Steptrader
2.81K subscribers
8.51K photos
34 videos
40 files
6.29K links
Official Channel dari STEPTRADER TELEGRAM (TIDAK ADA CHANNEL/GRUP TELEGRAM LAINNYA SELAIN INI !!)

SEGALA TULISAN DISINI BUKAN REKOMENDASI
(DO YOUR OWN RESEARCH)

Join Grup Priority : +628123543925
Download Telegram
*Breaking: China Turunkan Pertumbuhan Ekonomi di 2026, 4,5-5%*

Jakarta, CNBC Indonesia- China menetapkan target pertumbuhan tahunan terendah dalam beberapa dekade pada hari Kamis (5/3/2026), dalam pertemuan parlemen "Dua Sesi" tahunannya, di mana pemerintah akan mengungkap rencananya untuk mengatasi konsumsi yang lesu dan pasar properti yang menurun.

"Untuk tahun 2026, China mengharapkan pertumbuhan sebesar 4,5 hingga 5%," menurut laporan kerja pemerintah menyebut "dengan upaya dalam pekerjaan aktual untuk mencapai hasil yang lebih baik lagi".

https://www.cnbcindonesia.com/news/20260305082510-4-716156/breaking-china-turunkan-pertumbuhan-ekonomi-di-2026-45-5
❤1
🔹BRIS rebound dari support area 2080
🔸Tetap bertahan diatas level tersebut dan lanjutkan kenaikan, BRIS potensi menuju arah terdekat disekitar gap 2300-2330, dengan arah selanjutnya di last high 2470/2480
🔹 Namun kembali turun dan gagal bertahan di 2080 ketika koreksi, maka BRIS berpeluang lanjutkan downtrend.
Disclaimer ON‼️
#BukanRekomendasi #NFA #AnalisaKembali #DYOR #NoPomPom‼️

Like ❤️ and Share 📣 this content jika kalian rasa bermanfaat
Follow Me ✔️ for more content
Bobot Saham RI di MSCI Berpotensi Dikocok Ulang

Data keterbukaan kepemilikan saham minimal 1% di Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi menjadi pemicu penghitungan ulang saham bobot di indeks provider global.
Data tersebut dinilai membuka gambaran yang lebih jelas mengenai porsi saham yang benar-benar beredar di publik atau free float.

https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/101955/bobot-saham-ri-di-msci-berpotensi-dikocok-ulang
Cadangan Devisa Indonesia Turun Menjadi US$151,9 Miliar pada Februari 2026 karena Intervensi Bank Sentral Indonesia untuk Menstabilkan Rupiah

Cadangan Devisa: US$151,9 miliar | -1,74% MoM | -1,93% YoY

Disclaimer ON
Menteri Energi Qatar mengatakan kepada Financial Times bahwa ia memperkirakan seluruh produsen energi Teluk akan menghentikan ekspor dalam beberapa minggu ke depan, sebuah langkah yang menurutnya dapat mendorong harga minyak hingga ke level US$150 per barel, berdasarkan wawancara yang diterbitkan pada hari Jumat.

Disclaimer ON
Meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah yang memutus jalur Selat Hormuz memicu kenaikan harga energi di akhir pekan. Harga minyak WTI AS melonjak sebesar 12% dan ditutup disekitar US$90 per barrel.
Harga Minyak Melonjak, Menkeu Purbaya Buka Opsi Kenaikan BBM Subsidi

Pemerintah membuka kemungkinan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi jika lonjakan harga minyak dunia terus berlanjut dan mulai membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kenaikan harga energi global dinilai berpotensi memperlebar defisit fiskal apabila tidak diimbangi langkah penyesuaian kebijakan.

Klik link untuk baca:
http://money.kompas.com/read/2026/03/06/202113726/harga-minyak-melonjak-menkeu-purbaya-buka-opsi-kenaikan-bbm-subsidi
❤2
Menkeu Buka Opsi Pangkas Anggaran MBG Jika Defisit APBN Lampaui 3%

Pemerintah membuka opsi memangkas anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang totalnya mencapai Rp 335 triliun tahun ini, apabila lonjakan harga minyak mentah dunia memicu pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 melewati batas aman 3%.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pemerintah telah melakukan simulasi risiko (stress test) terhadap kemungkinan kenaikan harga minyak dunia menyentuh US$ 92 per barel rata-rata per tahun akibat eskalasi konflik Iran dengan Israel dan Amerika Serikat.

https://nasional.kontan.co.id/news/menkeu-buka-opsi-pangkas-anggaran-mbg-jika-defisit-apbn-lampaui-3
❤1
G7, IEA Dilaporkan Pertimbangkan Rilis Bersama Cadangan Minyak Darurat

Sebagai bagian signifikan dari aliran minyak mentah global yang berisiko, Badan Energi Internasional (IEA) dilaporkan sedang mendiskusikan pelepasan terkoordinasi cadangan minyak darurat di antara negara-negara anggota untuk menstabilkan pasar. Tindakan semacam ini biasanya dilakukan ketika gangguan pasokan besar mengancam keamanan energi global.

Pelepasan cadangan minyak darurat oleh negara-negara yang dikoordinasikan melalui IEA dapat menambah pasokan sementara ke pasar dan mencegah lonjakan tajam harga minyak.

Di Jepang, Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri telah menginstruksikan basis penyimpanan minyak domestik untuk bersiap-siap melakukan pelepasan karena krisis Iran telah memotong pasokan dari Timur Tengah. Wawancara dengan pengolah minyak juga akan dilakukan untuk menilai pasokan dan permintaan domestik.

https://www.fxstreet-id.com/news/g7-iea-dilaporkan-mempertimbangkan-rilis-bersama-cadangan-minyak-darurat-202603090556#:~:text=Karena%20sebagian%20besar%20aliran%20minyak%20mentah%20global%20berisiko%2C,darurat%20di%20antara%20negara-negara%20anggota%20untuk%20menstabilkan%20pasar
G7 sedang mempertimbangkan pelepasan cadangan minyak strategis terbesar dalam sejarah, sekitar 300–400 juta barel, untuk meredam lonjakan harga energi global. Langkah ini dikoordinasikan oleh International Energy Agency (IEA) setelah harga minyak WTI sempat melonjak hampir 30% hingga mendekati $120 per barel, level tertinggi sejak 2022.

Sebagai perbandingan, pelepasan cadangan terbesar sebelumnya terjadi pada 2022 saat perang Rusia-Ukraina sebesar 180 juta barel. Jika rencana ini terealisasi, volumenya akan lebih dari dua kali rekor sebelumnya.

Rencana ini diharapkan dapat menstabilkan gejolak harga minyak untuk sementara. Jika harga minyak turun, ada potensi pasar saham akan mengalami teknikal rebound.

Disclaimer ON
*G7 & CADANGAN MINYAK*

Harga minyak dunia kembali turun mendekati US$100 pada senin (9/3/2026) setelah G7 bahas pelepasan cadangan untuk stabilkan pasar di tengah konflik Timur Tengah. Penurunan ini terjadi setelah sebelumnya harga minyak melonjak tajam hampir mencapai US$120 per barel.

https://market.bisnis.com/read/20260309/94/1958969/g7-bahas-pelepasan-cadangan-harga-minyak-dunia-turun-usai-dekati-us120-per-barel
Harga minyak anjlok turun kesekitar US$90 per barrel dari puncaknya mendekati US$120 per barrel dalam semalam. Penurunan terjadi setelah pernyataan Donald Trump yang menyebut operasi militer terhadap Iran hampir selesai, sehingga risiko gangguan pasokan minyak global dinilai mulai mereda.
Ditengah ketidakpastian gejolak geopolitik global & naiknya harga minyak dunia mendekati $120/barrel kemarin, serta pelemahan rupiah, disela potensi rilis kebijakan transparansi list saham terkonsentrasi oleh BEI & faktor musiman trend kejatuhan indeks pasca libur lebaran menjadi combo sentimen negatif pada gerak IHSH.

Secara historis, selama 5 tahun terakhir IHSG tercatat mengalami 4x penurunan 1-hari pasca libur lebaran, dgn *penurunan terbesar di 2022 & 2025 sebesar -4.4%/-7.8% dipengaruhi oleh faktor eksternal*; Kenaikan suku bunga FFR +50bps 2022, & Tarif Global Trump 2025.

*Situasi hampir sama yg terjadi saat ini*, menyebabkan kecenderungan investor menjadi _risk-off_.

Disclaimer ON
IPOT
*Iran Tawarkan Buka Hormuz dengan Syarat Diplomatik*
Steptrader
*Iran Tawarkan Buka Hormuz dengan Syarat Diplomatik*
Iran menawarkan pembukaan kembali jalur energi strategis Strait of Hormuz dengan syarat politik: negara yang ingin kapalnya melintas harus mengusir duta besar United States dan Israel dari wilayah mereka.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Islamic Revolutionary Guard Corps melalui kantor berita negara ISNA. Kebijakan itu disebut akan mulai berlaku pada 11 Maret, tepat seminggu setelah sejumlah klub asuransi maritim internasional menarik perlindungan risiko perang bagi kapal yang melewati kawasan tersebut.

Pendekatan ini dianggap sebagai penggunaan jalur pelayaran sebagai senjata diplomatik. Jika pada 1973 Oil Crisis negara-negara produsen menekan pasar dengan memangkas produksi, kali ini tekanan muncul dari kontrol transit energi.

Pasar merespons cepat. Harga Brent Crude dan West Texas Intermediate anjlok di bawah US$84 per barel, turun lebih dari 30% dari puncak sekitar US$119 dalam waktu kurang dari sehari—salah satu penurunan harian terbesar sejak perang harga minyak 2020.

Namun secara fisik, arus energi belum pulih. Sebagian besar tanker masih enggan melintasi Hormuz, sementara perusahaan asuransi belum mengembalikan perlindungan risiko perang. Artinya, meskipun harga turun tajam, sekitar 20% pasokan minyak global yang biasanya melewati selat itu masih terganggu.

Bagi negara-negara Teluk dan pembeli energi di Asia maupun Eropa, tawaran Iran menciptakan dilema baru: menerima syarat diplomatik yang radikal demi memulihkan aliran energi—atau mempertahankan aliansi geopolitik dengan risiko gangguan pasokan yang lebih lama.

Disclaimer ON
❤1
🔹SMDR rebound dari support area 342
🔸Tetap bertahan diatas level tersebut dan lanjutkan kenaikan, SMDR potensi menuju arah gap terdekat disekitar 368-376, dengan arah selanjutnya di 394/408
🔹 Namun kembali turun dan gagal bertahan di 342 ketika koreksi, maka SMDR berpeluang lanjutkan penurunan menuju 304.
Disclaimer ON‼️
#BukanRekomendasi #NFA #AnalisaKembali #DYOR #NoPomPom‼️

Like ❤️ and Share 📣 this content jika kalian rasa bermanfaat
Follow Me ✔️ for more content
*DANANTARÄ PASTIKAN MASUK BURSA*
Riset terbaru Nomura menunjukkan ketahanan energi Indonesia terhadap guncangan harga minyak dunia lebih baik dibandingkan oleh negara² Asia lainnya, didukung oleh opsi mixed energi & ketergantungan terhadap impor minyak dari timur tengah.

Disclaimer On
IPOT
Jika harga minyak bertahan di US$90 maka defisit fiskal Indonesia bisa bertambah sekitar Rp 136 Trilliun
🔹GOTO rebound dari support area 53
🔸Tetap bertahan diatas level tersebut dan lanjutkan kenaikan, GOTO berpotensi rally menuju arah di 63/65
🔹 Namun kembali turun dan gagal bertahan di 53 ketika koreksi, maka $GOTO berpeluang lanjutkan penurunan menuju 50.
Disclaimer ON‼️
#BukanRekomendasi #NFA #AnalisaKembali #DYOR #NoPomPom‼️

Like ❤️ and Share 📣 this content jika kalian rasa bermanfaat
Follow Me ✔️ for more content
IEA akan melepas 400 juta barel minyak ke pasar utk antisipasi disrupsi supply minyak akibat perang Iran, yang merupakan pelepasan cadangan darurat terbesar yang pernah ada.
Pelepasan cadangan minyak tanpa tahu kepastian kapan perang akan betakhir bukanlah solusi.