Steptrader
2.88K subscribers
8.17K photos
34 videos
39 files
6.22K links
Official Channel dari STEPTRADER TELEGRAM (TIDAK ADA CHANNEL/GRUP TELEGRAM LAINNYA SELAIN INI !!)

SEGALA TULISAN DISINI BUKAN REKOMENDASI
(DO YOUR OWN RESEARCH)

Join Grup Priority : +628123543925
Download Telegram
Breaking News! BI Rate Naik Jadi 5,25% di Mei 2026

Bank Indonesia (BI) memutuskan menaikkan suku bunga acuan, BI Rate, sebesar 50 basis poin ke level 5,25% pada paparan Rapat Dewan Gubernur (RDG), Rabu (20/5/2026).
Sejalan dengan BI Rate, bank sentral menetapkan suku bunga Deposit Facility sebesar 4,25% dan Lending Facility sebesar 6.25%. Keputusan ini mengakhiri kebijakan BI menahan suku bunga selama 8 bulan beruntun.

https://www.cnbcindonesia.com/market/20260520142139-17-736380/breaking-news-bi-rate-naik-jadi-525-di-mei-2026
1
*🏦BI MENAIKKAN BI-RATE 5.25%*
* BI-Rate : 5.25%
* Deposit Facility : 4.25%
* Lending Facility : 6.00%

*Highlight:*
Keputusan ini diambil untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak tingginya gejolak ekonomi global akibat perang di Timur Tengah serta sebagai langkah pre-emtive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 agar tetap berada dalam kisaran yang ditetapkan BI.

*🔮Pertimbangan Kebijakan*

*Inflasi*
* Inflasi tahunan: 2.42% YoY _(Apr)_
* Core inflation: 2.44% YoY _(Apr)_
* Outlook Inflasi: 2.5% ± 1%

*Nilai Tukar Rupiah*
* Nilai Tukar Pergerakan YTD: Terdepresiasi 2.29%
* Faktor eksternal: Konflik geopolitik memicu outflow dari Indonesia.

*Pertumbuhan Ekonomi*
* GDP Growth: 5.61% _(1Q26)_
* _Outlook GDP 2026: 4.9 - 5.7%_
_BI memproyeksikan ekonomi Indonesia masih solid, didorong oleh optimalisasi belanja pemerintah yang bersinergi erat dengan bauran kebijakan Bank Indonesia termasuk pelonggaran kebijakan makroprudensial dan kebijakan sistem pembayaran untuk turut mendukung kegiatan ekonomi digital dan keuangan inklusif._

*🌎Outlook Global*
- Outlook Ekonomi Global melambat menjadi 3.0% dari perkiraan sebelum 3.1%
- Inflasi juga berpotensi naik di level global menjadi 4.3% dari sebelumnya diperkirakan di level 4.1%.
_Pertumbuhan global dibayangi oleh risiko inflasi karena kenaikan harga energi di tengah konflik geopolitik._

*Sinarmas*
*Disclaimer on: this document is intended for information purposes only*
🔹Rebound dari support 1705, MYOR menguji resistance 1865
🔸Breakout dan bertahan di atas level tersebut, MYOR akan bergerak naik menuju arah 2000/2020
🔹Namun jika gagal break 1865 dan kembali bergerak turun, maka MYOR akan melanjutkan konsolidasinya
Disclaimer ON‼️
#BukanRekomendasi #NFA #AnalisaKembali #DYOR #NoPomPom‼️
 

Like ❤️ and Share 📣 this content jika kalian rasa bermanfaat
Follow Me ✔️ for more content
1
1
📌 *S&P Soroti Kebijakan Ekspor Satu Pintu RI*
S&P Global Ratings memberi peringatan terhadap kebijakan pemerintah yang menunjuk PT Danantara Sumberdaya Indonesia sebagai pengelola tunggal ekspor komoditas SDA.

Menurut S&P, sentralisasi ekspor berpotensi:
* Menekan kinerja ekspor Indonesia
* Mengurangi pendapatan negara
* Membebani neraca pembayaran
* Menambah ketidakpastian terhadap rating kredit Indonesia

Di sisi lain, pemerintah menilai kebijakan ini diperlukan untuk menutup kebocoran devisa akibat praktik under-invoicing dan trade mis-invoicing yang disebut telah merugikan negara ratusan miliar dolar selama puluhan tahun.

Pemerintah optimistis tata kelola baru ini dapat memperkuat penerimaan negara dan pengawasan ekspor komoditas strategis seperti batu bara, CPO, dan ferro alloy.

Menariknya, CEO Danantara Rosan Roeslani memastikan kontrak ekspor lama tetap berjalan dan pemerintah tidak akan langsung mengganggu existing contract. Namun, pemerintah membuka ruang untuk melakukan kajian ulang terhadap harga agar lebih sesuai dengan harga pasar global dan mengurangi potensi manipulasi nilai ekspor.

Pasar saat ini masih mencermati bagaimana implementasi kebijakan ini terhadap iklim investasi, arus devisa, serta kepercayaan investor global.

_*Disclaimer On - BRI Danareksa Sekuritas*_
3🤡1
FTSE Russell will publish its preliminary additions and deletions for the June 2026 index reconstitution today, May 22, after 6:00 PM US Eastern Time — which translates to *Saturday, May 23 after 5:00 AM WIB for Indonesian investors*.

> Practically speaking, the market won't be able to react until Monday's open. That gives investors the weekend to digest the results — for better or worse. After MSCI's brutal six-stock sweep from the Standard Index last week, *expectations are already low*.

FTSE had previously flagged tightly-held shareholding stocks for removal and deferred a full Indonesia review until at least September. If the results land on the worse-than-expected side — as MSCI did — Monday open could be another difficult session. If FTSE shows restraint, it may provide the first genuine positive catalyst Indonesia's market has seen in weeks. *Either way, set the alarm for Saturday morning*

Disclaimer On
Source : IPOT
*EVALUASI INDEKS SRI-KEHATI, ESGSKEHATI, ESGQKEHATI, INVESTOR33*
(Periode Efektif 02 Juni 2026 - 30 November 2026)

*INDEKS SRI-KEHATI*
*Baru :* AKRA, ISAT
*Keluar :* SSMS, UNTR

*INDEKS ESGSKEHATI*
*Baru :* ACES, ARCI, BWPT, CARS, ISAT, MBMA, SMRA, TKIM
*Keluar :* BIRD, BJBR, BJTM, BTPS, ELSA, ENRG, JPFA, MAPA, MMLP, MPMX, SGRO, SSMS, TOTL, TOWR

*INDEKS ESGQKEHATI*
*Baru :* ACES, ARCI, AUTO, ELSA, ISAT, MYOR, TKIM
*Keluar :* BIRD, ESSA, JPFA, MAPI, MPMX, SGRO, SSMS

*INDEKS INVESTOR33*
*Baru :* BRPT
*Keluar :* EXCL

*(Source : IDX)*
1
Indonesia has postponed the full implementation of its state-controlled export monopoly for coal and other strategic commodities until January 1, 2027, giving exporters and international buyers a longer transition period to adjust to the sweeping policy shift.

More: https://sxcoal.com/MqRmjw
🤡1
⚠️ *BREAKING — Isu Ekspor Satu Pintu Ditunda ke 2027 DIBANTAH, Airlangga: Tetap 1 Juni 2026*

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto *membantah kabar bahwa skema ekspor komoditas strategis via DSI ditunda hingga awal 2027.* "Tetap mulai 1 Juni 2026, secara bertahap," tegasnya, Jumat (22/5/2026).

*Poin Utama*
- Beredar kabar implementasi penuh diundur ke 1 Januari 2027, antara lain dari portal data komoditas Sxcoal — dibantah pemerintah
- Tahap I (1 Jun-31 Agu 2026): eksportir wajib alihkan transaksi ke BUMN yang ditunjuk
- Mulai 1 September 2026: seluruh transaksi ekspor sepenuhnya lewat BUMN
- Menyasar sawit, batu bara, dan ferroalloy

*Disclaimer On - BRI Danareksa Sekuritas*
2
*FTSE GLOBAL EQUITY INDEX SERIES QUARTERLY REVIEW JUNE 2026*


The following quarterly review changes will become effective on Mon 22 June 2026 (i.e. after the close of business on Friday, 19 June 2026)

Please note: Index review changes included within the attached files may be subject to revision until close of business Friday, 05 June 2026. Effective Monday, 08 June 2026, the index review changes will be considered final. Any subsequent changes will generally only be considered in exceptional circumstances, in accordance with the FTSE Russell recalculation policy and guidelines.


*INDONESIA*

*• Large Cap*
*Inclusions* : -
*Exclusions* : DSSA

*• Mid Cap*
*Inclusions* : -
*Exclusions* : -

*• Small Cap*
*Inclusions* : -
*Exclusions* : -

*• Micro Cap*
*Inclusions* : -
*Exclusions* : DAAZ, HILL, MLIA


================================

*(Listri | Source : FTSE  - Disclaimer On)*
1
*BREAKING NEWS*

Trump said a peace deal with Iran has been “largely negotiated” and he plans to announce an agreement shortly
Steptrader
Photo
IDR: Apakah Kenaikan 50bp Berpengaruh?

IDR kembali berada di bawah tekanan dalam beberapa pekan terakhir. USD/IDR telah bergerak menuju area 17.700, dengan rupiah melemah lebih dari 2% selama sebulan terakhir dan hampir 9% selama setahun terakhir. Pergerakan baru-baru ini juga tampaknya semakin cepat, yang membantu menjelaskan mengapa Bank Indonesia merespons dengan kenaikan suku bunga kebijakan sebesar 50bp yang lebih besar dari perkiraan.

Kenaikan suku bunga tampak signifikan pada pandangan pertama, tetapi dampaknya terhadap IDR mungkin lebih terbatas daripada yang ditunjukkan oleh berita utama. BI telah menggunakan SRBI sebagai alat penting untuk menarik likuiditas rupiah, dengan lelang SRBI 6 bulan, 9 bulan, dan 12 bulan baru-baru ini menghasilkan nilai sekitar 6,2–6,45%. Dalam konteks tersebut, menaikkan suku bunga kebijakan menjadi 5,25% tidak secara material mengubah insentif bagi investor yang sudah memegang instrumen IDR jangka pendek melalui SRBI.

Latar belakang eksternal yang lebih luas juga tetap menantang. india, bersama dengan India dan Filipina, mencatatkan defisit neraca pembayaran tahun lalu. Perkiraan terbaru dari pihak penjual menunjukkan defisit neraca pembayaran Indonesia sekitar 0,5% dari PDB pada tahun 2025, dengan defisit kemungkinan akan tetap berada di bawah tekanan pada tahun 2026 karena neraca transaksi berjalan terpengaruh oleh harga energi yang lebih tinggi dan arus masuk modal tetap kurang mendukung.

Tantangannya adalah IDR relatif stabil selama dua tahun sebelumnya, meskipun terdapat kerentanan eksternal yang mendasar. Perkiraan nilai wajar publik tidak selalu mengarah ke 18.000–18.500, tetapi ada diskusi pasar yang berkembang bahwa mata uang tersebut mungkin perlu diperdagangkan lebih dekat ke kisaran tersebut jika arus masuk modal tetap lemah dan kepercayaan tidak membaik. Masalahnya bukan tentang perkiraan nilai wajar yang tepat, tetapi lebih tentang apakah investor percaya bahwa mata uang tersebut masih perlu menyesuaikan diri tanpa adanya arus masuk yang lebih kuat. Intervensi valuta asing yang berkelanjutan juga akan memberikan beban yang lebih berat pada cadangan, yang tidak terbatas.

Oleh karena itu, investor akan tetap fokus tidak hanya pada keputusan suku bunga BI, tetapi juga pada perkembangan kebijakan yang lebih luas. Pasar akan menginginkan kontinuitas kebijakan, kredibilitas kelembagaan, dan komitmen berkelanjutan terhadap orientasi pro-bisnis yang telah mendukung prospek investasi Indonesia selama dekade terakhir. Kenaikan 50bp tersebut menandakan kekhawatiran, tetapi pertanyaan yang lebih penting adalah apakah kebijakan tersebut dapat memulihkan kepercayaan pada kerangka makro yang lebih luas.

Disclaimer ON
🔹Rebound dari support 2980/3000, BBRI akan menguji area resistance 3360
🔸Breakout dan bertahan di atas 3360, BBRI akan membentuk pola double bottom reversal dan berpotensi rally menuju arah 3720
🔹Namun jika gagal break 3360 dan kembali turun, maka BBRI akan melanjutkan konsolidasinya
Disclaimer ON‼️
#BukanRekomendasi #NFA #AnalisaKembali #DYOR #NoPomPom‼️
 
Like ❤️ and Share 📣 this content jika kalian rasa bermanfaat
Follow Me ✔️ for more content
*EVALUASI INDEKS SRI-KEHATI, ESGSKEHATI, ESGQKEHATI, INVESTOR33*

(Periode Efektif 02 Juni 2026 - 30 November 2026)

*INDEKS SRI-KEHATI*
*Baru :* AKRA, ISAT
*Keluar :* SSMS, UNTR

*INDEKS ESGSKEHATI*
*Baru :* ACES, ARCI, BWPT, CARS, ISAT, MBMA, SMRA, TKIM
*Keluar :* BIRD, BJBR, BJTM, BTPS, ELSA, ENRG, JPFA, MAPA, MMLP, MPMX, SGRO, SSMS, TOTL, TOWR

*INDEKS ESGQKEHATI*
*Baru :* ACES, ARCI, AUTO, ELSA, ISAT, MYOR, TKIM
*Keluar :* BIRD, ESSA, JPFA, MAPI, MPMX, SGRO, SSMS

*INDEKS INVESTOR33*
*Baru :* BRPT
*Keluar :* EXCL

*(Listri, Source : IDX)*
*DANA ASING ROTASI KE SAHAM LEBIH DEFENSIF*