This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
π β Mengambil keputusan antara bertahan, jaga jarak atau pergi itu ga pernah mudah. Biasanya aku mulai dengan jujur ke diri sendiri dulu "aku masih bahagia di sini atau cuma takut kehilangan?"
π β Kalau sudah coba komunikasi tapi ga ada perubahan, aku percaya jaga jarak itu pilihan yang bijak dan kalau keberadaan circle tersebut malah bikin aku kehilangan diri sendiri, pergi bukanlah bentuk keegoisan. Justru itu bentuk self-respect.
π β Menurut aku, menjauh dari circle demi kesehatan mental bukan berarti kita jahat atau ga setia. Kadang itu satu-satunya cara buat tetap waras dan bertahan hidup sebagai diri sendiri.
π β Kalau sudah coba komunikasi tapi ga ada perubahan, aku percaya jaga jarak itu pilihan yang bijak dan kalau keberadaan circle tersebut malah bikin aku kehilangan diri sendiri, pergi bukanlah bentuk keegoisan. Justru itu bentuk self-respect.
π β Menurut aku, menjauh dari circle demi kesehatan mental bukan berarti kita jahat atau ga setia. Kadang itu satu-satunya cara buat tetap waras dan bertahan hidup sebagai diri sendiri.
β€1π₯1π€©1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ποΈ β Jadi menurut kamu, mengambil keputusan untuk bertahan, menjaga jarak, atau pergi dari sebuah circle harus dimulai dari kejujuran pada diri sendiri.. apakah masih bahagia atau hanya takut kehilangan. Ketika komunikasi tidak lagi membawa perubahan dan keberadaan circle justru membuat kehilangan diri sendiri, menjaga jarak atau pergi bukanlah keegoisan, melainkan bentuk self-respect dan upaya menjaga kesehatan mental. Kalau aku nangkapnya, ini bukan soal memilih pergi atau bertahan, tapi soal keberanian mengenali batas diri. Kita sering merasa bersalah saat memilih menjauh, padahal kadang itu adalah bentuk paling jujur untuk tetap waras. Menurutku, pertemanan yang sehat juga memberi ruang bagi seseorang untuk mundur tanpa harus dicap jahat, karena menjaga diri sendiri seharusnya tidak pernah dianggap salah.
π₯1
ποΈ β Nah, setelah ngelewatin berbagai fase pertemanan, kira-kira circle seperti apa yang kak Jane butuhin sekarang? Dan pelajaran apa yang paling kerasa dari hubungan pertemanan kakak sejauh ini? Oh ya, boleh juga dong kasih pesan yang ingin disampaikan ke diri sendiri atau ke pendengar soal memilih circle yang tepat!
π₯1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
π β Circle yang aku butuhin sekarang adalah circle yang tenang. Ga banyak tuntutan, tapi ada kejujuran dan rasa saling mengerti atau menghargai. Circle yang ga maksa aku jadi versi tertentu, tapi nerima aku apa adanya, termasuk saat aku lagi di fase terendah dalam hidup.
π β Pelajaran terbesar dari perjalanan pertemanan aku adalah, ga semua yang dekat itu sehat dan ga semua yang menjauh itu kehilangan. Pesan aku, dalam memilih circle jangan cuma lihat seberapa lama kebersamaannya, tapi lihat juga bagaimana perasaan kamu saat ada di dalamnya. Circle yang baik bukan yang selalu ramai, tapi yang bikin kamu merasa didengar, dihargai dan jadi diri sendiri. Kalau suatu saat kamu harus menjauh demi ketenangan dan kesehatan mental, itu bukan keegoisan. Itu bentuk kepedulian ke diri sendiri. Karena pada akhirnya, circle yang tepat adalah mereka yang membuat kamu tumbuh tanpa harus kehilangan dirimu sendiri.
π β Pelajaran terbesar dari perjalanan pertemanan aku adalah, ga semua yang dekat itu sehat dan ga semua yang menjauh itu kehilangan. Pesan aku, dalam memilih circle jangan cuma lihat seberapa lama kebersamaannya, tapi lihat juga bagaimana perasaan kamu saat ada di dalamnya. Circle yang baik bukan yang selalu ramai, tapi yang bikin kamu merasa didengar, dihargai dan jadi diri sendiri. Kalau suatu saat kamu harus menjauh demi ketenangan dan kesehatan mental, itu bukan keegoisan. Itu bentuk kepedulian ke diri sendiri. Karena pada akhirnya, circle yang tepat adalah mereka yang membuat kamu tumbuh tanpa harus kehilangan dirimu sendiri.
π₯2
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ποΈ β Yeaayyy ππ»ππ»ππ» omgg that's a wrap! Terimakasih banyak loh kak Jane sudah mampir dan membagikan pengalamannya serta pendapat nya yang semoga bisa bermanfaat untuk kami semua. Apalagi di era sekarang banyak sekali circle pertemanan yang sebenarnya cukup merugikan tapi masih dianggap sebagai hal yang wajar.
ποΈ β Tak terasa juga ya Wolve's kita sudah sampai dipertanyaan terakhir dan waktu podcast sudah berakhir. Tidak lupa juga saya bakal ucapin banyak terima kasih untuk kak Jane selaku bintang tamu dan juga penonton setia Wolve's Podcast hari ini.
ποΈ β Semoga podcast kali ini cukup bermanfaat bagi para penonton setia kami. Saya selaku host meminta maaf sebesar-besarnya bila ada kesalahan baik yang di sengaja maupun tidak di sengaja. Alright Wolve's, saya Liesbeth Fleurtje pamit undur diri, sampai jumpa di podcast kami selanjutnya! π€
ποΈ β Tak terasa juga ya Wolve's kita sudah sampai dipertanyaan terakhir dan waktu podcast sudah berakhir. Tidak lupa juga saya bakal ucapin banyak terima kasih untuk kak Jane selaku bintang tamu dan juga penonton setia Wolve's Podcast hari ini.
ποΈ β Semoga podcast kali ini cukup bermanfaat bagi para penonton setia kami. Saya selaku host meminta maaf sebesar-besarnya bila ada kesalahan baik yang di sengaja maupun tidak di sengaja. Alright Wolve's, saya Liesbeth Fleurtje pamit undur diri, sampai jumpa di podcast kami selanjutnya! π€
π₯3π€©1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
πgobrol π¦ith π¦olve's
[
Apakah itu sebagai sakral, atau hanya mitos belaka
Hari ini akan kita bahas dengan tamu spesial :
π JONATHAN VANCEπ
WARKOP BABEH
LIVE at STUDIO WOLVES
π HARI INIπ
24 Januari 2026
Live 20.00 wib
Di malam satu suro, yang tak terlihat bukan berarti tak ada. Podcast kali ini bersama @warkopbaabeh akan membuka cerita yang selama ini dipendam malam
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
/ door slowly opens ; step into the room calmly ; take a seat with composure ; adjust posture ; set the microphone in place ; power on the mic ; pause briefly ; eyes focus on the camera ; begin speaking /
ποΈ β Halo semua, selamat malam dan selamat datang di Wolve's Podcast. Malam ini kita ketemu di suasana yang katanya penuh makna, penuh cerita, dan sering bikin orang mikir dua kali buat melangkah keluar rumah. Tenang, kita aman cukup duduk, dengerin, dan biarin obrolan malam ini nemenin kalian. Buat kalian yang lagi dengerin sendirian, lagi overthinking, atau cuma rebahan sambil bengong, podcast ini hadir buat jadi teman di tengah sunyinya malam.
ποΈ β Malam ini aku bakal ngajak kalian ngebahas satu topik yang tiap tahun selalu punya aura berbeda. Ada yang nganggep sakral, ada yang takut karena mitos, ada juga yang justru melihatnya sebagai waktu buat refleksi diri.
Topik kita malam ini: "Malam Satu Suro: Antara Sakral, mitos, Atau Refleksi diri"
Nah, kalau dengar Malam Satu Suro, kalian lebih kepikiran pantangan dan cerita mistis, atau justru momen buat berhenti sebentar dan ngelihat ke dalam diri sendiri?
ποΈ β Sebelum masuk lebih jauh ke pembahasan, kenalan dulu ya biar obrolannya nggak terasa kayak suara anonim di tengah malam. Perkenalkan, aku Γnrique SΓ©raphin Nocturne de ValΓ©rian Ashenmont, tapi kalian bisa panggil aku Riku, dan malam ini aku bakal nemenin kalian sebagai host.
Dan tentu aja, aku nggak sendirian. Malam ini aku ditemani oleh bintang tamu Keren yang akan berbagi pandangan, pengalaman, dan cara memaknai Malam Satu Suro dari sudut pandangnya sendiri.
Langsung aja, boleh nih perkenalkan diri untuk para pendengar Wolve's Podcast. ππ»ποΈ
π₯2β€1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ποΈ β Salam kenal ka Jonathan, Mari kita langsung mulai podcast nya. Suasana malam ini serem banget, tapi untungnya saya ga sendiri si. Langsung kita mulai dari sesi pertama, malam Satu Suro itu adalah malam pergantian tahun dalam kalender Jawa. yang barengan juga sama 1 Muharram.
ποΈ β Malam ini sering dianggap spesial, bukan cuma karena tanggalnya, tapi karena banyak orang percaya kalau suasananya memang beda dari malam-malam biasanya. Buat sebagian orang, Katanya Malam Satu Suro identik sama mitos, pantangan, dan cerita-cerita yang katanya " nggak boleh macem-macem".
ποΈ β Kalau mendengar kata Malam Satu Suro, setiap orang biasanya punya pandangan yang berbeda. Menurut Ka Jonathan, Malam Satu Suro itu dimaknai sebagai apa?
ποΈ β Malam ini sering dianggap spesial, bukan cuma karena tanggalnya, tapi karena banyak orang percaya kalau suasananya memang beda dari malam-malam biasanya. Buat sebagian orang, Katanya Malam Satu Suro identik sama mitos, pantangan, dan cerita-cerita yang katanya " nggak boleh macem-macem".
ποΈ β Kalau mendengar kata Malam Satu Suro, setiap orang biasanya punya pandangan yang berbeda. Menurut Ka Jonathan, Malam Satu Suro itu dimaknai sebagai apa?
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
πβ wah, kalau ngomongin malam satu suro ya... buat gua pribadi, ini lebih ke momen yang punya 'bobot' tersendiri sih. bukan cuma soal kalender, tapi kayak ada suasana yang beda aja di udara. kalau ditanya maknanya apa, buat gua satu suro itu momen reset. waktu di mana kita diingetin kalau satu fase udah selesai, dan kita bakal masuk ke lembaran baru dengan energi yang lebih tenang.