*Gencatan Senjata Diperpanjang Secara Sepihak, Iran Menolak Namun Tetap Menahan Diri*
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memutuskan memperpanjang masa gencatan senjata dengan Iran, meskipun sebelumnya sempat menyatakan tidak akan melakukan perpanjangan. Keputusan ini diambil setelah adanya komunikasi dari otoritas Pakistan yang meminta waktu tambahan agar Iran dapat menyusun proposal perundingan yang terpadu.
Alasan resmi yang dikemukakan Washington adalah adanya perpecahan internal yang serius di pemerintahan Iran. AS juga secara eksplisit mengakui bahwa delegasi yang hadir dalam pembicaraan di Islamabad belum tentu mewakili pihak yang memegang kendali militer di Teheran, sehingga diperlukan waktu lebih lama untuk mendapatkan kesepakatan yang valid.
Di sisi lain, Iran secara tegas menolak perpanjangan tersebut dan menilainya sebagai tindakan sepihak yang tidak diakui. Sikap ini diambil untuk menjaga prinsip kedaulatan dan kehormatan diplomatik negara tersebut, terutama di tengah tuntutan negosiasi yang dianggap dilakukan di bawah ancaman.
Meskipun terdapat perbedaan sikap secara resmi, kondisi di lapangan tetap relatif tenang. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) tidak melakukan serangan, aktivitas kapal berjalan melalui rute yang telah dikoordinasikan, dan blokade laut AS masih tetap diberlakukan. Seluruh pihak tampak bertindak seolah-olah gencatan senjata masih berlaku, menciptakan situasi yang lebih mencerminkan "kabut diplomasi" daripada ketegangan perang yang nyata.
Disclaimer ON
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memutuskan memperpanjang masa gencatan senjata dengan Iran, meskipun sebelumnya sempat menyatakan tidak akan melakukan perpanjangan. Keputusan ini diambil setelah adanya komunikasi dari otoritas Pakistan yang meminta waktu tambahan agar Iran dapat menyusun proposal perundingan yang terpadu.
Alasan resmi yang dikemukakan Washington adalah adanya perpecahan internal yang serius di pemerintahan Iran. AS juga secara eksplisit mengakui bahwa delegasi yang hadir dalam pembicaraan di Islamabad belum tentu mewakili pihak yang memegang kendali militer di Teheran, sehingga diperlukan waktu lebih lama untuk mendapatkan kesepakatan yang valid.
Di sisi lain, Iran secara tegas menolak perpanjangan tersebut dan menilainya sebagai tindakan sepihak yang tidak diakui. Sikap ini diambil untuk menjaga prinsip kedaulatan dan kehormatan diplomatik negara tersebut, terutama di tengah tuntutan negosiasi yang dianggap dilakukan di bawah ancaman.
Meskipun terdapat perbedaan sikap secara resmi, kondisi di lapangan tetap relatif tenang. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) tidak melakukan serangan, aktivitas kapal berjalan melalui rute yang telah dikoordinasikan, dan blokade laut AS masih tetap diberlakukan. Seluruh pihak tampak bertindak seolah-olah gencatan senjata masih berlaku, menciptakan situasi yang lebih mencerminkan "kabut diplomasi" daripada ketegangan perang yang nyata.
Disclaimer ON
*PRESIDEN TRUMP MENUNDA KEPUTUSAN*
Beberapa jam sebelum gencatan senjata dengan Iran berakhir, Presiden Trump menyatakan ingin memberikan waktu tambahan bagi Iran untuk menyusun posisi yang terpadu, sehingga perang tidak akan dilanjutkan malam ini.
Tentu saja klaim bahwa Presiden Trump memberikan waktu tambahan kepada Iran untuk merumuskan posisi negosiasi tidak tepat, sebab Iran telah menyatakan posisinya secara jelas. Baik diberi waktu satu hari, satu bulan, maupun sepuluh tahun, tuntutan tersebut tidak akan berubah. Iran menghendaki:
1. Pencabutan sanksi,
2. Reparasi,
3. Mempertahankan kapasitas pemrosesan ulang nuklir,
4. Mempertahankan sebagian material hasil pemrosesan ulang,
5. Tetap menjalin hubungan dengan kelompok proksinya, dan terutama,
6. Kendali atas Selat Hormuz.
Meski demikian, keputusan Presiden tersebut dapat dipandang tepat karena tidak terdapat solusi militer yang mampu memaksa Iran menyerah. Tidak ada tingkat kerusakan yang dapat ditimpakan kepada Iran yang akan mengubah dinamika yang ada. Upaya semacam itu justru berisiko memicu serangan balasan Iran yang dapat merusak infrastruktur minyak di seluruh kawasan, sehingga menimbulkan bencana bagi perekonomian global dan pasokan minyak dunia.
Meskipun kita terhindar dari eskalasi malam ini, permasalahan yang lebih besar masih tetap ada. Selat Hormuz tetap terblokade, dan belum ada minyak yang keluar dari Teluk, serta pupuk maupun bahan kimia penting lainnya yang berasal dari Teluk Persia.
Langkah ini memberi Presiden Trump tambahan waktu, namun tidak banyak. Tekanan ekonomi akan terus meningkat dan dampak kerusakan yang telah terjadi akan terus berakumulasi.
Iran hampir dapat dipastikan tidak akan mengubah atau melunakkan posisinya, mengingat mereka cenderung menilai telah meraih kemenangan taktis atas Presiden Trump hari ini.
Presiden Trump juga akan menghadapi tekanan besar dari Israel dan dari kelompok garis keras di lingkaran dalamnya, yang kemungkinan besar sudah berupaya menemuinya di Gedung Putih untuk mendorong perubahan keputusan.
Kabar baiknya, dalam jangka pendek tidak akan ada korban jiwa di pihak angkatan bersenjata kita. Sebab, Iran hampir pasti akan membalas apabila permusuhan aktif dilanjutkan.
Kita perlu terus memberikan dorongan agar Presiden Trump tetap pada keputusan untuk tidak kembali ke konflik terbuka, serta mendorongnya melakukan konsesi yang diperlukan guna mencegah kembalinya perang. Dalam jangka panjang, situasi ini harus diselesaikan secara menyeluruh.
Masih terdapat banyak tantangan di depan, namun setidaknya untuk hari ini terdapat kabar baik.
Disclaimer On
Beberapa jam sebelum gencatan senjata dengan Iran berakhir, Presiden Trump menyatakan ingin memberikan waktu tambahan bagi Iran untuk menyusun posisi yang terpadu, sehingga perang tidak akan dilanjutkan malam ini.
Tentu saja klaim bahwa Presiden Trump memberikan waktu tambahan kepada Iran untuk merumuskan posisi negosiasi tidak tepat, sebab Iran telah menyatakan posisinya secara jelas. Baik diberi waktu satu hari, satu bulan, maupun sepuluh tahun, tuntutan tersebut tidak akan berubah. Iran menghendaki:
1. Pencabutan sanksi,
2. Reparasi,
3. Mempertahankan kapasitas pemrosesan ulang nuklir,
4. Mempertahankan sebagian material hasil pemrosesan ulang,
5. Tetap menjalin hubungan dengan kelompok proksinya, dan terutama,
6. Kendali atas Selat Hormuz.
Meski demikian, keputusan Presiden tersebut dapat dipandang tepat karena tidak terdapat solusi militer yang mampu memaksa Iran menyerah. Tidak ada tingkat kerusakan yang dapat ditimpakan kepada Iran yang akan mengubah dinamika yang ada. Upaya semacam itu justru berisiko memicu serangan balasan Iran yang dapat merusak infrastruktur minyak di seluruh kawasan, sehingga menimbulkan bencana bagi perekonomian global dan pasokan minyak dunia.
Meskipun kita terhindar dari eskalasi malam ini, permasalahan yang lebih besar masih tetap ada. Selat Hormuz tetap terblokade, dan belum ada minyak yang keluar dari Teluk, serta pupuk maupun bahan kimia penting lainnya yang berasal dari Teluk Persia.
Langkah ini memberi Presiden Trump tambahan waktu, namun tidak banyak. Tekanan ekonomi akan terus meningkat dan dampak kerusakan yang telah terjadi akan terus berakumulasi.
Iran hampir dapat dipastikan tidak akan mengubah atau melunakkan posisinya, mengingat mereka cenderung menilai telah meraih kemenangan taktis atas Presiden Trump hari ini.
Presiden Trump juga akan menghadapi tekanan besar dari Israel dan dari kelompok garis keras di lingkaran dalamnya, yang kemungkinan besar sudah berupaya menemuinya di Gedung Putih untuk mendorong perubahan keputusan.
Kabar baiknya, dalam jangka pendek tidak akan ada korban jiwa di pihak angkatan bersenjata kita. Sebab, Iran hampir pasti akan membalas apabila permusuhan aktif dilanjutkan.
Kita perlu terus memberikan dorongan agar Presiden Trump tetap pada keputusan untuk tidak kembali ke konflik terbuka, serta mendorongnya melakukan konsesi yang diperlukan guna mencegah kembalinya perang. Dalam jangka panjang, situasi ini harus diselesaikan secara menyeluruh.
Masih terdapat banyak tantangan di depan, namun setidaknya untuk hari ini terdapat kabar baik.
Disclaimer On
❤2
Steptrader
Photo
Laporan terbaru JPMorgan berjudul _Pandora’s Bog: The Global Energy Shock of 2026_ menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara yang relatif resilien terhadap gejolak dan fluktuasi harga energi global.
Laporan tersebut menganalisis 52 negara konsumen energi terbesar yang merepresentasikan sekitar 82% konsumsi energi dunia. Salah satu indikator utama yang digunakan adalah _total insulation factor_, yaitu ukuran proporsi energi suatu negara yang tidak bergantung pada minyak dan gas global.
Indonesia mencatat nilai sekitar 77%, termasuk yang tertinggi di antara negara-negara yang dianalisis. Ketahanan tersebut ditopang oleh ketersediaan energi domestik, khususnya batu bara dan gas, serta kontribusi dari energi terbarukan. Dengan tingkat ketergantungan impor yang relatif rendah, eksposur Indonesia terhadap lonjakan harga energi global lebih terbatas dibandingkan banyak negara lain.
Namun demikian, Indonesia tetap menghadapi risiko. Konsumsi minyak nasional masih signifikan dan sebagian pasokan dipenuhi melalui impor, sehingga perekonomian tetap sensitif terhadap dinamika harga energi dunia.
Dalam laporan yang sama, negara-negara dengan tingkat kerentanan tertinggi antara lain Jepang, Korea Selatan, Singapura, dan sejumlah negara Eropa yang memiliki ketergantungan tinggi pada impor energi.
Disclaimer ON
Laporan tersebut menganalisis 52 negara konsumen energi terbesar yang merepresentasikan sekitar 82% konsumsi energi dunia. Salah satu indikator utama yang digunakan adalah _total insulation factor_, yaitu ukuran proporsi energi suatu negara yang tidak bergantung pada minyak dan gas global.
Indonesia mencatat nilai sekitar 77%, termasuk yang tertinggi di antara negara-negara yang dianalisis. Ketahanan tersebut ditopang oleh ketersediaan energi domestik, khususnya batu bara dan gas, serta kontribusi dari energi terbarukan. Dengan tingkat ketergantungan impor yang relatif rendah, eksposur Indonesia terhadap lonjakan harga energi global lebih terbatas dibandingkan banyak negara lain.
Namun demikian, Indonesia tetap menghadapi risiko. Konsumsi minyak nasional masih signifikan dan sebagian pasokan dipenuhi melalui impor, sehingga perekonomian tetap sensitif terhadap dinamika harga energi dunia.
Dalam laporan yang sama, negara-negara dengan tingkat kerentanan tertinggi antara lain Jepang, Korea Selatan, Singapura, dan sejumlah negara Eropa yang memiliki ketergantungan tinggi pada impor energi.
Disclaimer ON
*BI Tahan Suku Bunga Acuan di 4,75% pada April 2026*
Bank Indonesia resmi mempertahankan BI Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur periode 21–22 April 2026.
Selain itu, BI juga menetapkan:
• Deposit Facility tetap di 3,75%
• Lending Facility tetap di 5,50%
📌 Keputusan ini menandai penahanan suku bunga untuk ketujuh kali berturut-turut, mencerminkan fokus BI dalam menjaga stabilitas rupiah, meredam tekanan eksternal global, serta memastikan inflasi tetap terkendali.
📊 *Market View:*
Sikap wait and see BI sejalan dengan ekspektasi pasar. Kebijakan ini dinilai positif bagi sentimen pasar keuangan domestik karena memberi kepastian arah suku bunga di tengah volatilitas global.
*Disclaimer On
BRI Danareksa Sekuritas*
Bank Indonesia resmi mempertahankan BI Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur periode 21–22 April 2026.
Selain itu, BI juga menetapkan:
• Deposit Facility tetap di 3,75%
• Lending Facility tetap di 5,50%
📌 Keputusan ini menandai penahanan suku bunga untuk ketujuh kali berturut-turut, mencerminkan fokus BI dalam menjaga stabilitas rupiah, meredam tekanan eksternal global, serta memastikan inflasi tetap terkendali.
📊 *Market View:*
Sikap wait and see BI sejalan dengan ekspektasi pasar. Kebijakan ini dinilai positif bagi sentimen pasar keuangan domestik karena memberi kepastian arah suku bunga di tengah volatilitas global.
*Disclaimer On
BRI Danareksa Sekuritas*
❤1
🔹BMRI tes area resistance level di 4770
🔸Breakout dan maintain diatas level tersebut, BMRI akan membentuk pola cup with handle dan berpotensi rally menuju arah disekitar 5050.
🔹Namun jika gagal breakout 4770 dan kembali bergerak melemah, maka BMRI akan melanjutkan konsolidasinya.
Disclaimer ON‼️
#BukanRekomendasi #NFA #AnalisaKembali #DYOR #NoPomPom‼️
Like ❤️ and Share 📣 this content jika kalian rasa bermanfaat
Follow Me ✔️ for more content
🔸Breakout dan maintain diatas level tersebut, BMRI akan membentuk pola cup with handle dan berpotensi rally menuju arah disekitar 5050.
🔹Namun jika gagal breakout 4770 dan kembali bergerak melemah, maka BMRI akan melanjutkan konsolidasinya.
Disclaimer ON‼️
#BukanRekomendasi #NFA #AnalisaKembali #DYOR #NoPomPom‼️
Like ❤️ and Share 📣 this content jika kalian rasa bermanfaat
Follow Me ✔️ for more content
❤1
Rupiah Slides, Worst Performer in Asia Year-to-Date
https://tradingeconomics.com/indonesia/currency/news/487496#:~:text=2025%2D09%2D23%2022:,17%2C000%20mark%20since%20last%20week.
https://tradingeconomics.com/indonesia/currency/news/487496#:~:text=2025%2D09%2D23%2022:,17%2C000%20mark%20since%20last%20week.
Tradingeconomics
Rupiah Slides, Worst Performer in Asia Year-to-Date
The Indonesian rupiah weakened past 16,650 per dollar on Wednesday, its lowest level since late April, as the central bank has cut its policy rate by a total of 150 bps since September 2024 and markets anticipate further aggressive easing. At the same time…
🔹AISA tes area resistance level di 134
🔸Breakout dan maintain diatas level tersebut, AISA akan membentuk pola cup with handle dan berpotensi rally menuju arah disekitar 153
🔹Namun jika gagal breakout 134 dan kembali bergerak melemah, maka AISA batal membentuk pola cup with handle tersebut dan akan melanjutkan konsolidasinya.
Disclaimer ON‼️
#BukanRekomendasi #NFA #AnalisaKembali #DYOR #NoPomPom‼️
Like ❤️ and Share 📣 this content jika kalian rasa bermanfaat
Follow Me ✔️ for more content
🔸Breakout dan maintain diatas level tersebut, AISA akan membentuk pola cup with handle dan berpotensi rally menuju arah disekitar 153
🔹Namun jika gagal breakout 134 dan kembali bergerak melemah, maka AISA batal membentuk pola cup with handle tersebut dan akan melanjutkan konsolidasinya.
Disclaimer ON‼️
#BukanRekomendasi #NFA #AnalisaKembali #DYOR #NoPomPom‼️
Like ❤️ and Share 📣 this content jika kalian rasa bermanfaat
Follow Me ✔️ for more content
Trump: Gencatan Senjata Israel-Lebanon Diperpanjang 3 Pekan
Bloomberg, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan melalui unggahan di media sosial bahwa Israel dan Lebanon akan memperpanjang masa gencatan senjata mereka selama tiga pekan ke depan.
"Amerika Serikat akan bekerja sama dengan Lebanon guna membantu negara tersebut melindungi diri dari Hizbullah," ujar Trump. Ia juga menambahkan bahwa dalam waktu dekat dirinya akan menjamu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Lebanon Joseph Aoun untuk pertemuan lebih lanjut.
https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/107023/trump-gencatan-senjata-israel-lebanon-diperpanjang-3-pekan
Bloomberg, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan melalui unggahan di media sosial bahwa Israel dan Lebanon akan memperpanjang masa gencatan senjata mereka selama tiga pekan ke depan.
"Amerika Serikat akan bekerja sama dengan Lebanon guna membantu negara tersebut melindungi diri dari Hizbullah," ujar Trump. Ia juga menambahkan bahwa dalam waktu dekat dirinya akan menjamu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Lebanon Joseph Aoun untuk pertemuan lebih lanjut.
https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/107023/trump-gencatan-senjata-israel-lebanon-diperpanjang-3-pekan
Bloomberg Technoz
Trump: Gencatan Senjata Israel-Lebanon Diperpanjang 3 Pekan
Trump mengumumkan melalui unggahan di media sosial bahwa Israel dan Lebanon akan memperpanjang masa gencatan senjata.
❤1
Hashim Sebut RI Dapat 150 Juta Barel Minyak Mentah Rusia Dengan Harga Khusus
https://share.google/KbNLqhZD84r8PVOab
https://share.google/KbNLqhZD84r8PVOab
YouTube
Hashim Sebut RI Dapat 150 Juta Barel Minyak Mentah Rusia Dengan Harga Khusus
Jakarta, CNBC Indonesia - Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Lingkungan Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan, bahwa Indonesia mendapatkan 150 juta barel minyak mentah dari Rusia dengan harga khusus.
Selengkapnya dalam program Squawk Box CNBC Indonesia…
Selengkapnya dalam program Squawk Box CNBC Indonesia…
❤1
*BEI Umumkan Evaluasi Indeks IDX30, LQ45, dan IDX80*
BEI pada Jumat (24/4) mengumumkan evaluasi indeks LQ45, IDX30, dan IDX80, dengan periode efektif pada 4 Mei–31 Juli 2026. Berikut rinciannya:
LQ45
Masuk: $CUAN, $DEWA, ESSA, HRTA, WIFI
Keluar: BREN, CTRA, DSSA, HEAL, NCKL
IDX30
Masuk: ADMR
Keluar: ISAT
IDX80
Masuk: BKSL, CBDK, DEWA, GGRM, TPIA
Keluar: $BREN, BTPS, DSSA, MTEL, NCKL
[Sumber: Keterbukaan Informasi]
BEI pada Jumat (24/4) mengumumkan evaluasi indeks LQ45, IDX30, dan IDX80, dengan periode efektif pada 4 Mei–31 Juli 2026. Berikut rinciannya:
LQ45
Masuk: $CUAN, $DEWA, ESSA, HRTA, WIFI
Keluar: BREN, CTRA, DSSA, HEAL, NCKL
IDX30
Masuk: ADMR
Keluar: ISAT
IDX80
Masuk: BKSL, CBDK, DEWA, GGRM, TPIA
Keluar: $BREN, BTPS, DSSA, MTEL, NCKL
[Sumber: Keterbukaan Informasi]
"Iran latest: Witkoff, Kushner, Araghchi heading to Pakistan"
https://www.investing.com/news/stock-market-news/irans-foreign-minister-to-travel-to-pakistan-by-this-weekend--ap-4635433
https://www.investing.com/news/stock-market-news/irans-foreign-minister-to-travel-to-pakistan-by-this-weekend--ap-4635433
Investing.com
Iran latest: Witkoff, Kushner, Araghchi heading to Pakistan By Investing.com
Ashmore : Tak Ada Indikasi Perubahan menjadi Frontier, Skenario Terburuk Kemungkinan telah Terlewati
https://ipotnews.com/ipotnews/newsDetail.php?jdl=Tak_Ada_Indikasi_Perubahan_menjadi_Frontier__Skenario_Terburuk_Kemungkinan_telah_Terlewati___Ashmore&news_id=216916&group_news=IPOTNEWS&taging_subtype=MARKETOVERVIEW&name=&search=y_general&q=ihsg,%20MSCI,%20harga%20minyak,&halaman=1
https://ipotnews.com/ipotnews/newsDetail.php?jdl=Tak_Ada_Indikasi_Perubahan_menjadi_Frontier__Skenario_Terburuk_Kemungkinan_telah_Terlewati___Ashmore&news_id=216916&group_news=IPOTNEWS&taging_subtype=MARKETOVERVIEW&name=&search=y_general&q=ihsg,%20MSCI,%20harga%20minyak,&halaman=1
IPOTNEWS
Tak Ada Indikasi Perubahan menjadi Frontier, Skenario Terburuk Kemungkinan telah Terlewati - Ashmore
Ipotnews – Bursa saham Indonesia mengakhiri sesi perdagangan pekan keempat April, Jumat (24/4), dengan penurunan tajam IHSG sebesar 3,38% ke level 7.129, lebih 500 poin di bawah sesi perdagangan pekan sebelumnya. Investor asing mencatatkan arus keluar…
*Moody's Umumkan Peringkat Kredit Utang RI*
Lembaga pemeringkat utang global Moody's merilis penilaian bagi sejumlah negara Asia Tenggara. Untuk Indonesia, peringkat kredit tetap dipertahankan di Baa2 atau satu tingkat di atas batas layak investasi, namun pandangan ke depan diubah dari stabil menjadi negatif.
Peringkat yang sama juga diberikan kepada Filipina, meski pandangannya tetap stabil. Sementara Thailand mendapatkan peringkat Baa1 yang lebih baik, dengan pandangan yang membaik dari negatif menjadi stabil. Di kawasan ini, Singapura memiliki peringkat tertinggi yaitu Aaa dengan pandangan stabil, diikuti Malaysia dengan A3. Adapun peringkat terendah ada di Laos dan Kamboja, sementara Vietnam berada di peringkat spekulatif.
Merespons hal ini, Pemerintah Indonesia menyatakan tetap berkomitmen melakukan perbaikan ekonomi, mengelola risiko dengan baik, serta menjaga kestabilan nilai tukar dan pasar keuangan. Pemerintah juga tetap optimis mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai informasi, lembaga pemeringkat menilai kemampuan membayar utang melalui dua indikator: peringkat yang menggambarkan kondisi saat ini, dan pandangan yang menunjukkan kecenderungan di masa mendatang. Peringkat yang tinggi menarik lebih banyak investor dan membuat biaya pinjaman menjadi lebih murah. Saat ini, ketiga lembaga pemeringkat utama dunia masih menempatkan Indonesia dalam kategori layak diinvestasikan.
Disclaimer ON
Lembaga pemeringkat utang global Moody's merilis penilaian bagi sejumlah negara Asia Tenggara. Untuk Indonesia, peringkat kredit tetap dipertahankan di Baa2 atau satu tingkat di atas batas layak investasi, namun pandangan ke depan diubah dari stabil menjadi negatif.
Peringkat yang sama juga diberikan kepada Filipina, meski pandangannya tetap stabil. Sementara Thailand mendapatkan peringkat Baa1 yang lebih baik, dengan pandangan yang membaik dari negatif menjadi stabil. Di kawasan ini, Singapura memiliki peringkat tertinggi yaitu Aaa dengan pandangan stabil, diikuti Malaysia dengan A3. Adapun peringkat terendah ada di Laos dan Kamboja, sementara Vietnam berada di peringkat spekulatif.
Merespons hal ini, Pemerintah Indonesia menyatakan tetap berkomitmen melakukan perbaikan ekonomi, mengelola risiko dengan baik, serta menjaga kestabilan nilai tukar dan pasar keuangan. Pemerintah juga tetap optimis mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai informasi, lembaga pemeringkat menilai kemampuan membayar utang melalui dua indikator: peringkat yang menggambarkan kondisi saat ini, dan pandangan yang menunjukkan kecenderungan di masa mendatang. Peringkat yang tinggi menarik lebih banyak investor dan membuat biaya pinjaman menjadi lebih murah. Saat ini, ketiga lembaga pemeringkat utama dunia masih menempatkan Indonesia dalam kategori layak diinvestasikan.
Disclaimer ON
❤1