Wido Supraha
4.02K subscribers
1.08K photos
159 videos
375 files
1.57K links
Bersama Meniti Jalan Menuju Jannah
Download Telegram
Perubahan: Masjid al-Ittihad, Tebet.
Desain Terbaru Mata Uang NKRI
Mari bersama dalam ilmu, sahabatku.
Referensi Liburan 2017 untuk Sahabat
DUKUNGAN RIIL UNTUK IBU

Jika Pemerintah memuliakan hari Ibu, maka berikut tipsnya:

1. Para pekerja diizinkan menyusui selama 2 tahun, full cuti dengan digaji
2. Memasukkan kurikulum bagi wanita agar menjadi Ibu yang baik mulai dari SD sampai S3

Wido Supraha
Telegram Channel: @supraha

πŸ’πŸ’πŸ’
πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’

#IslamIsBeautiful
ANTARA HARI IBU DAN HARI NATAL

Hari ibu lahir di Barat, tepatnya Amerika Serikat, berlatar belakang seorang anak, Anna Jarvis, yang di tahun 1905, ibunya wafat sementara ia belum sempat berdamai dan meminta maaf dari sang Ibunda setelah sebelumnya sang anak bertengkar dengan ibunya dengan pertengkarang yang hebat.

Hari ibu lahir di Barat, tepatnya di Grafton, West Virginia, berlatar belakang seorang anak, Anna Jarvis, yang menyesali 'kedurhakaannya' kepada sang Ibu, sehingga berkomitmen untuk mendorong masyarakat Barat mencintai ibu-ibu mereka di kala masih hidup.

Hari ibu lahir di Barat, tepatnya 'janji setia' Anna Jarvis di depan nisan ibunya untuk berubah menjadi anak yang baik, dan menularkan 'janji setia' ini kepada setiap orang dengan langkah pertama melalui gereja St. Andrew Methodis Episcopal di Grafton, agar pelayanan Minggu menjadi program seluruh gereja.

*

Hari ibu bagi kaum muslimin sejatinya adalah 365 hari bahkan 366 hari di tahun kabisat, karena Islam menyadarkan pemeluknya sedini mungkin untuk tidak menjadi manusia celaka yang tidak tahu bagaimana memanfaatkan momen-momen terbaik kebersamaan ibunya di dunia.

Hari ibu bagi kaum muslimin bukanlah seperti hari Ibu di Indonesia yang diawali pada Kongres Perempuan Indonesia, 22-25 Desember 1928, di Dalem Jayadipuran, yang sekarang menjadi kantor Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional di Jalan Brigjen Katamso, Yogyakarta, yang melahirkan Kowani, untuk meningkatkan hak-hak perempuan di bidang pendidikan dan perempuan, karena Islam menyadarkan pemeluknya sedini mungkin untuk memuliakan setiap perempuan dan menetapkan hak dan kewajibannya, tanpa dikurangi dan tanpa harus dilebihkan, mencakup seluruh bidang yang dapat diisi oleh perempuan.

Hari ibu bagi kaum muslimin bukan juga seperti hari Ibu di Indonesia masa kini yang tereduksi dari nilai 1928 menjadi sekedar memberikan ucapan selamat hari Ibu, membiarkan Ibu tidak bekerja dan bebas tugas hanya di hari itu, dan kemudian 'meminta' sang Ibu untuk melayani dirinya di 354 hari atau 355 hari tahun kabisat, karena Islam menyadarkan pemeluknya sedini mungkin untuk membahagiakan sang Ibunda setiap detik karena telah susah payah membawanya 9 (sembilan) bulan, berjihad taruhan nyawa saat melahirkan, dan menyusui hingga genap 2 (dua) tahun.

*

Mengucapkan selamat hari Ibu boleh jadi hanyalah perkara basa-basi, sebagaimana mengucapkan selamat hari Natal, karena Ibu lebih merindukan bakti anak (birr al-walidain) setiap detik dan helaan nafas, dan karena Non-Muslim lebih merindukan kebaikan muamalah pemeluk Islam setiap detik pertemuan dan komunikasi mereka. Tinggalkan seremoni, dan lahirkan esensi kasih dan cinta yang utuh dan tidak terbatas, karena Hari Ibu, sebagaimana Hari Natal tidak dihadirkan untuk mereduksi makna kasih dan cinta dari seorang manusia terhadap manusia lainnya, makhluk Tuhan Yang Maha Esa, Allah ο·».

Salam Ta'zhim,
Wido Supraha
Telegram Channel: @supraha
Download Aplikasi 'supraha.com' di Google Play.

πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’
🌺🌻🌹🌷 MAKNA SALAFY

*PERTANYAAN:*
πŸ“¬ Lalu, arti dr kata salafi apa? Kesesuaian arti dg seorang yg salaf bagaimana, ustadz?
Afwan

*JAWABAN*
πŸ”“ Salaf bermakna satu periode zaman dalam umat ini terhadap generasi terbaik masa lalu yakni sahabat, _tabi'in_ dan _atba'ut tabi'in_.

πŸ“Œ Salafy bermaksud menambahkan huruf y nisbah kepada generasi terdahulu

πŸ“Œ Kalimat ini tidak dikenal di masa peradaban Islam untuk mengidentifikasi diri, karena memang umat sepanjang zaman dalam menuntut Islam, ma'ruf selalu meyakini bahwa tiga generasi tersebut adalah acuan utama sebagaimana arahan Nabi.

πŸ“Œ Pernyataan baru mengidentifikasi diri dengan kata 'Salafy', selain adalah hal yang baru dan belum pernah dikenal, berpotensi (bahkan telah terjadi) melahirkan fanatisme kelompok baru meski tanpa jubah organisasi, karena sebagaimana materi yang saya sampaikan semangat _hizbiyyah_ itu bisa muncul pada setiap manusia

πŸ“Œ Hadirnya hizbiyyah pada akhirnya mematikan akal, dan melahirkan kemalasan berpikir dan mengkaji secara serius dan cenderung mencoba 'Kembali kepada Al-Qur'an dan As-Sunnah' dengan metodologi sendiri yang dibuat, tanpa mengikuti warisan para ulama.

_Wallāhu a'lam_.

πŸ“š Sumber || Al-Qur'an dan As-Sunnah
πŸ—„ Telegram Channel: @supraha || #IslamIsBeautiful
🌏 supraha.com
πŸŒ• FB: http://bit.ly/2i7oJR4
πŸ“‘ Sebarkan dan raih pahala!
http://lipia.org/index.php/component/content/article/2-uncategorised/396-kursus-bahasa-arab

Silahkan Bapak/Ibu, dapat mendaftar segera bagi yang belum, saya do'akan lulus semua.
Gerakan Mencintai Fatwa MUI
🌺🌻🌹🌷 KAITAN MEMAHAMI ISTILAH DAN ALIRAN KERAS

PERTANYAAN:
πŸ“¬ Afwan tadz mau nanya. Diatas kan diterangkan bahwa "munculnya aliran ekstrim, keras, terperangkap dengan banyak istilah.." Yg mau saya tanyakan. Aliran ekstrim yg seperti apa dan bagaimana menyikapi hal2 tsb jika memang ada disekitar kita? Jazakumullohu khoiro tadz

JAWABAN
πŸ”“ Perangkap Istilah ini dampak ketika seseorang lupa bahwa terjemahan antar bahasa berdampak pada reduksi makna

πŸ“Œ Beberapa kasus yang muncul terkait istilah misalkan pada konsep:
✏ Islam tanpa Madzhab
✏ Partai penyebab perpecahan, partai itu bahasa arabnya -Hizb
✏ Setiap bid'ah itu sesat
✏ Setiap yang memasrahkan diri pasti Muslim
✏ Dst.

πŸ“Œ Aliran keras dimaksudkan kepada aliran yang menutup diri dari keluasan dalam sebuah hal yang realitasnya luas. Membatasi murid dengan pembatasan dengan tujuan tertentu, mungkin tujuan kelompok, tujuan konspirasi, atau mungkin karena sekedar kejahilan

πŸ“Œ Sikapilah dengan hikmah, ilmu (pelajaran yang baik) dan mendebat dengan cara terbaik. Inilah pedang Islam yang sesungguhnya, agar lahir Khairu Ummah karena ia bercirikan Generasi Rabbani, karena ia diarahkan agama kepada Wasathiyyah, hadir karena terbiasa berpikir adil sehingga mamu memutuskan kata untuk diungkapkan, langkah untuk dijalankan secar adil.
Wallāhu a'lam.

πŸ“š Sumber || Al-Qur'an dan As-Sunnah
πŸ—„ Telegram Channel: @supraha || #IslamIsBeautiful
🌏 supraha.com
πŸŒ• FB: http://bit.ly/2i7oJR4
πŸ“‘ Sebarkan dan raih pahala!
#DiskursusAgama
Berita ini menunjukkan bahwa Negeri Muslim lebih Toleran dibandingkan Negeri Yahudi. Namun sayangnya banyak di antara mereka yang lebih memilih berafiliasi dengan Yahudi dan mem-bully Muslim.
---------------------------------------------------------------------------------------
PARA RABBI DI ISRAEL NYATAKAN POHON NATAL HARAM ...
See: http://bit.ly/2i5hUm9
#IslamIsBeautiful
Islam itu Indah, namun sayangnya ditemukan sedikit dari kaum muslimin yang sibuk membully sesama Muslim bahkan ulamanya sendiri, tapi tidak pernah sekalipun berbicara keindahan Islam yang dianutnya, seakan ia asing dengan Islam.
------------------------------------------------------------------------------------
YUSRIL: WAJAR MUI KELUARKAN FATWA SOAL ATRIBUT NATAL
See: http://bit.ly/2hmGgYP
NABI PENUTUP DI BULAN PENUTUP, TIADA NABI SESUDAHNYA

Alhamdulillah kita berada di penghujung Bulan Rabi'ul Awwal, Bulan Kelahiran Nabi, Bulan Wafatnya Nabi, tapi juga Bulan yang dihiasi dengan kegemilangan umur Nabi ο·Ί seperti Hijrah dan Ghazwah.

Alhamdulillah, Nabi ο·Ί hadir untuk menjadi rahmat bagi alam, mendorong manusia mencintai Nabi Isa a.s., dan 123.998 nabi lainnya, agar dunia diisi penuh dengan Kasih dan Damai dalam semangat Ilmiah.

Dia menyebutkan bahwa nama dirinya selain Muhammad ο·Ί adalah Al-'Aqib yang bermakna tidak ada lagi Nabi sesudahku.

Dia digelari Khotamunnabiyyin, penutup para Nabi, karena dia menutup rentang panjang diutusnya Nabi-nabi ke seluruh dunia.

Bersama ditutupnya Bulan Rabi'ul Awwal, bersama keimanan kita bahwa tiada lagi Nabi sesudahnya, mari kita memperbanyak istighfar memohon ampunannya, terlebih menjelang penutup Tahun Masehi, sudahkah kita buat rencana-rencana Kasih dan Damai untuk resolusi di 2017?

Salam Ta'zhim,
Wido Supraha
Telegram Channel: @supraha
#IslamIsBeautiful
SYAIKH YUSUF AL-MAKASSARI (1626-1699 M)
Ulama Nusantara ini adalah pemimpin jihad melawan Belanda, memimpin 4000 pasukan. Meski akhirnya beliau ditangkap dan diasingkan di Srilanka, namun justru di negara tersebut, dakwah Islam tumbuh subur dan menjadikan Warga Negara Indonesia ini sebagai rujukan ilmu.

Samuel Zwemer, tokoh Evangelis Belanda, mengkritik Petrus Kalden, Pendeta dari Gereja Belanda Tua Cape Town, yang dianggap gagal mengkristenkan Syaikh Yusuf.

Melihat perjuangan beliau, sudah sepantasnya bangsa Indonesia menggali kembali pemikiran-pemikiran beliau, untuk diwariskan kepada generasi Indonesia berikutnya agar memiliki semangat ilmu dan juang yang menyamai beliau.

Salam Ta'zhim,
Wido Supraha
Telegram Channel: @supraha
Sahabat. Saat ini saya sedang diskusi dengan seorang penganut Ahmadiyah. Saya akan coba share beberapa cara saya berdiskusi dengan beliau. Mohon doa agar mendapatkan kebaikan dan taubatnya beliau dari ajaran Mirza Ghulam Ahmad.
DIALOG ISLAM - AHMADIYAH 01

Ahmadiyah: "Salam pak Wido , nuwun sewu sekedar sharing , dan bukan untuk diperdebatkan namun mungkin untuk bahan diskusi , kata " Khatam " , artinya " ia mematerai , mencap , mensahkan atau mencetakkan pada benda itu , arti yang kedua " ia mencapai ujung benda itu atau menutupi benda itu , atau melindungi apa yang tertetra dalam tulisan dengan memberi tanda. ...... [dipotong terlalu panjang]"

Islam: "Bolehkah dishare rujukan kitab para ulama yang membahas tentang makna ini?"

Ahmadiyah: "In syaa ALLAH Pak Wido , dengan senang hati namun sambil merenungi makna Khataman Nabiyyin , yang terbaik adalah memohon petunjuk ALLAH SWT , untuk maknanya , karena ada Nabi atau tidak setelah Muhammad Rasulullah saw adalah Sunatullah / haq ALLAH SWT tidak ada campur tangan manusia didalamnya ., Salam

Islam: "Terima kasih Bapak, saya menanti kitab ulama salaf yang menjelaskan pengertian dimaksud ya Bapak."

Ahmadiyah: "In syaa ALLAH pak Wido , namun sekali lagi nuwun sewu , jangan pernah lelah untuk mohon Hidayah ALLAH SWT , untuk dapat memaknai dan memahami arti yang Haqiqi dari " Khataman Nabiyyin " melalui Sholat Istikharah . matur nuwun sanget atas perhatian pak Wido untuk Sharing yang penuh berkah ini , Salamun Qaulamir Rabbir Rahim."

Islam: " Insya ALlah Bapak, untuk terma-terma bahasa Arab, maka rujukan kita harus otoritatif, dan setelah kita mempelajarinya secara serius dan sungguh-sungguh, maka dapat kita maknai melalui shalat-shalat kita, terutama shalat tahajjud di 1/3 akhir malam. Nuwun sewu, saya menanti rujukan dari pencerahan Bapak sebelumnya terkait terma tersebut.

Ahmadiyah: "BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
ARTI KHATAMAN NABIYYIIN
Allamah Ibnu Khaldun , menulis dalam kitabnya bahwa Ahli Tashawwuf mengartikan "Khataman Nabiyyiin " dengan " Nabi yang telah mendapat Kenabian yang Sempurna ". ( Muqaddimah , Fasal 52 ). [.... dipotong, dan rujukan lainnya cukup panjang]

Islam: Terima kasih Bapak, sudah sharing rujukan terkait kata khatam di atas, mudah-mudahan Bapak sudah membaca langsung dari kitabnya dan melihat konteks kalimat di atas secara utuh dalam terma pembahasannya sehingga dapat dibawa dalam perenungan dan penghayatan di shalat-shalat Tahajjud yang telah dilakukan.

Dalam hal ini saya melihat bahwa beberapa kutipan di atas menguatkan bahwa tidak ada Nabi lagi sesudah Nabi Saw.
Dalam metodologi belajar Islam saya kira kita sepakat bahwa mempelajari ayat Allah Swt., maka tahapannya adalah

1⃣ Belajar langsung dari ulama tafsir yang otoritatif tentang makna itu, dan melihat penggunaan kata 'khatam' pada khususnya dalam seluruh terma Al-Qur'an,

2⃣ Melihat penjelasan dari Nabi Muhammad ο·Ί langsung tentang apa makna dan posisi dirinya dibandingkan para Nabi sesudahnya.

3⃣ Melihat penjelasan para ulama terkait pembahasan hal-hal yang belum secara tegas terdapat ada dua hal di atas.

Jika metode ini kita sepakati, maka kita dapat saling menguatkan dalam diskusi terkait bab yang sangat penting ini, yakni Iman kepada Nabi.

Kembali kepada kutipan di atas, saya barusan sempatkan melihat beberapa kutipan di maksud dalam kitabnya langsung, untuk hal pertama, saya akan sharing konteks nomor (2) kutipan Bapak di atas dalam penjelasan lengkap beliau, dalam teks setelah ini:

TERMA KHATAM MENURUT IBN KHALDUN

Terma khatam dalam makna sebagainya materai atau cap digunakan dalam fungsi pemerintahan atau kerajaan.Di masa Nabi ο·Ί, setiap surat yang diterima raja Non-Arab wajib memiliki cap, maka Nabi membuat khatam dari perak dan diukir kalimat Muhammadun Rasulullah.

Terma khatam juga berarti alat yang diletakkan di jari. Penggunaan kata ini berarti memakai alat itu.

Terma khatam juga berarti akhir dan lengkap. Penggunaan kata ini misalkan jika:
πŸ“Œ Al-Qur'an telah khatam artinya telah selesai dibaca
πŸ“Œ Khatamunnabiyyin artinya akhir para nabi, periode Nabi sudah ditutup
πŸ“Œ Khatamul amri artinya akhir pekerjaan, pekerjaan sudah berakhir

Terma khatam juga berarti tutup. Sesuatu telah ditutup dengan khatam. Proses memberi khatam bermakna akhir dan lengkap. Jika tulis
an sudah diberi khatam berarti tulisan itu telah benar dan sah, maka penulisan surat sudah selesai dan lengkap dengan diberinya khatam. Tanpa khatam surat tidak sah dan sempurna.

*

Demikian penjelasan Ibn Khaldun tentang makna khatam agar kita tidak salah memahaminya, dan dapat menggunakannya sesuai konteksinya. Dari penjelasan Ibn Khaldun di atas, secara tegas beliau mewasiatkan kepada kita untuk tidak salah memahami khatam terlebih makna khatam dalam khatamunnabiyyin.

Setelah kita pahami ayat di atas, mungkin dapat kita jadikan bagian dari perenungan mendalam kita dalam shalat-shalat malam kita, Bapak.

[Sesi 01 Selesai, karena ternyata antara kutipan Ibn Khaldun, dengan teks aslinya tidak sama, justru Ibn Khaldun dengan jelas menegaskan makna Khatamunnabiyyin sebagai Nabi Penutup dan bukan cincin, walhamdulillah]