Steptrader
2.81K subscribers
8.51K photos
34 videos
40 files
6.29K links
Official Channel dari STEPTRADER TELEGRAM (TIDAK ADA CHANNEL/GRUP TELEGRAM LAINNYA SELAIN INI !!)

SEGALA TULISAN DISINI BUKAN REKOMENDASI
(DO YOUR OWN RESEARCH)

Join Grup Priority : +628123543925
Download Telegram
*Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H* 🌙✨ buat teman² yg merayakannya🙏🏼🙏🏼

Minal 'Aidin wal-Fa'izin — Mohon maaf lahir & batin. Semoga hari kemenangan ini membawa berkah serta kedamaian bagi kita semua 🙏🏼🙏🏼
The PBOC added 30,000 ounces in February. Official reserves now stand at 2,309 tonnes, a record, valued at approximately $387.6 billion.
*China Perkuat Cadangan Emas di Tengah Krisis Hormuz*

Bank Sentral China (PBOC) kembali menambah cadangan emas untuk bulan ke-16 berturut-turut, sebesar 30.000 ons pada Februari. Total resmi kini mencapai 2.309 ton senilai sekitar US$387,6 miliar, atau 10% dari cadangan devisa. Angka ini disebut telah berlipat ganda dalam 20 bulan terakhir, sementara akumulasi tak resmi melalui Shanghai Gold Exchange, impor Hong Kong, kesepakatan bilateral dengan Rusia, dan jalur BUMN diyakini jauh lebih besar.

Strategi ini memperlihatkan upaya Beijing membangun aset yang tak bisa dibekukan sanksi maupun diblokir jalur perdagangan. Shanghai Gold Exchange mencatat 126 ton penarikan fisik pada Januari, sementara impor Hong Kong melonjak. Jalur OTC dari London, Swiss, dan Dubai serta kesepakatan emas bilateral dengan Rusia menambah lapisan akumulasi yang sulit dilacak.

Langkah China terjadi bersamaan dengan penarikan cadangan minyak komersial, embargo pupuk, penerimaan minyak Iran berharga diskon, dan latihan militer di sekitar Taiwan. Lima aksi ini membentuk satu strategi: memperkuat ketahanan domestik sekaligus melemahkan posisi pesaing. Dengan tren akumulasi ini, China berpotensi menjadi pemegang emas terbesar dunia dalam dekade mendatang.
*Harga Minyak Bisa Tembus $180*

Harga minyak berpotensi melonjak hingga di atas $180 per barel pada akhir April jika konflik dengan Iran berlanjut. Pejabat Saudi memperingatkan lonjakan ini dapat memicu resesi global atau mengubah perilaku konsumsi yang menekan permintaan, menurut laporan Wall Street Journal.

Proyeksi Saudi menyebut harga akan naik bertahap: $150, lalu $165, sebelum mencapai $180 dalam beberapa pekan. Eskalasi geopolitik menjadi faktor utama, menambah tekanan pada pasar energi dan ekonomi dunia.

Disclaimer ON
❤1
🚨 JUST IN:
Presiden Donald Trump resmi mundur dari operasi di Timur tengah :

"Kami sudah sangat dekat untuk mencapai tujuan kami saat kami mempertimbangkan untuk mengakhiri upaya militer besar kami di Timur Tengah sehubungan dengan Rezim Teroris Iran"

Donald Trump mengklaim telah melumpuhkan beberapa fasilitas strategis Iran dan berhasil mencegah pembuatan nuklir iran.

Permasalahan Selat Hormuz sepenuhnya diserahkan ke Negara Teluk dan Iran.
Trump Isyaratkan Akhiri Operasi Militer di Iran, Pasar Global Masih Terguncang

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tengah mempertimbangkan untuk "meredakan" (winding down) aksi militer terhadap Iran. Pernyataan ini muncul di tengah memasuki minggu keempat konflik yang telah mengacaukan pasar keuangan dan stabilitas kawasan Timur Tengah.

Melalui unggahan di media sosial pada Jumat (20/3/2026), Trump mengeklaim Amerika Serikat sudah sangat dekat dengan pencapaian tujuannya. Target tersebut meliputi pelumpuhan total kemampuan rudal Iran, penghancuran basis industri pertahanan, penghapusan kekuatan angkatan laut dan udara, serta memastikan Teheran tidak akan pernah memiliki kemampuan nuklir.

https://investor.id/international/432724/trump-isyaratkan-akhiri-operasi-militer-di-iran-pasar-global-masih-terguncang
Militer Iran mengatakan Selat Hormuz akan 'sepenuhnya ditutup' jika AS membom pembangkit listrik.

Israel meningkatkan serangan di Lebanon saat Netanyahu mengutuk serangan Teheran di Israel selatan.

Militer Iran mengatakan Selat Hormuz akan 'sepenuhnya ditutup' jika AS membom pembangkit listrik.
Israel meningkatkan serangan di Lebanon saat Netanyahu mengutuk serangan Teheran di Israel selatan

https://www.cnn.com/world/live-news/iran-war-us-israel-trump-03-22-26
Bursa regional Asia risk off pagi ini, investor khawatirkan ancaman AS dan Iran

Bursa Asia dibuka melemah dipicu kekhawatiran eskalasi konflik setelah Donald Trump mengancam Iran terkait Selat Hormuz.
Iran melalui Mohammad Bagher Ghalibaf membalas dengan ancaman serangan ke infrastruktur energi dan pihak pendukung AS.
Indeks regional anjlok tajam meski harga minyak relatif stabil, sementara Wall Street juga ditutup melemah pekan lalu.
Live: Dow futures jump 1,000 points after Trump says U.S. and Iran have held 'productive' talks

Stock futures shot higher in a sudden move after President Donald Trump said the U.S. and Iran have held productive talks over the last two days and he was halting any strikes on Iranian power plants and energy infrastructure.
https://www.cnbc.com/2026/03/22/stock-market-today-live-updates.html?__source=iosappshare%7Cnet.whatsapp.WhatsApp.ShareExtension
Presiden Donald Trump mengatakan AS dan Iran "sedang bernegosiasi saat ini," menambahkan bahwa Teheran "berbicara dengan masuk akal."

New York Times kemudian melaporkan bahwa AS telah mengirimkan rencana 15 poin kepada Iran untuk mengakhiri perang.

Trump mengisyaratkan di Ruang Oval bahwa Teheran sangat ingin membuat kesepakatan damai, meskipun Republik Islam telah membantah sedang dalam pembicaraan langsung dengan Washington.

Trump juga mengulangi klaimnya bahwa AS telah memenangkan perang di Iran.

Tuntutan AS kepada Iran:

1. Iran harus membongkar kemampuan nuklirnya yang ada.

2. Iran harus berkomitmen untuk tidak pernah mengejar senjata nuklir.

3. Tidak akan ada pengayaan uranium di wilayah Iran.

4. Iran harus menyerahkan persediaan uraniumnya yang diperkaya hingga 60 persen (sekitar 450 kilogram) kepada Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dalam waktu dekat, sesuai jadwal yang akan disepakati.

5. Fasilitas nuklir Natanz, Isfahan, dan Fordo harus dibongkar.

6. IAEA, badan pengawas nuklir PBB, harus diberikan akses penuh, transparansi, dan pengawasan di dalam Iran.

7. Iran harus meninggalkan "paradigma" proksi regionalnya.

8. Iran harus menghentikan pendanaan, pengarahan, dan persenjataan proksi regionalnya.

9. Selat Hormuz harus tetap terbuka dan berfungsi sebagai koridor maritim bebas.

10. Program rudal Iran harus dibatasi baik dari segi jangkauan maupun kuantitas, dengan ambang batas spesifik yang akan ditentukan di kemudian hari.

11. Penggunaan rudal di masa mendatang akan dibatasi untuk pertahanan diri.

Sebagai imbalannya, Iran akan mendapatkan manfaat sebagai berikut:

12. Iran akan menerima pencabutan penuh sanksi yang dikenakan oleh komunitas internasional.

13. AS akan membantu Iran dalam memajukan program nuklir sipilnya, termasuk pembangkit listrik di pembangkit nuklir Bushehr.

14. Mekanisme yang disebut "snapback", yang memungkinkan pemberlakuan kembali sanksi secara otomatis jika Iran gagal mematuhi, akan dihapus.

Disclaimer on
❤1
Update LK FY2025: Rilis tanggal 18-20 Maret 2026
Emas menjadi komoditas yg paling mengalami kejatuhan terdalam sepanjang periode libur panjang idul fitri tahun ini (Gold 4,474.38 ▼ -10.59%), tergerus beberapa sentimen seperti:
- Resiko lonjakan inflasi dipicu kenaikan energi akan membuat sikap *bank sentral kembali menjadi hawkish* & berdampak negatif pada emas.
- Mayoritas bank sentral global yg melakukan pembelian emas tahun lalu adalah net importir energi, sehingga kenaikan harga energi akan *memicu bank sentral untuk melepas cadangan emas*, dan memperkuat nilai tukarnya.
- *ETF Emas global tercatat mengalami net outflow* sejak Maret.
🔹BUMI rebound dari support level 200
🔸Apabila rebound berlanjut, BUMI berpeluang naik menuju arah terdekat di 264, dengan arah selanjutnya di last high 306
🔹 Namun jika turun dan gagal bertahan di 200 ketika koreksi, maka BUMI akan lanjut downtrend.
Disclaimer ON‼️
#BukanRekomendasi #NFA #AnalisaKembali #DYOR #NoPomPom‼️

Like ❤️ and Share 📣 this content jika kalian rasa bermanfaat
Follow Me ✔️ for more content
Steptrader
Photo
*AS Ngotot Negoisasi, Iran Tetap Menolak*

Amerika Serikat bersikeras bahwa pembicaraan damai dengan Iran masih berlangsung, meskipun Teheran secara terbuka menolak klaim tersebut dan justru mengajukan syaratnya sendiri untuk mengakhiri perang yang telah mengguncang Timur Tengah dan pasar global selama hampir sebulan terakhir.

Presiden Donald Trump mengatakan Iran sebenarnya ingin mencapai kesepakatan, meski enggan mengakuinya secara terbuka. Gedung Putih menyebut tiga hari terakhir diisi dengan “percakapan produktif” yang disebut-sebut menunjukkan Iran mulai mencari jalan keluar dari konflik.

Namun pernyataan itu bertolak belakang dengan sikap resmi Teheran. Media pemerintah Iran menyatakan tidak ada negosiasi formal dengan Washington dan menuntut sejumlah jaminan sebelum membuka pintu dialog, termasuk penghentian serangan AS dan Israel, kompensasi kerusakan perang, serta pengakuan atas otoritas Iran di Selat Hormuz.

Di lapangan, pertempuran tetap berlangsung. Serangan rudal dan drone Iran dilaporkan mengancam wilayah Teluk, sementara fasilitas energi dan nuklir di Iran juga menjadi sasaran serangan. Konflik ini telah mengganggu arus pelayaran di Selat Hormuz—jalur yang biasanya mengalirkan sekitar seperlima pasokan energi dunia.

Sementara itu, Washington diketahui telah menyusun proposal perdamaian 15 poin yang disampaikan melalui Pakistan. Rencana tersebut mencakup pembongkaran fasilitas nuklir Iran, pembatasan arsenal rudal, serta imbalan berupa pelonggaran sanksi.

Di tengah ketidakpastian diplomatik, pasar energi tetap bergejolak. Harga minyak Brent sempat kembali menembus US$103 per barel, mencerminkan kekhawatiran bahwa konflik dapat memicu guncangan pasokan global jika eskalasi terus berlanjut.
❤2
*IHSG Turun -23% dari ATH dan Mulai Rebound: Bottom Sudah Terlewati?*
IHSG telah turun -23,1% dari level all–time high di ~9.135 pada 20 Januari 2026 ke level ~7.022 pada hari terakhir perdagangan bursa sebelum libur Lebaran (16 Maret 2026). Penurunan ini didorong oleh 3 shock berturut–turut dalam waktu kurang dari 3 bulan, yakni: 1) pembekuan sementara oleh MSCI untuk indeks Indonesia; 2) perang AS–Iran yang mengerek harga minyak naik lebih dari +40% akibat penutupan Selat Hormuz; dan 3) meningkatnya risiko fiskal Indonesia seiring asumsi APBN terkait harga minyak dan kurs yang terlampaui. Di tengah berbagai sentimen negatif tersebut, penting untuk melihat data historis sebagai perspektif.

*Apakah IHSG bisa turun lebih dalam?*
Berdasarkan data Bloomberg sejak 2000 (lihat tabel), penurunan dari peak ke bottom (drawdown) sebesar -23% pada episode kali ini berada di kisaran yang sama dengan episode ‘Taper Tantrum 2013’ (-24%), ‘China Scare 2015’ (-25%), dan ‘selloff Liberation Day 2025’ (-25%). Jika pola yang sama terjadi, hal ini mengindikasikan bahwa IHSG sudah berada/mendekati area bottom. Penurunan lanjutan yang signifikan lebih dari 24–25%, secara historis, hanya terjadi pada episode ‘Dot–com Bust awal 2000’ (-52%), ‘Global Financial Crisis 2008’ (-61%), dan ‘pandemi COVID-19 2020 (-38%)’, di mana ketiganya merupakan krisis yang berskala jauh lebih besar.

*Apa yang harus dilakukan investor?*
Pada pembukaan perdagangan pasca–libur Lebaran kemarin, Rabu (25/3), IHSG menguat +2,8% dan kini diperdagangkan pada valuasi 11,4x 1–Year Forward P/E, sekitar -2 Standard Deviation di bawah rata–rata historis 15 tahun. Level ini merupakan yang terendah sejak ‘pandemi Covid-19 2020’ dan ‘selloff Liberation Day 2025.’ Meski valuasi IHSG sudah murah secara historis, penting bagi investor yang sudah memiliki posisi untuk mengevaluasi saham yang dimiliki: apakah alasan membelinya masih valid dan apakah fundamentalnya berpotensi terdampak signifikan oleh kondisi saat ini, terutama dari sisi dampak kenaikan harga minyak terhadap laba bersih. Sementara itu, bagi investor jangka panjang, koreksi pasar secara historis dapat menjadi kesempatan untuk mendapatkan saham berkualitas pada harga yang lebih murah.

*Apa yang perlu dicermati ke depan?*
1. Durasi penutupan Selat Hormuz dan arah pergerakan harga minyak. Jika negosiasi AS–Iran tidak tercapai dan perang berlangsung secara berkepanjangan dan/atau memanas, risiko terhadap perekonomian baik global maupun domestik menjadi semakin besar.
2. Kemampuan/inisiatif pemerintah untuk menjaga defisit fiskal di bawah 3% terhadap PDB.
3. Deadline reformasi pasar modal Indonesia terkait MSCI pada Mei 2026.

--------------
Source : Stockbit Research
🔹BRIS tes area support level 2070/2080
🔸Maintain diatas support tersebut dan rebound, BRIS berpeluang naik menuju arah terdekat di sekitar 2300/2320.
🔹 Namun jika turun dan gagal bertahan di 2070 ketika koreksi, maka BRIS akan lanjut downtrend.
Disclaimer ON‼️
#BukanRekomendasi #NFA #AnalisaKembali #DYOR #NoPomPom‼️

Like ❤️ and Share 📣 this content jika kalian rasa bermanfaat
Follow Me ✔️ for more content
Presiden Donald Trump pada hari Kamis mengatakan bahwa ia memperpanjang jeda singkat serangan terhadap fasilitas energi Iran selama 10 hari, hingga 6 April, atas permintaan pemerintah Republik Islam Iran.

Langkah Trump ini menghindari eskalasi perang dengan Iran pada saat Amerika Serikat telah memberi sinyal bahwa mereka menginginkan penyelesaian konflik melalui negosiasi dan ketika Selat Hormuz yang penting masih hampir sepenuhnya tertutup untuk pengiriman minyak.