Phillip Sekuritas Indonesia Research
12.7K subscribers
15.4K photos
1 video
33 files
7.24K links
PSI Research Official Account - Disclaimer On
http://bit.ly/DisclaimerPSI
Download Telegram
Selamat pagi😁,

Phillip Morning Webinar akan live pukul 08.30 WIB. Simak pembahasan pasar dan ikuti sesi tanya jawab teknikal bersama analis kami.

Zoom : bit.ly/PhillipWebinar
1
*Update April 7, 2026: - 08.16 WIB*
🔴 Suspend : POLY
🟢 Unsuspend: -
🟡 UMA:

🔴 FCA IN: -
🟢 FCA OUT: -
Phillip Sekuritas Indonesia

JCI Indication (7 April, 2026)
*Bullish*
Support: 6,840 Resistance: 7,200


Indeks saham di Asia Selasa pagi (7/4) dibuka menguat dengan KOSPI, TAIEX dan ASX 200 langsung naik lebih dari 1% karena para investor terus memantau perkembangan terbaru terkait dengan perang AS-Israel dan Iran.

Indeks saham utama di Wall Street semalam ditutup naik di tengah harapan penurunan ketegangan di Timur Tengah dan menjelang tenggat waktu yang ditetapkan Presiden Trump untuk mencapai kesepakatan dengan Iran.

Reuters melaporkan bahwa Iran dan AS telah menerima rencana dari Pakistan untuk mengakhiri konflik.

Sebelumya, Axios melaporkan bahwa AS, Iran, dan beberapa negara sedang membahas persyaratan untuk potensi gencatan senjata selama 45 hari yang dapat mengarah pada pengakhiran perang secara permanen.

Para mediator dari Pakistan, Mesir dan turki sedang membahas syarat-syarat kesepakatan dua tahap.

Tahap pertama akan berupa gencatan senjata selama 45 hari di mana pengakhiran perang secara permanen akan dinegosiasikan dan tahap kedua akan berupa kesepakatan untuk mengakhiri perang. Gencatan senjata dapat diperpanjang jika diperlukan waktu tambahan untuk pembicaraan, Presiden AS Donald Trump menolak usulan gencatan senjata tersebut dengan mengtatakan usulan itu cukup signifikan namun tidak cukup baik.

Sementara itu, Iran secara tegas menolak gencatan senjata yang bersifat sementara, dan sebaliknya meminta jalan untuk mengakhiri perang secara permanen.

Dari sisi ekonomi, perhitungan akhir (Final) memperlihatkan data S&P Global Composite PMI Australia turun ke level 46.6 di bulan Maret, lebih buruk dari estimasi awal 47.0 dan merosot dari level 52.4 di bulan Februari. Ini menandakan kontraksi pertama aktifitas di sektor swasta dalam 1.5 tahun

Perhitungan akhir (Final) data S&P Global Services PMI Australia turun ke level 46.3, lebih buruk dari estimasi awal yang berada di level 46.6 dan anjlok dari level 52.8 di bulan Februari.

Ini menandakan kontraksi pertama dalam aktifitas di sektor Jasa (Services) Australia dalam 26 bulan terakhir dan merupakan penurunan tertajam sejak bulan Novembetr 2023.

Di Jepang, pengeluaran rumah tangga (Household Spending) turun 1.8% Y/Y di bulan Februari, memburuk dari penurunan 1.0% Y/Y di bulan sebelumnya dan meleset dari perkiraan pasar yang hanya turun 0.7% Y/Y.

Ini menandai kontraksi belanja rumah tangga selama tiga bulan beruntun, menyoroti tekanan inflasi yang masih tinggi.



News

PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) mencatatkan rugi bersih sebesar IDR 21.6 miliar di tahun 2025.

PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 5.08% menjadi IDR 1.24 triliun di tahun 2025.

PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 9% menjadi IDR 12.57 miliar di tahun 2025.



Technical Recommendations (Swing Trading)

BIPI
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 212
Target Price 1 : 250
Target Price 2 : 292
Stop Loss : 179

PTBA
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 2960
Target Price 1 : 3080
Target Price 2 : 3170
Stop Loss : 2840

Sell on Strength (SoS)

BUMI: March 31, 2026 (Recommendation Date)
Hit Target 1 248 (+11.63%)


Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB melalui Zoom https://bit.ly/PhillipWebinar
Pembukaan rekening: https://www.poems.co.id/Home/OpenAccount
Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id
2
Pada sesi 1 IHSG ditutup dalam keadaan melemah di 6969.16 (-0.29%).

Tiga Sektor yang menjadi penekan IHSG:
a. Non Siklikal: -5.185
b. Basic Material: -3.114
c. Industrial: -2.288.
Phillip Sekuritas Indonesia Research
Photo
Reminder
INDY- 1st target 3,610 tercapai
4👍1
Phillip Sekuritas Indonesia Research
Photo
Reminder
TINS - 1st target 3,520 tercapai
2👍1
Phillip Sekuritas Indonesia Research
Photo
Reminder
ENRG - 1st target 1,610 tercapai
2👍1
📩Phillip Sekuritas Indonesia📩
Market Review 7 April 2026

Indeks saham di Asia Selasa sore (7/4) ditutup beragam (mixed) di tengah ketidakpastian menjelang tenggat waktu (deadline) Presiden AS Donald Trump terhadap Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Sementara ini, sinyal gencatan senjata masih diimbangi oleh risiko eskalasi konflik
Presiden Trump mengancam akan menyerang infrastruktur sipil Iran jika kesepakatan perdamaian tidak tercapai pada hari Selasa malam. Trump juga memberi sinyal bahwa kepemimpinan Iran sedang bernegosiasi dengan sungguh-sungguh.

Seiring dengan masih berlanjutnya upaya diplomasi, para pejabat Iran dan Oman juga sedang berupaya menyusun mekanisme untuk mengelola Selat Hormuz yang dilalui seperlima pemngiriman minyak mentah dunia pada masa damai. Cengkeraman Iran atas selat tersebut telah mengguncang perekonomian dunia.

Di pasar komoditas, harga minyak mentah berfluktuasi di tengah ketidakpastian tentang apa yang akan terjadi dalam perang dengan Iran dan berapa lama perang tersebut akan mengganggu aliran minyak dan gas alam global.

AS dan Iran sedang mempertimbangkan rencana kerangka kerja untuk mengakhiri konflik mereka yang telah berlangsung selama 5 minggu.

Iran menolak tekanan Presiden Trump untuk segera membuka kembali Selat Hormuz di bawah gencatan senjata sementara, dan mengulangi tuntutannya untuk mengakhiri perang secara permanen.

Dari sisi ekonomi, perhitungan akhir (Final) memperlihatkan data S&P Global Composite PMI Australia turun ke level 46.6 di bulan Maret, lebih buruk dari estimasi awal 47.0 dan merosot dari level 52.4 di bulan Februari. Ini menandakan kontraksi pertama aktifitas di sektor swasta dalam 1.5 tahun

Perhitungan akhir (Final) data S&P Global Services PMI Australia turun ke level 46.3, lebih buruk dari estimasi awal yang berada di level 46.6 dan anjlok dari level 52.8 di bulan Februari.

Ini menandakan kontraksi pertama dalam aktifitas di sektor Jasa (Services) Australia dalam 26 bulan terakhir dan merupakan penurunan tertajam sejak bulan Novembetr 2023.

Di Jepang, pengeluaran rumah tangga (Household Spending) turun 1.8% Y/Y di bulan Februari, memburuk dari penurunan 1.0% Y/Y di bulan sebelumnya dan meleset dari perkiraan pasar yang hanya turun 0.7% Y/Y.

Ini menandai kontraksi belanja rumah tangga selama tiga bulan beruntun, menyoroti tekanan inflasi yang masih tinggi.

Di Asia Tenggara, Inflasi bulan Maret Filipina melonjak ke level tertinggi dalam hampir dua tahun karena perang di Timur-Tengah mencekik pasokan sumber energi dan mendorong kenaikan harga bahan bakar.

Inflasi mencapai 4.1% Y/Y bulan lalu, melampaui estimasi pasar yang naik 3.8% dan merupakan akselerasi dari laju kenaikan 2.4% Y/Y di bulan Februari.

Filipina sangat rentan terhadap konflik di Timur-Tengah karena hampir seluruh kebutuhan minyaknya diimpor dari kawasan tersebut.

📌 Statistik
IHSG: 6,971.027 | -18.399 poin | (-0.26%)
Volume (Shares) : 27.161 Billion
Total Value (IDR) :13.488 Trillion
Market Cap (IDR) : 12,249.046 Trillion
Saham naik : 250
Saham turun: 407

📊 Sektor Penekan (Bloomberg)
Non Siklikal : -4.960
Industrial : -2.837
Technology : -2.031

Top Gainers:
DSSA :66,250 | +2450 | +3.84%
MEGA : 5,600 | +1110 | +24.72%
MLPT :14,280 | +975 | +7.34%
MKPI :23,525 | +975 | +4.32%
BYAN :10,950 | +925 | +9.23%

Top Losers:
UNTR : 30,000 | -550 | -1.80%
TCPI : 11,500 | -450 | -3.77%
AADI : 10,550 | -325 | -2.99%
EMAS : 7,875 | -275 | -3.37%
ADES : 16,200 | -250 | -1.52%

Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB.
Melalui Zoom Webinar: https://bit.ly/PhillipWebinar
*Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id
Selamat pagi😁,

Phillip Morning Webinar akan live pukul 08.30 WIB. Simak pembahasan pasar dan ikuti sesi tanya jawab teknikal bersama analis kami.

Zoom : bit.ly/PhillipWebinar