Steptrader
2.82K subscribers
8.47K photos
34 videos
40 files
6.28K links
Official Channel dari STEPTRADER TELEGRAM (TIDAK ADA CHANNEL/GRUP TELEGRAM LAINNYA SELAIN INI !!)

SEGALA TULISAN DISINI BUKAN REKOMENDASI
(DO YOUR OWN RESEARCH)

Join Grup Priority : +628123543925
Download Telegram
📊 Kebijakan Harga Minimum Rp1 Jadi Fokus Pasar hari ini
*DAFTAR SEJUMLAH SAHAM RP 50, BATAS ARA DAN ARB DAN POINT2 KRITERIA EFEK PADA PAPAN PEMANTAUAN KHUSUS YANG DIHILANGKAN*
*Perubahan Harga Minimum Saham Jadi Rp1/Lembar Efektif Hari Ini*

Per hari ini, Senin (28/9), BEI akan menerapkan perubahan batasan harga minimum saham di pasar reguler dan tunai dari Rp50/saham menjadi Rp1/saham. Penyesuaian batasan harga minimum ini turut diikuti dengan penyesuaian klasifikasi auto rejection, seperti yang telah diumumkan sebelumnya

Berikut daftar emiten dengan harga Rp50/saham per Jumat (25/9) yang tidak sedang disuspensi:

ASHA, ATLA, BABP, BBKP, BCAP, BKSW, BSBK, CPRO, DADA, EPAC, GOTO, HDIT, HOKI, KPIG, LPKR, MAXI, MDLN, NETV, PADI, PAMG, PNBS, RBMS, REAL, WEGE, WMUU, WOWS

[Sumber: BEI]

------------
Stockbit Group
Steptrader
Photo
*PASAR OBLIGASI AS BERIKAN SINYAL PERINGATAN RESESI*

Pasar obligasi Amerika Serikat menunjukkan sinyal risiko perlambatan ekonomi setelah selisih imbal hasil obligasi 10 tahun terhadap 2 tahun menyempit hingga 17 basis poin pada pekan lalu, mendekati level inversi yang secara historis telah mendahului delapan resesi sejak 1960-an dan rata-rata terjadi 15 bulan sebelum kontraksi ekonomi dimulai.

Investor menilai kebijakan kenaikan suku bunga The Fed berisiko menekan pertumbuhan, dengan imbal hasil tenor 2 tahun kini di kisaran 4,9 persen dan 10 tahun mencapai 5,2 persen atau tertinggi sejak 2007, kondisi yang mulai menekan margin perbankan dan memicu koreksi saham sektor keuangan meskipun pasar ekuitas secara keseluruhan masih bertahan dekat rekor tertinggi.

Sementara sebagian manajer investasi seperti Columbia Threadneedle memposisikan portofolio untuk mengantisipasi inversi dalam enam bulan ke depan, sejumlah ekonom tetap optimistis terhadap ketahanan ekonomi AS berkat konsumsi domestik yang kuat, belanja modal berbasis kecerdasan buatan, serta dukungan kebijakan fiskal yang longgar, menciptakan dinamika pasar yang terbelah antara kekhawatiran moneter dan fundamental pertumbuhan jangka pendek.

Sumber : Bloomberg 27 September 2026
❤1
IHSG foreign outflow dan historical return.
Sepanjang bulan September, IHSG turun -5,78%, dengan asing membukukan net sell sebesar Rp 7,85 triliun
*FOREIGN FLOW 1 - 25 SEPT 2026*
Fyi...
Daftar Saham Marjin dan Short Selling - Oktober 2026 :
Masuk : AGRS, AREA, CCSI, EKAD, FUJI, HGII, JRPT, KBLI, KKES, PICO, PZZA, SAPX, TTIM, TRJA, VOKS, VRNA, ZONE
Keluar : ADHI, GTRA, HAIS, ITMA, JIHD, LPCK, OBMD, PALM, PGAS, PNIN, RUIS, SILO, STAR, TRIS, UNTD, WINE
Daftar Efek Yang Dapat Ditransaksikan Secara Short Selling
1.ASII 2.BBCA 3.BRPT 4.BUMI 5.INDF
(Listri, Source IDX)
🔹SRTG rebound dari area support level 1685/1700
🔸Tetap bertahan diatas support tersebut dan bergerak naik melewati downtrend resistline di 1800, maka SRTG berpotensi rally menuju arah 1955.
🔹Namun jika kembali turun dan gagal bertahan di 1685 ketika koreksi, maka SRTG berpotensi melanjutkan pelemahannya.
Disclaimer ON‼️
#BukanRekomendasi #NFA #AnalisaKembali #DYOR #NoPomPom‼️
 
Like ❤️ and Share 📣 this content jika kalian rasa bermanfaat
Follow Me ✔️ for more content
*BIG MONEY TRACKER*
*Wednesday, 30 September 2026*

Investor asing masih outflow di pasar saham Indonesia
Postur APBN 2027 yg sudah ditetapkan oleh pemerintah dan DPR
Data Centre : Indonesia sebagai pusat utama dalam ekonomi digital Asia
❤1
*PETA KONTRAKTOR EMITEN MINERBA -Dampak Kepmen ESDM*
*JCI MOVERS & FOREIGN ACTIVITY - YTD - 01 January - 30 September - "IHSG ANJLOK 29.79% YTD - FOREIGN SELLING MENEKAN BIG CAPS DI TENGAH GEJOLAK GLOBAL, KENAIKAN SUKU BUNGA, DAN ROTASI SEKTOR"*
📑 *MARKET HIGHLIGHT - Historical IHSG Performance & Q3 Earnings*

- IHSG mencatat rata-rata return Oktober sebesar +1,16% berdasarkan historis 2016–2025.
- Secara historis, probabilitas IHSG menguat di Oktober mencapai 80%.
- Oktober juga merupakan periode publikasi laporan keuangan Q3, sehingga earnings menjadi salah satu fokus utama investor.
- Pergerakan saham akan dipengaruhi oleh pertumbuhan laba, margin, dan kinerja operasional masing-masing emiten.
- Historical pattern menjadi referensi, sementara fundamental dan kondisi makro tetap menjadi faktor penting dalam menentukan arah pasar.

_*Disclaimer On - BRI Danareksa Sekuritas*_
Manufacturing PMI Indonesia Kembali Ekspansi ke 52,4 pada September 2026

- S&P Global Manufacturing PMI Indonesia naik ke 52,4 pada September 2026 dari 49,8 pada Agustus, menandai level tertinggi sejak Februari dan kembali ke zona ekspansi.
- Output dan new orders tumbuh pada laju tercepat sejak Februari, sementara permintaan ekspor meningkat untuk bulan kedua dan mencapai level tertinggi sejak Mei 2022.
- Aktivitas perekrutan meningkat pada laju tercepat sejak Februari 2025, sementara backlog of work mencatat kenaikan tertinggi dalam lima tahun.
- Perusahaan meningkatkan pembelian input pada laju tercepat sejak Februari, dengan persediaan input mencapai level tertinggi sejak Maret 2024.
- Tekanan biaya input melambat ke level terendah enam bulan, sementara output prices juga turun ke level terendah enam bulan. Confidence perusahaan tetap kuat.

Disclaimer On
Update Global Economic Calendar
1 Oktober 2026

INDONESIA MARKET
Balance of Trade (Aug)
Actual : $3.55 Bn
Forecast : $0.60 Bn
Previous : $0.13 Bn

Exports YoY (Aug)
Actual : 6.72%
Forecast : 4.20%
Previous : 6.05%

Imports YoY (Aug)
Actual : 19.09%
Forecast : 31.70%
Previous : 27.02%

By PHINTRACO SEKURITAS
Update Global Economic Calendar
1 Oktober 2026

INDONESIA MARKET
S&P Global Manufacturing PMI (Sep)
Actual : 52.40
Forecast : 54.10
Previous : 54.90

Inflation Rate YoY (Sep)
Actual : 3.28%
Forecast : 3.30%
Previous : 3.19%

Inflation Rate MoM (Sep)
Actual : 0.30%
Forecast : 0.31%
Previous : 0.21%

Core Inflation Rate YoY (Sep)
Actual : 2.84%
Forecast : 3.00%
Previous : 2.92%

By PHINTRACO SEKURITAS
*AGENDA 02 OKTOBER 2026*