memang tidak akan pernah saling menjangkau lagi.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
γ €γ € βΈ π» . [πinson π’peaking]
{ 𦬠} β Χ/ π β πika Aku yang Salah berbicara tentang seseorang yang masih berusaha memahami apa yang sebenarnya salah dari sebuah perpisahan, maka πitani πakrawala πepada πandramΔ membawa kita pada pertanyaan yang muncul setelah waktu berlalu.
{ 𦬠} β Χ/ π β πetika rasa bersalah mungkin telah memudar, ketika kemarahan mungkin telah selesai, ketika seseorang sudah mampu menerima bahwa yang telah pergi mungkin memang tidak akan kembali.
Namun, πππππ πππππ πππ.
{ 𦬠} β Χ/ π β πan dari rindu itu, lahirlah sebuah pertanyaan yang sangat sederhana, tetapi mungkin tidak akan pernah bisa dijawab:
β Apakah kau juga merindukanku? β
{ 𦬠} β Χ/ π β πadi, kedua karya ini memang tidak memiliki makna yang sama. Aku yang Salah berbicara tentang kesalahan, penyesalan, dan perpisahan. Sementara πitani πakrawala πepada πandramΔ berbicara tentang kehilangan yang telah lama berlalu, tetapi masih menyisakan rindu dan pertanyaan.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
γ €γ € βΈ π» . [πinson π’peaking]
{ 𦬠} β Χ/ π β πamun, keduanya bertemu pada satu titik:
β πeduanya berbicara tentang seseorang yang masih mencoba memahami sesuatu yang telah hilang. β
β πarena mungkin, pada akhirnya, tidak semua perpisahan membutuhkan seseorang untuk disalahkan. β
{ 𦬠} β Χ/ π β πda perpisahan yang hanya meninggalkan dua orang dengan pertanyaan masing-masing. Dan bisa jadi, di suatu tempat, dua orang yang sama-sama kehilangan justru sama-sama merindukanβtanpa pernah tau bahwa mereka sedang merasakan hal yang sama.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
γ €γ € βΈ π» . [πinson π’peaking]
{ 𦬠} β Χ/ π β πungkin, tidak semua kehilangan berakhir dengan lupa. Ada yang berubah menjadi kenangan, ada yang menjadi sunyi, dan ada pula yang tetap tinggal sebagai rindu.
{ 𦬠} β Χ/ π β πku yang Salah mengajarkan kita untuk melihat kembali perpisahan dan kesalahan yang mungkin menyertainya. Sementara πitani πakrawala πepada πandramΔ mengingatkan kita bahwa setelah semuanya berlalu, masih mungkin ada rindu yang diam-diam menetap.
{ 𦬠} β Χ/ π β πerima kasih telah meluangkan waktu untuk mendengarkan, membaca, dan memaknai setiap karya bersama malam ini. Sampai bertemu di pembahasan berikutnya.
β πarena mungkin, tidak semua karya datang untuk memberikan jawaban. Sebagian hanya datang untuk memberitahu kita bahwa, di suatu tempat, ada perasaan yang pernah kita rasakan seorang diriβmeski mungkin, sebenarnya tidak pernah benar-benar kita rasakan sendirian. β
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM