Phillip Sekuritas Indonesia Research
12.7K subscribers
15.4K photos
1 video
33 files
7.22K links
PSI Research Official Account - Disclaimer On
http://bit.ly/DisclaimerPSI
Download Telegram
Update April 6, 2026: - 08.22 WIB
🔴 Suspend : SUPR, ZINC, ASPR
🟢 Unsuspend: MGLV
🟡 UMA: DATA, YPAS

🔴 FCA IN: TAMA, TIRT, MGLV
🟢 FCA OUT: IFSH
Phillip Sekuritas Indonesia

JCI Indication (6 April, 2026)
*Bearish*
Support: 6,844 Resistance: 7,320

Indeks saham di Asia Senin pagi (6/4) dibuka menguat karena investor mencermati perkembangan terbaru dalam konflik Timur Tengah selama akhir pekan. Nikkei 225 (+1.20%) dan KOSPI (+1.52%) sementara pasar saham di Australia, Taiwan, Hong Kong dan Selandia Baru hari ini libur.

Sepanjang minggu lalu, indeks saham global (MSCI World) lompat 3.24% sementara indeks saham di negara-negara berkembang (MSCI Emerging Markets) hanya naik 0.26%.

Pada saat yang sama, Indeks saham di kawasan Asia-Pasifik (MSCI Asia-Pasifik) turun tipis 0.08% dan indeks saham di Eropa (Stoxx Euro 600) naik 0.35%.

Indeks saham utama di Wall Street akhir pekan lalu tutup merayakan Jumat Agung sementara pasar saham di banyak negara di seluruh dunia, termasuk Inggris, Jerman dan Perancis akan tutup merayakan Paskah.

Pada hari Minggu, Presiden AS Donald Trump mengulangi ancamannya dalam sebuah unggahan di Truth Social yang penuh kata-kata kasar untuk memulai pemboman besar-besaran terhadap infrastruktur listrik dan jembatan di seluruh Iran seiring dengan mendekatnya batas waktu 10 hari yang diberikannya kepada Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Selat Hormuz menangani pengiriman sekitar seperlima pasokan minyak dunia sebelum perang antara AS-Israel dan Iran dimulai pada 28 Februari.

Dampak dari konflik di Timur Tengah telah memperburuk prospek ekonomi AS dan global dengan mengancam untuk menekan pertumbuhan dan mendorong inflasi yang masih cukup tinggi, sehingga mengacaukan spekulasi tentang apakah bank sentral AS (Federal Reserve) akan melanjutkan pemotongan suku bunga pada akhir tahun ini.

Investor di Asia akan mendapatkan kesempatan pertama untuk memberikan reaksi atas rilis data pasar tenaga kerja AS (Non-Farm Payrolls) akhir pekan lalu.

Data Non-Farm Payrolls (NFP) secara mengejutkan memperlihatrkan bahwa ekonomi AS merekrut 178.000 pekerja di bulan Maret, terbesar sejak Desember 2024 setelah melakukan pengurangan 133.000 pekerja di bulan sebelumnya dan jauh di atas ekspektasi pasar yang bertambah 60.000.

Tingkat Pengangguran turun menjadi 4.3% dari 4.4% dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (Labor Force Participation Rate) turun tipis 61.9% dari sebelumnya 62%.

Rata-rata Upah Per Jam (Average Hourly Earnings) naik 0.2% M/M (+3.5% Y/Y), melambat dari laju kenaikan 0.4% M/M (+3.8% Y/Y) dan lebih rendah dari ekspektasi pasar, +0.3% M/M (+3.7% Y/Y).


News

PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 140% menjadi IDR 985 miliar di tahun 2025.

PT Kimia Farma Tbk (KAEF) mencatatkan penyusutan rugi bersih sebesar 60.23% menjadi IDR 334.96 miliar di tahun 2025.

PT Diagnos Laboratorium Tbk (DGNS) akan melakukan private placement sebanyak 125 juta lembar.


Technical Recommendations (Swing Trading)

STAA
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 1320
Target Price 1 : 1485
Target Price 2 : 1600
Stop Loss : 1160

NISP
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 1480
Target Price 1 : 1535
Target Price 2 : 1560
Stop Loss : 1435

Sell on Strength (SoS)

SIMP: March 30, 2026 (Recommendation Date)
Hit Target 1 660 (+8.77%)


Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB melalui Zoom https://bit.ly/PhillipWebinar
Pembukaan rekening: https://www.poems.co.id/Home/OpenAccount
Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id
1
*Pada Sesi 1 IHSG ditutup dalam keadaan melemah pada 6971.00 (-0.79%).*

*Tiga Sektor yang menjadi penekan IHSG:*
a. Non Siklikal: -7.048
b. Finansial: -5.810
c. Infrastructure.-3.566
📩Phillip Sekuritas Indonesia📩
Market Review 6 April 2026

Indeks saham di Asia Senin sore (6/4) ditutup menguat dengan MSCI Asia-Pacific naik 0.2% karena investor merasa sedikit lega dengan adanya sinyal bahwa dampak konflik Timur Tengah yang telah berlangsung selama enam minggu mungkin dapat dikendalikan, dan setelah adanya kabar bahwa Iran mendorong gencatan senjata.

Beberapa pasar saham di Asia seperti di Australia, Selandia Baru, dan Hong Kong tutup merayakan Paskah, sementara pasar saham di daratan Tiongkok dan Taiwan merayakan Festival Qingming, hari libur membersihkan makam.

Axios melaporkan bahwa AS, Iran, dan beberapa negara sedang membahas persyaratan untuk potensi gencatan senjata selama 45 hari yang dapat mengarah pada pengakhiran perang secara permanen.

Perantara dari Pakistan, Mesir, dan Turki dilaporkan terlibat dalam perundingan, meskipun peluang untuk mencapai kesepakatan dalam 48 jam ke depan masih belum pasti.

Kabar bahwa lebih banyak kapal yang di izinkan melewati Selat Hormuz juga turut mengangkat sentimen, bahkan ketika Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ancaman yang semakin agresif untuk menghancurkan pembangkit listrik Iran pada hari Selasa.

Upaya diplomatik itu dilakukan setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran memiliki waktu hingga Selasa malam untuk membuka kembali Selat Hormuz atau menghadapi serangan terhadap infrastruktur penting seperti pembangkit listrik dan jembatan di seluruh wilayah Iran.

Para pelaku pasar memanfaatkan setiap berita utama yang dapat mempengaruhi sentimen pasca perang di Timur-Tengah yang telah memperburuk prospek ekonomi global dan memicu kekhawatiran inflasi, serta mengacaukan ekspektasi penurunan suku bunga oleh bank sentralAS (Federal Reserve).

Perhatian pasar akan tetap tertuju pada harga komoditas energi dan penutupan Selat Hormuz, jalur utama untuk aliran pasokan minyak dari Timur-Tengah.

Dari sisi ekonomi, perhitungan akhir (Final) data HSBC Composite PMI India direvisi naik ke level 57.0 di bulan Maret dari estimasi awal 56.6 namun lebih rendah dari level 59.9 di di bulan aebelumnya.

Perhitungan akhir (Final) data HSBC Services PMI India direvisi naik ke level 57.5 dari estimasi awal 57.2 dan lebih tinggi dari ekspektasi pasar 57.4, merefleksikan ekspansi di sektor Jasa (Services) India yang masih solid.

Penjualan Eceran Singapura naik 8.3% Y/Y di bulan Februari, pulih sepenuh ya dari penurunan 0.5% Y/Y di bulan sebelumnya. Ini menandakan laju kenaikan tercepat sektor Ritel Simgapura sejak bulan Februari 2023.


📌 Statistik
IHSG: 6,989.426 | -37.355 poin | (-0.53%)
Volume (Shares) : 29.216 Billion
Total Value (IDR) :15.248 Trillion
Market Cap (IDR) : 12,210.402 Trillion
Saham naik : 255
Saham turun : 412

📊 Sektor Penopang (Bloomberg)
Non Siklikal : -4.047 poin
Infrastructure : -2.491 poin
Finansial : -1.796 poin

Top Gainers:
ARKO : 7,100 | +800 | +12.70%
STTP :10,100 | +450 | +4.66%
IFSH : 2,240 | +445 | +24.79%
IBST : 4,900 | +400 | +8.89%
YPAS : 1,730 | +340 | +24.46%

Top Losers:
DSSA : 63,700 | -6575 | -9.34%
RLCO : 5,250 | -900 | -14.63%
ITMG : 26,650 | -675 | -2.47%
BYAN : 10,025 | -625 | -5.87%
CTBN : 5,475 | -500 | -8.37%

Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB.
Melalui Zoom Webinar: https://bit.ly/PhillipWebinar
*Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id
1
Selamat pagi😁,

Phillip Morning Webinar akan live pukul 08.30 WIB. Simak pembahasan pasar dan ikuti sesi tanya jawab teknikal bersama analis kami.

Zoom : bit.ly/PhillipWebinar
1
*Update April 7, 2026: - 08.16 WIB*
🔴 Suspend : POLY
🟢 Unsuspend: -
🟡 UMA:

🔴 FCA IN: -
🟢 FCA OUT: -
Phillip Sekuritas Indonesia

JCI Indication (7 April, 2026)
*Bullish*
Support: 6,840 Resistance: 7,200


Indeks saham di Asia Selasa pagi (7/4) dibuka menguat dengan KOSPI, TAIEX dan ASX 200 langsung naik lebih dari 1% karena para investor terus memantau perkembangan terbaru terkait dengan perang AS-Israel dan Iran.

Indeks saham utama di Wall Street semalam ditutup naik di tengah harapan penurunan ketegangan di Timur Tengah dan menjelang tenggat waktu yang ditetapkan Presiden Trump untuk mencapai kesepakatan dengan Iran.

Reuters melaporkan bahwa Iran dan AS telah menerima rencana dari Pakistan untuk mengakhiri konflik.

Sebelumya, Axios melaporkan bahwa AS, Iran, dan beberapa negara sedang membahas persyaratan untuk potensi gencatan senjata selama 45 hari yang dapat mengarah pada pengakhiran perang secara permanen.

Para mediator dari Pakistan, Mesir dan turki sedang membahas syarat-syarat kesepakatan dua tahap.

Tahap pertama akan berupa gencatan senjata selama 45 hari di mana pengakhiran perang secara permanen akan dinegosiasikan dan tahap kedua akan berupa kesepakatan untuk mengakhiri perang. Gencatan senjata dapat diperpanjang jika diperlukan waktu tambahan untuk pembicaraan, Presiden AS Donald Trump menolak usulan gencatan senjata tersebut dengan mengtatakan usulan itu cukup signifikan namun tidak cukup baik.

Sementara itu, Iran secara tegas menolak gencatan senjata yang bersifat sementara, dan sebaliknya meminta jalan untuk mengakhiri perang secara permanen.

Dari sisi ekonomi, perhitungan akhir (Final) memperlihatkan data S&P Global Composite PMI Australia turun ke level 46.6 di bulan Maret, lebih buruk dari estimasi awal 47.0 dan merosot dari level 52.4 di bulan Februari. Ini menandakan kontraksi pertama aktifitas di sektor swasta dalam 1.5 tahun

Perhitungan akhir (Final) data S&P Global Services PMI Australia turun ke level 46.3, lebih buruk dari estimasi awal yang berada di level 46.6 dan anjlok dari level 52.8 di bulan Februari.

Ini menandakan kontraksi pertama dalam aktifitas di sektor Jasa (Services) Australia dalam 26 bulan terakhir dan merupakan penurunan tertajam sejak bulan Novembetr 2023.

Di Jepang, pengeluaran rumah tangga (Household Spending) turun 1.8% Y/Y di bulan Februari, memburuk dari penurunan 1.0% Y/Y di bulan sebelumnya dan meleset dari perkiraan pasar yang hanya turun 0.7% Y/Y.

Ini menandai kontraksi belanja rumah tangga selama tiga bulan beruntun, menyoroti tekanan inflasi yang masih tinggi.



News

PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) mencatatkan rugi bersih sebesar IDR 21.6 miliar di tahun 2025.

PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 5.08% menjadi IDR 1.24 triliun di tahun 2025.

PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 9% menjadi IDR 12.57 miliar di tahun 2025.



Technical Recommendations (Swing Trading)

BIPI
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 212
Target Price 1 : 250
Target Price 2 : 292
Stop Loss : 179

PTBA
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 2960
Target Price 1 : 3080
Target Price 2 : 3170
Stop Loss : 2840

Sell on Strength (SoS)

BUMI: March 31, 2026 (Recommendation Date)
Hit Target 1 248 (+11.63%)


Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB melalui Zoom https://bit.ly/PhillipWebinar
Pembukaan rekening: https://www.poems.co.id/Home/OpenAccount
Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id