Ata Ku Muslimah Collections
2 subscribers
2.19K photos
37 videos
15 files
97 links
Rangkaian koleksi terbaik brand Mouza Difini Andienayla Bandung, Adzkia Tulungagung, dan Emma Queen Tasikmalaya
Download Telegram
Forwarded from CONTENT MOUZA INDONESIA (Admin Mouza Indonesia)
Forwarded from CONTENT MOUZA INDONESIA (Admin Mouza Indonesia)
“Hati akan menjadi tenang saat kita percaya bahwa semua yang terjadi adalah bagian dari rencana Allah SWT”

Meskipun manusia diberi hak untuk menetapkan pilihan atau berkehendak, akan tetapi Allah SWT. yang menciptakan dan sekaligus memutuskan hasil dari terlaksananya kehendak manusia itu. Segala sesuatu yang dikehendaki oleh manusia tidak akan terjadi jika tidak sesuai dengan kehendak Allah SWT.. Jika Allah ‘Azza wa Jalla tidak berkehendak terhadap sesuatu, maka hal itu tidak akan ada masa maupun tempatnya, yang perlu kita lakukan hanyalah bersyukur menerima semua ketentuan Allah SWT, itulah yang akan membuta hati menjadi tenang 😊
Kuncinya yaitu Hadapi, Hayati dan Nikmati 😉

#YourHijrahStory #BertumbuhBerkontribusiBerkah Bersama @mouza.indonesia #ramadhanbersamamouza #berkahramadhan #ramadhan #quoteislami #quotemouza #quotesoftheday
Forwarded from Arafat || Channel Telegram
THINGS YOU MUST DO IN THE LAST 10 NIGHTS OF RAMADHAN (4)

Alkisah tersebutlah seorang dosen pada sebuah kampus kedokteran yang memiliki mahasiswa yang nilainya selalu rendah. Pada saat ujian akhir, si mahasiswa juga tak bisa menyelesaikan soal-soal yang diujikan.

Namun mahasiswa itu lantas menempuh jalan pintas. Ia menyodorkan sejumlah uang sebagai suap kepada dosen agar berkenan meluluskannya. Rupanya sang dosen tergiur juga.

Akhirnya ia mengambil uang itu dan sebagai imbalannya ia memberi kelulusan pada mahasiswa tersebut, meski sebenarnya kemampuannya belum kompeten untuk lulus.

Uang yang berjumlah besar itu mampu memaksa sang dosen melakukan perbuatan tak terpuji. Sudah jelas peringatan Rasulullah bahwa pemberi suap dan penerima suap sama-sama dilaknat oleh Allah.

Bertahun-tahun kemudian setelah kejadian itu, istri sang dosen tetiba terkena serangan penyakit mendadak. Ia segera dilarikan ke rumah sakit, dan diputuskan untuk melakukan tindakan operasi segera.

Sayangnya, keselamatan beliau tetap tidak tertolong. Dosen tersebut yang menunggu di luar kamar operasi sedih sekali. Dan lebih-lebih terpukul lagi saat sang dosen mengetahui bahwa dokter yang memimpin jalannya operasi adalah mahasiswa yang kuliahnya tidak pernah serius itu.

Sang dosen menyesal, akibat tindakannya dahulu siapa sangka ia kini benar-benar menjadi dokter. Terbesit dalam benaknya seandainya ditangani oleh dokter lain yang memang kompeten, mungkin istrinya bisa selamat.

Sang dosen telah menanggung sendiri akibat perbuatan dosanya di masa lalu. Demikianlah inti cerita dari film pendek yang baru saja kita saksikan di atas. Pesannya jelas sekali, janganlah tergoda melakukan perbuatan dosa karena kelak kita akan menerima resikonya.

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا فَلِنَفْسِهِ ۖ وَمَنْ أَسَاءَ فَعَلَيْهَا ۗ وَمَا رَبُّكَ بِظَلَّامٍ لِلْعَبِيدِ

"Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh maka (manfaatnya) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa yang berbuat dosa maka (akibatnyanya) kembali pada dirinya sendiri. Dan sekali-sekali tidaklah Tuhan-mu menganiaya hamba-Nya"

(Surat Fushilat : 46)

Sampai kapan kita mau melanggar hak-hak Allah? Sampai kapan kita menunda-nunda taubat padahal teguran demi teguran telah Allah sampaikan dalam hidup kita? Sampai kapan kita akan berjanji setia untuk berubah menjadi hamba yang sebenarnya?

Inilah dia salah satu hal yang dianjurkan sekali oleh Rasulullah dan ulama-ulama saleh pada hari-hari terakhir di bulan Ramadhan, yaitu mengibarkan bendera taubat dengan sungguh-sungguh kepada Allah.

Ketahuilah bahwa keberkahan Ramadhan mampu menjaga taubat kita tetap istikamah, laksana hembusan angin yang menjaga bendera tetap berkibar di udara.

Salam Hijrah.
Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!
Forwarded from Arafat || Channel Telegram
"Sahabatku semua...saya dapat channel bagus, banyak ilmu yang luar biasa keren lho... Gratis lagi... Banyak motivasi dan sharing Spiritual dichannel ini.. amalan unk meraih keajaiban (Magnet Rezeki), amalan lunas utang, gampang jodoh, Keajaiban Rezeki dll disajikan dlm ebook, tulisan, audio 😍

Founder MR juga adalah seorang Creator
@SedekahEbook,
@JubelinChannel
@KomunitasTelegram juga tempat berbagi ebook gratis dan ilmu ttg Telegram, TG Marketing

Nama Channelnya @MiracleRezeki, dimana channel ini adalah channel pelopor pertama sedunia yg memiliki konsep SedekaheBook, yg saat ini sdh dibuat channel tersendiri. Oleh Kang Asep - @AsepSpirit

Melalui channel ini beliau selalu menShare ilmu ttg keajaiban rezeki dan juga eBook bagus untuk para membernya baik dari koleksi pribadi dan juga dari sedekah ebook para membernya yg baik hati dan sangat DAHSYAT di channel sedekah ebook

Join dech... Insya Allah sangat sangat bermanfaat.

Cara bergabung ke channel Miracle Rezeki (MR):

1. Install aplikasi telegram di playstore atau appstore
2. Masukkan nomor telepon Anda untuk verifikasi, sama sepert daftar whatsapp
3. Di tombol "search" ketik @MiracleRezeki
4. Klik dan masuk
5. Klik (join)
6. Selesai dan Anda akan menikmati setiap update dari channel tersebut.

Atau bisa juga Klik link ini Unk Join : http://t.me/MiracleRezeki

Silahkan diShare
القرآن الكريم
Download audio alquran 30juz

Semoga AlQuran menjadi syafaat
https://t.me/alquranID
Forwarded from Arafat || Channel Telegram
THE SPIRIT OF SAMURAI

Jika mendengar kata Samurai, apa yang pertama kali terlintas di pikiran kita? Tentu sebilah pedang yang panjang dan melengkung khas Jepang.

Padahal istilah Samurai awalnya bukan dipakai untuk senjata, melainkan untuk seorang petarung. Samurai adalah nama bagi seorang petarung dari kalangan militer di abad pertengahan Jepang. Samurai bekerja untuk tuannya yang disebut Daimyo, atau terkadang mereka bekerja sendiri yang disebut Ronin.

Seorang Samurai menduduki tempat terhormat di mata masyarakat. Bisa dibilang mereka adalah bangsawan dari kalangan militer.

Seorang Samurai adalah ksatria yang gagah berani. Kemampuan bela dirinya bisa setara dengan sepuluh prajurit biasa. Mereka juga terpelajar. Dan ciri khas yang paling menonjol adalah, bertarung dengan penuh kode etik.

Maka, seorang Samurai tak akan menyerang diam-diam, atau melawan musuh yang sudah tidak berdaya. Spirit sebagai seorang Samurai benar-benar melambangkan keberanian dan integritas.

Keberadaan para Samurai mulai berkurang seiring dengan berakhirnya abad pertengahan. Untuk terus menghidupkan spirit yang penuh nilai luhur dari para ksatria ini, maka lambat laun pedang Katana yang biasa mereka digunakan akhirnya disebut sebagai Samurai.

Jadi, jika Samurai merujuk kepada nama para prajurit militer di masa lalu, sesungguhnya mereka semua telah tiada. Tetapi jika Samurai yang dimaksud adalah semangat petarung sejati, maka semangat tersebut terus hidup tertanam dalam sebilah pedang-pedang tajam dari Jepang.

Tak ubahnya dengan Ramadhan. Apakah yang disebut dengan Ramadhan? Jika merujuk kepada nama sebuah bulan yang berada di antara Sya'ban dan Syawal, berarti Ramadhan adalah bulan suci yang sekejap lagi akan meninggalkan kita semua.

Tetapi jika Ramadhan yang dimaksud adalah gaya hidup seorang muslim sejati, yang senantiasa melawan hawa nafsunya. Spirit sebagai mukmin yang menghidupkan siang malamnya dengan ibadah kepada Allah.

Maka ketahuilah, semangat tersebut terus hidup tertanam dalam hati setiap orang beriman.

Terima kasih duhai bulan mulia, kemarin engkau datang mengajarkan kami arti berjuang. Kini engkau berpisah setelah kami mengerti arti menjadi hamba. Secara zahir engkau memang pergi, tetapi secara hakiki engkau akan selalu bersama kami. Amiin.

Salam Idul Fitri.
Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!
Forwarded from Arafat || Channel Telegram
Forwarded from Arafat || Channel Telegram
RICH TRAINER, POOR TRAINER

Selamat datang di bulan Syawal yang penuh kebahagiaan! Alhamdulillah, kita semua telah tiba pada momentum saling berkumpul dan silaturahmi. Semoga perkumpulan ini kelak bersambung hingga ke surga. Amiin.

Mengawali tulisan di bulan yang fitri, perkenankan saya mengupas salah satu buku bisnis paling terkenal di dunia yang berjudul Rich Dad, Poor Dad.

Buku ini menceritakan kisah nyata Robert T Kiyosaki sebagai penulisnya yang memiliki dua orang "ayah" yang ia sebut sebagai ayah kaya dan ayah miskin.

Ayah kaya mengajarkan tentang membangun usaha sendiri, mengupas bagaimana caranya uang itu bekerja, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan investasi.

Sedangkan ayah miskin mengajarkan tentang sekolah hingga jenjang tertinggi, melamar pekerjaan, dan menjadi pegawai kantoran layaknya orang-orang pada umumnya.

Demikianlah sisi unik dari kehidupan Kiyosaki, karena ia menerima dua pendidikan yang saling berbeda satu sama lain. Kedua ayahnya juga tak pernah bertemu.

Saat Kiyosaki belajar kepada ayah kaya, maka ayah miskin tidak berada di sana. Begitu pula sebaliknya. Maka ayah yang paling berhasil menanamkan prinsip-prinsip kehidupan, dialah yang paling berpengaruh pada Kiyosaki.

Buku kedua yang ingin saya kupas berjudul Rich Trainer, Poor Trainer. Siapa penulisnya? Belum ada. Mungkin salah satu di antara kita? Kisah dalam buku ini memang belum dicetak dalam wujud kertas, namun masih berwujud buku kehidupan kita semua.

Setiap kita hakikatnya memiliki dua orang "pelatih" yang bisa kita sebut sebagai pelatih kaya dan pelatih miskin, meminjam istilah Kiyosaki.

Pelatih kaya mengajarkan tentang kesabaran, berjuang melawan nafsu, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan pengendalian diri.

Sedangkan pelatih miskin mengajarkan tentang perbuatan tidak terpuji, melanggar perintah Allah, dan sikap bersantai-santai layaknya orang-orang pada umumnya.

Demikianlah sisi unik dari kehidupan kita, karena kita menerima dua pendidikan yang saling berbeda satu sama lain. Kedua pelatih tersebut juga tak pernah bertemu.

Saat kita belajar kepada pelatih kaya, maka pelatih miskin tidak berada di sana. Begitu pula sebaliknya. Maka pelatih yang paling berhasil menanamkan prinsip-prinsip kehidupan, dialah yang paling berpengaruh pada kita.

Siapakah kedua pelatih tersebut? Yaitu Ramadhan dan Syaitan. Karena saat Ramadhan datang, maka Syaitan akan diikat oleh Allah. Begitu pula sebaliknya ketika Syaitan dilepaskan, maka Ramadhan yang pergi.

Ramadhan sejatinya memang hanya pelatih. Ia melatih kita selama sebulan penuh, setelah itu hasil latihan tersebut sepenuhnya di bawah kendali kita apakah akan kita praktekkan pada sebelas bulan berikutnya atau tidak.

Syaitan juga hanya pelatih. Tugasnya melatih kita agar pandai dan ahli untuk durhaka kepada Allah.

Oleh karena itu, mari tingkatkan mawas diri kita semua. Meski kita telah kehilangan Ramadhan, bukan berarti kita kembali melupakan hasil-hasil latihannya. Justru sekarang saatnya praktek.

Tak perlu takut kehilangan Ramadhan, karena yang hilang hanya bulannya saja, sedangkan pengaruhnya akan tetap menemani orang-orang mukmin.

Seperti pesan Kiyosaki dalam buku di atas; Seorang pemenang tidak pernah takut kehilangan, hanya pecundang yang takut dengan kehilangan.

Winners are not afraid of losing. But losers are.

Jadi di antara pelatih kaya dan pelatih miskin, siapakah yang benar-benar akan hidup latihannya? Kita sendiri yang menentukannya.

Salam Hijrah.
Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!
Forwarded from Arafat || Channel Telegram
BAHAYA RIBA, HUTANG BERBUNGA

👤 Luthfi Bashori

Membahas bab riba, jadi teringat catatan tahun 2017 yang banyak terekam dalam jejak digital, bahwa Indonesia telah menghabiskan uang rakyat kisaran Rp 221,2 triliun hanya untuk membayar bunga utang, hitungan itu jika dijumlahkan pembayaran bunga utang dari tahun 2000 – 2015 mencapai Rp 1,499 triliun.

Riba itu adakalanya dilakukan oleh pihak negara, dan ada pula yang dilakukan perorangan, namun hukum riba tidak pernah berubah, sejak ada pelarangan riba dalam Alquran yang isinya bahwa Allah menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba, maka sejak itu pula hukum riba adalah haram.

Sy. Abdullah bin Mas’ud RA mengutarakan, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Riba itu memiliki tujuh puluh tiga bagian. Riba paling ringan adalah seperti halnya seseorang meniduri ibunya. Dan sejahat-jahat riba adalah laksana seseorang yang mengganggu kehormatan orang muslim.” (HR. Ibnu Majah dan Al-Hakim)

Di antara riba yang sering terjadi di tengah masyarakat adalah:

🚫 Riba Fadhl

Pertukaran barang sejenis yang tidak sama timbangannya. Misalnya, cincin emas 22 karat seberat 10 gram ditukar dengan barang lain dari emas 22 karat, namun seberat 11 gram. Kelebihannya itulah yang termasuk riba.

🚫 Riba Qardh

Pinjam-meminjam dengan syarat harus memberikan kelebihan saat mengembalikannya. Misalnya, si A bersedia meminjami si B berupa uang sebesar Rp500.000, (lima ratus ribu rupiah), asalkan si B berjanji mengembalikannya sebesar Rp1.000.000, (satu juta rupiah). Kelebihan atau bunga pinjaman itulah yang di sebut dengan riba, dan jenis riba Qardh ini yang diterapkan oleh pihak bank.

🚫 Riba Yad

Akad jual beli barang sejenis dan sama timbangannya, namun penjual dan pembeli berpisah sebelum melakukan serah terima, seperti penjualan kacang atau ketela yang masih ada dalam tanah.

🚫 Riba Nasiah

Akad jual beli dengan penyerahan barang beberapa waktu kemudian. Misalnya, membeli buah-buahan yang masih kecil-kecil di pohonya, kemudian diserahkan kepada pembelinya setelah buah tersebut berukuran besar atau layak dipetik. Contoh lain adalah membeli padi pada musim kemarau, tetapi diserahkan setelah panen di musim semi.

Dalam urusan yang terkait dengan riba ini, jauh-jauh hari Rasulullah SAW telah memperingatkan umat Islam, sebagaimana Sy. Abbas RA menginfokan, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Apabila riba telah merata di seluruh kampung, berarti mereka telah menghalalkan adzab Allah terhadap diri mereka.” (HR. Al-Hakim).

Menurut informasi yang disampaikan oleh Sy. Jabir RA, bahwa Nabi Muhammad SAW melaknat pemakan riba, pembayarnya, penulisnya, dan dua orang saksinya, dan beliau SAW bersabda, “Orang-orang itu semuanya sama saja !” (HR. Muslim).

Dalam ancaman yang lain, Sy. Amr bin ‘Ash RA mengatakan, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Tiada suatu kaum yang di tengah mereka tersebar riba, melainkan mereka pasti akan ditimpa bencana, dan bilamana suap-menyuap telah merajalela di tengah masyarakat, mereka pasti ditimpa ketakutan.” (HR. Ahmad).
Forwarded from Arafat || Channel Telegram
INGATLAH KISAH NABI YUSUF, WAHAI ORANG-ORANG MUKMIN

وَلَقَدْ رَاوَدْتُهُ عَنْ نَفْسِهِ فَاسْتَعْصَمَ ۖ وَلَئِنْ لَمْ يَفْعَلْ مَا آمُرُهُ لَيُسْجَنَنَّ وَلَيَكُونًا مِنَ الصَّاغِرِينَ

"Sesungguhnya aku (mengakui) telah menggoda dia untuk menundukkan dirinya (kepadaku) akan tetapi dia menolak. Dan sesungguhnya jika dia tidak mentaati apa yang aku perintahkan kepadanya, niscaya dia akan dipenjarakan dan dia akan termasuk golongan orang-orang yang hina."

Kutipan dari ayat ke-32 Surat Yusuf di atas adalah pengakuan seorang perempuan yang telah menggoda Nabi Yusuf untuk melakukan hal tak terpuji, namun tidak berhasil.

Tetapi faktanya di meja pengadilan Nabi Yusuf tetap dinyatakan bersalah, dan beliau dijebloskan ke dalam penjara. Padahal saksi sudah sangat jelas. Bukti pun sudah diperlihatkan, berupa gamis sang Nabi yang terkoyak di bagian belakang.

Rupanya saksi dan bukti tak ada gunanya jika mahkamah kerajaan telah dikuasai oleh pihak-pihak yang sejak semula memang ingin memenjarakan Nabi Yusuf.

قَالَ رَبِّ السِّجْنُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِمَّا يَدْعُونَنِي إِلَيْهِ ۖ وَإِلَّا تَصْرِفْ عَنِّي كَيْدَهُنَّ أَصْبُ إِلَيْهِنَّ وَأَكُنْ مِنَ الْجَاهِلِينَ

Yusuf berkata, "Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Dan jika tidak Engkau hindarkan aku dari kecurangan mereka, tentu aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentulah aku termasuk orang-orang yang bodoh."

Ayat berikutnya lantas menggambarkan bahwa Nabi Yusuf sejatinya telah mengetahui bagaimana ia dicurangi sedemikian rupa, namun beliau tetap ridha dengan takdir Allah.

Bukan hanya perempuan itu dan Nabi Yusuf yang tahu tentang kejadian sebenarnya, dalam kitab Tafsir Jalalain juga disebut bahkan penduduk satu negeri pun telah sama-sama menjadikan tragedi tersebut sebagai bahan perbincangan mereka.

Tetap saja, kendali berada di pihak yang curang. Nafsu telah membutakan mata mereka, kekuasaan telah membekukan hati mereka. Maka Nabi Yusuf pun pasrah dengan keputusan tidak adil yang ia terima.

Dari kisah ini kita belajar, bahwa tidak selamanya Allah memenangkan kebenaran. Terkadang Allah memberi pendidikan pada hamba-Nya yang saleh, bahwa dunia ini ada kalanya tidak adil.

Sehingga hamba-Nya semakin rindu akan negeri akhirat, negeri perjumpaan dengan Rabb mereka, negeri di mana keadilan akan tegak dengan kokoh di sana.

Jika semua keadilan telah terpenuhi di dunia, lalu dengan cara apa engkau merindukan negeri akhirat wahai orang-orang mukmin?

Mari kita lanjutkan kembali kisah sang Nabi yang mulia tersebut. Bahwa setelah beliau menerima kekalahan, merasakan penjara, justru semakin terasah kecerdasannya. Ayat ke-37 menguraikan dengan cermat perihal ini.

Kekalahan yang diterimanya, juga menyebabkan semakin tinggi derajatnya di sisi Allah. Bahkan semakin banyak pengalaman yang ia dapatkan setelah itu, yang menyebabkan beliau pun siap mengayomi penduduk Mesir dengan bijaksana.

Rupanya Allah memenangkan kecurangan pada mahkamah Nabi Yusuf, karena Dia tahu belum waktunya hamba-Nya itu memimpin negeri. Dialah Allah Yang Maha Mengetahui kadar kesiapan masing-masing hamba.

Aduhai, betapa banyaknya kebijaksanaan yang Allah sembunyikan dalam suatu keputusan yang tidak sesuai dengan keinginan kita.

Mari renungkan kembali dengan keimanan terbaik, bahwa pengawasan Allah sesungguhnya tak akan luput terhadap kaum yang jujur maupun kaum yang zalim.

Tugas kita adalah berjuang, berdoa, dan selanjutnya mengikuti jejak para Nabi dalam ridha terhadap setiap takdir-Nya. Tetaplah bersemangat di jalan juang, wahai orang-orang mukmin!

Salam Hijrah.
Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!
Forwarded from Arafat || Channel Telegram
The account of the user that created this channel has been inactive for the last 5 months. If it remains inactive in the next 30 days, that account will self-destruct and this channel will no longer have a creator.
The account of the user that created this channel has been inactive for the last 5 months. If it remains inactive in the next 20 days, that account will self-destruct and this channel will no longer have a creator.
The account of the user that created this channel has been inactive for the last 5 months. If it remains inactive in the next 10 days, that account will self-destruct and this channel will no longer have a creator.