Steptrader
2.81K subscribers
8.51K photos
34 videos
40 files
6.29K links
Official Channel dari STEPTRADER TELEGRAM (TIDAK ADA CHANNEL/GRUP TELEGRAM LAINNYA SELAIN INI !!)

SEGALA TULISAN DISINI BUKAN REKOMENDASI
(DO YOUR OWN RESEARCH)

Join Grup Priority : +628123543925
Download Telegram
*MSCI Update - No Frontier Threat is the Win for Now, Unfreeze Likely in 2H27*

Source : Mirae Asset Securities (Daily Focus - October 12, 2026)
*Jadwal Rilis Kinerja Q3 2026 Perbankan*

- 20 Oktober 2026: BBCA
- 23 Oktober 2026: BBNI
- 27 Oktober 2026: BMRI
- 29 Oktober 2026: BRIS
- 30 Oktober 2026: BBRI, BBTN, dan BDMN

Catatan: Jadwal berdasarkan kalender Bloomberg per 28 September 2026 dan masih dapat berubah.

Disclaimer On
Ketidakpastian MSCI masih membayangi pasar menjelang review November 2026. Indonesia diperkirakan mempertahankan status Secondary Emerging Market, tetapi pembekuan penambahan konstituen dan kenaikan FIF berpotensi berlanjut karena reformasi pasar masih perlu dievaluasi.

Disclaimer On
โค2
*IDX HIGH SHAREHOLDING CONCENTRATION (HSC) LIST*
Update : 13 Oct 2026
_Source IDX_
*MSCI ANNOUNCEMENT - WHAT WAS ACTUALLY ANNOUNCED? 13 OCTOBER 2026 | CLIMATE INDEX METHODOLOGY UPDATE*
๐Ÿ”นBertahan di area support level 3380, BBNI mencoba rebound.
๐Ÿ”ธApabila naik melewati 3520, maka BBNI akan membentuk pola double bottom reversal dan berpotensi rally menuju arah 3660
๐Ÿ”นNamun jika kembali turun dan gagal bertahan di 3380 ketika koreksi, maka BBNI berpotensi melanjutkan downtrend.
Disclaimer ONโ€ผ๏ธ
#BukanRekomendasi #NFA #AnalisaKembali #DYOR #NoPomPomโ€ผ๏ธ
 
Like โค๏ธ and Share ๐Ÿ“ฃ this content jika kalian rasa bermanfaat
Follow Me โœ”๏ธ for more content
โค1
Agenda 15 Oktober 2026
๐Ÿ”นENRG rebound dari area support level 880/890
๐Ÿ”ธBertahan dan rebound dari support tersebut, ENRG berpotensi rally menuju arah 1120/1150
๐Ÿ”นNamun jika kembali turun dan gagal bertahan di 880 ketika koreksi, maka ENRG berpotensi melanjutkan downtrend.
Disclaimer ONโ€ผ๏ธ
#BukanRekomendasi #NFA #AnalisaKembali #DYOR #NoPomPomโ€ผ๏ธ
 
Like โค๏ธ and Share ๐Ÿ“ฃ this content jika kalian rasa bermanfaat
Follow Me โœ”๏ธ for more content
๐Ÿšจ *BREAKING NEWS: PPI AS September 2026 Melonjak 1,3% MoM, Jauh di Atas Ekspektasi*

- Producer Price Index (PPI) AS naik 1,3% MoM, kenaikan tertajam sejak Maret 2022 dan jauh di atas konsensus pasar sebesar 0,5%.
- Inflasi PPI tahunan melonjak menjadi 6,3% YoY, tertinggi sejak Desember 2022.
- Lonjakan harga energi sebesar 10,8% MoM menjadi pendorong utama, seiring dampak konflik Timur Tengah terhadap biaya energi global.
- Biaya transportasi dan pergudangan naik 3,4%, sementara biaya perdagangan meningkat 1,4% MoM.
- Harga pangan naik 1,2% akibat ketegangan geopolitik dan cuaca buruk. Sementara itu, core PPI meningkat 0,7% MoM.

Cenderung negatif untuk IHSG karena lonjakan PPI AS berpotensi memperkuat tekanan inflasi dan membatasi ruang pelonggaran suku bunga The Fed. Risiko kenaikan yield US Treasury dan penguatan dolar AS juga dapat menambah tekanan terhadap rupiah serta arus modal asing ke pasar domestik.

Disclaimer On
BRI Danareksa Sekuritas
โค2
Steptrader
Photo
MSCI telah mengusulkan perubahan klasifikasi Indonesia dari Pasar Berkembang menjadi Pasar Mandiri. Dalam usulan tersebut, MSCI menyoroti isu transparansi kepemilikan saham, dugaan adanya perdagangan terkoordinasi, serta lemahnya penegakan aturan di pasar saham Indonesia. Oleh karena itu, MSCI tetap membekukan perubahan indeks tertentu pada saham Indonesia hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.

Risiko aliran modal keluar (capital outflow) berpotensi meningkat apabila investor global mengurangi eksposur terhadap saham Indonesia. Saham-saham berkapitalisasi besar (big caps) diperkirakan akan terdampak oleh penyesuaian portofolio investor yang mengikuti indeks MSCI. Selain itu, sentimen investor asing berpotensi memburuk, yang dapat meningkatkan tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan likuiditas pasar. Keputusan final dari MSCI dijadwalkan paling lambat akhir Juni 2027, sehingga ketidakpastian masih berlanjut.

Kesimpulannya, situasi ini berdampak negatif bagi sentimen pasar saham Indonesia. Namun, besarnya dampak aktual akan bergantung pada keputusan final MSCI, respons regulator, serta implementasi reformasi pasar.

Disclaimer On
*MSCI Kaji Ulang Klasifikasi Pasar Saham Indonesia*

Bloomberg, MSCI memulai konsultasi atas proposal untuk mengubah klasifikasi indeks saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market, menurut pernyataan penyedia indeks tersebut pada Kamis.

Konsultasi ini dilakukan setelah MSCI memperingatkan bahwa sejumlah pelaku pasar menyampaikan kekhawatiran terhadap pasar saham Indonesia, termasuk kurangnya transparansi struktur kepemilikan saham dan dugaan perilaku perdagangan yang terkoordinasi.

https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/124758/msci-kaji-ulang-klasifikasi-pasar-saham-indonesia
Steptrader
Photo
*INTI PENGUMUMAN MSCI* :

MSCI mengusulkan Indonesia yang *saat ini berada di Emerging Market Menjadi Standalone Market*

Reminder *Urutan klasifikasi indeks MSCI*

1.Developed Markets (Pasar Maju),
2.Emerging Markets (Pasar Berkembang)
3.Frontier Markets (Pasar Perintis)
4.Advanced Frontier Markets
5.Standalone Markets โ€ผ๏ธ

_Standalone Market berada di bawah Emerging Markets dan Frontier Markets_

Karena *ketidaktransparanan kepemilikan saham*

MSCI akan tetap memberlakukan pembekuan terhadap sejumlah perubahan terkait indeks untuk saham2 indonesia yg timbul dari index review hingga November 2026

MSCI memberikan kesempatan bagi pelaku pasar untuk menyampaikan *masukan atas usul perubahan klasifikasi indeks MSCI Indonesia hingga 30 April 2027*

*Keputusan final juni 2027*
*(Listri, Source MSCI)*

Disclaimer On
โค2
โค1
*MSCI INDEX โ€“ INDONESIA STOCK EXPOSURE*

*Standard Cap โ€” Total US$5,237.35mn*
1. BBCA โ€“ Bank Central Asia: 1,671.73
2. BBRI โ€“ Bank Rakyat Indonesia: 1,033.60
3. BMRI โ€“ Bank Mandiri: 830.59
4. TLKM โ€“ Telkom Indonesia: 536.73
5. ASII โ€“ Astra International: 408.93
6. BBNI โ€“ Bank Negara Indonesia: 246.43
7. BRMS โ€“ Bumi Resources Minerals: 197.40
8. UNTR โ€“ United Tractors: 157.24
9. BRPT โ€“ Barito Pacific: 154.70

*Small Cap โ€” Total US$709.32mn*
1. INDF โ€“ Indofood Sukses Makmur: 56.01
2. MDKA โ€“ Merdeka Copper Gold: 48.53
3. ENRG โ€“ Energi Mega Persada: 40.93
4. ADRO โ€“ Alamtri Resources Indonesia: 39.40
5. CPIN โ€“ Charoen Pokphand Indo: 37.66
6. BUMI โ€“ Bumi Resources: 34.31
7. AADI โ€“ Adaro Andalan Indonesia: 34.30
8. AMRT โ€“ Sumber Alfaria Trijaya: 29.65
9. PGAS โ€“ Perusahaan Gas Negara: 28.30
10. KLBF โ€“ Kalbe Farma: 25.43
11. INKP โ€“ Indah Kiat Pulp & Paper: 24.28
12. PTBA โ€“ Bukit Asam: 23.60
13. PTRO โ€“ Petrosea: 21.23
14. AKRA โ€“ AKR Corporindo: 20.57
15. EXCL โ€“ XLSmart Telecom: 20.34
16. INCO โ€“ Vale Indonesia: 17.56
17. MEDC โ€“ Medco Energi: 17.03
18. JPFA โ€“ Japfa Comfeed: 16.71
19. ITMG โ€“ Indo Tambangraya Megah: 15.40
20. GGRM โ€“ Gudang Garam: 15.28
21. TOWR โ€“ Sarana Menara Nusantara: 13.90
22. CMRY โ€“ Cisarua Mountain Dairy: 13.79
23. MTEL โ€“ Dayamitra Telekomunikasi: 13.04
24. BBTN โ€“ Bank Tabungan Negara: 11.99
25. MAPA โ€“ MAP Aktif Adiperkasa: 11.71
26. BFIN โ€“ BFI Finance: 10.83
27. INTP โ€“ Indocement: 10.26
28. PWON โ€“ Pakuwon Jati: 10.11
29. AVIA โ€“ Avia Avian: 9.32
30. CTRA โ€“ Ciputra Development: 9.05
31. EMTK โ€“ Elang Mahkota Teknologi: 8.54
32. JSMR โ€“ Jasa Marga: 7.73
33. WIFI โ€“ Solusi Sinergi Digital: 6.34
34. RAJA โ€“ Rukun Raharja: 6.21

*Grand total: ~US$5.95bn* in passive AUM tracking these names (US$ mn, as of 15 Oct 2026). Both totals reconcile with the sums. Note the big four banks alone are ~US$3.8bn, or about 64% of the potential outflow.

โ—_Disclamer on_
โค1
MSCI, FTSE Russell, dan S&P Dow Jones memiliki indeks saham Indonesia dengan cakupan dan metodologi yang berbeda. Apa perbedaannya, dan bagaimana indeks-indeks tersebut membantu kita memahami pergerakan pasar saham Indonesia?

*Disclaimer On*
*BRI Danareksa Sekuritas*
โค1
๐Ÿšจ *Breaking!* OJK menjatuhkan sanksi kepada 835 pihak terkait pelanggaran pasar modal dengan total denda mencapai Rp390 miliar. Dalam penyelidikan dugaan manipulasi saham, OJK juga menjatuhkan denda *Rp1,5 triliun kepada Dian Swastatika Sentosa (DSSA), Rp500 miliar kepada Barito Renewables (BREN), serta Rp100 miliar kepada Petrindo Jaya Kreasi (CUAN)* terkait dugaan manipulasi harga saham, termasuk saat IPO.
> Penegakan hukum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat transparansi dan integritas pasar modal Indonesia, terutama di tengah tekanan IHSG dan kekhawatiran investor terhadap tata kelola pasar. (Bloomberg, CNBC)

Disclaimer On
*IPOT*
โค2
IHSG hari ini 16 Oktober 2026 merupakan Hari Terburuk Kedua Sejak 1990, hanya kalah dari 8 Januari 1998