﷽ APA YANG SEBENARNYA DIAJARKAN DALAM "MANHAJ SALAF" ?
❀ Manhaj salaf adalah sebuah "metode" beragama yang mengajarkan kita untuk mentauhidkan Allah dengan benar dan menjauhi segala bentuk kesyirikan. Karena itulah sesungguhnya tugas dakwah para nabi dan rasul.
Allah ﷻ berfirman:
'Dan sungguh, Kami telah mengutus seorang Rasul untuk setiap umat (untuk menyerukan), "Sembahlah Allah, dan jauhilah Tagut".'
(QS. An-Nahl [16]: Ayat 36)
❀ Manhaj salaf mengajarkan kita untuk menjadikan Al-Qur’an dan sunnah sebagai pedoman hidup. Menjadikan wahyu sebagai penuntun kehidupan.
Allah Ta'ala berfirman:
وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِۦ عِلْمٌ ۚ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولٰٓئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا
"Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui. Karena pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya." [QS. Al-Isra: 36]
❀ Mereka berusaha menapaki jalan generasi terbaik di dalam ilmu, akidah, ibadah, akhlak, muamalah dan berusaha istiqomah di atas jalan tersebut.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِي ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ
"Sebaik-baik manusia adalah generasiku (yaitu generasi sahabat), kemudian orang-orang yang mengiringinya (yaitu generasi tabi’in), kemudian orang-orang yang mengiringinya (yaitu generasi tabi’ut tabi’in)".
📚 [Hadits Mutawatir]
❀ Mereka menjunjung tinggi dalil-dalil sahih, mencintai ilmu dan menghormati para ulama. Mereka itu berbakti kepada orang tua dan menyayangi sesama muslim.
❀ Mereka adalah yang terdepan dalam memberikan manfaat dan kebaikan untuk saudaranya, sebagaimana mereka ingin kebaikan bagi dirinya sendiri.
❀ Manahj salaf adalah metode beragama yang telah Allah jamin kebenarannya. Maka ikutilah jalan ini dan berpegang teguhlah di atasnya.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
"Dan orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada Allah. Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang agung."
(QS. At-Taubah [9]: Ayat 100)
Semoga bermanfaat.
Makkah, 12 Mei 2023/22 Syawal 1444 H
✍ Farhan Fadilat Syah حفظه الله
(https://www.instagram.com/reel/CsJRUS9p2Ke/?igshid=NTc4MTIwNjQ2YQ==)
🌐 Sumber:
كتاب مذكرة التوحيد(دعوة_نسخة ملونة) - الجامعة الإسلامية بالمدينة النبوية
ما هو منهج السلف؟ وكيف نعرف أننا متبعون له - الشيخ صالح الفوزان
(Syaikh Shalih Al Fauzan حفظه الله:
https://youtu.be/W1j8dRJRqXs)
Barakallah wa Allahu Yahdikum..
•┈┈•••○○❁🌻💠🌻❁○○•••┈┈•
❀ Manhaj salaf adalah sebuah "metode" beragama yang mengajarkan kita untuk mentauhidkan Allah dengan benar dan menjauhi segala bentuk kesyirikan. Karena itulah sesungguhnya tugas dakwah para nabi dan rasul.
Allah ﷻ berfirman:
'Dan sungguh, Kami telah mengutus seorang Rasul untuk setiap umat (untuk menyerukan), "Sembahlah Allah, dan jauhilah Tagut".'
(QS. An-Nahl [16]: Ayat 36)
❀ Manhaj salaf mengajarkan kita untuk menjadikan Al-Qur’an dan sunnah sebagai pedoman hidup. Menjadikan wahyu sebagai penuntun kehidupan.
Allah Ta'ala berfirman:
وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِۦ عِلْمٌ ۚ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولٰٓئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا
"Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui. Karena pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya." [QS. Al-Isra: 36]
❀ Mereka berusaha menapaki jalan generasi terbaik di dalam ilmu, akidah, ibadah, akhlak, muamalah dan berusaha istiqomah di atas jalan tersebut.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِي ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ
"Sebaik-baik manusia adalah generasiku (yaitu generasi sahabat), kemudian orang-orang yang mengiringinya (yaitu generasi tabi’in), kemudian orang-orang yang mengiringinya (yaitu generasi tabi’ut tabi’in)".
📚 [Hadits Mutawatir]
❀ Mereka menjunjung tinggi dalil-dalil sahih, mencintai ilmu dan menghormati para ulama. Mereka itu berbakti kepada orang tua dan menyayangi sesama muslim.
❀ Mereka adalah yang terdepan dalam memberikan manfaat dan kebaikan untuk saudaranya, sebagaimana mereka ingin kebaikan bagi dirinya sendiri.
❀ Manahj salaf adalah metode beragama yang telah Allah jamin kebenarannya. Maka ikutilah jalan ini dan berpegang teguhlah di atasnya.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
"Dan orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada Allah. Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang agung."
(QS. At-Taubah [9]: Ayat 100)
Semoga bermanfaat.
Makkah, 12 Mei 2023/22 Syawal 1444 H
✍ Farhan Fadilat Syah حفظه الله
(https://www.instagram.com/reel/CsJRUS9p2Ke/?igshid=NTc4MTIwNjQ2YQ==)
🌐 Sumber:
كتاب مذكرة التوحيد(دعوة_نسخة ملونة) - الجامعة الإسلامية بالمدينة النبوية
ما هو منهج السلف؟ وكيف نعرف أننا متبعون له - الشيخ صالح الفوزان
(Syaikh Shalih Al Fauzan حفظه الله:
https://youtu.be/W1j8dRJRqXs)
Barakallah wa Allahu Yahdikum..
•┈┈•••○○❁🌻💠🌻❁○○•••┈┈•
YouTube
صالح الفوزان : ما هو منهج السلف ؟ وكيف نعرف أننا مُتبعون له ؟
Enjoy the videos and music you love, upload original content, and share it all with friends, family, and the world on YouTube.
﷽ Utang Menumpuk Setinggi Gunung Lunas, "Ustaz Syafiq Riza Basalamah" Sarankan Kerjakan Amalan Do'a Dahsyat ini https://t.me/RumQn
Ustaz Syafiq Riza Basalamah menyampaikan sebuah amalan pelunas utang, meski jumlahnya setinggi gunung.
Amalan pelunas utang tersebut diambil Ustaz Syafiq Riza Basalamah dari hadis Ali bin Abi Thalib رضي الله عنه.
“Pernah datang kepada Ali bin Abi Thalib seorang yang punya tanggungan utang,” kata Ustaz Syafiq Riza dilansir dari kanal Youtube Videosunnah Official, Jumat (12/5/2023).
“Dia mengatakan wahai Ali bin Abi Tholib, aku tidak mampu untuk melunasi utangku,” imbuhnya.
Seseorang tersebut ternyata adalah budak yang hendak membebaskan dirinya dengan mengangsur, namun dia merasa tidak lagi mampu membayar.
“Lalu apa kata Ali bin Abi Thalib, apa dikasih duit? Ternyata enggak. Tapi dikasih amalan,” kata Ustaz Syafiq Riza Basalamah.
“Ini pelajaran juga untuk kita. Kadangkala datang ke ustaz saat minta tolong soal utang, malah dikasih amalan bukan uang atau relasi yang bisa membantu,” imbuhnya.
Tapi di sinilah istimewanya, Ali bin Abi Thalib mengatakan kepada orang tersebut sebagai berikut:
“Maukah kau, aku ajarkan sebuah amalan yang aku diajari langsung oleh Rasulullah ﷺ,” ujarnya.
“Kalau engkau menanggung utang sebesar gunung percayalah Allah akan lunasi. Bacalah doa ini,” tambahnya.
Doa pelunas utang riwayat Ali bin Abi Thalib:
اللَّهُمَّ اكْفِني بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
❝𝘼𝙡𝙡𝙖𝙝𝙪𝙢𝙢𝙖𝙠𝙛𝙞𝙣𝙞 𝙗𝙞𝙝𝙖𝙡𝙖𝙡𝙞𝙠𝙖 𝙖𝙣 𝙝𝙖𝙧𝙖𝙢𝙞𝙠𝙖, 𝙬𝙖 𝙖𝙜𝙝𝙣𝙞 𝙗𝙞 𝙛𝙖𝙙𝙡𝙞𝙠𝙖 𝙖𝙢𝙢𝙖𝙣 𝙨𝙞𝙬𝙖𝙠❞
Artinya: "Ya Allah cukupi aku dengan rezekimu yang halal, sehingga aku terhindar dari yang haram. Percayakanlah aku dengan karunia-Mu hingga aku tidak meminta kepada selain-Mu.”
Hadis tersebut diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi.
🌐 Sumber: https://www.tvonenews.com/religi/121647-utang-menumpuk-setinggi-gunung-lunas-ustaz-syafiq-riza-basalamah-sarankan-kerjakan-amalan-dahsyat-ini?page=all
بارڪ اللّـہ فيڪمــ وجزاڪمــ اللّـہ خيـرا
▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬
Ustaz Syafiq Riza Basalamah menyampaikan sebuah amalan pelunas utang, meski jumlahnya setinggi gunung.
Amalan pelunas utang tersebut diambil Ustaz Syafiq Riza Basalamah dari hadis Ali bin Abi Thalib رضي الله عنه.
“Pernah datang kepada Ali bin Abi Thalib seorang yang punya tanggungan utang,” kata Ustaz Syafiq Riza dilansir dari kanal Youtube Videosunnah Official, Jumat (12/5/2023).
“Dia mengatakan wahai Ali bin Abi Tholib, aku tidak mampu untuk melunasi utangku,” imbuhnya.
Seseorang tersebut ternyata adalah budak yang hendak membebaskan dirinya dengan mengangsur, namun dia merasa tidak lagi mampu membayar.
“Lalu apa kata Ali bin Abi Thalib, apa dikasih duit? Ternyata enggak. Tapi dikasih amalan,” kata Ustaz Syafiq Riza Basalamah.
“Ini pelajaran juga untuk kita. Kadangkala datang ke ustaz saat minta tolong soal utang, malah dikasih amalan bukan uang atau relasi yang bisa membantu,” imbuhnya.
Tapi di sinilah istimewanya, Ali bin Abi Thalib mengatakan kepada orang tersebut sebagai berikut:
“Maukah kau, aku ajarkan sebuah amalan yang aku diajari langsung oleh Rasulullah ﷺ,” ujarnya.
“Kalau engkau menanggung utang sebesar gunung percayalah Allah akan lunasi. Bacalah doa ini,” tambahnya.
Doa pelunas utang riwayat Ali bin Abi Thalib:
اللَّهُمَّ اكْفِني بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
❝𝘼𝙡𝙡𝙖𝙝𝙪𝙢𝙢𝙖𝙠𝙛𝙞𝙣𝙞 𝙗𝙞𝙝𝙖𝙡𝙖𝙡𝙞𝙠𝙖 𝙖𝙣 𝙝𝙖𝙧𝙖𝙢𝙞𝙠𝙖, 𝙬𝙖 𝙖𝙜𝙝𝙣𝙞 𝙗𝙞 𝙛𝙖𝙙𝙡𝙞𝙠𝙖 𝙖𝙢𝙢𝙖𝙣 𝙨𝙞𝙬𝙖𝙠❞
Artinya: "Ya Allah cukupi aku dengan rezekimu yang halal, sehingga aku terhindar dari yang haram. Percayakanlah aku dengan karunia-Mu hingga aku tidak meminta kepada selain-Mu.”
Hadis tersebut diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi.
🌐 Sumber: https://www.tvonenews.com/religi/121647-utang-menumpuk-setinggi-gunung-lunas-ustaz-syafiq-riza-basalamah-sarankan-kerjakan-amalan-dahsyat-ini?page=all
بارڪ اللّـہ فيڪمــ وجزاڪمــ اللّـہ خيـرا
▬▬▬▬▬•◇✿◇•▬▬▬▬▬
2. Masih ada penghalangnya
Rasulullah ﷺ tidak melakukan karena di zaman beliau masih ada penghalangnya. Seperti misalnya Rasulullah ﷺ hanya shalat tarawih secara berjamaah tiga malam saja. Hal ini dikarenakan Rasulullah ﷺ khawatir diwajibkan atas umatnya.
Ketika di zaman Umar, kekhawatiran ini tidak mungkin terjadi karena wahyu sudah terputus sementara berjamaah dalam shalat tarawih itu sangat besar manfaatnya. Maka Umar pun mengadakan shalat tarawih berjama’ah setiap malamnya. Maka Umar berkata, “sebaik-baik bid’ah adalah ini”. Ibnu Rajab mengatakan bahwa yang dimaksud adalah bid’ah secara bahasa dan bukan secara istilah syariat.
Di zaman Rasulullah ﷺ Al-Qur’an belum dibukukan. Hal ini karena masih ada penghalangnya. Yaitu wahyu terus menerus turun. Setelah Rasulullah ﷺ wafat, banyak penghafal Al-Qur’an banyak yang meninggal dunia di medan peperangan. Sehingga dikhawatirkan Al-Qur’an akan hilang.
Maka kemudian Abu Bakar dan para sahabat mengumpulkan dan menjadikan Al-Qur’an menjadi satu mushaf.
3. Tidak disyariatkan
Keadaan yang ketiga, Rasulullah ﷺ tidak lakukan padahal pendorongnya ada dan penghalangnya tidak ada. Maka ini tanda bahwa suatu amalan tidak disyariatkan.
Sebuah contoh, di zaman Rasulullah ﷺ shalat Idul Fitri dan Idul Adha tanpa adzan dan tanpa iqomah. Padahal (pendorong) untuk adzan dan iqomah ada, penghalangnya pun tidak ada. Rasulullah ﷺ mampu menyuruh Bilal untuk adzan. Tapi Rasulullah ﷺ tidak lakukan. Karena itu menunjukkan bahwa adzan sebelum shalat Idul Fitri dan Idul Adha tidak disyariatkan.
Inilah kaidah yang telah disebutkan oleh para ulama seperti Ibnu Taimiyah, Imam Asy-Syatibi dan yang lainnya. Bahwa tidak setiap perkara yang tidak Rasulullah ﷺ lakukan disebut bid’ah. Maka salah sekali jika ada orang yang berkata bahwa bid’ah adalah sesuatu yang tidak dilakukan oleh Rasulullah ﷺ.
Kewajiban seorang muslim adalah meninggalkan apa yang Rasulullah ﷺ tinggalkan disaat pendorong di zaman Rasulullah ﷺ ada dan penghalangnya tidak ada. Para sahabat mampu merayakan kelahiran Rasulullah ﷺ, dan pendorongnya sangat kuat yaitu cinta kepada Rasulullah ﷺ. Adakah generasi yang paling cinta kepada Rasulullah ﷺ dari para sahabat? Siapa yang lebih cinta kepada Rasulullah ﷺ? kita atau para sahabat? Jawabnya adalah para sahabat yang lebih cinta. Tapi kenapa mereka tidak merayakannya? Padahal mereka mampu, pendorongnya pun ada, penghalangnya tidak ada. Itu menunjukkan bahwa hal tersebut tidak disyariatkan.
Imam Syafi’ai, Imam Ahmad, Imam Malik, Imam Abu Hanifah, tidak pula mereka merayakannya. Itu baru muncul di zaman Bani Fatimiyyah diabad ke-4 Hijriyah. Mereka orang-orang Syiah yang ekstream sebagaimana disebutkan oleh Imam Al-Maqrizi dalam kita al-Khuthut al-Aridhah.
Pahamilah hakikat ini. Sehingga kita tidak membuka bid’ah selebar-lebarnya. Setiap orang yang memandang baik, dianggap baiklah dalam syariat. Akhirnya ditambahkanlah kedalam syariat setiap yang dipandang baik oleh manusia. Demi Allah kalaulah setiap yang dianggap baik oleh manusia jadi baik, padahal belum tentu jadi baik dimata Allah ﷻ tentu akan rusak agama ini.
Saudaraku, sesungguhnya Islam telah sempurna. Rasulullah ﷺ telah mengingatkan umatnya tentang masalah bid’ah karena hal itu merusak kemurnian Islam. Merusak kemurnian aqidah, ibadah dan bahkan merusak pondasi-pondasi Islam.
Lihatlah bagaimana pemikiran Khawarij muncul mengatakan bahwa orang yang melakukan dosa besar adalah kafir dan murtad dari agama Islam. Lihatlah bagaimana orang-orang Murjiah muncul dan mengatakan bahwa amal tidak termasuk iman. Sehingga mereka menyamakan iman antara iman Abu Bakar dan tokoh munafiqin.
Demikianlah jika kita pelajari tentang hakikatnya. Sungguh bid’ah bisa merusak dan meluluhlantahkan agama kita.
🌐 Sumber: https://www.radiorodja.com/29456-apa-itu-bidah-khutbah-jumat-ustadz-badrusalam-lc/
Nas-alulloha At-Taufiq wal Istiqomah 'alas Sunnah.
•┈┈• *🍃☆ 🍒 ☆🍃 *•┈┈•
Rasulullah ﷺ tidak melakukan karena di zaman beliau masih ada penghalangnya. Seperti misalnya Rasulullah ﷺ hanya shalat tarawih secara berjamaah tiga malam saja. Hal ini dikarenakan Rasulullah ﷺ khawatir diwajibkan atas umatnya.
Ketika di zaman Umar, kekhawatiran ini tidak mungkin terjadi karena wahyu sudah terputus sementara berjamaah dalam shalat tarawih itu sangat besar manfaatnya. Maka Umar pun mengadakan shalat tarawih berjama’ah setiap malamnya. Maka Umar berkata, “sebaik-baik bid’ah adalah ini”. Ibnu Rajab mengatakan bahwa yang dimaksud adalah bid’ah secara bahasa dan bukan secara istilah syariat.
Di zaman Rasulullah ﷺ Al-Qur’an belum dibukukan. Hal ini karena masih ada penghalangnya. Yaitu wahyu terus menerus turun. Setelah Rasulullah ﷺ wafat, banyak penghafal Al-Qur’an banyak yang meninggal dunia di medan peperangan. Sehingga dikhawatirkan Al-Qur’an akan hilang.
Maka kemudian Abu Bakar dan para sahabat mengumpulkan dan menjadikan Al-Qur’an menjadi satu mushaf.
3. Tidak disyariatkan
Keadaan yang ketiga, Rasulullah ﷺ tidak lakukan padahal pendorongnya ada dan penghalangnya tidak ada. Maka ini tanda bahwa suatu amalan tidak disyariatkan.
Sebuah contoh, di zaman Rasulullah ﷺ shalat Idul Fitri dan Idul Adha tanpa adzan dan tanpa iqomah. Padahal (pendorong) untuk adzan dan iqomah ada, penghalangnya pun tidak ada. Rasulullah ﷺ mampu menyuruh Bilal untuk adzan. Tapi Rasulullah ﷺ tidak lakukan. Karena itu menunjukkan bahwa adzan sebelum shalat Idul Fitri dan Idul Adha tidak disyariatkan.
Inilah kaidah yang telah disebutkan oleh para ulama seperti Ibnu Taimiyah, Imam Asy-Syatibi dan yang lainnya. Bahwa tidak setiap perkara yang tidak Rasulullah ﷺ lakukan disebut bid’ah. Maka salah sekali jika ada orang yang berkata bahwa bid’ah adalah sesuatu yang tidak dilakukan oleh Rasulullah ﷺ.
Kewajiban seorang muslim adalah meninggalkan apa yang Rasulullah ﷺ tinggalkan disaat pendorong di zaman Rasulullah ﷺ ada dan penghalangnya tidak ada. Para sahabat mampu merayakan kelahiran Rasulullah ﷺ, dan pendorongnya sangat kuat yaitu cinta kepada Rasulullah ﷺ. Adakah generasi yang paling cinta kepada Rasulullah ﷺ dari para sahabat? Siapa yang lebih cinta kepada Rasulullah ﷺ? kita atau para sahabat? Jawabnya adalah para sahabat yang lebih cinta. Tapi kenapa mereka tidak merayakannya? Padahal mereka mampu, pendorongnya pun ada, penghalangnya tidak ada. Itu menunjukkan bahwa hal tersebut tidak disyariatkan.
Imam Syafi’ai, Imam Ahmad, Imam Malik, Imam Abu Hanifah, tidak pula mereka merayakannya. Itu baru muncul di zaman Bani Fatimiyyah diabad ke-4 Hijriyah. Mereka orang-orang Syiah yang ekstream sebagaimana disebutkan oleh Imam Al-Maqrizi dalam kita al-Khuthut al-Aridhah.
Pahamilah hakikat ini. Sehingga kita tidak membuka bid’ah selebar-lebarnya. Setiap orang yang memandang baik, dianggap baiklah dalam syariat. Akhirnya ditambahkanlah kedalam syariat setiap yang dipandang baik oleh manusia. Demi Allah kalaulah setiap yang dianggap baik oleh manusia jadi baik, padahal belum tentu jadi baik dimata Allah ﷻ tentu akan rusak agama ini.
Saudaraku, sesungguhnya Islam telah sempurna. Rasulullah ﷺ telah mengingatkan umatnya tentang masalah bid’ah karena hal itu merusak kemurnian Islam. Merusak kemurnian aqidah, ibadah dan bahkan merusak pondasi-pondasi Islam.
Lihatlah bagaimana pemikiran Khawarij muncul mengatakan bahwa orang yang melakukan dosa besar adalah kafir dan murtad dari agama Islam. Lihatlah bagaimana orang-orang Murjiah muncul dan mengatakan bahwa amal tidak termasuk iman. Sehingga mereka menyamakan iman antara iman Abu Bakar dan tokoh munafiqin.
Demikianlah jika kita pelajari tentang hakikatnya. Sungguh bid’ah bisa merusak dan meluluhlantahkan agama kita.
🌐 Sumber: https://www.radiorodja.com/29456-apa-itu-bidah-khutbah-jumat-ustadz-badrusalam-lc/
Nas-alulloha At-Taufiq wal Istiqomah 'alas Sunnah.
•┈┈• *🍃☆ 🍒 ☆🍃 *•┈┈•
👎1
﷽ DOA UNTUK ORANG YANG SUDAH MENINGGAL BUKAN AL-FATIHAH ..!!!
KARENA AL FATIHAH ARTINYA PEMBUKAAN.
Telegram:
➢
INI DOA UNTUK ORANG MENINGGAL YANG BENAR.
1. Doa Allahummaghfirlahu untuk laki-laki (tunggal)
اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ
Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia (mayit laki-laki tunggal itu), belas kasihanilah, hapuskanlah dan ampunilah dosa-dosanya.”
2. Doa Allahummaghfirlaha untuk perempuan (tunggal)
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا
Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia (mayit perempuan tunggal itu), belas kasihanilah, hapuskanlah dan ampunilah dosa-dosanya.”
3. Doa Allahummaghfirlahuma untuk dua orang (laki-laki atau perempuan)
اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَهُمَا وَارْحَمْهُمَا وَعَافِهِمَا وَاعْفُ عَنْهُمَا
Artinya: “Ya Allah, ampunilah dua mayit itu, belas kasihanilah, hapuskanlah dan ampunilah dosa-dosanya.”
4. Doa Allahummaghfirlahum untuk laki-laki (lebih dari dua/banyak)
اَللُّهُمَّ اغْفِرْلَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَعَافِهِمْ وَاعْفُ عَنْهُمْ
Artinya: “Ya Allah, ampunilah mereka, belas kasihanilah, hapuskanlah dan ampunilah dosa-dosa mereka.”
5. Doa Allahummaghfirlahunna untuk perempuan (lebih dari dua/banyak)
اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَهُنَّ وَارْحَمْهُنَّ وَعَافِهِنَّ وَاعْفُ عَنْهُنَّ
Artinya: “Ya Allah, ampunilah mereka, belas kasihanilah, hapuskanlah dan ampunilah dosa-dosa mereka.”
6. Doa Allahummaghfirlahu Panjang dan Lengkap
اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَاَكْرِمْ نُزُوْلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرْدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْاَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ وَابْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَاَهْلًا خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَاَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَاَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَفِتْنَتِهِ وَمِنْ عَذَابِ النَّار
Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia , belas kasihanilah, hapuskanlah dan ampunilah dosa-dosanya. Muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, dan basuhlah ia dengan air, salju dan embun (air dingin). Cucilah ia dari kesalahan-kesalahan sebagaimana baju putih dicuci dari kotoran. Gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik. Gantilah keluarganya dengan keluarga yang lebih baik. Gantikanlah pasangannya dengan pasangan yang lebih baik. Masukkanlah ia ke dalam surga dan lindungilah ia dari siksa kubur, fitnah kubur dan siksa api neraka.”
Semoga bermanfaat.
✿🫘❁࿐❁✿🫘✿❁࿐❁🫘✿
KARENA AL FATIHAH ARTINYA PEMBUKAAN.
Telegram:
➢
INI DOA UNTUK ORANG MENINGGAL YANG BENAR.
1. Doa Allahummaghfirlahu untuk laki-laki (tunggal)
اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ
Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu.Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia (mayit laki-laki tunggal itu), belas kasihanilah, hapuskanlah dan ampunilah dosa-dosanya.”
2. Doa Allahummaghfirlaha untuk perempuan (tunggal)
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا
Allahummaghfirlaha warhama wa ‘afiha wa’fu ‘anha.Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia (mayit perempuan tunggal itu), belas kasihanilah, hapuskanlah dan ampunilah dosa-dosanya.”
3. Doa Allahummaghfirlahuma untuk dua orang (laki-laki atau perempuan)
اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَهُمَا وَارْحَمْهُمَا وَعَافِهِمَا وَاعْفُ عَنْهُمَا
Allahummaghfirlahuma warhamuma wa ‘afihima wa’fu ‘anhuma.Artinya: “Ya Allah, ampunilah dua mayit itu, belas kasihanilah, hapuskanlah dan ampunilah dosa-dosanya.”
4. Doa Allahummaghfirlahum untuk laki-laki (lebih dari dua/banyak)
اَللُّهُمَّ اغْفِرْلَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَعَافِهِمْ وَاعْفُ عَنْهُمْ
Allahummaghfirlahum warhamum wa ‘afihim wa’fu ‘anhum.Artinya: “Ya Allah, ampunilah mereka, belas kasihanilah, hapuskanlah dan ampunilah dosa-dosa mereka.”
5. Doa Allahummaghfirlahunna untuk perempuan (lebih dari dua/banyak)
اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَهُنَّ وَارْحَمْهُنَّ وَعَافِهِنَّ وَاعْفُ عَنْهُنَّ
Allahummaghfirlahunna warhamunna wa ‘afihinna wa’fu ‘anhuna.Artinya: “Ya Allah, ampunilah mereka, belas kasihanilah, hapuskanlah dan ampunilah dosa-dosa mereka.”
6. Doa Allahummaghfirlahu Panjang dan Lengkap
اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَاَكْرِمْ نُزُوْلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرْدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْاَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ وَابْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَاَهْلًا خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَاَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَاَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَفِتْنَتِهِ وَمِنْ عَذَابِ النَّار
Allahummaghfirlahu warhamu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahi wa wassi’ madkholahu waghsilhu bil ma’i watssalji wal bardi wa naqqihi minal khotoya kama yunaqqats tsaubul abyadu minad danas wabdilhu daron khoiron min darihi wa ahlan khoiron min ahlihi min zaujihi wa adkhilhul jannata min ‘adzabil qobri wa fitnatihi wa min ‘adzabin naar.Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia , belas kasihanilah, hapuskanlah dan ampunilah dosa-dosanya. Muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, dan basuhlah ia dengan air, salju dan embun (air dingin). Cucilah ia dari kesalahan-kesalahan sebagaimana baju putih dicuci dari kotoran. Gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik. Gantilah keluarganya dengan keluarga yang lebih baik. Gantikanlah pasangannya dengan pasangan yang lebih baik. Masukkanlah ia ke dalam surga dan lindungilah ia dari siksa kubur, fitnah kubur dan siksa api neraka.”
Semoga bermanfaat.
✿🫘❁࿐❁✿🫘✿❁࿐❁🫘✿
*💙Bacalah Bismillah*
*📙BEROBATLAH DENGAN AL-QUR’AN*
🌱 Syaikh yang mulia, al-Allamah Muhammad bin Shalih al-Utsaimin -semoga Allah merahmati beliau berkata :
🔸وهكذا إذا رأيت مِن نفسك أنك كلما تلوت القرآن ازددت إيماناً
👈فإن هذا من علامات التوفيق
🔸Jadi, apabila Anda memperhatikan diri anda setiap kali membaca al-Qur’an kemudian keimanan Anda bertambah
👉 Maka ini merupakan diantara tanda taufiq (dari Alloh)
🔹أما إذا كنت تقرأ القرآن ولا تتأثر به
👈فعليك بمداواة نفسك
🔹Namun, apabila Anda membaca al-Qur’an dan tidak terpengaruh olehnya
👉 Maka anda wajib mengobati diri Anda
🔸لا أقول أن تذهب إلى المستشفى لتأخذ جرعة من حبوب أو مياه أو غيرها
👈ولكن عليك بمداواة القلب
🔸Saya tidak mengatakan supaya Anda pergi ke rumah sakit untuk mengambil resep obat puyer ataupun cairan ataupun yang lain
👉 namun (saya katakan) Anda tetap harus mengobati hati Anda
🔹فإن القلب إذا لم ينتفع بالقرآن ولم يتعظ به؛
👈فإنه قلب قاسٍ مريض
🔹Sesungguhnya apabila hati sudah tidak bisa lagi mengambil manfaat dan peringatan dari al-Qur’an
👉 maka sesungguhnya itulah hati yang keras dan sakit
⏪ نسأل الله العافية
⏩ Kita memohon keselamatan kepada Allah.
🔸فأنت يا أخي طبيب نفسك
لا تذهب إلى الناس
🔸Anda, wahai saudaraku, jadilah dokter untuk diri Anda sendiri. Janganlah mendatangi orang lain
🔹اقرأ القرآن
🔹Bacalah al-Qur’an
◀فإن رأيت أنك تتأثر به إيماناً وتصديقاً وامتثالاً ،
فهنيئاً لك،فأنت مؤمن
▶ Apabila Anda lihat bahwa diri Anda terpengaruh dengan al-Qur’an, berupa keimanan, pembenaran dan penerimaan, maka berbahagialah Anda, karena Anda termasuk orang yang beriman
👈 وإلا فعليك بالدواء
👉 Namun jika tidak (ada pengaruhnya), maka anda wajib berobat
🔸داوِ نفسك من قبل أن يأتيك موت لا حياة بعده
🔸Obati diri Anda sebelum kematian yang tidak ada lagi kehidupan setelahnya, mendatangi Anda
⏪ وهو موت القلب
⏩ yaitu kematian hati
👈 أما موت الجسد فبعده حياة وبعده بعث وجزاء وحساب
👉 adapun kematian jasmani maka setelahnya ada kehidupan lagi, selepasnya ada hari kebangkitan, pembalasan dan perhitungan.
📚 Syarah Riyadh ash-Shalihin Juz I hal 545
〰📚〰📚〰
📘Dialihbahasakan oleh Abu Salma Muhammad, semoga Allôh mengampuni kedua orang tuanya.
*📙BEROBATLAH DENGAN AL-QUR’AN*
🌱 Syaikh yang mulia, al-Allamah Muhammad bin Shalih al-Utsaimin -semoga Allah merahmati beliau berkata :
🔸وهكذا إذا رأيت مِن نفسك أنك كلما تلوت القرآن ازددت إيماناً
👈فإن هذا من علامات التوفيق
🔸Jadi, apabila Anda memperhatikan diri anda setiap kali membaca al-Qur’an kemudian keimanan Anda bertambah
👉 Maka ini merupakan diantara tanda taufiq (dari Alloh)
🔹أما إذا كنت تقرأ القرآن ولا تتأثر به
👈فعليك بمداواة نفسك
🔹Namun, apabila Anda membaca al-Qur’an dan tidak terpengaruh olehnya
👉 Maka anda wajib mengobati diri Anda
🔸لا أقول أن تذهب إلى المستشفى لتأخذ جرعة من حبوب أو مياه أو غيرها
👈ولكن عليك بمداواة القلب
🔸Saya tidak mengatakan supaya Anda pergi ke rumah sakit untuk mengambil resep obat puyer ataupun cairan ataupun yang lain
👉 namun (saya katakan) Anda tetap harus mengobati hati Anda
🔹فإن القلب إذا لم ينتفع بالقرآن ولم يتعظ به؛
👈فإنه قلب قاسٍ مريض
🔹Sesungguhnya apabila hati sudah tidak bisa lagi mengambil manfaat dan peringatan dari al-Qur’an
👉 maka sesungguhnya itulah hati yang keras dan sakit
⏪ نسأل الله العافية
⏩ Kita memohon keselamatan kepada Allah.
🔸فأنت يا أخي طبيب نفسك
لا تذهب إلى الناس
🔸Anda, wahai saudaraku, jadilah dokter untuk diri Anda sendiri. Janganlah mendatangi orang lain
🔹اقرأ القرآن
🔹Bacalah al-Qur’an
◀فإن رأيت أنك تتأثر به إيماناً وتصديقاً وامتثالاً ،
فهنيئاً لك،فأنت مؤمن
▶ Apabila Anda lihat bahwa diri Anda terpengaruh dengan al-Qur’an, berupa keimanan, pembenaran dan penerimaan, maka berbahagialah Anda, karena Anda termasuk orang yang beriman
👈 وإلا فعليك بالدواء
👉 Namun jika tidak (ada pengaruhnya), maka anda wajib berobat
🔸داوِ نفسك من قبل أن يأتيك موت لا حياة بعده
🔸Obati diri Anda sebelum kematian yang tidak ada lagi kehidupan setelahnya, mendatangi Anda
⏪ وهو موت القلب
⏩ yaitu kematian hati
👈 أما موت الجسد فبعده حياة وبعده بعث وجزاء وحساب
👉 adapun kematian jasmani maka setelahnya ada kehidupan lagi, selepasnya ada hari kebangkitan, pembalasan dan perhitungan.
📚 Syarah Riyadh ash-Shalihin Juz I hal 545
〰📚〰📚〰
📘Dialihbahasakan oleh Abu Salma Muhammad, semoga Allôh mengampuni kedua orang tuanya.
💦 ﷽ NIKMAT YANG BISA MENJADI MUSIBAH
🍃 BBG AL ILMU 🍃
🌴🌴🌴
Salamah bin Dinar Abu Hazim rohimahullah berkata,
كل نعمة لا تقرب إلى الله عز وجل فهي بلية
“Semua nikmat yang tidak mendekatkanmu kepada Allah adalah baliyyah (musibah)..”
(Mawa’idz Sholihin hal 262)
Cobalah renungkan semua nikmat yang Allah berikan kepada kita..
Apakah mendekatkan diri kita kepada Allah..
Ataukah malah membuat kita jauh dari-Nya..
🌴🌴🌴
Nikmat handphone..
Nikmat kendaraan..
Nikmat pakaian..
Nikmat kecerdasan..
Nikmat kecantikan..
Dan semua nikmat..
Jangan sampai nikmat itu menjadi musibah yang membinasakan keimanan..
🌴🌴🌴
✍ Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى
🌐 Sumber: https://bbg-alilmu.com/archives/63071
رَبِّ أَوْزِعْنِىٓ أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ ٱلَّتِىٓ أَنْعَمْتَ عَلَىَّ وَعَلَىٰ وٰلِدَىَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صٰلِحًا تَرْضَىٰهُ وَأَدْخِلْنِى بِرَحْمَتِكَ فِى عِبَادِكَ ٱلصّٰلِحِينَ
======🌴🌴🌴🌴🌴======
🍃 BBG AL ILMU 🍃
🌴🌴🌴
Salamah bin Dinar Abu Hazim rohimahullah berkata,
كل نعمة لا تقرب إلى الله عز وجل فهي بلية
“Semua nikmat yang tidak mendekatkanmu kepada Allah adalah baliyyah (musibah)..”
(Mawa’idz Sholihin hal 262)
Cobalah renungkan semua nikmat yang Allah berikan kepada kita..
Apakah mendekatkan diri kita kepada Allah..
Ataukah malah membuat kita jauh dari-Nya..
🌴🌴🌴
Nikmat handphone..
Nikmat kendaraan..
Nikmat pakaian..
Nikmat kecerdasan..
Nikmat kecantikan..
Dan semua nikmat..
Jangan sampai nikmat itu menjadi musibah yang membinasakan keimanan..
🌴🌴🌴
✍ Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى
🌐 Sumber: https://bbg-alilmu.com/archives/63071
رَبِّ أَوْزِعْنِىٓ أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ ٱلَّتِىٓ أَنْعَمْتَ عَلَىَّ وَعَلَىٰ وٰلِدَىَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صٰلِحًا تَرْضَىٰهُ وَأَدْخِلْنِى بِرَحْمَتِكَ فِى عِبَادِكَ ٱلصّٰلِحِينَ
======🌴🌴🌴🌴🌴======
Forwarded from Islam Adalah Sunnah
🌊🏚️💥 ﷽ MUSIBAH YANG SESUNGGUHNYA
Telegram:
➢ https://t.me/joinchat/SPFGWMuhLqwMxy99
💰 Seringkali manusia sangat takut kehilangan hartanya...
💦 Namun tidak khawatir kehilangan hidayah dan imannya...
⌚ Seringkali manusia meluangkan waktunya untuk lembur bekerja demi mendapat tambahan uang..
📖 Namun tidak pernah sempat meluangkan waktu untuk duduk di majelis ilmu dan shalat di masjid demi tempat di akhiratnya yang kekal kelak...
🎂 Seringkali manusia bergembira merayakan hari kelahirannya..
🥀 Namun lupa bahwa ajalnya semakin dekat menghampirinya...
🌍 Padahal dunia ini hanya sementara...
Padahal yang di dunia ini akan ditinggalkan...
Padahal yang di dunia ini akan melupakan kita...
────────
🎙️ Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan,
"كُلَّ مُصِيبَةٍ دُونَ مُصِيبَةِ الدِّينِ فَهَيِّنَةٌ وَأَنَّهَا فِي الْحَقِيقَةِ نِعْمَةٌ وَالْمُصِيبَةُ الْحَقِيقِيَّةُ مُصِيبَةُ الدِّينِ ."
"Semua musibah selain musibah yang menimpa agama adalah ringan.
Dan sesungguhnya musibah tersebut adalah nikmat.
Adapun musibah yang sesungguhnya adalah musibah yang menimpa agama."
📓 Madarijus Salikin 2/322
────────
✨ "Musibah yang menimpa agama seseorang secara umum ada dua, yaitu (1) benci terhadap takdir, keputusan dan ketentuan Allah (2) benci terhadap apa yang Allah turunkan berupa syariat perintah & larangan yang ada di al Quran & as Sunnah sehingga dia berpaling dari ketaatan."
🎙 Ustadz Erlan Iskandar, S.T حفظه الله
────────
🤲 Doa Agar Musibah Tidak Menimpa Agama Dan Agar Dunia Bukan Sebagai Tujuan 🌍
وَلَا تَجْعَلْ مُصِيْبَتَنَا فِي دِيْنِنَا، وَلَا تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا، وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا
Wa laa taj'al mushiibatanaa fii diininaa, wa laa taj'alid-dunyaa akbaro hamminaa, wa laa mablagho 'ilminaa.
"(Ya Allah) Janganlah Engkau jadikan musibah pada kami menimpa agama kami. Janganlah Engkau jadikan dunia (harta dan kemewahan) sebagai cita-cita terbesar kami, jangan juga sebagai tujuan utama dari ilmu kami."
📚 HR. At-Tirmidzi V/528 no.3502, An-Nasa'I dalam As-Sunan Al-Kubro VI/106, Al-Hakim I/528 dan Ibnu As-Sunny dalam Amalul Yaum wa Al-Lailah no.445. Derajat hadits tersebut hasan (baik), sebagaimana dinyatakan oleh syaikh Al-Albani di dalam Shohih Sunan At-Tirmidzi III/168 no.2783 dan Shohih Al-Jami’ I/400.
💠 https://abufawaz.wordpress.com/2013/02/01/musibah-terbesar-adalah-musibah-yang-menimpa-agama-seorang-hamba
────────
Semoga Allah wafatkan kita dalam keadaan memegang sunnah dan husnul khotimah... Aamiin.
📲 @IslamAdalahSunnah
•••┈••••○❁🌻❁○••••┈•••
Telegram:
➢ https://t.me/joinchat/SPFGWMuhLqwMxy99
💰 Seringkali manusia sangat takut kehilangan hartanya...
💦 Namun tidak khawatir kehilangan hidayah dan imannya...
⌚ Seringkali manusia meluangkan waktunya untuk lembur bekerja demi mendapat tambahan uang..
📖 Namun tidak pernah sempat meluangkan waktu untuk duduk di majelis ilmu dan shalat di masjid demi tempat di akhiratnya yang kekal kelak...
🎂 Seringkali manusia bergembira merayakan hari kelahirannya..
🥀 Namun lupa bahwa ajalnya semakin dekat menghampirinya...
🌍 Padahal dunia ini hanya sementara...
Padahal yang di dunia ini akan ditinggalkan...
Padahal yang di dunia ini akan melupakan kita...
────────
🎙️ Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan,
"كُلَّ مُصِيبَةٍ دُونَ مُصِيبَةِ الدِّينِ فَهَيِّنَةٌ وَأَنَّهَا فِي الْحَقِيقَةِ نِعْمَةٌ وَالْمُصِيبَةُ الْحَقِيقِيَّةُ مُصِيبَةُ الدِّينِ ."
"Semua musibah selain musibah yang menimpa agama adalah ringan.
Dan sesungguhnya musibah tersebut adalah nikmat.
Adapun musibah yang sesungguhnya adalah musibah yang menimpa agama."
📓 Madarijus Salikin 2/322
────────
✨ "Musibah yang menimpa agama seseorang secara umum ada dua, yaitu (1) benci terhadap takdir, keputusan dan ketentuan Allah (2) benci terhadap apa yang Allah turunkan berupa syariat perintah & larangan yang ada di al Quran & as Sunnah sehingga dia berpaling dari ketaatan."
🎙 Ustadz Erlan Iskandar, S.T حفظه الله
────────
🤲 Doa Agar Musibah Tidak Menimpa Agama Dan Agar Dunia Bukan Sebagai Tujuan 🌍
وَلَا تَجْعَلْ مُصِيْبَتَنَا فِي دِيْنِنَا، وَلَا تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا، وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا
Wa laa taj'al mushiibatanaa fii diininaa, wa laa taj'alid-dunyaa akbaro hamminaa, wa laa mablagho 'ilminaa.
"(Ya Allah) Janganlah Engkau jadikan musibah pada kami menimpa agama kami. Janganlah Engkau jadikan dunia (harta dan kemewahan) sebagai cita-cita terbesar kami, jangan juga sebagai tujuan utama dari ilmu kami."
📚 HR. At-Tirmidzi V/528 no.3502, An-Nasa'I dalam As-Sunan Al-Kubro VI/106, Al-Hakim I/528 dan Ibnu As-Sunny dalam Amalul Yaum wa Al-Lailah no.445. Derajat hadits tersebut hasan (baik), sebagaimana dinyatakan oleh syaikh Al-Albani di dalam Shohih Sunan At-Tirmidzi III/168 no.2783 dan Shohih Al-Jami’ I/400.
💠 https://abufawaz.wordpress.com/2013/02/01/musibah-terbesar-adalah-musibah-yang-menimpa-agama-seorang-hamba
────────
Semoga Allah wafatkan kita dalam keadaan memegang sunnah dan husnul khotimah... Aamiin.
📲 @IslamAdalahSunnah
•••┈••••○❁🌻❁○••••┈•••
🔊 ﷽ PERBEDAAN ANTARA MANHAJ DAN ORANG-ORANG YANG MENISBATKAN DIRI PADA SALAFIYYAH
Telegram:
➢ https://t.me/joinchat/SPFGWMuhLqwMxy99
🎙Syaikh Muhammad Amaan Al-Jaami rahimahullah berkata: Perbedaan Antara Manhaj Dan Orang-orang Yang Menisbatkan Diri Pada Salafiyyah, yaitu:
❝ Yang pertama: Manhaj (metode) Salaf adalah manhaj yang terjaga dari kesalahan dan kekurangan, dan dia adalah agama Allah yang haq, sedangkan agama Islam adalah agama yang terjaga.
Tidak ada bedanya antara Islam yang murni dan salafiyyah.
Apabila dikatakan salafiyyah, maka difahami darinya Islam yang murni. Begitu pula apabila dikatakan Islam yang murni, maka yang dimaksud adalah salafiyyah.
Karena sungguh, manhaj salaf terjaga sebagaimana terjaganya agama.
Dan kita tidak menisbatkan Salafiyyah kepada kita bahkan kitalah yang menisbatkan diri kepada Salafiyyah.
Salafiyyah adalah hujjah atas kami, bukan kami hujjah atas salafiyyah.
Yang kedua: Adapun person yang menisbatkan diri kepada Manhaj Salaf, sungguh mereka bisa salah atau bisa benar sebagaimana yang lain.
Mereka (orang-orang yang menisbatkan diri kepada Salafiyyah) bukanlah orang yang ma'shum (terjaga dari dosa dan penyimpangan).
Apabila salah seorang dari mereka, walaupun dia termasuk orang yang menjadi rumuz (orang besar) dalam dakwah, maka jangan sampai kita tertipu dengannya, tidak pula kita membela kesalahannya. Bahkan wajib bagi kita untuk menasehatinya dan mengajaknya kepada jaaddah (jalan yang lurus) dengan hikmah.
Kita tidak berubah-ubah dengan perubahan dia.
Manhaj Salaf berlepas diri dari yang dilakukan oleh sebagian manusia.
Wajib bagi kita untuk mengikat manusia dengan Al-Khaliq (Allah) tidak dengan asykhaas (person-person manusia).❞
📚 Syarh Hamayiwah, hlm. 29
Catatan:
Yang dimaksud Salafiyyah ialah metode dan pemahaman dakwah salaf. Sedangkan Salafi adalah orang yang menisbatkan diri pada Salafiyyah.
📝 Sumber: @pbuncreative
(Kanal resmi Ma'had Utsman bin Affan, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah)
وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين
📲 @IslamAdalahSunnah
•┈┈•••○○❁🌻🕋🌻❁○○•••┈┈•
Telegram:
➢ https://t.me/joinchat/SPFGWMuhLqwMxy99
🎙Syaikh Muhammad Amaan Al-Jaami rahimahullah berkata: Perbedaan Antara Manhaj Dan Orang-orang Yang Menisbatkan Diri Pada Salafiyyah, yaitu:
❝ Yang pertama: Manhaj (metode) Salaf adalah manhaj yang terjaga dari kesalahan dan kekurangan, dan dia adalah agama Allah yang haq, sedangkan agama Islam adalah agama yang terjaga.
Tidak ada bedanya antara Islam yang murni dan salafiyyah.
Apabila dikatakan salafiyyah, maka difahami darinya Islam yang murni. Begitu pula apabila dikatakan Islam yang murni, maka yang dimaksud adalah salafiyyah.
Karena sungguh, manhaj salaf terjaga sebagaimana terjaganya agama.
Dan kita tidak menisbatkan Salafiyyah kepada kita bahkan kitalah yang menisbatkan diri kepada Salafiyyah.
Salafiyyah adalah hujjah atas kami, bukan kami hujjah atas salafiyyah.
Yang kedua: Adapun person yang menisbatkan diri kepada Manhaj Salaf, sungguh mereka bisa salah atau bisa benar sebagaimana yang lain.
Mereka (orang-orang yang menisbatkan diri kepada Salafiyyah) bukanlah orang yang ma'shum (terjaga dari dosa dan penyimpangan).
Apabila salah seorang dari mereka, walaupun dia termasuk orang yang menjadi rumuz (orang besar) dalam dakwah, maka jangan sampai kita tertipu dengannya, tidak pula kita membela kesalahannya. Bahkan wajib bagi kita untuk menasehatinya dan mengajaknya kepada jaaddah (jalan yang lurus) dengan hikmah.
Kita tidak berubah-ubah dengan perubahan dia.
Manhaj Salaf berlepas diri dari yang dilakukan oleh sebagian manusia.
Wajib bagi kita untuk mengikat manusia dengan Al-Khaliq (Allah) tidak dengan asykhaas (person-person manusia).❞
📚 Syarh Hamayiwah, hlm. 29
Catatan:
Yang dimaksud Salafiyyah ialah metode dan pemahaman dakwah salaf. Sedangkan Salafi adalah orang yang menisbatkan diri pada Salafiyyah.
📝 Sumber: @pbuncreative
(Kanal resmi Ma'had Utsman bin Affan, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah)
وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين
📲 @IslamAdalahSunnah
•┈┈•••○○❁🌻🕋🌻❁○○•••┈┈•
Telegram
Islam Adalah Sunnah
🔝https://t.me/IslamAdalahSunnah/3
https://muslim.or.id/23508-islam-adalah-as-sunnah.html
https://www.instagram.com/IslamAdalahSunnah
https://youtu.be/6SY1JueDRGk
https://t.me/jadwalkajianID
Memurnikan Aqidah, Menebarkan Cahaya Sunnah
https://muslim.or.id/23508-islam-adalah-as-sunnah.html
https://www.instagram.com/IslamAdalahSunnah
https://youtu.be/6SY1JueDRGk
https://t.me/jadwalkajianID
Memurnikan Aqidah, Menebarkan Cahaya Sunnah
Forwarded from Islam Adalah Sunnah
Dengan demikian kata Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam:
وَإِيَّاكَ وَالتَّلَوُّنَ فِي دِينِ
"Waspadalah kamu terhadap sikap berubah-ubah warna di dalam agama."
√ Yang kemarin dia katakan sesat, sekarang dia katakan benar.
√ Yang kemarin dikatakan manhaj sekarang dikatakan khilafiyyah.
Contoh:
⇒ Banyak orang yang dulu menganggap safarnya wanita tanpa mahram adalah harām, tetapi sekarang dipandang halal.
⇒ Demo dulu dianggap perkara manhaj sekarang ternyata khilafiyyah.
Ini masalah berat.
3. Mengikuti syubhat (اتبع المتشابهات) dan tidak mau mengembalikan kepada yang muhkamat.
Ini jelas sebagaimana yang telah ditegaskan oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla:
فَأَمَّا الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ زَيْغٌ فَيَتَّبِعُونَ مَا تَشَابَهَ مِنْهُ ابْتِغَاءَ الْفِتْنَةِ وَابْتِغَاءَ تَأْوِيلِهِ وَمَا يَعْلَمُ تَأْوِيلَهُ إِلَّا اللَّهُ
"Adapun orang-orang yang ada di dalam hatinya penyimpangan ( زَيْغٌ) maka dia akan mengikuti yang mutasyābih dalam rangka untuk mencari-cari takwil yang bathil dan mengikuti hal-hal yang sifatnya menyimpang, takwil-takwil yang tidak benar dalam hal-hal yang sebetulnya tidak tahu takwil secara benar kecuali Allāh Subhānahu wa Ta'āla."
(QS Al 'Imrān: 7)
Kita temui banyak diantara tokoh, diantara mereka yang dikatakan ulamā atau minimal ahlul 'ilmi yang dulu sangat tegas di dalam masalah-masalah yang berkaitan dengan keagamaan, sangat bagus di dalam menjabarkan naskh-naskh yang muhkamah, tetapi setelah beberapa kondisi melalui dia (masa melewati dia) maka hal-hal yang diangkat kebanyakan adalah mutasyabihat.
Dan tanda orang tercebur ke dalam fitnah dan akhirnya bisa menjadi dalang fitnah adalah:
4. Mentolerir kebatilan dan bahkan memberikan banyak toleran terhadap berbagai macam penyimpangan-penyimpangan (التسويغ للباطل وتعديل له).
Diawali dengan mereka memuji tokoh-tokoh kebathilan, mendekati tokoh-tokoh kebathilan bahkan kompromi dengan kebathilannya.
Akhirnya tidak mau ngomong terhadap berbagai macam penyimpangan-penyimpangan agama, baik itu syirik, bid'ah maupun kufur bahkan memusuhi (menyalahkan) orang yang selama ini menjelaskan kebathilan.
Menyalahkan orang yang menjelaskan tentang kebid'ahan entah karena dikatakan melawan banteng, melawan berbagai macam kekuatan-kekuatan yang mayoritas atau dia telah menabrak tembok keras yang itu akan membahayakan dirinya sendiri.
Minimal takut dakwahnya hilang dari peredaran masyarakat atau terpicunya masa rakyat kecil untuk melawan dia dan berbagai macam alasan-alasan yang ada.
Semoga kita semuanya bisa terhindar dari empat yang menjadi ciri khas orang terjatuh kedalam fitnah yang suatu ketika akan menjadi dalang fitnah.
Saya ulas lagi,
(1). Yang dulu dianggap harām sekarang menjadi halal atau sebaliknya.
(2). Berubah-ubah warna dalam berdakwah, beragama dan dalam mengikuti ajaran dien.
(3). Mengikuti yang syubhat dan meninggalkan yang muhkamat.
(4). Mentolerir kebathilan, toleran terhadap berbagai macam penyimpangan-penyimpangan.
Semoga Allāh Subhānahu wa Ta'āla menjauhkan kita dari itu semua dan kita diberikan keteguhan oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla di dalam berpijak, memegang prinsip sampai kita bertemu Allāh Subhānahu wa Ta'āla.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
"Wahai orang-orang yang berimān, bertaqwalah kepada Allāh sebenar-benar taqwa dan janganlah sekali-kali kamu mati (bertemu Allāh) melainkan dalam keadaan beragama Islām."
(QS Al 'Imrān: 102)
أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَاستَغْفِرُ الله لِيْ وَلَكُمْ
وَاستغفر الله العظيم إن الله هو الغفور الرحيم
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
📲 @IslamAdalahSunnah
•┈┈•••○○❁🌻💠🌻❁○○•••┈┈•
وَإِيَّاكَ وَالتَّلَوُّنَ فِي دِينِ
"Waspadalah kamu terhadap sikap berubah-ubah warna di dalam agama."
√ Yang kemarin dia katakan sesat, sekarang dia katakan benar.
√ Yang kemarin dikatakan manhaj sekarang dikatakan khilafiyyah.
Contoh:
⇒ Banyak orang yang dulu menganggap safarnya wanita tanpa mahram adalah harām, tetapi sekarang dipandang halal.
⇒ Demo dulu dianggap perkara manhaj sekarang ternyata khilafiyyah.
Ini masalah berat.
3. Mengikuti syubhat (اتبع المتشابهات) dan tidak mau mengembalikan kepada yang muhkamat.
Ini jelas sebagaimana yang telah ditegaskan oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla:
فَأَمَّا الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ زَيْغٌ فَيَتَّبِعُونَ مَا تَشَابَهَ مِنْهُ ابْتِغَاءَ الْفِتْنَةِ وَابْتِغَاءَ تَأْوِيلِهِ وَمَا يَعْلَمُ تَأْوِيلَهُ إِلَّا اللَّهُ
"Adapun orang-orang yang ada di dalam hatinya penyimpangan ( زَيْغٌ) maka dia akan mengikuti yang mutasyābih dalam rangka untuk mencari-cari takwil yang bathil dan mengikuti hal-hal yang sifatnya menyimpang, takwil-takwil yang tidak benar dalam hal-hal yang sebetulnya tidak tahu takwil secara benar kecuali Allāh Subhānahu wa Ta'āla."
(QS Al 'Imrān: 7)
Kita temui banyak diantara tokoh, diantara mereka yang dikatakan ulamā atau minimal ahlul 'ilmi yang dulu sangat tegas di dalam masalah-masalah yang berkaitan dengan keagamaan, sangat bagus di dalam menjabarkan naskh-naskh yang muhkamah, tetapi setelah beberapa kondisi melalui dia (masa melewati dia) maka hal-hal yang diangkat kebanyakan adalah mutasyabihat.
Dan tanda orang tercebur ke dalam fitnah dan akhirnya bisa menjadi dalang fitnah adalah:
4. Mentolerir kebatilan dan bahkan memberikan banyak toleran terhadap berbagai macam penyimpangan-penyimpangan (التسويغ للباطل وتعديل له).
Diawali dengan mereka memuji tokoh-tokoh kebathilan, mendekati tokoh-tokoh kebathilan bahkan kompromi dengan kebathilannya.
Akhirnya tidak mau ngomong terhadap berbagai macam penyimpangan-penyimpangan agama, baik itu syirik, bid'ah maupun kufur bahkan memusuhi (menyalahkan) orang yang selama ini menjelaskan kebathilan.
Menyalahkan orang yang menjelaskan tentang kebid'ahan entah karena dikatakan melawan banteng, melawan berbagai macam kekuatan-kekuatan yang mayoritas atau dia telah menabrak tembok keras yang itu akan membahayakan dirinya sendiri.
Minimal takut dakwahnya hilang dari peredaran masyarakat atau terpicunya masa rakyat kecil untuk melawan dia dan berbagai macam alasan-alasan yang ada.
Semoga kita semuanya bisa terhindar dari empat yang menjadi ciri khas orang terjatuh kedalam fitnah yang suatu ketika akan menjadi dalang fitnah.
Saya ulas lagi,
(1). Yang dulu dianggap harām sekarang menjadi halal atau sebaliknya.
(2). Berubah-ubah warna dalam berdakwah, beragama dan dalam mengikuti ajaran dien.
(3). Mengikuti yang syubhat dan meninggalkan yang muhkamat.
(4). Mentolerir kebathilan, toleran terhadap berbagai macam penyimpangan-penyimpangan.
Semoga Allāh Subhānahu wa Ta'āla menjauhkan kita dari itu semua dan kita diberikan keteguhan oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla di dalam berpijak, memegang prinsip sampai kita bertemu Allāh Subhānahu wa Ta'āla.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
"Wahai orang-orang yang berimān, bertaqwalah kepada Allāh sebenar-benar taqwa dan janganlah sekali-kali kamu mati (bertemu Allāh) melainkan dalam keadaan beragama Islām."
(QS Al 'Imrān: 102)
أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَاستَغْفِرُ الله لِيْ وَلَكُمْ
وَاستغفر الله العظيم إن الله هو الغفور الرحيم
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
📲 @IslamAdalahSunnah
•┈┈•••○○❁🌻💠🌻❁○○•••┈┈•
Forwarded from Islam Adalah Sunnah
🌅🕌💰﷽ 𝗗𝗔𝗛𝗦𝗬𝗔𝗧𝗡𝗬𝗔 𝗦𝗘𝗗𝗘𝗞𝗔𝗛
Telegram:
➢ https://t.me/joinchat/SPFGWMuhLqwMxy99
𝗔𝗹𝗹𝗮𝗵 𝗦𝘂𝗯𝗵𝗮𝗻𝗮𝗵𝘂 𝘄𝗮 𝗧𝗮'𝗮𝗹𝗮 𝗯𝗲𝗿𝗳𝗶𝗿𝗺𝗮𝗻:
مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَآءُ ۗ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ
🌴 "Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji.
🌴 Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 261)
🎓 𝗔𝘀-𝗦𝘆𝗮𝗿𝗯𝗶𝗻𝗶 – 𝘂𝗹𝗮𝗺𝗮 𝗦𝘆𝗮𝗳𝗶𝗶𝘆𝗮𝗵 – (𝘄. 𝟵𝟳𝟳 𝗛)
Dalam kitabnya al-Iqna fi Halli Alfadz Abi Syuja’, beliau menjelaskan tentang hari jumat. Beliau menyatakan tentang sedekah hari jumat,
ويسن كثرة الصدقة وفعل الخير في يومها وليلتها، ويكثر من الصلاة على رسول الله صلى الله عليه وسلم في يومها وليلتها لخبر: إن من أفضل أيامكم يوم الجمعة، فأكثروا علي من الصلاة فيه، فإن صلاتكم معروضة علي
Dianjurkan memperbanyak sedekah dan beramal soleh di hari jumat atau malam jumat. Memperbanyak shalawat untuk Rasulullah ﷺ di malam atau siang hari jumat. Berdasarkan hadis: “Sesungguhnya hari yang paling afdhal adalah hari jumat. Karena itu, perbanyaklah membaca shalawat untukku. Karena shalawat kalian diperlihatan kepadaku.” (al-Iqna’, 1/170)
🎓 𝗜𝗯𝗻𝘂𝗹 𝗤𝗼𝘆𝗶𝗺 – 𝘂𝗹𝗮𝗺𝗮 𝗵𝗮𝗺𝗯𝗮𝗹𝗶 – (𝘄. 𝟳𝟱𝟭),
Dalam kitab Zadul Ma’ad 1/407 beliau menyatakan:
💰 𝘽𝙖𝙝𝙬𝙖 𝙨𝙚𝙙𝙚𝙠𝙖𝙝 𝙙𝙞 𝙝𝙖𝙧𝙞 𝙟𝙪𝙢𝙖𝙩 𝙢𝙚𝙢𝙞𝙡𝙞𝙠𝙞 𝙠𝙚𝙞𝙨𝙩𝙞𝙢𝙚𝙬𝙖𝙖𝙣 𝙠𝙝𝙪𝙨𝙪𝙨 𝙙𝙞𝙗𝙖𝙣𝙙𝙞𝙣𝙜𝙠𝙖𝙣 𝙝𝙖𝙧𝙞 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙡𝙖𝙞𝙣.
💰 Sedekah di hari jumat, dibandingkan dengan sedekah di hari yang lain,
🔰 Seperti perbandingan antara sedekah di bulan ramadhan dengan sedekah di selain Ramadhan.
🎓 Saya pernah melihat Syaikhul Islam – rahimahullah – apabila beliau berangkat jumatan, beliau membawa apa yang ada di rumah, baik roti atau yang lainnya, dan beliau sedekahkan kepada orang di jalan diam-diam.
🎓 𝗔𝘀𝘆-𝗦𝘆𝗮𝗶𝗸𝗵 𝗔𝗹 '𝗨𝘁𝘀𝗮𝗶𝗺𝗶𝗶𝗻 𝗿𝗮𝗵𝗶𝗺𝗮𝗵𝘂𝗹𝗹𝗮𝗵 𝗯𝗲𝗿𝗸𝗮𝘁𝗮:
أن الإنفاق يكون سببا لشرح الصدر، وطرد الهم، والغم؛ لقوله تعالى: {لا خوف عليهم ولا هم يحزنون} ؛ وهذا أمر مجرب مشاهد أن الإنسان إذا أنفق يبتغي بها وجه الله انشرح صدره، وسرت نفسه، واطمأن قلبه؛ وقد ذكر ابن القيم - رحمه الله - في زاد المعاد أن ذلك من أسباب انشراح الصدر
📮 "Ayat ini menunjukkan bahwa infaq merupakan sebab kelapangan hati serta faktor penghilang kesedihan dan kedukaan."
▶ Berdasarkan pada ayat tadi (tentang orang yang berinfak).
وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
🛡 ❝ .. Tidak ada kekhawatiran yang mereka rasakan dan tidak (pula) mereka bersedih hati."
(QS. Al Baqarah: 274)
💰 Hal ini terbukti nyata dan bisa disaksikan; ketika seseorang berinfaq dengan ikhlas maka muncul rasa lapang, senang jiwanya, tenteram hatinya.
❗️ ️(Karena itulah) Imam Ibnul Qayyim rahimahullah dalam Zaadul Ma'ad memasukkan infaq pada salah satu sebab ketenangan hidup.❞
📚 Tafsir Al Baqarah, III/373
𝗜𝗡𝗜𝗟𝗔𝗛 𝗞𝗘𝗨𝗧𝗔𝗠𝗔𝗔𝗡 𝗦𝗘𝗗𝗘𝗞𝗔𝗛
🎓 Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan bahwa manfaat sedekah begitu banyak, hanya Allah yang bisa menghitungnya, di antara manfaatnya adalah :
1️⃣. Sungguh bersedekah itu mencegah kematian yang jelek.
2️⃣. Mencegah malapetaka (bala).
3️⃣. Sampai sedekah itu melindungi dari orang yang zalim.
Ibrahim An-Nakha’i mengatakan: "Orang-orang dahulu memandang bahwa sedekah akan melindungi dari orang yang suka berbuat zalim."
4️⃣. Sedekah juga akan menghapus dosa.
5️⃣. Menjaga harta.
6️⃣. Mendatangkan rezeki.
7️⃣. Membuat gembira hati.
8️⃣. Serta menyebabkan hati yakin dan berbaik sangka kepada Allah.
📗 ‘Uddah Ash-Shabirin wa Dzakhirah Asy-Syakirin, hlm. 313
📂 Ref: t.me/MediaDakwahSunnaah/18487
بَارَكَ اللهُ لَكَ فِيْ أَهْلِكَ وَمَالِك
“Semoga Allah memberkahimu dalam keluarga dan hartamu.” (HR. Bukhari)
📲 @IslamAdalahSunnah
•┈┈•❀❁❦🌹❤️🌹❦❁❀•┈┈•
Telegram:
➢ https://t.me/joinchat/SPFGWMuhLqwMxy99
𝗔𝗹𝗹𝗮𝗵 𝗦𝘂𝗯𝗵𝗮𝗻𝗮𝗵𝘂 𝘄𝗮 𝗧𝗮'𝗮𝗹𝗮 𝗯𝗲𝗿𝗳𝗶𝗿𝗺𝗮𝗻:
مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَآءُ ۗ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ
🌴 "Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji.
🌴 Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 261)
🎓 𝗔𝘀-𝗦𝘆𝗮𝗿𝗯𝗶𝗻𝗶 – 𝘂𝗹𝗮𝗺𝗮 𝗦𝘆𝗮𝗳𝗶𝗶𝘆𝗮𝗵 – (𝘄. 𝟵𝟳𝟳 𝗛)
Dalam kitabnya al-Iqna fi Halli Alfadz Abi Syuja’, beliau menjelaskan tentang hari jumat. Beliau menyatakan tentang sedekah hari jumat,
ويسن كثرة الصدقة وفعل الخير في يومها وليلتها، ويكثر من الصلاة على رسول الله صلى الله عليه وسلم في يومها وليلتها لخبر: إن من أفضل أيامكم يوم الجمعة، فأكثروا علي من الصلاة فيه، فإن صلاتكم معروضة علي
Dianjurkan memperbanyak sedekah dan beramal soleh di hari jumat atau malam jumat. Memperbanyak shalawat untuk Rasulullah ﷺ di malam atau siang hari jumat. Berdasarkan hadis: “Sesungguhnya hari yang paling afdhal adalah hari jumat. Karena itu, perbanyaklah membaca shalawat untukku. Karena shalawat kalian diperlihatan kepadaku.” (al-Iqna’, 1/170)
🎓 𝗜𝗯𝗻𝘂𝗹 𝗤𝗼𝘆𝗶𝗺 – 𝘂𝗹𝗮𝗺𝗮 𝗵𝗮𝗺𝗯𝗮𝗹𝗶 – (𝘄. 𝟳𝟱𝟭),
Dalam kitab Zadul Ma’ad 1/407 beliau menyatakan:
💰 𝘽𝙖𝙝𝙬𝙖 𝙨𝙚𝙙𝙚𝙠𝙖𝙝 𝙙𝙞 𝙝𝙖𝙧𝙞 𝙟𝙪𝙢𝙖𝙩 𝙢𝙚𝙢𝙞𝙡𝙞𝙠𝙞 𝙠𝙚𝙞𝙨𝙩𝙞𝙢𝙚𝙬𝙖𝙖𝙣 𝙠𝙝𝙪𝙨𝙪𝙨 𝙙𝙞𝙗𝙖𝙣𝙙𝙞𝙣𝙜𝙠𝙖𝙣 𝙝𝙖𝙧𝙞 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙡𝙖𝙞𝙣.
💰 Sedekah di hari jumat, dibandingkan dengan sedekah di hari yang lain,
🔰 Seperti perbandingan antara sedekah di bulan ramadhan dengan sedekah di selain Ramadhan.
🎓 Saya pernah melihat Syaikhul Islam – rahimahullah – apabila beliau berangkat jumatan, beliau membawa apa yang ada di rumah, baik roti atau yang lainnya, dan beliau sedekahkan kepada orang di jalan diam-diam.
🎓 𝗔𝘀𝘆-𝗦𝘆𝗮𝗶𝗸𝗵 𝗔𝗹 '𝗨𝘁𝘀𝗮𝗶𝗺𝗶𝗶𝗻 𝗿𝗮𝗵𝗶𝗺𝗮𝗵𝘂𝗹𝗹𝗮𝗵 𝗯𝗲𝗿𝗸𝗮𝘁𝗮:
أن الإنفاق يكون سببا لشرح الصدر، وطرد الهم، والغم؛ لقوله تعالى: {لا خوف عليهم ولا هم يحزنون} ؛ وهذا أمر مجرب مشاهد أن الإنسان إذا أنفق يبتغي بها وجه الله انشرح صدره، وسرت نفسه، واطمأن قلبه؛ وقد ذكر ابن القيم - رحمه الله - في زاد المعاد أن ذلك من أسباب انشراح الصدر
📮 "Ayat ini menunjukkan bahwa infaq merupakan sebab kelapangan hati serta faktor penghilang kesedihan dan kedukaan."
▶ Berdasarkan pada ayat tadi (tentang orang yang berinfak).
وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
🛡 ❝ .. Tidak ada kekhawatiran yang mereka rasakan dan tidak (pula) mereka bersedih hati."
(QS. Al Baqarah: 274)
💰 Hal ini terbukti nyata dan bisa disaksikan; ketika seseorang berinfaq dengan ikhlas maka muncul rasa lapang, senang jiwanya, tenteram hatinya.
❗️ ️(Karena itulah) Imam Ibnul Qayyim rahimahullah dalam Zaadul Ma'ad memasukkan infaq pada salah satu sebab ketenangan hidup.❞
📚 Tafsir Al Baqarah, III/373
𝗜𝗡𝗜𝗟𝗔𝗛 𝗞𝗘𝗨𝗧𝗔𝗠𝗔𝗔𝗡 𝗦𝗘𝗗𝗘𝗞𝗔𝗛
🎓 Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan bahwa manfaat sedekah begitu banyak, hanya Allah yang bisa menghitungnya, di antara manfaatnya adalah :
1️⃣. Sungguh bersedekah itu mencegah kematian yang jelek.
2️⃣. Mencegah malapetaka (bala).
3️⃣. Sampai sedekah itu melindungi dari orang yang zalim.
Ibrahim An-Nakha’i mengatakan: "Orang-orang dahulu memandang bahwa sedekah akan melindungi dari orang yang suka berbuat zalim."
4️⃣. Sedekah juga akan menghapus dosa.
5️⃣. Menjaga harta.
6️⃣. Mendatangkan rezeki.
7️⃣. Membuat gembira hati.
8️⃣. Serta menyebabkan hati yakin dan berbaik sangka kepada Allah.
📗 ‘Uddah Ash-Shabirin wa Dzakhirah Asy-Syakirin, hlm. 313
📂 Ref: t.me/MediaDakwahSunnaah/18487
بَارَكَ اللهُ لَكَ فِيْ أَهْلِكَ وَمَالِك
“Semoga Allah memberkahimu dalam keluarga dan hartamu.” (HR. Bukhari)
📲 @IslamAdalahSunnah
•┈┈•❀❁❦🌹❤️🌹❦❁❀•┈┈•