Ittiba`u Rasulillah
7.61K members
606 photos
77 videos
15 files
1.33K links
Raihlah kebahagiaan dunia dan akhirat melalui majelis ilmu dan jangan mencukupkan mengambil ilmu dari internet sehingga lalai menghadiri majelis ilmu.

📈 Pembimbing :

al-Ustadz Abu Abdirrahman Abdullah, al-Ustadz Abu Ibrahim Imran hafizhahumallah
Download Telegram
to view and join the conversation
bit.ly/Tashfiyah:
💐|🥀 SUNNAH HASANAH DI DALAM ISLAM, BUKAN BIDAH HASANAH

☝🏻 Rasulullah ﷺ bersabda,

مَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً حَسَنَةً، فَعُمِلَ بِهَا بَعْدَهُ ؛ كُتِبَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ مَنْ عَمِلَ بِهَا، وَلَا يَنْقُصُ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْءٌ

"Siapa yang mengajarkan sunnah hasanah (sunnah yang baik) dalam Islam, kemudian diamalkan sepeninggalnya, akan dituliskan bagi orang yang mengajari, pahala orang yang melakukannya, dan tidak mengurangi pahala untuk orang yang beramal sedikit pun."

📚 HR. Muslim
💎💎💎💎💎💎

💐 Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah mengatakan,

وليس في الدين بدعة حسنة أبدًا، والسنة الحسنة هي التي توافق الشرع، وهذه تشمل أن يبدأ الإنسان بالسنة أي يبدأ العمل بها، أو يبعثها بعد تركها، أو يفعل شيئًا يسنه يكون وسيلة لأمر متعبد به فهذه ثلاثة أشياء:
الأول : إطلاق السنة على من ابتدأ العمل ويدل له سبب الحديث فإن النبي -صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- حث على التصدق على القوم الذين قدموا عليه -صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- وهم في حاجة وفاقة، فحث على التصدق فجاء رجل من الأنصار بصرة من فضة قد أثقلت يده فوضعها في حجر النبي عليه الصلاة والسلام، فقال النبي -صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ-:« من سن في الإسلام سنة حسنة فله أجرها وأجر من عمل بها » فهذا الرجل سن سنة ابتداء عمل لا ابتداء شرع.
الثاني : السنة التي تركت ثم فعلها الإنسان فأحياها فهذا يقال عنه: سنها بمعنى أحياها وإن كان لم يشرعها من عنده.
الثالث : أن يفعل شيئًا وسيلة لأمر مشروع مثل بناء المدارس وطبع الكتب فهذا لا يتعبد بذاته ولكن لأنه وسيلة لغيره فكل هذا داخل في قول النبي -صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ-: " « من سن في الإسلام سنة حسنة فله أجرها وأجر من عمل بها » . والله أعلم.

📛 "Tidak ada di dalam agama ini bid'ah hasanah, selamanya.

💐 Sunnah hasanah itu adalah yang sesuai syariat. Sunnah hasanah mencakup seseorang memulai sunnah, yakni mulai mengamalkannya, menghidupkannya setelah mati, atau, melakukan sesuatu sunnah yang menjadi sarana perkara untuk ibadah. Sehingga, sunnah hasanah ada tiga hal:

1️⃣ Sebutan 'sunnah' bagi orang yang mulai mengamalkan. Hal inilah yang ditunjukkan sababul wurud hadis. Nabi ﷺ menganjurkan untuk bersedekah bagi suatu kaum yang datang menemui Nabi ﷺ. Lalu beliau pun bersabda, 'Siapa yang mengajarkan sunnah hasanah dalam Islam, maka dia mendapat pahala serta pahala orang yang beramal setelahnya.' Maka, orang yang pertama bersedekah, dia telah mengajarkan sunnah. Dia memulai amalan, bukan mulai mensyariatkan.

2️⃣ Sunnah yang ditinggalkan, lalu dilakukan oleh seseorang dan dia menghidupkannya. Maka dia dikatakan, telah mengajarkan sunnah, yakni dia menghidupkannya. Dia tidak mensyariatkannya dari dirinya sendiri.

3️⃣ Melakukan sesuatu yang merupakan sarana untuk hal yang disyariatkan. Contohnya, membangun sekolah, mencetak kitab. Dia tidak beribadah dengan amalan itu sendiri, namun beribadah karena itu adalah sarana untuk hal lainnya.

💐 Maka semua ini termasuk dalam sabda Nabi ﷺ, 'Siapa yang mengajarkan dalam Islam sunnah hasanah, maka dia mendapat pahalanya dan orang yang mencontohnya.'

📚 Majmu' Fatawa wa Rasail Ibni Utsaimin
•┈┈•┈┈•⊰✿📚✿⊱•┈┈•┈┈
#hadis #fatwa #IbnuUtsaimin #sunnah #bidah

🌏 Website: tashfiyah.com ||| telegram.tashfiyah.com
📱 Gabung Channel Majalah Tashfiyah : bit.ly/tashfiyah

📥 Diposting ulang hari Jumat, 16 Jumadil Ula 1439 H / 02 Februari 2018 M
🌏 Join Channel telegram:
🔘 📠 https://t.me/Ittiba_uRasulillah

📮 WhatsApp Ittiba`u Rasulillah
◎» https://t.me/Ittiba_uRasulillah

📖 Apa Hukum Mendoakan Jenazah Bersama-Sama Setelah Salat Jenazah? 📖

👉🏻 Simak fatwa dari Lajnah Ad Daimah berikut ini:



Tidak shahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau bersama para sahabat mendoakan jenazah setelah selesai salat.

Yang shahih dari beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau dahulu pernah berdiri di samping kuburan setelah selesai penguburan.

📃 Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam mengatakan yang artinya, “Mohonkanlah ampunan untuk saudara kalian dan mintalah kekokohan baginya untuk menjawab pertanyaan. Dia sekarang sedang ditanyai.” [H.R. Abu Dawud]

☝🏻️ Berdasarkan hal tersebut, jelaslah bahwa yang benar adalah pendapat 🚫TIDAK BOLEHNYA🚫 berdoa dengan cara bersama-sama setelah selesai salat jenazah. Karena, hal itu tidak diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi sallam.

📚 Fatwa Lajnah Ad Daimah no. 2251, diketuai Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah.


📖 Dikutip dari http://tashfiyah.com/hukum-doa-setelah-salat-jenazah/

Tag: #fatwa #lajnah #fikih #jenazah #salat #doa #berjamaah

📖 *B A C A* Ambil pelajarannya!
☝🏻️ *A M A L K A N* Raih pahalanya!
📲 *B A G I K A N* Lipatkan ganjarannya!

Mari bergabung di
Channel Resmi Majalah Tashfiyah
telegram.me/majalahtashfiyah

Tertarik berlangganan atau menjadi agen?
📱 Hubungi @pemasarantashfiyah atau di nomor +62852 9311 4488

📥 Diposting ulang hari Selasa, 04 Jumadil Akhirah 1439 H / 20 Februari 2018 M
🌏 Join Channel telegram:
🔘 📠 https://t.me/Ittiba_uRasulillah
◎» https://t.me/Ittiba_uRasulillah

🌾💐 *PUASA SYAWWAL SEKALIGUS BERNIAT PUASA SENIN KAMIS*

✍🏻 Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah

إذا اتفق أن يكون صيام هذه الأيام الستة في يوم الأثنين أو يوم الخميس فإنه يحصل له الأجر بنيته أجر الأيام الستة وأجر الأثنين أو الخميس لقول النبي صلى الله عليه وسلم : ( إنما الأعمال بالنيات وإنما لكل أمريء ما نوى )

🍒 "Jika puasa enam hari ini bertepatan dengan hari Senin atau Kamis, maka dia mendapatkan pahala dengan meniatkannya. Yakni, mendapat pahala puasa enam hari dan puasa Senin Kamis. Berdasarkan sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang artinya, "Hanyalah amalan itu dengan niatnya, dan hanyalah seseorang mendapatkan apa yang dia niatkan."

📚 Nur 'alad Darb 11/2

#fatwa #IbnuUtsaimin #puasa #Syawwal #SeninKamis

bit.ly/tashfiyah

📥 *Diposting ulang hari Jumat, 01 Syawal1439 H / 15 Juni 2018 M*
🌏🔻 Situs Blog: https://ittibaurasulillah.blogspot.co.id
🌏 Join Channel telegram:
🔘 📠 https://t.me/Ittiba_uRasulillah

📮 WhatsApp Ittiba`u Rasulillah
◎» https://t.me/Ittiba_uRasulillah

🕋🔇 *SAAT KHUTBAH JUMAT, TIDAK BOLEH MENGUCAPKAN 'YARHAMUKALLAH' DAN MENJAWAB SALAM*

✍🏻 Al Lajnah Ad Daimah
diketuai Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah

Tanya:
Jika ada seseorang yang bersin lalu memuji Allah, atau ada seseorang yang mengucapkan salam kepada saya, saat imam berkhutbah salat Jumat, apakah saya boleh menjawabnya atau tidak? Apakah boleh berbicara saat imam duduk di antara dua khutbah?

💡 Jawab:
لا يجوز تشميت العاطس، ولا رد السلام، والإمام يخطب، على الصحيح من أقوال العلماء؛ لأن كلا منهما كلام،وهو ممنوع والإمام يخطب؛ لعموم الحديث، والأصل إجراؤه على عمومه حتى يثبت ما يدل على تخصيصه.

"Tidak boleh mengucapkan 'Yarhamukallah' kepada orang yang bersin, tidak boleh pula menjawab salam, dalam kondisi imam berkhutbah, menurut pendapat yang benar dari para ulama, karena keduanya ini termasuk berbicara kepada orang lain.

📝 Berbicara kepada orang lain dilarang saat imam berkhutbah berdasarkan keumuman hadis. Hukum asalnya adalah menerapkan keumuman ini, hingga ada dalil yang mengecualikannya.

وأما الكلام المباح فيجوز عند السكتة بين الخطبتين على الصحيح؛ لعدم دخوله في عموم حديث النهي عنه والإمام يخطب.

📝 Adapun berbicara yang mubah, boleh saat berhenti sejenak antara dua khutbah, menurut pendapat yang benar. Karena ini tidak termasuk dalam keumuman hadis yang melarang berbicara saat imam berkhutbah."

📚 Majmu' Fatawa Al Lajnah Ad Daimah
•┈┈•┈┈•⊰✿🕋✿⊱•┈┈•┈┈•
#jumat #fatwa #lajnah #IbnuBaz #khutbah #khatib

🌍 Website: tashfiyah.com ||| telegram.tashfiyah.com
📱 Gabung Channel Majalah Tashfiyah : bit.ly/tashfiyah

📝 *Jumat, 22 Syawal 1439 H / 06 Juli 2018 M*
🌏🔻 Situs Blog: https://ittibaurasulillah.blogspot.co.id
🌏 Join Channel telegram:
🔘 📠 https://t.me/Ittiba_uRasulillah

📮 *WhatsApp Ittiba`u Rasulillah*

•┈┈┈┈•◈◉✹❒📚❒✹◉◈•┈┈┈┈•
◎» https://t.me/Ittiba_uRasulillah

🎋 *BERSIWAK, DENGAN TANGAN KANAN ATAU KIRI?*

✍🏻Syaikh Shalih Al Fauzan hafizhahullah

Tanya:
Bersiwak, apakah dengan tangan kanan atau dengan tangan kiri?

📣 Jawab:
*Dengan tangan kiri karena itu menghilangkan kotoran. Itu termasuk menghilangkan kotoran,* sehingga dia memegang dengan tangan kiri.

📚 Sumber: Penjelasan Kitab Umdatul Ahkam, Bab Ath Thaharah, kaset no. 3 side A.
------
( السواك هل يكون باليُمنى أم بالشمال ) ؟

فأجاب - عفا الله عنه - : ( يكون باليد اليسرى ؛ لأنه إزالة أذى ؛ لأنه من إزالة الأذى ، فيُمسكه باليد اليسرى ) انتهى .

المصدر : شرح كتاب ( عمدة الأحكام ) ، باب الطهارة ، الشريط ( 3 ) الوجه ( 1 )

#fikih #fatwa #Fauzan #siwak

📚 Sumber : bit.ly/tashfiyah

📝 *Selasa, 16 Dzulhijjah 1439 H / 28 Agustus 2018 M*
🌏🔻 Situs Blog: https://ittibaurasulillah.blogspot.co.id
🌏 Join Channel telegram:
🔘 📠 https://t.me/Ittiba_uRasulillah

📮 *WhatsApp Ittiba`u Rasulillah*

•┈┈┈┈•◈◉✹❒📚❒✹◉◈•┈┈┈┈•
◎» https://t.me/Ittiba_uRasulillah

💐|🥀 *SUNNAH HASANAH DI DALAM ISLAM, BUKAN BIDAH HASANAH*

☝🏻 Rasulullah ﷺ bersabda,

مَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً حَسَنَةً، فَعُمِلَ بِهَا بَعْدَهُ ؛ كُتِبَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ مَنْ عَمِلَ بِهَا، وَلَا يَنْقُصُ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْءٌ

"Siapa yang mengajarkan sunnah hasanah (sunnah yang baik) dalam Islam, kemudian diamalkan sepeninggalnya, akan dituliskan bagi orang yang mengajari, pahala orang yang melakukannya, dan tidak mengurangi pahala untuk orang yang beramal sedikit pun."

📚 HR. Muslim

💎💎💎💎💎💎

💐 Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah mengatakan,

وليس في الدين بدعة حسنة أبدًا، والسنة الحسنة هي التي توافق الشرع، وهذه تشمل أن يبدأ الإنسان بالسنة أي يبدأ العمل بها، أو يبعثها بعد تركها، أو يفعل شيئًا يسنه يكون وسيلة لأمر متعبد به فهذه ثلاثة أشياء:
الأول : إطلاق السنة على من ابتدأ العمل ويدل له سبب الحديث فإن النبي -صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- حث على التصدق على القوم الذين قدموا عليه -صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- وهم في حاجة وفاقة، فحث على التصدق فجاء رجل من الأنصار بصرة من فضة قد أثقلت يده فوضعها في حجر النبي عليه الصلاة والسلام، فقال النبي -صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ-:« من سن في الإسلام سنة حسنة فله أجرها وأجر من عمل بها » فهذا الرجل سن سنة ابتداء عمل لا ابتداء شرع.
الثاني : السنة التي تركت ثم فعلها الإنسان فأحياها فهذا يقال عنه: سنها بمعنى أحياها وإن كان لم يشرعها من عنده.
الثالث : أن يفعل شيئًا وسيلة لأمر مشروع مثل بناء المدارس وطبع الكتب فهذا لا يتعبد بذاته ولكن لأنه وسيلة لغيره فكل هذا داخل في قول النبي -صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ-: " « من سن في الإسلام سنة حسنة فله أجرها وأجر من عمل بها » . والله أعلم.

📛 *"Tidak ada di dalam agama ini bid'ah hasanah, selamanya.*

💐 Sunnah hasanah itu adalah yang sesuai syariat. Sunnah hasanah mencakup seseorang memulai sunnah, yakni mulai mengamalkannya, menghidupkannya setelah mati, atau, melakukan sesuatu sunnah yang menjadi sarana perkara untuk ibadah. Sehingga, sunnah hasanah ada tiga hal:

1️⃣ Sebutan 'sunnah' bagi orang yang mulai mengamalkan. Hal inilah yang ditunjukkan sababul wurud hadis. Nabi ﷺ menganjurkan untuk bersedekah bagi suatu kaum yang datang menemui Nabi ﷺ. Lalu beliau pun bersabda, 'Siapa yang mengajarkan sunnah hasanah dalam Islam, maka dia mendapat pahala serta pahala orang yang beramal setelahnya.' Maka, orang yang pertama bersedekah, dia telah mengajarkan sunnah. Dia memulai amalan, bukan mulai mensyariatkan.

2️⃣ Sunnah yang ditinggalkan, lalu dilakukan oleh seseorang dan dia menghidupkannya. Maka dia dikatakan, telah mengajarkan sunnah, yakni dia menghidupkannya. Dia tidak mensyariatkannya dari dirinya sendiri.

3️⃣ Melakukan sesuatu yang merupakan sarana untuk hal yang disyariatkan. Contohnya, membangun sekolah, mencetak kitab. Dia tidak beribadah dengan amalan itu sendiri, namun beribadah karena itu adalah sarana untuk hal lainnya.

💐 Maka semua ini termasuk dalam sabda Nabi ﷺ, 'Siapa yang mengajarkan dalam Islam sunnah hasanah, maka dia mendapat pahalanya dan orang yang mencontohnya.'

📚 Majmu' Fatawa wa Rasail Ibni Utsaimin

•┈┈•┈┈•⊰✿📚✿⊱•┈┈•┈┈

#hadis #fatwa #IbnuUtsaimin #sunnah #bidah

🌏 Website: tashfiyah.com ||| telegram.tashfiyah.com
📱 Gabung Channel Majalah Tashfiyah : bit.ly/tashfiyah

📥 *Diposting ulang hari Kamis, 01 Rabi'ul Awwal 1440 H / 08 November 2018 M*
🌏🔻 Situs Blog: https://ittibaurasulillah.blogspot.co.id
🌏 Join Channel telegram:
🔘 📠 https://t.me/Ittiba_uRasulillah

📮 *WhatsApp Ittiba`u Rasulillah*
◎» https://t.me/Ittiba_uRasulillah

💄 *HUKUM MENGGUNAKAN MAKE-UP*

Asy-Syaikh 'Abdul 'Aziz bin Baz rahimahullah

📪Pertanyaan:

Saya telah membaca dari salah satu buku bahwasannya lipstick atau pemerah bibir adalah perhiasan jin dan syaithan. Jadi apakah kita tidak boleh berhias menggunakannya? Dan apakah make-up diharamkan? Sebagai catatan, kami tidak menggunakannya kecuali pada momen-momen seperti saat hari raya dan acara resepsi pernikahan, dalam keadaan tidak ada laki-laki yang melihat kami.

📚Jawaban:

"Tidak mengapa menggunakan kosmetik yang biasa dipakai wanita di bibir seperti lipstik.

Adapun perkataan bahwa lipstik adalah perhiasan jin dan syaithon tidak ada asalnya.

Maksud penjelasanku adalah, seorang wanita boleh bersolek dengan make-up yang ia anggap cocok untuk wajahnya, tangannya, kakinya, dan mulutnya.

Semua riasan ini boleh ditampakkannya:
~ di hadapan suaminya -bukan di hadapan para lelaki ajnabi (nonmahram)-
~ atau di hadapan sesama wanita, (juga) tidak mengapa.

Adapun di hadapan lelaki ajnabi maka tidak boleh.

Wajib baginya untuk menutupi dirinya dan berhijab dari orang-orang yang diharamkan Allah atasnya untuk melihatnya, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta'ala,

{وَإِذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوهُنَّ مِن وَرَاءِ حِجَابٍ ۚ ذَٰلِكُمْ أَطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ ۚ } [الأحزاب : 53]

"Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka, mintalah dari balik tabir. Cara itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka."
(Al-Ahzab 58)

Allah ta'ala juga berfirman dalam An-Nur,

{وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ} [النور : 31]

"Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka atau putera-putera saudara lelaki mereka."
(an-Nur 31)

Jadi wajib bagi setiap wanita mukminah untuk bertakwa kepada Allah dan berhati-hati dari menampakkan perhiasan kepada selain suami dan mahramnya.

Adapun make-up, demikian pula, bila padanya ada bahaya atau kejelekan, dilarang. Jika sekedar perhiasan yang tidak membahayakan wajah maka tidak mengapa digunakan. Seperti misalnya sabun, bidara, dan selainnya.

Namun telah sampai berita kepada saya dari beberapa ahli bahwa sebagian make-up seringnya membahayakan wajah. Terkadang muncul flek hitam atau efek selainnya yang semisalnya, dengan sebab penggunaan kosmetik.

Jadi jika diketahui bahwa ada satu jenis make-up yang membahayakan, tidak boleh dipergunakan.

Adapun jika make-up tersebut sekedar menjadikan wajah nampak cerah dan tidak memudaratkannya maka tidak mengapa."

Sang penanya mengatakan, "Baarakallahu fiikum (semoga Allah memberkahi Anda)".

t.me/majalahqonitah

🌏Sumber: https://binbaz.org.sa/fatwas/17405/ما-حكم-استعمال-المراة-المكياج

#fikih_wanita
#fatwa
#kosmetik
#make_up

•┈┈┈┈•✿❁•••❁✿•┈┈┈┈•

📝 *Dipublikasikan ulang hari Rabu, 07 Dzulqo'dah 1440 H / 10 Juli 2019 M*

🔖 _Media Ittibau Rasulillah:_

🌏 Situs Blog:
https://ittibaurasulillah.blogspot.com

📲 Follow Instagram:
http://instagram.com/ittiba_urasulillah

📠 Join Channel telegram:
https://t.me/Ittiba_uRasulillah

📮 *WhatsApp Ittiba`u Rasulillah*

•┈┈┈┈•◈◉✹❒📚❒✹◉◈•┈┈┈┈•