*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
04-06-2026 18:00 - 24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 18.8-21 °C, kelembaban udara 95-99 %, dan tekanan udara 875.7-919 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 37, Amplitudo : 2-18 mm, Durasi : 37.68-193.25 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 10, Amplitudo : 2-31 mm, S-P : 0.2-0.8 detik, Durasi : 7.91-20.33 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 3, Amplitudo : 2-12 mm, Durasi : 6.1-12.54 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 6 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih dan Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 1900 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Suratno
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
04-06-2026 18:00 - 24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 18.8-21 °C, kelembaban udara 95-99 %, dan tekanan udara 875.7-919 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 37, Amplitudo : 2-18 mm, Durasi : 37.68-193.25 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 10, Amplitudo : 2-31 mm, S-P : 0.2-0.8 detik, Durasi : 7.91-20.33 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 3, Amplitudo : 2-12 mm, Durasi : 6.1-12.54 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 6 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih dan Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 1900 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Suratno
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
04-06-2026 00:00-24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca cerah,berawan,mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur,barat. Suhu udara 18.2-24 °C, kelembaban udara 82-99 %, dan tekanan udara 873.3-919 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas,kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 50-75 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 107, Amplitudo : 2-18 mm, Durasi : 37.68-193.25 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 59, Amplitudo : 2-39 mm, S-P : 0.2-0.8 detik, Durasi : 7.91-56.92 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 14, Amplitudo : 2-45 mm, Durasi : 6.1-25.7 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 9 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih dan Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 1900 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Suratno
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
04-06-2026 00:00-24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca cerah,berawan,mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur,barat. Suhu udara 18.2-24 °C, kelembaban udara 82-99 %, dan tekanan udara 873.3-919 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas,kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 50-75 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 107, Amplitudo : 2-18 mm, Durasi : 37.68-193.25 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 59, Amplitudo : 2-39 mm, S-P : 0.2-0.8 detik, Durasi : 7.91-56.92 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 14, Amplitudo : 2-45 mm, Durasi : 6.1-25.7 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 9 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih dan Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 1900 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Suratno
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
05-06-2026 00:00 - 06:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca cerah. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 17.4-20 °C, kelembaban udara 88-99.7 %, dan tekanan udara 872.3-918 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 25 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 21, Amplitudo : 2-8 mm, Durasi : 71.67-188.43 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 19, Amplitudo : 2-34 mm, S-P : 0.4-0.6 detik, Durasi : 20.53-51.24 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 2, Amplitudo : 3-4 mm, S-P : 5-6 detik, Durasi : 59.33-62.81 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 7 kali guguran lava ke arah barat daya (Kali Sat/Putih dan Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Erwin Widyon
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
05-06-2026 00:00 - 06:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca cerah. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 17.4-20 °C, kelembaban udara 88-99.7 %, dan tekanan udara 872.3-918 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 25 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 21, Amplitudo : 2-8 mm, Durasi : 71.67-188.43 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 19, Amplitudo : 2-34 mm, S-P : 0.4-0.6 detik, Durasi : 20.53-51.24 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 2, Amplitudo : 3-4 mm, S-P : 5-6 detik, Durasi : 59.33-62.81 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 7 kali guguran lava ke arah barat daya (Kali Sat/Putih dan Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Erwin Widyon
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
05-06-2026 06:00 - 12:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca mendung dan berawan. Angin bertiup tenang ke arah utara. Suhu udara 23.3-27.5 °C, kelembaban udara 68-81.5 %, dan tekanan udara 872.2-918.8 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 29, Amplitudo : 2-13 mm, Durasi : 29.68-163.81 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 10, Amplitudo : 3-33 mm, S-P : 0.2-0.9 detik, Durasi : 9.32-20.81 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 3, Amplitudo : 1-2 mm, Durasi : 6.92-19.99 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 2 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 32.88 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 3 Kali guguran lava ke arah Barat Daya Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Suratno
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
05-06-2026 06:00 - 12:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca mendung dan berawan. Angin bertiup tenang ke arah utara. Suhu udara 23.3-27.5 °C, kelembaban udara 68-81.5 %, dan tekanan udara 872.2-918.8 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 29, Amplitudo : 2-13 mm, Durasi : 29.68-163.81 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 10, Amplitudo : 3-33 mm, S-P : 0.2-0.9 detik, Durasi : 9.32-20.81 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 3, Amplitudo : 1-2 mm, Durasi : 6.92-19.99 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 2 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 32.88 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 3 Kali guguran lava ke arah Barat Daya Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Suratno
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*INFO BADAN GEOLOGI*
*AWAN PANAS GUGURAN GUNUNG MERAPI*
⚠️ Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi Jumat, 05/06/2026
- Pukul 15:24 WIB, amplitudo maks 49,54 mm, durasi 132,71 detik. Visual berkabut.
📢 Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya dan alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi serta mematuhi rekomendasi resmi.
➡️ Pantau informasi Gunung Merapi disini : https://linktr.ee/bpptkg
🌋 Tingkat Aktivitas Gunung Merapi saat ini SIAGA (Level III). Tetap patuhi rekomendasi.
*AWAN PANAS GUGURAN GUNUNG MERAPI*
⚠️ Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi Jumat, 05/06/2026
- Pukul 15:24 WIB, amplitudo maks 49,54 mm, durasi 132,71 detik. Visual berkabut.
📢 Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya dan alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi serta mematuhi rekomendasi resmi.
➡️ Pantau informasi Gunung Merapi disini : https://linktr.ee/bpptkg
🌋 Tingkat Aktivitas Gunung Merapi saat ini SIAGA (Level III). Tetap patuhi rekomendasi.
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
05-06-2026 12:00 - 18:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 18.7-25.1 °C, kelembaban udara 77.8-95.5 %, dan tekanan udara 873.2-916.9 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Awan Panas Guguran*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 49 mm, Durasi : 132.71 detik)
■ *Guguran*
(Jumlah : 28, Amplitudo : 2-26 mm, Durasi : 16.33-224.36 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 7, Amplitudo : 5-53 mm, S-P : 0.5-0.7 detik, Durasi : 11.63-55.51 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 2, Amplitudo : 3-4 mm, Durasi : 13.21-19.45 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 1 kali guguran lava ke arah Barat Daya ( Kali Sat/Putih) dengan jarak luncur 1800 meter
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Alzwar Nurmanaji, A.Md
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
05-06-2026 12:00 - 18:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 18.7-25.1 °C, kelembaban udara 77.8-95.5 %, dan tekanan udara 873.2-916.9 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Awan Panas Guguran*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 49 mm, Durasi : 132.71 detik)
■ *Guguran*
(Jumlah : 28, Amplitudo : 2-26 mm, Durasi : 16.33-224.36 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 7, Amplitudo : 5-53 mm, S-P : 0.5-0.7 detik, Durasi : 11.63-55.51 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 2, Amplitudo : 3-4 mm, Durasi : 13.21-19.45 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 1 kali guguran lava ke arah Barat Daya ( Kali Sat/Putih) dengan jarak luncur 1800 meter
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Alzwar Nurmanaji, A.Md
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
1780665409969___22_Lapming_29_Mei_04_Juni_2026.pdf
1 MB
*INFO BADAN GEOLOGI*
📣Halo Warga Merapi!
*Berikut disampaikan Laporan Aktivitas Gunung Merapi periode 29 Mei - 4 Juni 2026*
▶️ Untuk mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Merapi terkini dapat dilihat pada tautan berikut: https://bit.ly/InfoBadanGeologi
▶️ Saluran WhatsApp : https://bit.ly/BadanGeologiWAChannel
Tingkat Aktivitas Gunung Merapi saat ini SIAGA (Level III).
👍🏻Tetap patuhi rekomendasi yaa!
📣Halo Warga Merapi!
*Berikut disampaikan Laporan Aktivitas Gunung Merapi periode 29 Mei - 4 Juni 2026*
▶️ Untuk mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Merapi terkini dapat dilihat pada tautan berikut: https://bit.ly/InfoBadanGeologi
▶️ Saluran WhatsApp : https://bit.ly/BadanGeologiWAChannel
Tingkat Aktivitas Gunung Merapi saat ini SIAGA (Level III).
👍🏻Tetap patuhi rekomendasi yaa!
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
05-06-2026 18:00 - 24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca cerah, berawan, dan mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 17.8-21.9 °C, kelembaban udara 93.2-98.2 %, dan tekanan udara 872.7-918.4 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 41, Amplitudo : 2-11 mm, Durasi : 32.93-143.67 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 18, Amplitudo : 2-34 mm, S-P : 0.2-0.7 detik, Durasi : 10.57-51.14 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 2, Amplitudo : 2-14 mm, Durasi : 19.31-38.62 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 9 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 80.44 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 6 kali guguran lava ke arah Baratdaya (Kali Sat/Putih , Kali Bebeng) dengan jarak luncur maksimum 1900 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Alzwar Nurmanaji, A.Md
Tri Mujiyanta
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
05-06-2026 18:00 - 24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca cerah, berawan, dan mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 17.8-21.9 °C, kelembaban udara 93.2-98.2 %, dan tekanan udara 872.7-918.4 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 41, Amplitudo : 2-11 mm, Durasi : 32.93-143.67 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 18, Amplitudo : 2-34 mm, S-P : 0.2-0.7 detik, Durasi : 10.57-51.14 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 2, Amplitudo : 2-14 mm, Durasi : 19.31-38.62 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 9 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 80.44 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 6 kali guguran lava ke arah Baratdaya (Kali Sat/Putih , Kali Bebeng) dengan jarak luncur maksimum 1900 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Alzwar Nurmanaji, A.Md
Tri Mujiyanta
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
05-06-2026 00:00-24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca cerah, berawan, mendung, dan hujan. Angin bertiup tenang ke arah timur,utara. Suhu udara 17.4-27.5 °C, kelembaban udara 68-99.7 %, dan tekanan udara 872.2-918.8 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 200 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Awan Panas Guguran*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 49 mm, Durasi : 132.71 detik)
■ *Guguran*
(Jumlah : 119, Amplitudo : 2-26 mm, Durasi : 16.33-224.36 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 53, Amplitudo : 2-53 mm, S-P : 0.2-0.9 detik, Durasi : 9.32-55.51 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 7, Amplitudo : 2-14 mm, Durasi : 6.92-38.62 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 4, Amplitudo : 2-9 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 32.88-80.44 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 19 kali guguran lava ke arah Baratdaya (Kali Sat/Putih, Kali Bebeng, Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2000 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Alzwar Nurmanaji, A.Md
Tri Mujiyanta
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
05-06-2026 00:00-24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca cerah, berawan, mendung, dan hujan. Angin bertiup tenang ke arah timur,utara. Suhu udara 17.4-27.5 °C, kelembaban udara 68-99.7 %, dan tekanan udara 872.2-918.8 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 200 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Awan Panas Guguran*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 49 mm, Durasi : 132.71 detik)
■ *Guguran*
(Jumlah : 119, Amplitudo : 2-26 mm, Durasi : 16.33-224.36 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 53, Amplitudo : 2-53 mm, S-P : 0.2-0.9 detik, Durasi : 9.32-55.51 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 7, Amplitudo : 2-14 mm, Durasi : 6.92-38.62 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 4, Amplitudo : 2-9 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 32.88-80.44 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 19 kali guguran lava ke arah Baratdaya (Kali Sat/Putih, Kali Bebeng, Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2000 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Alzwar Nurmanaji, A.Md
Tri Mujiyanta
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
06-06-2026 00:00 - 06:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca mendung. Angin bertiup tenang ke arah barat. Suhu udara 17.3-21 °C, kelembaban udara 96.3-99 %, dan tekanan udara 874.7-918.8 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung kabut 0-II. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 32, Amplitudo : 2-22 mm, Durasi : 18.45-213.34 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 9, Amplitudo : 2-25 mm, S-P : 0.2-0.6 detik, Durasi : 10.16-33.34 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 6, Amplitudo : 3-80 mm, Durasi : 5.85-38.35 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Nihil
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Tri Mujiyanta
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
06-06-2026 00:00 - 06:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca mendung. Angin bertiup tenang ke arah barat. Suhu udara 17.3-21 °C, kelembaban udara 96.3-99 %, dan tekanan udara 874.7-918.8 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung kabut 0-II. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 32, Amplitudo : 2-22 mm, Durasi : 18.45-213.34 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 9, Amplitudo : 2-25 mm, S-P : 0.2-0.6 detik, Durasi : 10.16-33.34 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 6, Amplitudo : 3-80 mm, Durasi : 5.85-38.35 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Nihil
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Tri Mujiyanta
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
06-06-2026 06:00 - 12:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup tenang ke arah barat. Suhu udara 22.4-24.7 °C, kelembaban udara 84.3-97.3 %, dan tekanan udara 875.5-918.4 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 26, Amplitudo : 2-20 mm, Durasi : 43.56-172.2 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 16, Amplitudo : 2-33 mm, S-P : 0.3-0.5 detik, Durasi : 12.03-49.12 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 1 kali guguran lava ke arah barat daya (Kali Bebeng) dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Tri Mujiyanta
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
06-06-2026 06:00 - 12:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup tenang ke arah barat. Suhu udara 22.4-24.7 °C, kelembaban udara 84.3-97.3 %, dan tekanan udara 875.5-918.4 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 26, Amplitudo : 2-20 mm, Durasi : 43.56-172.2 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 16, Amplitudo : 2-33 mm, S-P : 0.3-0.5 detik, Durasi : 12.03-49.12 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 1 kali guguran lava ke arah barat daya (Kali Bebeng) dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Tri Mujiyanta
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia