Phillip Sekuritas Indonesia Research
12.7K subscribers
15.4K photos
1 video
33 files
7.27K links
PSI Research Official Account - Disclaimer On
http://bit.ly/DisclaimerPSI
Download Telegram
Phillip Sekuritas Indonesia

JCI Indication (22 April 2026)
*Bearish*
Support: 7,300; Resistance: 7,773

Indeks saham di Asia Rabu pagi (22/4) mayoritas dibuka melemah seiring dengan meningkatnya kekhawatiran bahwa konflik di Timur Tengah dapat berlarut-larut, setelah Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata AS dengan Iran.

Dalam unggahan di media sosial Truth Social, Presiden Trump mengatakan bahwa ia akan mempertahankan blokade laut di Selat Hormuz terhadap kapal-kapal yang datang dan pergi dari pelabuhan Iran.

Trump menambahkan bahwa Pakistan, yang menjadi mediator antara kedua pihak, meminta AS untuk menunda serangan baru dan ia memperpanjang gencatan senjata akan diperpanjang hingga Iran mengajukan proposal baru dan proses negosiasi selesai.

Perpanjangan gencatan senjata ini memberikan jeda sementara, tetapi jalan ke depan masih belum pasti. Upaya diplomatik tampak rapuh, dengan Presiden Trump menyebutkan kesulitan dalam berurusan dengan pemerintah Iran yang terpecah belah.

Sementara itu, para pejabat Iran mengklaim pembicaraan dengan AS adalah hanya buang-buang waktu berdasarkan kurangnya komitmen terhadap kesepakatan sebelumnya.

Indeks saham utama di Wall Street semalam ditutup turun karena investor semakin khawatir bahwa AS dan Iran tidak akan mampu mencapai kesepakatan damai pada hari Rabu, ketika gencatan senjata antara kedua negara tersebut akan berakhir.

Di pasar obligasi, imbal hasil (yield) surat utang Pemerintah AS (US Treasury note) bertenor 10 Tahun lompat lebih dari 6 bps menjadi 4.31%.

Dari sisi ekonomi, data memperlihatkan bahwa Penjualan Eceran (Retail Sales) di AS naik 1.7% M/M (+4.0% Y/Y) di bulan Maret, lebih cepat dari laju kenaikan 0.7% M/M (+4.0% Y/Y) di bulan sebelumnya dan melampaui kenaikan 1.4% M/M yang diekspektasikan oleh pasar.

Penjualan Eceran tanpa termasuk penjualan otomotif naik 1.9% M/M, lebih dari dua lipat dari kenaikan 0.7% M/M di bulan Maret, lebih tinggi dari ramalan paar yang naik 1.4% M/M.

Data Pending Home Sales memperlihatkan bahwa jumlah penjualan rumah yang tertunda (pending) di AS tumbuh 1.5% M/M (-1.1% Y/Y) di bulan Maret, melambat dari pertumbuhan 2.5% M/M (-0.8% Y/Y) di bulan sebelumnya dan jauh lebih baik dari ekspektasi pasar yang naik 0.1% M/M.



News

PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 10.6% menjadi IDR 558.95 miliar di kuartal I 2026.

PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) akan membagikan dividen tunai sebesar IDR 329.41 miliar.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 16.6% menjadi IDR 15.4 Triliun di kuartal I 2026.


Technical Recommendations (Swing Trading)

PANI
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bearish
Trading Buy : 9,250
Target Price 1 : 9,850 (+6.35%)
Target Price 2 : 10,250
Stop Loss : 8,675 (-6.30%)

TUGU
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 1305
Target Price 1 : 1400 (+7.06%)
Target Price 2 : 1465
Stop Loss : 1215 (-6.80%)



Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB melalui Zoom https://bit.ly/PhillipWebinar
Pembukaan rekening: https://www.poems.co.id/Home/OpenAccount
Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id
2
Pada Sesi 1 IHSG ditutup dalam keadaan melemah 7544.36 (-0.20%).

Tiga sektor yang menjadi penekan IHSG:
a. Energy: -5.025
b. Technology: -0.596
c. Kesehatan: -0.103
📩Phillip Sekuritas Indonesia📩
Market Review 22 April 2026

Indeks saham di Asia Rabu sore (22/4) ditutup beragam (mixed) dengan indeks saham di Asia Timur jauh menguat sementara indeks saham di Asia Tenggara melemah.

Investor mengambil sikap menunggu untuk melihat apakah AS dan Iran akan melanjutkan pembicaraan damai untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.

Presiden AS Donald Trump mengatakan dia memperpanjang gencatan senjata dengan Iran atas permintaan dari Pakistan sambil menunggu proposal terpadu dari Iran. Militer AS tetap mempertahankan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Investor berusaha mencerna perpanjangan gencatan senjata tanpa batas waktu yang diumumkan oleh Presiden Trump, dengan mempertimbangkan implikasi jangka panjang seperti inflasi dan pertumbuan ekonomi dari hilangnya pasokan minyak mentah dan penutupan Selat Hormuz yang berkelanjutan terhadap negara-negara berkembang pengimpor bahan energi di Asia.

Di pasar komoditas, harga minyak mentah turun hingga 2% setelah Iran mengatakan bahwa mereka menerima sejumlah sinyal bahwa AS bersedia mengakhiri blockade laut, membuka kembali jalan bagi perundingan damai antara kedua negara.

Dari sisi ekonomi, data Producer Price Index (PPI) Korea Selatan memperlihatkan bahwa inflasi di level produsen lompat 4.1% Y/Y di bulan Maret, tertinggi dalam tiga tahun terakhir dan merupakan sebuah akselerasi tajam dari laju kenaikan 2.5% Y/T di bulan Februari.

Surplus Neraca Perdagangan Jepang naik membengkak menjadi JPY667 miliar di bulan Maret dari JPY529.8 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Ini menandakan surplus Neraca Perdagangan selama dua bulan beruntun namun lebih rendah dari surplus JPY1.106 miliar yang diramalkan oleh pasar.

Ekspor melonjak 11.7% Y/Y setelah naik 4.0% Y/Y di bulan Februari dan melampaui ekspektasi pasar yang tumbuh 11.0% Y/Y.

Sementara itu, Impor terbang 10.9% Y/Y, tertinggi sejak bulan Januari 2025, di dorong oleh solidnya permintaan domestik, menyusul pertumbuhan 10.3% Y/Y di bulan Februari dan melampaui ramalan pasar yang hanya naik 7.1% Y/Y.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan BI Rate di 4.75% selama tujuh bulan beruntun, sesuai dengan ekspektasi pasar dan bertujuan untuk menopang nilai tukar IDR dan pertumbuhan ekonomi.

📌 Statistik
IHSG: 7,541.612 | -17.768 poin | (-0.24%)
Volume (Shares) : 49.443 Billion
Total Value (IDR) :18.149 Trillion
Market Cap (IDR) : 13,361.362 Trillion
Saham naik : 440
Saham turun: 240

📊 Sektor Penekan (Bloomberg)
Basic Material : -5.292
Energy : -1.352
Property: -0.041

Top Gainers:
ARKO :11,700 | +1700 | +17.00%
BDMN : 3,850 | +770 | +25.00%
ITMG :26,800 | +550 | +2.10%
UNTR :32,500 | +525 | +1.64%
ADMR : 8,800 | +425 | +5.07%

Top Losers:
MLPT : 25,800 | -1200 | -4.44%
POLU : 16,725 | -1050 | -5.91%
MGLV : 6,425 | -575 | -8.21%
BREN : 5,400 | -575 | -9.62%
MKPI : 22,475 | -500 | -2.18%

Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB.
Melalui Zoom Webinar: https://bit.ly/PhillipWebinar
*Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id
Selamat pagi😁,

Phillip Morning Webinar akan live pukul 08.30 WIB. Simak pembahasan pasar dan ikuti sesi tanya jawab teknikal bersama analis kami.

Zoom : bit.ly/PhillipWebinar
Phillip Sekuritas Indonesia

JCI Indication (23 April 2026)
*Bearish*
Support: 7,300; Resistance: 7,700

Indeks saham di Asia Kamis pagi (23/4) dibuka beragam (mixed) meskipun indeks saham utama di Wall Street semalam ditutup naik dengan S&P500 dan NASDAQ mencatatkan rekor level penutupan tertinggi terbaru setelah Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata antara AS dan Iran tanpa batas waktu.

Gencatan senjata yang disepakati pada tanggal 7 April lalu itu akan tetap berlaku tanpa batas waktu sementara AS menunggu Iran untuk mengajukan proposal perdamaian baru.

Sementara itu, Iran mengatakan tidak memiliki rencana untuk ikut serta dalam negosiasi dalam waktu dekat.

Perpanjangan gencatan senjata ini memberikan jeda sementara, tetapi jalan ke depan masih belum pasti. Upaya diplomatik tampak rapuh, dengan Presiden Trump menyebutkan kesulitan dalam berurusan dengan pemerintah Iran yang terpecah belah.

Sedangkan para pejabat Iran mengklaim pembicaraan dengan AS adalah hanya buang-buang waktu berdasarkan kurangnya komitmen terhadap kesepakatan sebelumnya.

Untuk saat ini, AS dan Iran terlibat dalam perebutan kendali atas Selat Hormuz dimana AL AS mempertahankan blokade laut terhadap kapal-kapal yang menuju dan berlayar dari pelabuhan Iran.

Pada saat yang sama, Iran juga melakukan blokade laut dengan menutup Selat Hormuz untuk hampir semua lalu lintas internasional.

Lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz masih sepi karena para perusahaan shipping atau pengiriman barang menghadapi situasi keamanan yang berbahaya.
Berita bahwa Iran telah menyita dua kapal container menggarisbawahi instabilitas di kawasan Teluk Persia.

Di pasar komoditas, harga minyak mentah naik lebih dari 3% setelah semakin jelas bagi para pelaku pasar bahwa perpanjangan gencatan senjata belum tentu akan menyebabkan peningkatan ekspor minyak melalui Selat Hormuz.

Ekspor minyak mentah dari negara-negara produsen di Timur Tengah telah anjlok selama perang, memicu gangguan pasokan minyak terbesar dalam sejarah


News

PT Waskita Karya Tbk (WSKT) mencatatkan penyusutan rugi bersih sebesar 45.58% menjadi IDR 678.03 miliar di kuartal I 2026.

PT Waskita Beton Tbk (WSBP) mencatatkan pembengkakan rugi bersih sebesar 65.56% menjadi IDR 144.7 miliar di kuartal I 2026.

PT Kendaraan Terminal Indonesia Tbk (IPCC) telah menyiapkan belanja modal sebesar IDR 30 miliar untuk tahun 2026.



Technical Recommendations (Swing Trading)

ITMG
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 26725
Target Price 1 : 28075 (+5.10%)
Target Price 2 : 29275
Stop Loss : 25600 (-4.17%)

STAA
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 1320
Target Price 1 : 1430 (+8.31%)
Target Price 2 : 1495
Stop Loss : 1225 (-7.18%)

Sell on Strength (SOS)

ARKO: April 21, 2026 (Recommendation Date)
Hit Target 2 11700 (+33.76%)

AUTO: April 16, 2026 (Recommendation Date)
Hit Target 1 2840 (+5.49%)


Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB melalui Zoom https://bit.ly/PhillipWebinar
Pembukaan rekening: https://www.poems.co.id/Home/OpenAccount
Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id
*Update April 23 2026: - 08.52 WIB*
🔴 Suspend : MDIA
🟢 Unsuspend: -
🟡 UMA: DEPO, BOBA, CTTH

🔴 FCA IN: -
🟢 FCA OUT: -
ECONOMIC PULSE
Interest Rate Decision
INDONESIA | MACRO

Key Highlights:

Bank Indonesia held the BI-Rate at 4.75%, while also maintained the Deposit Facility (DF) rate at 3.75% and the Lending Facility (LF) rate at 5.50%

We expect Bank Indonesia to maintain its accommodative monetary policy by holding BI Rate at current level throughout 1H26 amid rising global financial market uncertainty

We also expect the Jakarta Composite Index to rally this month on the ground that April is one of the friendliest months for equity

We forecast USD/IDR spot rate to stubbornly stay above 16,700 in the foreseeable future.


Full Report: https://www.poems.co.id/research/DN/042326.pdf

Economist
Jasa Adhimulya |
jamulya@phillip.co.id

========================================================
Talk to Us. Talk to Phillip.
*Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900 www.poems.co.id
📩Phillip Sekuritas Indonesia📩
Market Review 23 April 2026

Indeks saham di Asia Kamis sore (23/4) ditutup melemah dengan MSCI Asia-Pacific diluar Jepang menyusut 0.7% dan Nikkei 225 sempat menembus level psikologis 60,000 untuk pertama kali dalam sejarah sebelum akhirnya turun 0.75%.

Sebagian investor melakkan aksi ambil untung (profit-taking) dari reli saham di sektor Teknologi, sementara harga minyak mentah naik selama empat hari beruntun dan kembali berada di atas USD100 per barel di tengah ketidakpastian gencatan senjata di Timur Tengah.

Sentimen pasar terbebani oleh meningkatnya rasa tidak nyaman terkait prospek berakhirnya perang antara AS dan Iran, yang telah berlangsung selama delapan minggu, meskipun setelah Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata. Belum jelas apakah dan kapan putaran perundingan damai berikutnya akan berlangsung.

Dari sisi ekonomi, perhitungan awal data Produk Domestik Bruto (PDB) Korea Selatan memperlihatkan bahwa ekonomi negara itu ekspansi 3.6% Y/Y di 1Q26, tercepat sejak 4Q21, akselerasi dari laju pertumbuhan 1.6% Y/Y di 4Q25 dan melampaui pertumbuhan 2.7% Y/Y yang diramal oleh pasar.

Selain itu, data Composite Consumer Sentiment Index (CCSI) Kprea Selatan turun ke level 99.2 di bulan April dari level 107 di bulan sebelumnya. Ini menandakan pertama kali sejak awal tahun 2025 CCSI merosot ke bawah level 100 dan merupakan penurunan bulanan terparah sejak bulan Desember 2024.

Menurut perhitungan awal (Flash), data S&P Global Composite PMI Jepang turun ke level 52.4 di bulan April dari perhitungan akhir untuk bulan Maret yang berada dilevel 53.0. Ini adalah level terendah sejak bulan Desember 2025 meskipun sektor swasta berhasil memperpanjang ekspansi menjadi 13 bulan beruntun.

Data S&P Global Manufacturing PMI Jepang lompat ke level 54.9 dari level 51.6, lebih baik dari ramalan pasar yang justru turun ke level 51.2.

Data S&P Global Services PMI Jepang jatuh ke level 51.2, terendah sejak bulan Mei 2025 dari level 53.4.
Perhitungan awal (Flash) data S&P Global Composite PMI Australia naik ke level 50.1 di bulan A;pril dari perhitungan akhir (Final) untuk bulan April, 46.6.

Data S&P Global Manufacturing PMI Australia naik level 51.0 dari perhitungan akhir untuk bulan Maret, 49.8.

Data S&P Global Services PMI Australia naik le level 50.3 dari perhitungan akhir bulan Maret, 46.3 yang juga merupakan level terendah sejak bulan November 2023.

📌 Statistik
IHSG: 7,378.606 | -163.006 poin | (-2.16%)
Volume (Shares) : 54.163 Billion
Total Value (IDR) :20.498 Trillion
Market Cap (IDR) : 13,206.012 Trillion
Saham naik : 192
Saham turun: 505

📊 Sektor Penekan (Bloomberg)
Basic Material : -15.354
Finansial : -11.465
Energy : -10.963

Top Gainers:
ADES :17,550 | +875 | +5.25%
MGLV : 7,000 | +575 | +8.95%
SGRO : 5,475 | +450 | +8.96%
BDMN : 4,290 | +440 | +11.43%
WBSA : 1,330 | +265 | +24.88%

Top Losers:
SINI : 16,300 | -1725 | -9.57%
ARKO : 10,625 | -1075 | -9.19%
POLU : 15,800 | -925 | -5.53%
UNIC : 12,050 | -900 | -6.23%
MLPT : 25,275 | -525 | -2.03%

Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB.
Melalui Zoom Webinar: https://bit.ly/PhillipWebinar
*Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id
1