πš‚π™°π™Ίπ™°πšπ™°πšƒπš„π™» π™Όπ™°πš„πšƒ
50.2K subscribers
3.28K photos
3.92K videos
716 links
Daily Media, Shocking, Horror, Creepy, Disturbing, News Videos.

Social Media:
β€’ x.com/creepyroom
β€’ instagram.com/creepy_room_
β€’ facebook.com/creepyroom

WEBSITE:
β€’ https://creepy.id

Support kami:
β€’ https://saweria.co/creepyroom
Download Telegram
Kronologi Singkat Anak Mutilasi Ibu Kandung Gara-gara Judol

Seorang pemuda berinisial AF (23) dilaporkan membunuh dan memutilasi ibunya di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Kasat Reskrim Polres Lahat Muhammad Ridho Pradani menyatakan pelaku membunuh ibunya karena judi online (judol).

Ridho mengatakan, sebelum pembunuhan, pelaku meminta uang kepada ibunya untuk bermain judol.

Pelaku yang tinggal mengontrak sejauh 20 kilometer dari rumah ibunya mengaku nekat menghabisi nyawa ibunya karena emosi. Korban tidak mau memberikan uang saat pelaku memintanya untuk bermain judi online slot.

β€œMotif sementara karena pelaku kesal tidak diberi uang untuk bermain judi daring,” kata Ridho dikutip Antara, Rabu (8/4/2026).

Pelaku kemudian menghabisi ibunya dengan cara dipukul. Jenazah korban kemudian dibakar, dimutilasi, dan dimasukkan ke dalam plastik dan karung. Selanjutnya, pelaku mengubur karung tersebut.

Pelaku kemudian mengambil emas seberat 6 gram milik ibunya. Ia menjual emas tersebut dan menggunakan uang itu untuk bermain judi online.

Kasus ini terungkap setelah korban tidak terlihat selama seminggu terakhir hingga membuat pihak keluarga curiga. Warga kemudian mencium bau tidak sedap di area perkebunan rumah korban.

Korban berinisial SA (63) ditemukan dalam kondisi terpotong dan dikuburkan di sebuah kebun di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat.

Setelah memeriksa saksi-saksi, polisi menemukan bahwa terduga pelaku tidak lain adalah anak kandung korban.

AF lalu ditangkap di sebuah penginapan di Lahat pada Rabu (8/4). Berdasarkan keterangan pelaku, korban dibunuh pada 28 Maret di Desa Danau Belidang, Kecamatan Mulak Sebingkai.

Setelah membunuh ibu sendiri, pelaku beripaya menghilangkan jejak dengan membakar jenazah. Namun, upaya ini tidak berhasil sehingga pelaku memutuskan untuk memutilasi korban.

Potongan tubuh dibawa ke sebuah kebun di Desa Karang Dalam untuk dikuburkan. Pelaku dilaporkan sempat meminta bantuan orang lain dengan dalih menggali lubang untuk keperluan kebun.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 458 ayat (2) dan (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana mati, seumur hidup, atau penjara paling lama 20 tahun.
🀬105❀41😭12πŸ•Š9πŸ”₯2
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
Seorang warga di Kabupaten Mempawah tersengat aliran listrik saat menyetrum ikan di aliran parit, Kamis (9/4/2026).

Korban ditemukan warga dalam kondisi tidak sadarkan diri di dalam air. Beruntung, aksi cepat warga yang langsung memberikan pertolongan berhasil menyelamatkan korban. Saat dievakuasi, korban sudah sadar namun dalam kondisi lemas.
πŸ‘27❀18πŸ€—9πŸ‘€5πŸ•Š3
CREW Sound Horeg Meninggal Setelah Kesetrum Kabel PLN di Pati, Sabtu (11/4) Malam.

πŸ“ Desa Bogotanjung, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati.
πŸ‘89❀31πŸ€—22πŸ”₯17🫑11😭9πŸ’―5πŸ‘€3πŸ•Š1
Banyumas - Terjadi laka tunggal di jembatan Desa Dukuhwaluh, Kabupaten Banyumas pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 22:00 WIB).

Peristiwa berawal saat pengendara menabrak pembatas jembatan dan membuat kedua remaja tersebut terlempar ke bawah jembatan. Salah satu korban bernama Rini (18) berhasil ditemukan warga dan segera dievakuasi ke RSUD Margono Soekarjo dalam kondisi selamat.

Keesokan harinya, korban kedua bernama Aurel Jeni Prabella (18) ditemukan oleh salah satu warga pada pukul 17:26 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Pada saat ditemukan, kondisi korban masih menggunakan helm dan mantel yang sebelumnya korban pakai. Korban berhasil dievakuasi pada pukul 18:10 WIB dan selanjutnya dibawa ke RSUD Margono Soekarjo untuk pemeriksaan lebih lanjut.
❀32πŸ•Š12😭8πŸ‘4
Nyalip Lalu Rem Mendadak, Ibu dan Anak di Samarinda Tewas di Kolong Truk Kontainer


Kecelakaan lalu lintas yang merenggut dua nyawa terjadi di Jalan Nusyirwan Ismail (Ring Road II), Lok Bahu,, Selasa (14/4) siang sekitar pukul 12.30 Wita.

Motor bernomor KT 3823 CAB yang dikendarai Siti Nuripah (51) bersama putrinya bertabrakan dengan truk muat kontainer dengan nomor polisi KT 9095 BU. Keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat.

Keterangan sementara diperoleh ayokaltim. Com, peristiwa bermula saat ibu yang membonceng anaknya itu melaju searah dari Lok Bahu menuju simpang Air Putih. Di tengah arus lalu lintas yang melambat, korban diduga mencoba menyalip kendaraan di depannya, dengan mengambil jalur kanan.

Sopir kontainer, Asdin Putra, mengatakan dia sudah memberikan peringatan sebelum tabrakan terjadi.

β€œSaya sudah klakson dari jauh. Dia di depan, habis nyalip, tapi tiba-tiba ngerem,” kata Asdin di lokasi kejadian.

Menurut Asdin, kondisi jalan saat itu tidak ideal karena terdapat kendaraan parkir di dekat simpang, sehingga ruang gerak terbatas dan tabrakan pun tidak bisa dihindari lagi.

β€œTidak bisa menghindar, akhirnya kena bagian depan truk saya dan motor langsung masuk ke bawah,” ujar Asdin.
Benturan keras itu membuat kedua korban terperosok dan terseret di kolong truk, hingga meninggal dunia di tempat. Perwira Pengawas Polresta Samarinda, Ipda Mat Bahri, membenarkan peristiwa itu.

Kami menerima laporan sekitar pukul 12.30 Wita. Ada kecelakaan antara sepeda motor dan truk kontainer dengan dua korban meninggal dunia,” kata dia.
Jenazah kedua korban telah dievakuasi ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Sementara itu, polisi melakukan olah TKP dan mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat.

Kasus ini sedang ditangani Unit Lakalantas Satlantas Polresta Samarinda untuk penyelidikan lebih lanjut.
❀10πŸ”₯2πŸ•Š1