📅 *Agenda Penting Pasar yang Perlu Dicermati (Juni–Desember 2026)*
🔹 *16–17 Juni —* FOMC The Fed pertama di bawah kepemimpinan Kevin Warsh. Pasar akan mencermati arah suku bunga dan kebijakan moneter AS.
🔹 *17–18 Juni* — RDG Bank Indonesia. Pelaku pasar menunggu keputusan suku bunga BI di tengah tekanan pelemahan rupiah.
🔹 *18 Juni* — MSCI Market Accessibility Review. Evaluasi aksesibilitas pasar Indonesia, termasuk isu free float, transparansi kepemilikan saham, dan High Shareholding Concentration (HSC).
🔹 *22 Juni* — Efektif FTSE Russell Rebalancing. Delapan saham akan keluar dari indeks FTSE, berpotensi memengaruhi arus dana pasif.
🔹 *23 Juni* — MSCI Market Classification Review. Penentuan status Indonesia sebagai Emerging Market atau Frontier Market.
🔹 *11 Juni–19 Juli* — Piala Dunia FIFA 2026.
🔹 *Pertengahan–akhir 2026* — Potensi IPO SpaceX dan OpenAI yang berpotensi menjadi sentimen positif bagi sektor teknologi global.
🔹 *3 November* — Midterm Election AS untuk anggota DPR, Senat, dan Gubernur yang dapat memengaruhi arah kebijakan ekonomi dan pasar global.
- Disclaimer On -
🔹 *16–17 Juni —* FOMC The Fed pertama di bawah kepemimpinan Kevin Warsh. Pasar akan mencermati arah suku bunga dan kebijakan moneter AS.
🔹 *17–18 Juni* — RDG Bank Indonesia. Pelaku pasar menunggu keputusan suku bunga BI di tengah tekanan pelemahan rupiah.
🔹 *18 Juni* — MSCI Market Accessibility Review. Evaluasi aksesibilitas pasar Indonesia, termasuk isu free float, transparansi kepemilikan saham, dan High Shareholding Concentration (HSC).
🔹 *22 Juni* — Efektif FTSE Russell Rebalancing. Delapan saham akan keluar dari indeks FTSE, berpotensi memengaruhi arus dana pasif.
🔹 *23 Juni* — MSCI Market Classification Review. Penentuan status Indonesia sebagai Emerging Market atau Frontier Market.
🔹 *11 Juni–19 Juli* — Piala Dunia FIFA 2026.
🔹 *Pertengahan–akhir 2026* — Potensi IPO SpaceX dan OpenAI yang berpotensi menjadi sentimen positif bagi sektor teknologi global.
🔹 *3 November* — Midterm Election AS untuk anggota DPR, Senat, dan Gubernur yang dapat memengaruhi arah kebijakan ekonomi dan pasar global.
- Disclaimer On -
❤2
📊 IHSG kembali mengalami pekan yang brutal, anjlok -8,69% menjadi 5.594, menandai level terendah sejak 2020. Saham Indonesia kini menghadapi penurunan global terburuk sejak tahun 1990-an, turun sekitar -36% sejak awal tahun. Pasar terpukul oleh _perfect storm_ dari guncangan makroekonomi: surplus perdagangan yang mendekati nol, pelemahan rupiah, inflasi yang meningkat, ancaman tarif AS, dan kepanikan mendadak atas potensi penurunan peringkat kredit negara.
Disclaimer ON
Disclaimer ON
Sell Indonesia, Total Outflow 2026 Sudah Capai Rp72,21 Triliun!
Narasi ‘Sell Indonesia’ kompak digaungkan media internasional seperti Bloomberg hingga The Strait Times, merespons menurunnya kepercayaan investor terhadap aset Indonesia. Tekanan dari narasi tersebut tecermin jelas di Bursa Efek Indonesia pada penutupan perdagangan Jumat (5/6/2026).
https://emitennews.com/news/sell-indonesia-total-outflow-2026-sudah-capai-rp7221-triliun
Narasi ‘Sell Indonesia’ kompak digaungkan media internasional seperti Bloomberg hingga The Strait Times, merespons menurunnya kepercayaan investor terhadap aset Indonesia. Tekanan dari narasi tersebut tecermin jelas di Bursa Efek Indonesia pada penutupan perdagangan Jumat (5/6/2026).
https://emitennews.com/news/sell-indonesia-total-outflow-2026-sudah-capai-rp7221-triliun
Emitennews.com
Sell Indonesia, Total Outflow 2026 Sudah Capai Rp72,21 Triliun!
Narasi Sell Indonesia kembali menggema di pasar keuangan global. Diksi itu kompak digaungkan media internasional seperti Bloomberg hingga The Strait Times, mere
*Indonesia FX Reserves (USD), May 2026*
> Actual : $144.9B || Previous : $146.2B
Indonesia's foreign exchange reserves declined to USD 144.9B in May 2026 (vs USD 146.2B April 2026), marking the lowest level since June 2024 & 5-month consecutive declined. The decline was mainly driven by government external debt repayments and Bank Indonesia's efforts to stabilize the rupiah amid ongoing global market uncertainty.
*Disclaimer On*
*IPOT*
> Actual : $144.9B || Previous : $146.2B
Indonesia's foreign exchange reserves declined to USD 144.9B in May 2026 (vs USD 146.2B April 2026), marking the lowest level since June 2024 & 5-month consecutive declined. The decline was mainly driven by government external debt repayments and Bank Indonesia's efforts to stabilize the rupiah amid ongoing global market uncertainty.
*Disclaimer On*
*IPOT*
Detik Finance: *Skema Bagi Hasil Migas buat Tambang Batal!*
https://finance.detik.com/energi/d-8522574/skema-bagi-hasil-migas-buat-tambang-batal
https://finance.detik.com/energi/d-8522574/skema-bagi-hasil-migas-buat-tambang-batal
detikfinance
Skema Bagi Hasil Migas buat Tambang Batal!
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan skema gross split tidak akan diterapkan pada sektor mineral dan batu bara (minerba).
🚨 The JCI's drawdown has reached 41.7% from its January peak — *surpassing the Covid-19 crash* of 41.5%.
In 1st Session:
- JCI ▼2.9% in morning session, paring earlier ▼4% losses as metals rebound.
- 10-year bond yield surged 33 basis points — highest in over a year.
- Rupiah fell 0.9% to record low Rp18,180/$.
Stocks, bonds, and currency selling off simultaneously — a sign that pressure is broad-based across asset classes.
*Disclaimer On*
*IPOT*
In 1st Session:
- JCI ▼2.9% in morning session, paring earlier ▼4% losses as metals rebound.
- 10-year bond yield surged 33 basis points — highest in over a year.
- Rupiah fell 0.9% to record low Rp18,180/$.
Stocks, bonds, and currency selling off simultaneously — a sign that pressure is broad-based across asset classes.
*Disclaimer On*
*IPOT*
Imbal hasil obligasi pemerintah Indonesia naik tajam, setelah Cadangan Devisa Indonesia turun untuk bulan kelima berturut-turut pada Mei26 menjadi US$144,9 miliar — penurunan terpanjang sejak 2018. Cadangan devisa kemungkinan akan turun menjadi hampir US$140 miliar karena Rupiah masih menghadapi hambatan meskipun faktor musiman telah mencapai puncaknya pada Mei26
Disclaimer ON
Disclaimer ON
Pasar obligasi pemerintah Indonesia mengalami pergerakan yang sangat tajam. Imbal hasil obligasi pemerintah 10 tahun melonjak ▲36 basis poin menjadi 7,24% — level tertinggi dalam lebih dari setahun, dan naik lebih dari ▲120 basis poin dari titik terendah Januari.
- Sementara itu, Rupiah kemaren menyentuh rekor terendah lainnya, turun 1% menjadi Rp18.190 per dolar AS.
- Sementara itu, Rupiah kemaren menyentuh rekor terendah lainnya, turun 1% menjadi Rp18.190 per dolar AS.
Spread Indonesia's sovereign credit default swap (CDS) melebar secara signifikan pekan lalu, dengan spread CDS obligasi dolar lima dan sepuluh tahun meningkat setidaknya 7,7 basis poin ke *tingkat tertinggi sejak akhir Maret* dan naik tiga hingga empat basis poin pada hari Senin kemaren.
> Spread CDS berfungsi sebagai ukuran berbasis pasar dari risiko kredit kedaulatan yang dirasakan, spread yang lebih lebar menunjukkan bahwa biaya untuk mengasuransikan terhadap gagal bayar surat hutang Indonesia meningkat. Namun, tingkat ini masih jauh dari level tertinggi yang terlihat selama tarif Liberation Day pada April 2025*.
Disclaimer ON
> Spread CDS berfungsi sebagai ukuran berbasis pasar dari risiko kredit kedaulatan yang dirasakan, spread yang lebih lebar menunjukkan bahwa biaya untuk mengasuransikan terhadap gagal bayar surat hutang Indonesia meningkat. Namun, tingkat ini masih jauh dari level tertinggi yang terlihat selama tarif Liberation Day pada April 2025*.
Disclaimer ON
BREAKING NEWS — DPR Dorong Buyback Saham BUMN
- Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengumpulkan perwakilan Bank Himbara, BPJS, dan Asuransi BUMN untuk membahas kondisi pasar saham yang bergejolak.
- DPR menilai banyak saham BUMN memiliki fundamental yang baik namun terdampak sentimen pasar global.
- Dalam pertemuan tersebut, muncul wacana buyback atau pembelian kembali saham-saham BUMN yang dinilai sudah berada di level menarik.
- Diskusi turut dihadiri oleh Danantara dan Menteri Sekretaris Negara, menunjukkan adanya koordinasi lintas lembaga.
- Sentimen ini berpotensi menjadi katalis positif bagi saham-saham BUMN di tengah tekanan pasar dan pelemahan IHSG sepanjang tahun 2026.
Disclaimer On - BRI Danareksa Sekuritas
- Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengumpulkan perwakilan Bank Himbara, BPJS, dan Asuransi BUMN untuk membahas kondisi pasar saham yang bergejolak.
- DPR menilai banyak saham BUMN memiliki fundamental yang baik namun terdampak sentimen pasar global.
- Dalam pertemuan tersebut, muncul wacana buyback atau pembelian kembali saham-saham BUMN yang dinilai sudah berada di level menarik.
- Diskusi turut dihadiri oleh Danantara dan Menteri Sekretaris Negara, menunjukkan adanya koordinasi lintas lembaga.
- Sentimen ini berpotensi menjadi katalis positif bagi saham-saham BUMN di tengah tekanan pasar dan pelemahan IHSG sepanjang tahun 2026.
Disclaimer On - BRI Danareksa Sekuritas
Breaking News! BI Rate Naik 25 Basis Poin Jadi 5,50%
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mingguan Bank Indonesia pada hari ini, tanggal 9 Juni 2026 memutuskan untuk kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,50%, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,50%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,25%.
"Kenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 agar tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1% yang ditetapkan Pemerintah," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo, Selasa (9/6/2026),
https://www.cnbcindonesia.com/market/20260609123246-17-741348/breaking-news-bi-rate-naik-25-basis-poin-jadi-550
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mingguan Bank Indonesia pada hari ini, tanggal 9 Juni 2026 memutuskan untuk kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,50%, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,50%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,25%.
"Kenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 agar tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1% yang ditetapkan Pemerintah," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo, Selasa (9/6/2026),
https://www.cnbcindonesia.com/market/20260609123246-17-741348/breaking-news-bi-rate-naik-25-basis-poin-jadi-550
CNBC Indonesia
Breaking News! BI Rate Naik 25 Basis Poin Jadi 5,50%
BI menaikkan BI-Rate menjadi 5,50% untuk stabilisasi nilai tukar Rupiah dan menjaga inflasi. Langkah ini juga menarik investasi asing ke Indonesia.
❤1
*Tgl2 penting di bulan JUNI*
🔹 *16–17 Juni —* FOMC The Fed
🔹 *17–18 Juni* — RDG Bank Indonesia.
🔹 *18 Juni* — MSCI Market Accessibility Review.
🔹 *22 Juni* — Efektif FTSE Russell Rebalancing.
🔹 *23 Juni* — MSCI Market Classification Review. Penentuan status Indonesia sebagai Emerging Market atau Frontier Market.
🔹 *16–17 Juni —* FOMC The Fed
🔹 *17–18 Juni* — RDG Bank Indonesia.
🔹 *18 Juni* — MSCI Market Accessibility Review.
🔹 *22 Juni* — Efektif FTSE Russell Rebalancing.
🔹 *23 Juni* — MSCI Market Classification Review. Penentuan status Indonesia sebagai Emerging Market atau Frontier Market.
Strong dollar rally weighs heavier on struggling Asian countries
https://asia.nikkei.com/business/markets/strong-dollar-rally-weighs-heavier-on-struggling-asian-countries
https://asia.nikkei.com/business/markets/strong-dollar-rally-weighs-heavier-on-struggling-asian-countries
Bank Indonesia Chief Touts Higher Bond Yields in Investor Pitch
https://www.bloomberg.com/news/articles/2026-06-10/bank-indonesia-chief-touts-higher-bond-yields-in-investor-pitch?taid=6a29157fc0a91f000133fbe0&utm_campaign=trueanthem&utm_content=business&utm_medium=social&utm_source=twitter
https://www.bloomberg.com/news/articles/2026-06-10/bank-indonesia-chief-touts-higher-bond-yields-in-investor-pitch?taid=6a29157fc0a91f000133fbe0&utm_campaign=trueanthem&utm_content=business&utm_medium=social&utm_source=twitter