ποΈ β Menarik banget sih itu ka. Justru di tengah dunia yang makin rame dan serba cepat, keberadaan "pause" kayak gitu memang kerasa penting. Malam Satu Suro jadi bukan soal takut atau mitos, tapi soal ngasih ruang buat diri sendiri biar tetap sadar dan nggak kebawa arus. Ya ga si ka, hahaha.
ποΈ β Kalau di tarik lagi nih ka. Kita sering dengar berbagai cerita, larangan, atau mitos soal Malam Satu Suro. Menurut Ka Jonathan, bagaimana cara paling bijak untuk menyikapi hal-hal seperti ini?
ποΈ β Kalau di tarik lagi nih ka. Kita sering dengar berbagai cerita, larangan, atau mitos soal Malam Satu Suro. Menurut Ka Jonathan, bagaimana cara paling bijak untuk menyikapi hal-hal seperti ini?
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
πβ betul hahaha
πβ apa ya, kalau soal mitos atau larangan, gua rasa cara paling bijak itu dengan respect tanpa harus merasa terbebani ya. kita nggak harus percaya 100% secara kaku, tapi kita juga nggak perlu ngeremehin. anggep aja itu bagian dari warisan nilai atau cara orang tua dulu buat ngajarin kita soal kehati-hatian. intinya, tetep logis tapi jangan ninggalin rasa hormat sama tradisinya.
πβ apa ya, kalau soal mitos atau larangan, gua rasa cara paling bijak itu dengan respect tanpa harus merasa terbebani ya. kita nggak harus percaya 100% secara kaku, tapi kita juga nggak perlu ngeremehin. anggep aja itu bagian dari warisan nilai atau cara orang tua dulu buat ngajarin kita soal kehati-hatian. intinya, tetep logis tapi jangan ninggalin rasa hormat sama tradisinya.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ποΈ β Bener. Dengan cara itu, kita tetap berdiri di posisi yang seimbang. Kita menghormati nilai-nilai yang diwariskan, tapi juga sadar kapan harus pakai logika dan kendali diri. Jadi tradisi tetap hidup sebagai pengingat, bukan sebagai beban yang bikin kita terkungkung guys.
ποΈ β Banyak cerita yang beredar soal Malam Satu Suro, mulai dari yang bikin takut sampai yang bikin orang jadi ekstra hati-hati. Tapi kalau kita coba tarik sedikit ke belakang dan lihat dari sudut pandang yang lebih tenang. Kalau kita lepaskan dari sisi mistisnya, apakah Malam Satu Suro bisa dilihat sebagai momen untuk berhenti sejenak dan refleksi diri menurut Ka Jonathan gimana?
ποΈ β Banyak cerita yang beredar soal Malam Satu Suro, mulai dari yang bikin takut sampai yang bikin orang jadi ekstra hati-hati. Tapi kalau kita coba tarik sedikit ke belakang dan lihat dari sudut pandang yang lebih tenang. Kalau kita lepaskan dari sisi mistisnya, apakah Malam Satu Suro bisa dilihat sebagai momen untuk berhenti sejenak dan refleksi diri menurut Ka Jonathan gimana?
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
πβ setuju banget. kalau sisi mistisnya kita pinggirin bentar, satu suro itu sebenernya ruang refleksi yang mahal banget. suasana yang hening itu kan sebenernya ngajak kita buat 'ngobrol' sama diri sendiri, ya. nanya ke dalam hati, apa aja yang udah kita lakuin setahun belakangan dan apa yang mau kita perbaiki. jadi, sunyinya itu bukan serem, tapi sunyi yang menenangkan.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ποΈ β Iya, itu kerasa banget sih. Justru di sunyi itu kita dikasih ruang buat jujur sama diri sendiri, tanpa distraksi, tanpa tuntutan apa-apa. Jadi bukan sunyi yang menekan, tapi sunyi yang ngasih napas buat mikir, nerima, dan pelan-pelan ngebenerin arah.
ποΈ β Kalau kita tarik ke kehidupan sehari-hari, sebenarnya yang sering jadi pertanyaan bukan soal percaya atau nggaknya, tapi soal bagaimana kita bersikap. Dan antara kepercayaan, budaya, dan logika, seringkali kita harus cari titik tengah biar tetap waras tapi juga nggak kehilangan rasa hormat.
ποΈ β Dalam menyikapi Malam Satu Suro, menurut Ka Jonathan, sikap yang paling ideal itu seperti apa? Antara menjaga rasa hormat, tidak larut dalam ketakutan, dan tetap berpikir jernih.
ποΈ β Kalau kita tarik ke kehidupan sehari-hari, sebenarnya yang sering jadi pertanyaan bukan soal percaya atau nggaknya, tapi soal bagaimana kita bersikap. Dan antara kepercayaan, budaya, dan logika, seringkali kita harus cari titik tengah biar tetap waras tapi juga nggak kehilangan rasa hormat.
ποΈ β Dalam menyikapi Malam Satu Suro, menurut Ka Jonathan, sikap yang paling ideal itu seperti apa? Antara menjaga rasa hormat, tidak larut dalam ketakutan, dan tetap berpikir jernih.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
πβ ideal itu kalau kita bisa nemuin titik tengahnya sih. tetep respectful sama budaya dan kepercayaan yang ada, tapi nggak perlu parno atau takut berlebihan sampe bikin langkah kita terhenti. tetep berpikir jernih aja, lakuin hal-hal positif, dan bawa suasana satu suro ini buat makin mendekatkan diri ke tuhan atau introspeksi diri. stay grounded, tapi pikiran tetep terbuka.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ποΈ β Nah, itu pas banget sih. Ketika kita bisa tetap membumi tapi nggak menutup pikiran, Malam Satu Suro jadi momen yang sehat nggak menakutkan, tapi justru menguatkan. Kita jalanin hidup dengan tenang, hormat sama tradisi, dan tetap sadar arah yang kita tuju.
ποΈ β Dari obrolan kita malam ini, kelihatan kalau Malam Satu Suro nggak cuma berdiri di satu makna saja. Ada sisi budaya, ada kepercayaan yang diwariskan, ada juga cara personal setiap orang dalam memaknainya tergantung pengalaman, fase hidup, dan cara pandang masing-masing ya ka.
ποΈ β Setelah kita melihat Malam Satu Suro dari berbagai sudut pandang, apa makna malam ini bagi ka Jonathan saat ini? Dan pesan apa yang ingin Ka Jonathan sampaikan kepada pendengar?
ποΈ β Dari obrolan kita malam ini, kelihatan kalau Malam Satu Suro nggak cuma berdiri di satu makna saja. Ada sisi budaya, ada kepercayaan yang diwariskan, ada juga cara personal setiap orang dalam memaknainya tergantung pengalaman, fase hidup, dan cara pandang masing-masing ya ka.
ποΈ β Setelah kita melihat Malam Satu Suro dari berbagai sudut pandang, apa makna malam ini bagi ka Jonathan saat ini? Dan pesan apa yang ingin Ka Jonathan sampaikan kepada pendengar?
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
πβ buat gua, malam satu suro itu adalah malam untuk berdamai. berdamai sama masa lalu, dan bersiap buat masa depan. buat lu semua yang dengerin, pesen gua simpel aja sih: jangan cuma dapet seremnya, tapi ambil tenangnya. jadiin malam ini momen buat bener-bener dengerin kata hati kalian. mumpung lagi hening, coba tanya ke diri sendiri, whatβs your next move? semangat buat langkah barunya.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ποΈ β Yeaay, tepuk tangan dulu dong ππ»ππ»ππ» Nggak kerasa ya, obrolan kita malam ini sudah sampai di penghujung episode. Terima kasih banyak buat Ka Jonathan yang sudah meluangkan waktu, berbagi pandangan, pengalaman, dan cara memaknai Malam Satu Suro dengan sangat jujur dan terbuka.
ποΈ β Dari obrolan tadi, kita bisa lihat kalau Malam Satu Suro nggak melulu soal mitos atau hal-hal yang bikin takut, tapi juga bisa jadi momen buat refleksi diri, menenangkan pikiran, dan lebih sadar sama langkah hidup yang sedang kita jalani.
ποΈ β Tak terasa, Wolve's Podcast malam ini pun harus sampai di akhir. Terima kasih juga buat kalian semua yang sudah setia mendengarkan dari awal sampai akhir atau entah sambil rebahan, mikir, atau sekadar nemenin malam.
ποΈ β Semoga obrolan kita kali ini bisa memberi sudut pandang baru dan manfaat buat kalian semua. Dan kalau selama podcast ini ada kata-kata yang kurang berkenan, saya sebagai host mohon maaf sebesar-besarnya.
ποΈ β Dari obrolan tadi, kita bisa lihat kalau Malam Satu Suro nggak melulu soal mitos atau hal-hal yang bikin takut, tapi juga bisa jadi momen buat refleksi diri, menenangkan pikiran, dan lebih sadar sama langkah hidup yang sedang kita jalani.
ποΈ β Tak terasa, Wolve's Podcast malam ini pun harus sampai di akhir. Terima kasih juga buat kalian semua yang sudah setia mendengarkan dari awal sampai akhir atau entah sambil rebahan, mikir, atau sekadar nemenin malam.
ποΈ β Semoga obrolan kita kali ini bisa memberi sudut pandang baru dan manfaat buat kalian semua. Dan kalau selama podcast ini ada kata-kata yang kurang berkenan, saya sebagai host mohon maaf sebesar-besarnya.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
πgobrol π¦ith π¦olve's
ΛΛΛβ ΛΛΛ Manusia tidak lahir membawa luka atau kekuatan β semuanya tumbuh dari rumah pertama bernama keluarga.
Apakah segala ketakutan dan kekhawatiran pada anak terpengaruh dari cara didik? Bagaimana solusi seharusnya?!?!?
π SPESIAL GUESTπ
Mayisha Elowyn
Save the date
7/2/2026 - 20.00 wib
Studio wolves
formed > emotions are introduced > and character is slowly sculpted Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
β€4π₯°3π₯2π€©2π1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM