CREEPY ROOM
99.1K subscribers
3.77K photos
4.5K videos
975 links
Daily Media, Shocking, Horror, Creepy, Disturbing, News Videos.

WEBSITE:
https://creepy.id

Social Media:
x.com/creepyroom
instagram.com/creepy_room_
facebook.com/creepyroom

Support kami:
https://saweria.co/creepyroom
Download Telegram
Malaka - Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Malaka setelah tiga siswi Sekolah Menengah Pertama dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di Bendungan Halibot, Desa Sisi, Kecamatan Kobalima, Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 14.00 WITA.

Berdasarkan laporan resmi Pemerintah Desa Litamali, ketiga korban merupakan pelajar dari SMP Negeri 1 Kobalima. Mereka adalah:

Gracia Indri Castro Lau (14)
Apriana Deandrade (15)
Yuliana Olo (15)

Ketiganya diketahui berasal dari Desa Litamali. Dua korban berasal dari Dusun Sukabisikun, sementara satu korban lainnya dari Dusun Wemasa.
Menurut keterangan warga, peristiwa tragis tersebut berlangsung sangat cepat. Masyarakat yang mengetahui kejadian segera melakukan pertolongan dan mengevakuasi para korban ke Puskesmas Namfalus.

Namun, upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil. Setibanya di fasilitas kesehatan, ketiga siswi dinyatakan meninggal dunia oleh tenaga medis.
26😭5🕊2👍1😱1
Basarnas Temukan Ekor Helikopter Jatuh di Kalbar, 3 Km dari Titik Hilang.

Basarnas melaporkan penemuan serpihan yang diduga bagian dari helikopter Airbus H130 PK-CFX yang dilaporkan hilang kontak dan jatuh dalam penerbangan di wilayah hutan Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Ekor helikopter itu ditemukan 3 km dari lokasi hilang kontak.
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso mengatakan serpihan yang diduga bagian ekor pesawat tersebut terpantau melalui udara oleh tim SAR gabungan yang menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU. Serpihan helikopter itu terpantau pertama kali pukul 15.25 WIB sore .

"Hasil pemantauan udara diduga ditemukan posisi heli. Hasil pemantauan udara pada pukul 15.25 WIB ditemukan serpihan yang diduga ekor helikopter PK-CFX pada jarak kurang lebih tiga kilometer ke arah barat dari titik awal hilang kontak," kata Edy dilansir Antara, Kamis (16/4/2026).

Edy memastikan informasi temuan tersebut telah diteruskan kepada unsur darat guna memudahkan tim pencari menuju titik koordinat lokasi jatuhnya pesawat untuk melakukan proses evakuasi.

Helikopter berjenis Airbus H130 tipe H-130T2 tersebut diketahui mengangkut delapan orang, yang terdiri dari Kapten Marindra W (Pilot), Harun Arasyd (Co-pilot), serta enam penumpang yakni Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito.

Berdasarkan data kronologi, helikopter tersebut lepas landas dari helipad PT CMA di Desa Nanga Keruap, Kabupaten Melawi, pada pukul 07.34 WIB.

Helikopter kemudian dilaporkan hilang kontak pada pukul 08.39 WIB dalam penerbangan menuju helipad PT GAN di Desa Teluk Bakung, Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.

Basarnas mencatat posisi terakhir helikopter dari signal darurat sebelum hilang kontak terdeteksi berada di sekitar wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari kru pesawat, personel Kopasgat, dan Kantor SAR Pontianak -Pos SAR Sintang, terus berupaya melakukan pencarian seoptimal mungkin.

"Mohon doanya semoga proses pencarian dan evakuasi korban dapat berjalan dengan lancar, aman, dan selamat. Basarnas berkomitmen melaksanakan operasi SAR seoptimal mungkin dengan dibantu oleh seluruh potensi SAR," kata Edy.

https://news.detik.com/berita/d-8447740/basarnas-temukan-ekor-helikopter-jatuh-di-kalbar-3-km-dari-titik-hilang
24👍9❤‍🔥1
Seorang balita berusia 3,5 tahun ditemukan tewas di dapur rumahnya di Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Ngronggo, Kecamatan Kota Kediri, Rabu (15/04/2026).
Kondisi tubuh korban yang penuh memar memicu kecurigaan adanya unsur kekerasan.

Ketua RT setempat, Baharuddin Yusuf, mengungkapkan bahwa korban berinisial NZ. Kematian bocah tersebut pertama kali diketahui setelah pihak keluarga meminta bantuan kepada warga sekitar.

“Korban dikatakan sudah meninggal dunia. Pihak keluarga kemudian meminta tolong kepada tetangga kanan kiri,” ujarnya, Kamis (16/04/2026) dini hari.
Laporan tersebut kemudian diteruskan ke perangkat kelurahan,

BhabinkamtKediriibmas, dan Polsek Kediri Kota. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Luka yang parah ada dibawah pelipis mata, itu memar, kemudian juga di bagian perut itu memar,” ungkapnya.

Menurut Baharuddin, korban tinggal bersama neneknya berinisial SL, kedua orang tua, serta dua kakak perempuan.

Saat kejadian, korban berada di rumah bersama sang nenek, sementara kedua orang tuanya sedang bekerja di luar.

Ia menuturkan, berdasarkan keterangan warga, ibu korban sehari-hari berjualan gorengan keliling, sedangkan ayahnya bekerja sebagai buruh bangunan. Namun, pada hari kejadian, sang ibu disebut bekerja di tempat lain.

Sementara itu, hingga Kamis dini hari, keluarga korban masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Polres Kediri Kota.

Bukan Hanya Nizar, Kakaknya juga tidak luput dari kebiadapan keluarganya. Beruntung kakak nizar masih terselamatkan.

Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban, termasuk mendalami kemungkinan adanya kekerasan atau penganiayaan.
😡5128😭10😱3👍1🔥1🕊1
🚨 INFO ORANG HILANG 🚨

‎Nama: Ulfah Hadiatul Alia

‎Ciri-ciri:
‎- Usia 21 tahun
‎- Tinggi ±145 cm, BB ±45 kg
‎- Kulit sawo matang
‎- Rambut asli agak ikal (belakangan sering diluruskan)
‎- Ada tahi lalat kecil di pipi, tepat di bawah mata

‎Terakhir komunikasi dengan keluarga dan teman tanggal 5 April 2026

‎Ini foto tanpa makeup, tapi biasanya kalau keluar dia lebih sering pakai makeup.

‎Sekarang rambutnya agak panjang sedada, lurus, dan sering berponi.

‎Terakhir hilang didaerah Mulyasari Sukahurip Tasikmalaya

‎Kalau ada yg lihat boleh DM ke akun X /Twitter @hazva24 ya 🙏
25👍4😭3❤‍🔥2😱2
Tabrakan Maut di Bantaeng, Pemotor Tewas Terbakar Usai Hantam Lapak Bensin.

BANTAENG:Kecelakaan lalulintas tragis terjadi di Jalan Poros Bombong, Kampung Parumputan, Desa Biangkeke, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulsel, menewaskan pengendara sepeda motor, Jum'at (17/4/2026) sekitar pukul 07.30 WITA.

Insiden tabrakan maut di Bantaeng ini, melibatkan dua kendaraan, yakni sepeda motor roda tiga Kaisar bernomor polisi DD 6037 FB dan sepeda motor Honda GL 100 dengan nomor polisi DD 6505 XX.

Berdasarkan kronologi kejadian, sepeda motor roda tiga yang dikendarai Sulkifli (17), pelajar asal Kampung Korong Batu, Desa Baruga, melaju dari arah timur ke barat dengan membawa empat penumpang.

Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut menyambar bagian samping kanan sepeda motor Honda GL 100 yang dikendarai Muh. Idham Parawansyah (28), yang datang dari arah berlawanan.

Benturan keras menyebabkan korban bersama sepeda motornya terseret hingga ke lapak penjual bensin di pinggir jalan. Diduga terjadi percikan api yang memicu ledakan tangki, sehingga kobaran api dengan cepat membesar dan membakar korban di lokasi kejadian.

Akibat peristiwa tersebut, Muh Idham Parawansyah, warga Kampung Lele Caddi, Desa Kaloling, Kecamatan Gantarangkeke, mengalami luka berat di bagian kepala serta luka bakar di sekujur tubuh dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Sementara itu, pengendara motor roda tiga, Sulkifli, dilaporkan tidak mengalami luka-luka.

Peristiwa ini sempat menghebohkan warga sekitar yang berupaya memberikan pertolongan. Namun, kobaran api yang cepat membesar membuat korban tidak dapat diselamatkan.

Pihak kepolisian setempat telah melakukan olah TKP dan masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Kasat Lantas Polres Bantaeng, IPTU Muhammad Irdhan Syah membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah turun langsung ke lokasi.

“Iya, kami langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, khususnya di jalur poros yang memiliki aktivitas tinggi di pinggir jalan.

“Kami mengimbau seluruh pengendara, baik sepeda motor maupun mobil, agar lebih berhati-hati dalam berlalu lintas demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

https://gowa.inews.id/amp/685066/tabrakan-maut-di-bantaeng-pemotor-tewas-terbakar-usai-hantam-lapak-bensin
18👍4🔥3😭2🕊1
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
⚠️CHILD WARNIG⚠️

‎Penemuan Janin di Kobi Maluku Tengah Diduga Hasil Aborsi, Polisi Buru Pelaku.

Penemuan janin dan ari-ari calon 'bayi' di semak-semak menggegerkan warga Kobi, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Maluku Tengah, Jumat (17/4/2026).

‎Setelah ditemukan, warga setempat melaporkan kejadian itu ke Kantor Polisi Subsektor Kobi.

‎Kepada TribunAmbon, Sabtu (18/4/2026), Kasi Humas Polres Maluku Tengah, IPTU. Ahmad Yani Rumasoreng menjelaskan, penyelidik Polsubsektor Kobi telah melakukan olah TKP sekira pukul 19.00 WIT di hari kejadian.

‎Berdasarkan hasil olah TKP diketahui janin berjenis kelamin laki-laki dan diduga adalah korban hasil aborsi.

‎Saat ini tim penyelidik kepolisian sedang mengumpulkan informasi untuk memburu pelaku.

‎"Kondisi pada saat petugas melakukan olah TKP yakni gelap dan petugas menggunakan pencahayaan menggunakan cahaya HP," ujar Kasi Humas.

‎Pada saat lakukan olah TKP, janin sudah tidak berada di TKP yang ada hanya sebuah rok panjang dan celana dalam yang sudah ada bercak darah.

Lokasi TKP berada di bekas kantor pertanian yang sudah tidak terawat di Kecamatan Seram Utara Timur Kobi.

Pada ruang kamar mandi ditemukan setumpuk darah, bagian luar samping kantor ditemukan sebuah rok panjang yang ada bercak darah.

‎"Ditemukan sebuah celana dalam warna putih yang sudah ada bercak darah yang jaraknya tidak jauh dengan ditemukan sebuah rok panjang kurang lebih 2 meter setengah," jelas IPTU. Ahmad

Pada bagian bangunan belakang kantor pada bagian semak-semak tempat ditemukannya setumpuk plasenta, tubuh utuh yang sudah terpisah dengan kepala dengan jarak kurang lebih setengah meter.

‎"Janin bayi berkelamin laki-laki dibungkus menggunakan daun pisang," pungkas IPTU. Ahmad.

‎Penyelidik juga meminta keterangan dokter yang memeriksa kondisi janin di Puskesmas Morokay.

‎Dari keterangan sementara dokter, janin berkelamin laki-laki berusia kurang lebih sekitar 7 sampai dengan 8 bulan, dengan kondisi bagian kepala terpisah dengan tubuh serta ditemukan pula setumpuk ari-ari.

https://ambon.tribunnews.com/masohi/100378/penemuan-janin-di-kobi-maluku-tengah-diduga-hasil-aborsi-polisi-buru-pelaku
1