News Update dan Jadwal Seminar
1.49K subscribers
42.6K photos
2.43K videos
854 files
12.5K links
Berita dan jadwal seminar.
Download Telegram
Minggu lalu EUR/USD masih bergerak kuat melanjutkan keuntungan sesi sebelumnya yang kini telah menembus posisi resisten kuatnya dan berada di 1.2145. EUR/USD mendapat kekuatan dari pelemahan dolar AS serta pergerakan kuat perdagangan aset risiko, naik ke posisi tertinggi 2 bulan didukung oleh optimisme tentang pemulihan ekonomi Eropa yang dibantu oleh upaya pembukaan kembali yang sedang berlangsung dan percepatan vaksinasi COVID-19.

Gema dari angka NFP minggu lalu yang sangat mengecewakan meyakinkan investor bahwa the Fed akan tetap mencetak $120 miliar per bulan untuk waktu yang lebih lama lagi. Hal ini membebani dollar AS. Kemudian muncul angka inflai dimana CPI naik menjadi 4.2% YoY dan Core CPI naik membumbung menjadi 3% pertahun, keduanya diatas daripada yang diperkirakan. Seharusnya ini membuat bank sentral AS bangkit berjaga-jaga. Meskipun demikian dollar AS harus berjuang untuk bisa mengkapitalisir berita tersebut dengan naiknya inflasi kemungkinan sehubungan dengan cepatnya pembukaan kembali kegiatan bisnis, sebuah faktor yang bisa lenyap begitu saja nantinya.

Penjualan ritel AS meleset dari yang diperkirakan dengan tetap datar pada bulan April, meskipun terjadi revisi naik. Sementara The University of Michigan’s Consumer Sentiment Index, tanpa terduga jatuh.

Sementara di Eropa, debat mengenai apa Langkah ECB berikutnya berlangsung seru. Sebagian anggota ingin melanjutkan mencetak euro, dan melengkapi the Pandemic Emergency Purchase Program (PEPP), sementara yang lain ingin segera dipotong pada bulan Juni. Hal in menggoyang euro.

Permintaan untuk mengurangi kebijakan moneter yang longgar datang ditengah membaiknya statistik Covid-19 di Eropa yang kelihatannya merupakan efek positip dari vaksinasi membuat turun kasus baru, pasien ke rumah sakit dan kematian.

Dari data makro ekonomi, ZEW Economic Sentiment Jerman menyentuh ketinggian baru di 84.4, yang merefleksikan optimisme di benua Eropa. Angka-angka yang lain juga bagus.

#EURO #AnalisaEuro #EuropeanCentralBank
https://www.instagram.com/p/CO9WL2SgG0E/?igshid=ayj0jw5br2az
Euro sempat turun, tertekan oleh karena Bank Sentral Eropa pada hari Kamis mempertahankan sikap kebijakan yang akomodatif dan merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi blok dan inflasi untuk tahun 2021 dan 2022. Pada hari Jumat ini EUR/USD melanjutkan penurunannya dan jatuh ke bawah 1.21 di 1.1208 karena menguatnya dollar AS akibat bagusnya angka Consumer Sentiment AS.

Volume forex berada pada level terendah selama setahun ini. Setelah mencapai puncaknya pada Maret 2020, ketika pandemic mulai mengambil korban di pasar global, fokus diarahkan kepada kembalinya ekonomi. Setelah setahun, optimisme kembali muncul. Ada tanda-tanda pertumbuhan yang kuat diantara ekonomi negara-negara maju, walaupun pemulihannya tidak rata. Negara – negara dengan pendapatan rendah dan menengah, tetap berada di bawah. Sementara vaksin terhadap Covid – 19 telah membawa sebagian kelegaan, pandemic ini masih jauh dari selesai. Varian baru, perlambatan di dalam memberikan imunisasi dan bahkan orang-orang yang anti-vaksinpun menghadapi resiko ini.

WHO semula memperkirakan diperlukan waktu 18 bulan untuk pandemic bisa berakhir. Optimisme umum cenderung mendukung permintaan terhadap assets yang memberikan yields yang tinggi dengan mengorbankan dollar AS. Pada saat yang bersamaan, AS kelihatannya satu langkah di depan dibandingkan dengan rekan-rekannya dalam usaha kembali ke normal. Sementara minat spekulatif terus berlangsung mengenai apakah untuk membeli dollar AS dengan kekuatan sendiri atau menjualnya untuk keuntungan matauang berpenghasilan lebih tinggi.

ECB mengumumkan keputusan terbarunya mengenai kebijakan moneter pada hari Kamis minggu lalu dan sebagaimana yang telah diperkirakan, tingkat bunga dan program bantuan tidak dipertahankan tidak berubah. Presiden ECB Chrisitine Lagarde benar-benar berhati-hati dengan resiko yang persisten dan berkata bahwa kebijakan moneter ultra-longgar akan tetap ada untuk menghindari kenaikan biaya pinjaman yang bisa membuat pemulihan ekonomi menjadi tertunda. Pada waktu yang bersamaan bank sentral Uni Eropa ini merevisi naik perkiraan pertumbuhan dan inflasi Eropa untuk tahun ini dan tahun depan.

#EURO #AnalisaEuro #EuropeanCentralBank
https://www.instagram.com/p/CQFXRdcA-ae/?utm_medium=share_sheet
Berikut adalah tiga bank sentral yang sangat penting dalam pasar forex:

Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve atau Fed):
Federal Reserve adalah bank sentral Amerika Serikat. Keputusan kebijakan moneter yang diambil oleh Fed dapat memiliki dampak signifikan terhadap mata uang dolar AS (USD) dan pasangan mata uang yang terkait dengan USD. Pernyataan resmi, kebijakan suku bunga, dan program pelonggaran kuantitatif (quantitative easing) yang diumumkan oleh Fed secara rutin diawasi oleh trader forex. Berita atau perubahan dalam kebijakan moneter dapat memicu pergerakan yang signifikan dalam pasangan mata uang utama seperti EUR/USD, USD/JPY, atau GBP/USD.

Bank Sentral Eropa (European Central Bank atau ECB):
European Central Bank bertanggung jawab atas kebijakan moneter di wilayah euro. Bank Sentral Eropa mempengaruhi mata uang euro (EUR) dan pasangan mata uang yang melibatkan EUR. Keputusan ECB tentang suku bunga, program stimulus, atau perubahan dalam kebijakan moneter dapat mempengaruhi volatilitas dalam pasangan mata uang seperti EUR/USD, EUR/GBP, atau EUR/JPY.

Bank Sentral Jepang (Bank of Japan atau BoJ):
Bank of Japan memiliki pengaruh yang signifikan dalam trading forex karena mengontrol kebijakan moneter Jepang. Intervensi langsung oleh Bank of Japan di pasar valuta asing terkadang terjadi untuk mengendalikan nilai tukar yen Jepang (JPY). Keputusan tentang suku bunga, stimulus moneter, atau perubahan dalam kebijakan BoJ dapat mempengaruhi pasangan mata uang seperti USD/JPY atau EUR/JPY.

Penting untuk dicatat bahwa masih ada banyak bank sentral lainnya di seluruh dunia yang juga dapat mempengaruhi trading forex. Sebagai trader, penting untuk mengikuti berita ekonomi, kebijakan moneter, dan pernyataan resmi dari bank sentral ini untuk memahami bagaimana pasar forex dapat terpengaruh.

https://linktr.ee/ProvitsTraining
https://linktr.ee/ProvitsTraining
https://linktr.ee/ProvitsTraining

#ForexTrading
#ForexMarket
#CentralBanks
#FederalReserve
#BankSentral
#ECB
#EuropeanCentralBank
#Fed
#BankofJapan
#BoJ
#CurrencyTrading
#ForexAnalysis
#ForexNews
#MonetaryPolicy
#InterestRates
#ForexVolatility
#ForexStrategy
#TechnicalAnalysis
#FundamentalAnalysis
#ForexTraders