Phillip Sekuritas Indonesia Research
12.7K subscribers
15.4K photos
1 video
33 files
7.27K links
PSI Research Official Account - Disclaimer On
http://bit.ly/DisclaimerPSI
Download Telegram
Pada sesi 1 IHSG ditutup dalam keadaan melemah pada 7268.03 (-0.15%)

Tiga Sektor yang menjadi penekan IHSG:
a. Finansial : -6.614
b. Basic Material : -3.778
c. Non Siklikal: -2.750
📩Phillip Sekuritas Indonesia📩
Market Review 9 April 2026

Indeks saham di Asia Kamis sore (9/4) mayoritas ditutup melemah karena mulai munculnya keretakan dalam gencatan senjata antara AS dan Iran, mendorong harga minyak kembali naik mendekati USD100 per barel dan mengingatkan investor bahwa dampak dari konflik ini terhadap inflasi akan berlangsung lama.

Investor mengamati apakah gencatan senjata selama dua minggu antara AS dan Iran sudah mulai goyah pasca serangkaian serangan intensif Israel ke Libanon.

Israel telah melancarkan serangan terbesarnya ke Libanon sejak konflik dengan milisi Hizbullah yang didukung Iran dimulai bulan lalu, menewaskan lebih dari 250 orang pada hari Rabu.

Ketua Parlemen Iran menuduh AS dan sekutunya telah melanggar ketentuan perjanjian gencatan senjata. Iran kembali menutup Selat Hormuz sebagai respons terhadap serangan ke Libanon tersebut.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa pasukan AS akan tetap berada di kawasan Teluk Persia hingga kesepakatan tercapai dan semua ketentuan yang berlaku di patuhi.

Yang paling penting, hampir tidak ada tanda-tanda bahwa Selat Hormuz di buka kembali, sementara Iran memamerkan kendalinya atas jalur minyak vital tersebut dan menuntut biaya keamanan.

Dengan harga minyak mentah yang masih sekitar 40% lebih tinggi daripada sebelum konflik, lonjakan inflasi akan segera terlihat dalam data ekonomi di seluruh dunia.

Data Inflasi Inti (Core PCE Price Index) AS untuk bulan Februari yang akan dirilis hari Kamis nanti diperkirakan akan menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan sebesar 0.4% M/M selama dua bulan beruntun dan itu sebelum lonjakan harga komoditas energi.

FOMC Minutes atau transkripsi dari pertemuan kebikana Federal Reserve) tanggal 17-18 Maret lalu yang dirilis semalam memberi indikasi bahwa penurunan suku bunga acuan lebih lanjut kemungkinan masih akan terjadi di masa depan meskipun inflasi yang tinggi masih menjadi sumber kekhawatiran


📌 Statistik
IHSG: 7,307.589 | +28.380 poin | (+0.39%)
Volume (Shares) : 29.049 Billion
Total Value (IDR) :17.009 Trillion
Market Cap (IDR) : 12,956.901 Trillion
Saham naik : 278
Saham turun: 374

📊 Sektor Penopang (Bloomberg)
Energy : +14.242
Siklikal : +5.919
Basic Material : +1.989

Top Gainers:
ITMG :27,125 | +950 | +3.63%
BYAN :11,850 | +725 | +6.52%
TPIA : 5,200 | +720 | +16.07%
BREN : 5,700 | +700 | +14.00%
SINI :12,500 | +700 | +5.93%

Top Losers:
UNTR : 30,025 | -1075 | -3.46%
POLU : 14,100 | -875 | -5.84%
STTP : 9,550 | -550 | -5.45%
MEGA : 5,050 | -475 | -8.60%
BBCA : 6,475 | -275 | -4.07%

Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB.
Melalui Zoom Webinar: https://bit.ly/PhillipWebinar
*Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id
1
Update April 10, 2026: - 08.17 WIB
🔴 Suspend : ZINC, POLY
🟢 Unsuspend: -
🟡 UMA: -

🔴 FCA IN: -
🟢 FCA OUT: -
Phillip Sekuritas Indonesia

JCI Indication (10 April, 2026)
*Bearish*
Support: 7,030 Resistance: 7,500

Indeks saham di Asia Jumat pagi (10/4) mayoritas dibuka menguat meskipun gencatan senjata antara Iran dan AS yang rapuh membuat investor tetap bersikap waspada.

Indeks saham utama di Wall Street semalam ditutup naik setelah muncul berita bahwa Israel akan bernegosiasi secara langsung dengan Lebanon.

DJIA berubah menjadi positif untuk tahun ini (2026 YTD) sementara S&P 500 dan NASDAQ memperpanjang rangkaian kenaikan mereka menjadi tujuh hari beruntun.
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu setuju untuk mengadakan pembicaraan dengan Lebanon, yang akan diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri AS di Washington DC, meskipun Israel mengatakan akan melanjutkan operasi militernya di Lebanon untuk sementara waktu.

Hal ini dipandang sebagai langkah yagn mendukung kesepakatan gencatan senjata antara AS dengan Iran dan dapat mengarah pada pembukaan kembali Selat Hormuz

Apakah gencatan senjata mencakup Lebanon telah menjadi poin perselisihan yang signifikan antara faksi-faksi yang bertikai di Timur Tnegah dan dapat mengancam kesepakatan gencatan senjata secara keseluruhan.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan serangan Israel ke Lebanon merupakan pelanggaran nyata terhadap perjanjian gencatan senjata. PM Netanyahu mengatakan tidak ada gencatan senjata di Lebanon.

Harapan bahwa kesepakatan gencatan senjata akan bertahan, meskipun ada risiko nyata terhadap kesepakatan tersebut selama 24 jam terakhir, membuka jalan bagi pembicaraan AS-Iran di Islamabad, Pakistan, akhir pekan ini. Wakil Presiden JD Vance diperkirakan akan memimpin delegasi AS dalam pembicaraan yang dijadwalkan dimulai pada hari Jumat.

Dari sisi ekonomi, investor mencermati sejumlah rilis data penting, yang akan memberikan gambaran lebih lanjut tentang perkembangan inflasi dan prospek suku bunga.

Data Personal Consumption Expenditures (PCE) Price Index AS naik 0.4% M/M (+2.8% Y/Y) di bulan Februari, lebih cepat dari laju kenaikan 0.3% M/M (+2.8% Y/Y) di bulan sebelumnya dan sejakan dengan ekspektasi pasar.

Core PCE Price Index, indikator yang digunakan oleh bank sentral AS (Federal Reserve) untuk mengukru inflasi, naik 0.4% M/M (+3.0% Y/Y) atausama dengan laju kenaikan di bulan Januari dan sesuai dengan konsensus pasar.

Personal Income menyusut 0.1% M/M di bulan Februari berbalik arah dari kenaikan 0.4% M/M di bulan sebelumnya dan bertolak belakang dengan ekspektasi kenaikan 0.3% M/M.

Personal Spending naik 0.5% M/M, akselerasi dari pertumbuhan 0.3% M/M di bulan sebelumnya dan sesuai dengan ekspektasi pasar.

Data Initial Jobless Claims (untuk minggu yang berakhir tanggal 4 April) memperlihatkan jumlah orang di AS yang untuk pertama kali mencairkan tunjangan pengangguran mencapai 219.000 naik dari 203.000 di mingu sebelumnya dan melampaui ekspektasi pasar yang sebesar 212.000.

Data Continuing Jobless Claims (untuk minggu yang berakhir tanggal 28 Maret) memperlihatkan jumlah orang di AS yang sudah mencairkan tunjangan pengangguran paling tidak selama dua minggu beruntun turun menjadi 1.79 juta dari sebelumnya 1.83 juta.


News

PT Avia Avian Tbk. (AVIA) memutuskan membagikan dividen tunai senilai IDR 1.36 triliun atau setara IDR 23 per saham

PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) mengalokasikan dividen sebesar IDR 45 per lembar saham atau IDR 1.03 triliun

PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) mencatatkan peningkatan pendapatan 43.7% menjadi IDR 343.3 miliar sepanjang 2025


Technical Recommendations (Swing Trading)

ITMG
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 26725
Target Price 1 : 28750 (+7.41%)
Target Price 2 : 30100
Stop Loss : 25000 (-6.41%)

TAPG
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 1785
Target Price 1 : 1910 (+7.14%)
Target Price 2 : 1995
Stop Loss : 1660 (-6.86%)
2
Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB melalui Zoom https://bit.ly/PhillipWebinar
Pembukaan rekening: https://www.poems.co.id/Home/OpenAccount
Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id
Pada Sesi 1 IHSG ditutup dalam keadaan menguat di 7455.46 (+2.02%).

Tiga Sektor yang menjadi penopang IHSG:
a. Finansial: +25.282
b. Basic Material: +15.361
c. Energy: +14.548
📩Phillip Sekuritas Indonesia📩
Market Review 10 April 2026

Indeks saham di Asia Jumat sore (10/4) ditutup menguat karena investor masih optimis tentang gencatan senjata yang rapuh antara AS dan Iran menjelang pembicaraan yang direncanakan pada akhir pekan.

Konflik di Timur Tengah, yang kini memasuki bulan kedua, menyebabkan penutupan Selat Hormuz, dan lalu lintas kapal masih dibatasi meskipun ada gencatan senjata.
Pengumuman pada hari Selasa lalu tentang gencatan senjata selama dua minggu antara AS dan Iran yang akan mengarah pada pembukaan kembali Selat Hormuz (setelah ditutup sejak awal konflik) telah memicu gelombang euforia di pasar keuangan global.

Namun, harapan untuk mengakhiri krisis terhambat oleh perselisihan mengenai kesepakatan dan masa depan Selat Hormuz yang dilalui sekitar seperlima dari pasokan minyak dan gas dunia.
Delegasi AS dan Iran dijadwalkan tiba di Pakistan untuk melakukan pembicaraan damai. Pembicaraan ini tetap dilakukan meskipun Iran mengatakan Israel telah melanggar butir-butir gencatan senjata dengan terus menyerang sejumlah target di Libanon.

AS dan Israel membantah bahwa penghentian serangan terhadap Libanon termasuk dalam kesepakatan gencatan senjata.

Sementara itu, harga minyak mentah melanjutkan kenaikannya di tengah kekhawatiran bahwa serangan Israel yang berkelanjutan terhadap Libanon dapat menghancurkan proses perdamaian.
Dari sisi ekonomi, investor mencerna rilis data dari Tiongkok, Jepang dan Indonesia.

Indeks Harga Konsumen (IHK) atau Consumer Price Index (CPI) Tiongkok memperlihatkan laju inflasi melambat menjadi 1.0% Y/Y di bulan Maret dari laju tercepat dalam lebih dari tiga tahun 1.3% Y/Y di bulan sebelumnya dan lebih rendah dari kenaikan 1.2% Y/Y yang diekspektasikan pasar.

Inflasi Inti (Core CPI) naik 1.1% Y/Y, melambat dari 1.8% Y/Y di bulan Februari yang merupakan laju kenaikan tertinggi sejak bulan Maret 2019.

Data Producer Price Index (PPI) Tiongkok memperlihatkan inflasi di level produsen naik 0.5% Y/Y di bulan Maret, lebih tinggi dari ekspektasi pasar yang naik 0.4% Y/Y dan berbalik arah dari penurunan 0.9% Y/Y di bulan sebelumnya.

Ini adalah inflasi pertama di level produsen sejak bulan September 2022 sehingga mengakhiri rangkaian deflasi terpanjang dalam beberapa dekade terakhir. Hal ini utamanya dipicu oleh kenaikan tajam harga komoditas, khususnya komoditas bahan energi.

Di Jepang, PPI naik 2.6% Y/Y di bulan Maret, tertinggi sejak Novemeber 2025, lebih cepat dari laju kenaikan 2.1% Y/Y di bulan sebelumnya dan melampaui estimasi pasar yang naik 2.4% Y/Y.

Dari dalam negeri, Indeks Kepercayaan Konsumen (KK) turun ke level 122.9 di bulan Maret, terendah sejak bulan Oktober 2025, dari level 125.2 di bulan sebelumnya.

📌 Statistik
IHSG: 7,458.496 | +150.907 poin | (+2.07%)
Volume (Shares) : 42.943 Billion
Total Value (IDR) :18.127 Trillion
Market Cap (IDR) : 13,215.086 Trillion
Saham naik : 485
Saham turun: 181

📊 Sektor Penopang (Bloomberg)
Finansial : +24.717
Basic Material : +13.911
Energy : +11.262

Top Gainers:
MLPT :18,100 | +3000 | +19.87%
UNTR :31,300 | +1275 | +4.25%
SINI :13,750 | +1250 | +10.09%
TPIA : 6,675 | +875 | +16.83%
PANI : 8,650 | +700 | +8.81%

Top Losers:
SHIP : 3,580 | -180 | -4.66%
ITMG : 27,000 | -125 | -0.46%
BDMN : 2,500 | -120 | -4.58%
SOSS : 960 | -105 | -9.86%
SGRO : 4,880 | -90 | -1.81%

Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB.
Melalui Zoom Webinar: https://bit.ly/PhillipWebinar
*Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id
Selamat pagi😁,

Phillip Morning Webinar akan live pukul 08.30 WIB. Simak pembahasan pasar dan ikuti sesi tanya jawab teknikal bersama analis kami.

Zoom : bit.ly/PhillipWebinar
Update April 13, 2026: - 08.13 WIB
🔴 Suspend : BIMA, MSIN
🟢 Unsuspend: -
🟡 UMA: -

🔴 FCA IN: -
🟢 FCA OUT: -
1
Phillip Sekuritas Indonesia

JCI Indication (April 13, 2026)
*Bearish*
Support: 7,100; Resistance: 7,600

Indeks saham di Asia Senin pagi (13/4) dibuka melemah karena investor mempertimbangkan blokade oleh Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan di Iran setelah pembicaraan antara AS dan Iran gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah.

Kegagalan negosiasi selama akhir pekan lalu di Islamabad kembali memicu kekhawatiran bahwa perang AS-Iran akan berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan.

Prospek bahwa perang AS-Iran akan kembali intensif pasca kegagalan perundingan damai akan memicu volatilitas baru di pasar global dan menekan kinerja ekonomi global.

Silang pendapat dilaporkan melebar melampaui masalah Iran menjadi tuntutan yang lebih luas seperti kendali atas Selat Hormuz, ganti rugi finansial atas pemboman oleh AS, dan penghentian serangan Israel ke Libanon.

Di pasar komoditas, harga minyak mentah melonjak 7% hingga 8% seiring dengan persiapan AL AS untuk memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan di Iran.

Militer AS mengatakan pada hari Minggu bahwa akan memblokade semua lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran mulai hari Senin pukul 10 pagi waktu setempat. Ditambahkan bahwa militer AS tidak akan menghalangi kapal yang transit ke dan dari pelabuhan non-Iran

Indeks saham utama di Wall Street akhir pekan lalu bergerak datar (flat) dan ditutup cenderung melemah namun berhasil mencatatkan kenaikan mingguan kedua secara berturut-turut di tengah gencatan senjata yang rapuh antara AS dan Iran.

Investor menantikan hasil pembicaraan di Islamabad Pakistan mengenai gencatan senjata yang rapuh dalam perang AS-Iran.

Sepanjang minggu lalu, DJIA naik 3.04% dan S&P 500 tumbuh 3.56% sementara NASDAQ lompat 4.68%. Untuk tahun ini (2026 YTD), DJIA dan S&P500 masing-masing terpangkas 0.31% dan 0.42% sementara NASDAQ jatuh 1.46%

Di pasar obligasi, imbal hasil (yield) surat utang Pemerintah AS (US Treasury notes) bertenor 10 Tahun naik lebih dari 2 bps menjadi 4.32% setelah data terkini memperlihatkan laju inflasi yang semakin cepat sejak pecahnya perang di Timur-Tengah akibat lonjakan harga bahan energi.

Data Indeks Harga Konsumen (IKK) atau Consumer Price Index (CPI) memperlihatkan Inflasi Utama (Headline CPI) di AS naik 0.9% M/M (+3.3% Y/Y), akselerasi dari laju kenaikan 0.3% M/M (+2.4% Y/Y) di bulan sebelumnya dan sesuai dengan ramalan pasar.

Inflasi Inti (Core CPI) AS naik 0.2% M/M (+2.6% Y/Y) menyusul kenaikan 0.2% M/M (+2.5% Y/Y) di bulan sebelumnya dan sedikit lebih rendah dari ekspektasi pasar yang naik 0.3% M/M (2.7% Y/Y).


News

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) akan melakukan pembagian dividen final sebesar IDR 793.46 miliar

PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) akan membagikan dividen sebesar IDR 45 per lembar saham atau senilai total IDR 330.36 miliar.

PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) mengalokasikan belanja modal sebesar IDR 900 miliar hingga IDR 1 triliun untuk mendukung ekspansi usaha.


Technical Recommendations (Swing Trading)

DEWA
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 505
Target Price 1 : 590 (+16.09%)
Target Price 2 : 655
Stop Loss : 430 (-14.71%)

Sell on Strength (SoS)

MARK: April 8, 2026 (Recommendation Date)
Hit Target 1 855 (+8.78%)



Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB melalui Zoom https://bit.ly/PhillipWebinar
Pembukaan rekening: https://www.poems.co.id/Home/OpenAccount
Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id
1👏1