Tsalatsatul Ushul
1.25K subscribers
1 photo
97 links
KHUSUS AKHAWAT (WANITA).
Penasehat: Al-Ustadz Usamah bin Faishal al-Mahri hafizhahullah
Pembimbing: Al-Ustadzah Ummu Abdillah bintu Ali Bahmid hafizhahallah
Download Telegram
to view and join the conversation
http://t.me/tsalatsatulushul

Pertemuan 86

KAJIAN TAUHID

Dari kitab:
Tsalatsatul Ushul
(Tiga Landasan Utama)

Penulis:
Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab رحمه الله تعالى

Syarah/Penjelasan oleh:
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin رحمه الله

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد

Golongan kedua yang sesat dalam tauhid Asma' wa Shifat (nama-nama dan sifat-sifat Allah) adalah:

2. GOLONGAN MUSYABBIHAH

Yaitu orang-orang yang menetapkan nama-nama dan sifat-sifat Allah tapi TASYBIH (MENYERUPAKAN) Allah ta'ala dengan makhluk-Nya. Mereka mengira bahwa keyakinan tersebut sesuai dengan nash-nash (dalil-dalil) Al-Qur'an dan As-Sunnah, karena (menurut keyakinan mereka) Allah ta'ala berbicara (berfirman) kepada para hamba-Nya dengan apa yang bisa mereka pahami.

Anggapan seperti itu BATIL dilihat dari beberapa segi, antara lain:

1. Bahwa MUSYABAHAH (MENYERUPAKAN) Allah dengan makhluk-Nya adalah perkara yang batil menurut akal dan syariat, dan tidak mungkin nash-nash Al-Qur'an dan As-Sunnah mengandung pengertian yang batil.

2. bahwa Allah ta'ala berbicara/berfirman kepada hamba-hamba-Nya dengan sesuatu yang bisa dipahami dari sisi asal maknanya (menurut bahasa), adapun hakikat dan dzatnya yang berkaitan dengan makna tersebut adalah perkara yang hanya diketahui oleh Allah ta'ala, yang berhubungan dengan Dzat dan Sifat-sifat-Nya.

Maka jika Allah menetapkan untuk diri-Nya bahwa Dia Maha Mendengar, maka sifat mendengar itu maklum (sudah diketahui) dari segi asal makna, yakni (mengetahui suara-suara). Akan tetapi hakikat hal tersebut yang berhubungan dengan pendengaran Allah ta'ala tidak diketahui, sebab hakikat pendengaran itu berbeda-beda bahkan pendengaran yang ada pada makhluk, maka hakikat pendengaran bagi Al-Khalik (Allah Yang Maha Pencipta) dengan yang ada pada makhluk tentu jauh berbeda dan jauh lebih agung.

Dan jika Allah telah menetapkan untuk diri-Nya sendiri bahwa Dia ber-Istiwa' di atas Arsy, maka kata ISTIWA' dilihat dari sisi makna telah maklum adanya (yakni telah diketahui), akan tetapi hakikat dari istiwa' nya Allah di atas Arsy tidak diketahui oleh makhluk. Sebab hakikat istiwa' yang ada pada makhluk saja berbeda-beda, misalnya, ber-istiwa' (tinggi) di atas kursi tidak sama seperti istiwa'-nya seseorang di atas kendaraan unta.
Jika hakikat istiwa' yang dilakukan makhluk saja berbeda-beda, maka apalagi istiwa' Al-Khalik, tentu jauh berbeda dengan makhluk dengan perbedaan yang jauh dan lebih agung.

FAEDAH IMAN KEPADA ALLAH:
Bersambung insya Allah


Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah bintu Ali Bahmid hafizhahallah pada Kamis, 4 Rajab 1439 H / 22 Maret 2018.
__

Akhawati fillah, jika ada yang tidak dipahami, silakan dicatat untuk ditanyakan melalui admin grup masing-masing.

Barakallahu fikunna

#NATauhid #NAT86
====================

Bagi yang ingin mendapatkan faedah dari dars Kitab Tsalatsatul Ushul yang telah berlalu, silakan mengunjungi:
Website
http://www.nisaa-assunnah.com
http://www.nisaa-assunnah.com/p/natauhid.html
Channel Telegram
http://t.me/nisaaassunnah
http://t.me/tsalatsatulushul

Nisaa` As-Sunnah
http://t.me/tsalatsatulushul

Pertemuan 87

KAJIAN TAUHID

Dari kitab:
Tsalatsatul Ushul
(Tiga Landasan Utama)

Penulis:
Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab رحمه الله تعالى

Syarah/Penjelasan oleh:
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin رحمه الله

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد

FAEDAH IMAN KEPADA ALLAH

Iman kepada Allah sebagaimana yang telah kami jelaskan akan membuahkan faedah yang besar bagi orang-orang mukmin, di antaranya:

1. Merealisasikan (mewujudkan) tauhid kepada Allah ta'ala, sehingga tidak menggantungkan harapan (raja'), takut (khauf), dan tidak beribadah kepada selain Allah.

2. Menyempurnakan kecintaan kepada Allah ta'ala dan mengagungkan-Nya sesuai dengan nama-nama-Nya yang indah dan sifat-sifat-Nya yang mulia.

3. Merealisasikan ibadah kepada Allah dengan mengerjakan apa yang diperintahkan-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Alhamdulillah selesai kita kaji Rukun Iman yang pertama.

RUKUN IMAN YANG KEDUA

MATAN/ISI KITAB

وملائكته

IMAN KEPADA PARA MALAIKAT-NYA

SYARAH/PENJELASAN:

MALAIKAT adalah
- makhluk ghaib.
- Mereka beribadah kepada Allah.
- Mereka tidak memiliki keistimewaan sedikit pun dalam Rububiyyah maupun Uluhiyyah.
- Allah ta'ala menciptakan mereka dari cahaya.
- Allah ta'ala mengaruniakan kepada mereka ketaatan yang sempurna terhadap perintah-Nya.
- Dan mengaruniakan kekuatan kepada mereka untuk melaksanakan (perintah)-Nya.

Allah ta'ala berfirman,

وَمَنْ عِنْدَهُ لَا يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِهِ وَلَا يَسْتَحْسِرُونَ
يُسَبِّحُونَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ لَا يَفْتُرُونَ

"Dan para malaikat yang ada di sisi Allah, mereka tidak sombong untuk beribadah kepada-Nya dan tidak pula merasa letih. Mereka selalu bertasbih pada malam dan siang dengan tiada henti-hentinya." (QS. Al-Anbiya: 19-20)

Jumlah malaikat sangat banyak, tidak ada yang mampu menghitungnya, kecuali Allah ta'ala.

Telah diriwayatkan dalam kitab shahihain (Bukhari dan Muslim) dari hadits Anas رضي الله عنه dalam kisah Mi'raj, bahwa Nabi صلى الله عليه وسلم ditampakkan kepada beliau di Al-Baitul Ma'mur di langit, setiap hari ada sejumlah 70.000 malaikat melaksanakan shalat di dalamnya, ketika mereka masuk ke dalamnya, maka mereka tidak akan keluar lagi sampai hari kiamat.

IMAN KEPADA MALAIKAT MENGANDUNG EMPAT PERKARA

1. Bersambung insya Allah

Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah bintu Ali Bahmid hafizhahallah pada Kamis, 11 Rajab 1439 H / 29 Maret 2018.
__

Akhawati fillah, jika ada yang tidak dipahami, silakan dicatat untuk ditanyakan melalui admin grup masing-masing.

Barakallahu fikunna

#NATauhid #NAT87
====================

Bagi yang ingin mendapatkan faedah dari dars Kitab Tsalatsatul Ushul yang telah berlalu, silakan mengunjungi:
Website
http://www.nisaa-assunnah.com
http://www.nisaa-assunnah.com/p/natauhid.html
Channel Telegram
http://t.me/nisaaassunnah
http://t.me/tsalatsatulushul

Nisaa` As-Sunnah
http://t.me/tsalatsatulushul

Pertemuan 88

KAJIAN TAUHID

Dari kitab:
Tsalatsatul Ushul
(Tiga Landasan Utama)

Penulis:
Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab رحمه الله تعالى

Syarah/Penjelasan oleh:
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin رحمه الله

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد:

IMAN KEPADA PARA MALAIKAT TERDIRI DARI EMPAT PERKARA:

1. Iman kepada wujud mereka.

2. Iman kepada nama-nama mereka yang telah kita kenali nama-namanya, seperti Jibril, dan yang tidak diketahui namanya. Kita beriman (meyakini) mereka secara global.

3. Iman kepada sifat-sifat mereka yang telah kita ketahui, seperi sifat Jibril yang dikabarkan oleh Nabi صلى الله عليه وسلم, bahwa beliau pernah melihat Jibril dalam bentuk aslinya sebagaimana dia diciptakan, dia mempunyai 600 sayap yang menutupi ufuk langit. (HR. Bukhari)

Kadang-kadang malaikat berubah bentuk (menjelma) menjadi bentuk manusia dengan perintah Allah ta'ala.

Seperti yang terjadi pada malaikat Jibril ketika Allah mengutusnya kepada Maryam, maka dia menjelma di hadapannya dalam bentuk manusia yang sempurna.

Dan ketika datang kepada Nabi صلى الله عليه وسلم yang sedang duduk bermajlis dengan para sahabat beliau, Jibril datang dalam bentuk seorang laki-laki yang sangat putih bajunya, sangat hitam rambutnya, tidak terlihat padanya tanda-tanda safar, tetapi tidak seorang pun dari para sahabat yang mengenalnya. Lalu dia duduk di hadapan Nabi صلى الله عليه وسلم, dan menempelkan kedua lututnya pada kedua lutut beliau, dan meletakkan kedua telapak tangannya di atas kedua pahanya, kemudian dia bertanya kepada Nabi صلى الله عليه وسلم tentang Al-Islam, Al-Iman, Al-Ihsan, dan As-Sa'ah (hari kiamat), dan tanda-tandanya. Maka Nabi صلى الله عليه وسلم menjawabnya. Lalu dia pun pergi. Kemudian beliau bersabda, "Dia adalah Jibril yang datang kepada kalian untuk mengajari kalian tentang agama kalian." (HR.Muslim)

Demikian pula dengan para malaikat yang diutus oleh Allah ta'ala kepada Nabi Ibrahim, Nabi Luth. Mereka menjelma dengan bentuk seorang laki-laki.

4. Iman terhadap amal-amal perbuatan mereka yang telah kita ketahui, yang mereka laksanakan sesuai perintah Allah ta'ala. Seperti bertasbih dan beribadah kepada Allah malam dan siang tanpa letih dan bosan.

Sebagian mereka ada yang mempunyai tugas-tugas khusus, seperti...

Bersambung insya Allah

Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah bintu Ali Bahmid hafizhahallah pada Selasa, 16 Rajab 1439 H / 3 April 2018.
__

Akhawati fillah, jika ada yang tidak dipahami, silakan dicatat untuk ditanyakan melalui admin grup masing-masing.

Barakallahu fikunna

#NATauhid #NAT88
====================

Bagi yang ingin mendapatkan faedah dari dars Kitab Tsalatsatul Ushul yang telah berlalu, silakan mengunjungi:
Website
http://www.nisaa-assunnah.com
http://www.nisaa-assunnah.com/p/natauhid.html
Channel Telegram
http://t.me/nisaaassunnah
http://t.me/tsalatsatulushul

Nisaa` As-Sunnah
http://t.me/tsalatsatulushul

Pertemuan 89

KAJIAN TAUHID

Dari kitab:
Tsalatsatul Ushul
(Tiga Landasan Utama)

Penulis:
Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab رحمه الله تعالى

Syarah/Penjelasan oleh:
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin رحمه الله

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد

SEBAGIAN MEREKA (PARA MALAIKAT) ADA YANG MEMPUNYAI TUGAS-TUGAS KHUSUS, SEPERTI:

~ Malaikat Jibril Al-Amin (yang dipercaya) untuk menyampaikan wahyu dari Allah ta'ala kepada para nabi dan rasul.

~ Malaikat Mikail yang diberi tugas menurunkan hujan dan tumbuh-tumbuhan.

~ Malaikat Israfil yang diberi tugas meniup sangkakala pada hari kiamat dan hari kebangkitan semua makhluk.

~ Malaikat maut yang diberi tugas mencabut ruh ketika datang kematian.

~ Malaikat yang diberi tugas menjaga neraka.

~ Para malaikat yang diberi tugas menjaga janin dalam rahim, ketika janin manusia telah sempurna mencapai empat bulan dalam kandungan ibunya, Allah mengutus malaikat kepadanya untuk mencatat rezekinya, ajalnya, amalnya, derita atau bahagianya.

~ Para malaikat yang diberi tugas untuk menjaga dan mencatat semua amal perbuatan Bani Adam. Setiap orang dijaga oleh dua malaikat, yang satu pada sisi sebelah kanan dan yang lain pada sisi sebelah kiri.

~ Para malaikat yang diberi tugas menyampaikan pertanyaan kepada mayit, ketika mayit telah dimasukkan ke dalam kuburnya, maka datanglah dua malaikat yang bertanya kepadanya tentang Rabbnya, agamanya, dan Nabinya.

BUAH KEIMANAN KEPADA PARA MALAIKAT, DI ANTARANYA:

1. Mengetahui Kebesaran Allah ta'ala, kekuatan, dan kekuasaan-Nya. Karena kebesaran makhluk adalah tanda kebesaran Al-Khalik (Sang Pencipta).

2. Syukur kepada Allah ta'ala karena perhatian-Nya kepada Bani Adam, di mana Dia telah memberi tugas kepada para malaikat untuk menjaga mereka, mencatat amal perbuatan mereka, dan berbagai kemaslahatan yang lain.

3. Mencintai para malaikat, karena ibadah yang mereka lakukan kepada Allah ta'ala.

•••━════━•••

Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah bintu Ali Bahmid hafizhahallah pada Kamis, 24 Sya'ban 1439 H / 10 Mei 2018.
__

Akhawati fillah, jika ada yang tidak dipahami, silakan dicatat untuk ditanyakan melalui admin grup masing-masing.

Barakallahu fikunna

#NATauhid #NAT89
====================

Bagi yang ingin mendapatkan faedah dari dars Kitab Tsalatsatul Ushul yang telah berlalu, silakan mengunjungi:
Website
http://www.nisaa-assunnah.com
http://www.nisaa-assunnah.com/p/natauhid.html
Channel Telegram
http://t.me/nisaaassunnah
http://t.me/tsalatsatulushul

Nisaa` As-Sunnah
http://t.me/tsalatsatulushul

Pertemuan 90

KAJIAN TAUHID

Dari kitab:
Tsalatsatul Ushul
(Tiga Landasan Utama)

Penulis:
Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab رحمه الله تعالى

Syarah/Penjelasan oleh:
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin رحمه الله

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد

Orang-orang yang sesat telah mengingkari bahwa malaikat mempunyai jasad. Mereka berpendapat bahwa malaikat adalah sebuah ungkapan dari kekuatan kebaikan yang ada pada diri para makhluk.

Keyakinan mereka tersebut berarti telah mendustakan Al-Qur'an, As-Sunnah, dan Ijma' (kesepakatan) kaum muslimin.

Allah ta'ala berfirman,

الْحَمْدُ لِلَّهِ فَاطِرِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ جَاعِلِ الْمَلَائِكَةِ رُسُلًا أُولِي أَجْنِحَةٍ مَثْنَىٰ وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ ۚ

"Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi yang telah menjadikan para malaikat sebagai utusan-utusan yang mempunyai sayap-sayap, (ada yang jumlah sayapnya) dua, tiga, dan empat." (QS. Fathir: 1)

Dan juga berfirman,

وَلَوْ تَرَىٰ إِذْ يَتَوَفَّى الَّذِينَ كَفَرُوا ۙ الْمَلَائِكَةُ يَضْرِبُونَ وُجُوهَهُمْ وَأَدْبَارَهُمْ

"Seandainya kamu (bisa) melihat ketika para malaikat mencabut nyawa orang-orang kafir sambil memukul wajah dan belakang mereka." (QS. Al-Anfal: 50)

Allah ta'ala berfirman pula,

وَلَوْ تَرَىٰ إِذِ الظَّالِمُونَ فِي غَمَرَاتِ الْمَوْتِ وَالْمَلَائِكَةُ بَاسِطُو أَيْدِيهِمْ أَخْرِجُوا أَنْفُسَكُمُ ۖ 

"Seandainya kalian melihat ketika orang-orang yang zhalim dalam tekanan-tekanan sakaratul maut, sedangkan para malaikat memukul dengan tangan-tangannya sambil berkata, 'Keluarkanlah nyawa-nyawa kalian'."
(QS. Al-An'am: 93)

Allah juga berfirman,

حَتَّىٰ إِذَا فُزِّعَ عَنْ قُلُوبِهِمْ قَالُوا مَاذَا قَالَ رَبُّكُمْ ۖ قَالُوا الْحَقَّ ۖ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيرُ

"Sehingga ketika telah dihilangkan rasa takut dari hati mereka (para malaikat), mereka bertanya, 'Apa yang telah difirmankan oleh Rabb kalian?' Mereka menjawab, 'Perkataan yang benar.' Dan Dia Maha Tinggi lagi Maha Besar." (QS. Saba: 23)

Dan Allah ta'ala berfirman tentang para penghuni surga:

وَالْمَلَائِكَةُ يَدْخُلُونَ عَلَيْهِمْ مِنْ كُلِّ بَابٍ. سَلَامٌ عَلَيْكُمْ بِمَا صَبَرْتُمْ ۚ فَنِعْمَ عُقْبَى الدَّارِ

"Dan para malaikat itu masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu, sambil berkata, 'Salamun 'alaikum (salam sejahtera bagi kalian) karena kesabaran kalian.' Maka (surga) itu adalah tempat tinggal yang paling baik." (QS. Ar-Ra'd: 23-24)

Dan dalam Shahih Al-Bukhari dari Abu Hurairah رضي الله عنه bahwa Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,

إذا أحب الله العبد نادى جبريل :
إن الله يحب فلانا فأحبه، فيحبه جبريل، فينادي جبريل في أهل السماء: إن الله يحب فلانا فأحبوه. فيحبه أهل السماء، ثم يوضع له القبول في الأرض.

"Apabila Allah mencintai seorang hamba, maka Dia menyatakan kepada malaikat Jibril, 'Sesungguhnya Allah mencintai fulan, maka cintailah dia'. Maka Jibril pun mencintainya. Kemudian Jibril menyatakan kepada penghuni langit, 'Sesungguhnya Allah mencintai fulan maka cintailah dia.' Maka penghuni langit pun mencintainya. Kemudian dia diterima (dicintai oleh penduduk) bumi." (HR. Bukhari)

Dalam Shahih Al-Bukhari juga, dari Abu Hurairah رضي الله عنه berkata, Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,

إذا كان يوم الجمعة كان على كل باب من أبواب المسجد الملائكة يكتبون الأول فالأول، فإذا جلس الإمام طووا الصحف، وجاءوا يستمعون الذكر.

"Apabila hari Jum'at, di setiap pintu masjid terdapat para malaikat yang mencatat satu demi satu orang-orang yang datang, maka apabila imam telah duduk (di atas mimbar) mereka menutup catatan-catatan mereka, lalu mereka (ikut) mendengarkan khutbah." (HR. Bukhari)

Nash-nash (dalil-dalil) di atas yang sangat jelas menunjukkan bahwa malaikat memiliki jasad...

Bersambung insya Allah

•••━════━•••
Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah bintu Ali Bahmid hafizhahallah pada Kamis, 1 Ramadhan 1439 H / 17 Mei 2018.
__

Akhawati fillah, jika ada yang tidak dipahami, silakan dicatat untuk ditanyakan melalui admin grup masing-masing.

Barakallahu fikunna

#NATauhid #NAT90
====================

Bagi yang ingin mendapatkan faedah dari dars Kitab Tsalatsatul Ushul yang telah berlalu, silakan mengunjungi:
Website
http://www.nisaa-assunnah.com
http://www.nisaa-assunnah.com/p/natauhid.html
Channel Telegram
http://t.me/nisaaassunnah
http://t.me/tsalatsatulushul

Nisaa` As-Sunnah
http://t.me/tsalatsatulushul

Pertemuan 91

KAJIAN TAUHID

Dari kitab:
Tsalatsatul Ushul
(Tiga Landasan Utama)

Penulis:
Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab رحمه الله تعالى

Syarah/Penjelasan oleh:
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin رحمه الله

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد

Nash-nash (dalil-dalil) di atas yang sangat jelas, bahwa malaikat memiliki jasad dan bukan berupa kekuatan maknawi seperti yang dikatakan orang-orang sesat. Kaum muslimin juga telah sepakat sesuai nash-nash tersebut.

Alhamdulillah selesai syarah rukun iman yang kedua, iman kepada malaikat-malaikat Allah.

Sekarang kita lanjutkan mengkaji rukun iman yang ketiga, yakni iman kepada kitab-kitab Allah.

MATAN/ISI KITAB

وكتبه

"(Iman kepada) kitab-kitab-Nya."

SYARAH/PENJELASAN

Al-Kutub (kitab-kitab), bentuk jamak dari kitab, artinya:
maktub = sesuatu yang ditulis.

Dan maksud dari kitab- kitab di sini adalah:
Kitab-kitab yang diturunkan oleh Allah ta'ala kepada para Rasul-Nya, sebagai rahmat dan petunjuk bagi seluruh makhluk, agar mereka mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat.

BERIMAN KEPADA KITAB-KITAB TERDIRI DARI EMPAT PERKARA

1. Beriman bahwa kitab-kitab itu benar-benar diturunkan dari sisi Allah.

2. Beriman kepada kitab-kitab yang telah kita ketahui namanya, seperti;
~ Al-Qur'an yang diturunkan kepada Muhammad صلى الله عليه وسلم.
~ Taurat yang diturunkan kepada Musa عليه السلام.
~ Injil yang diturunkan kepada Isa عليه السلام.
~ Zabur yang diturunkan kepada Dawud عليه السلام.
Adapun kitab-kitab yang tidak kita ketahui namanya, maka kita beriman kepadanya secara global.

3. Membenarkan berita yang shahih dari kitab-kitab tersebut, seperti berita-berita dalam Al-Qur'an, dan berita-berita dalam kitab-kitab terdahulu yang belum diganti atau dirubah.

4. Bersambung insya Allah

•••━════━•••

Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah bintu Ali Bahmid hafizhahallah pada Kamis, 8 Ramadhan 1439 H / 24 Mei 2018.
__

Akhawati fillah, jika ada yang tidak dipahami, silakan dicatat untuk ditanyakan melalui admin grup masing-masing.

Barakallahu fikunna

#NATauhid #NAT91
====================

Bagi yang ingin mendapatkan faedah dari dars Kitab Tsalatsatul Ushul yang telah berlalu, silakan mengunjungi:
Website
http://www.nisaa-assunnah.com
http://www.nisaa-assunnah.com/p/natauhid.html
Channel Telegram
http://t.me/nisaaassunnah
http://t.me/tsalatsatulushul

Nisaa` As-Sunnah
The account of the user that created this channel has been inactive for the last 5 months. If the account of the creator remains inactive in the next 30 days, it will self-destruct and the channel will lose its creator.
The account of the user that created this channel has been inactive for the last 5 months. If the account of the creator remains inactive in the next 29 days, it will self-destruct and the channel will lose its creator.
The account of the user that created this channel has been inactive for the last 5 months. If the account of the creator remains inactive in the next 28 days, it will self-destruct and the channel will lose its creator.
The account of the user that created this channel has been inactive for the last 5 months. If the account of the creator remains inactive in the next 27 days, it will self-destruct and the channel will lose its creator.
The account of the user that created this channel has been inactive for the last 5 months. If the account of the creator remains inactive in the next 20 days, it will self-destruct and the channel will lose its creator.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

Bismillah.
Akhawati fillah, tafadhalna bergabung dengan channel khusus (baru) berikut:

📚 Kajian kitab Fiqh Al-Mar'ah Al-Muslimah
Penulis:
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin رحمه الله

http://t.me/NAfiqih
http://www.nisaa-assunnah.com/p/nafiqih.html

~~~~~~~~~~~~~~

📚 Kajian kitab AL-FIQH AL-MUYASSAR (FIKIH PRAKTIS)

http://t.me/NAmuyassar
http://www.nisaa-assunnah.com/p/namuyassar.html

~~~~~~~~~~~~~~

📚 Kajian kitab Tsalatsatul Ushul (Tiga Landasan Utama)
Penulis:
Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab رحمه الله تعالى
Syarah/Penjelasan oleh:
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin رحمه الله

http://t.me/NAtauhid
http://www.nisaa-assunnah.com/p/natauhid.html

~~~~~~~~~~~~~~

Bagi member channel dars yang lama, kami imbau untuk join di link channel dars yang baru di atas.

💐 Semoga bermanfaat, barakallaahu fikunna.


Malang, 19 Syawal 1439 H / 3 Juli 2018

✍🏼 Tertanda,
ADMIN
🎀 Nisaa` As-Sunnah 🎀

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
The account of the user that created this channel has been inactive for the last 5 months. If the account of the creator remains inactive in the next 19 days, it will self-destruct and the channel will lose its creator.
The account of the user that created this channel has been inactive for the last 5 months. If the account of the creator remains inactive in the next 18 days, it will self-destruct and the channel will lose its creator.
The account of the user that created this channel has been inactive for the last 5 months. If the account of the creator remains inactive in the next 17 days, it will self-destruct and the channel will lose its creator.
The account of the user that created this channel has been inactive for the last 5 months. If the account of the creator remains inactive in the next 10 days, it will self-destruct and the channel will lose its creator.
The account of the user that created this channel has been inactive for the last 5 months. If the account of the creator remains inactive in the next 9 days, it will self-destruct and the channel will lose its creator.
The account of the user that created this channel has been inactive for the last 5 months. If the account of the creator remains inactive in the next 8 days, it will self-destruct and the channel will lose its creator.
The account of the user that created this channel has been inactive for the last 5 months. If the account of the creator remains inactive in the next 7 days, it will self-destruct and the channel will lose its creator.