Steptrader
2.92K subscribers
8.01K photos
34 videos
39 files
6.16K links
Official Channel dari STEPTRADER TELEGRAM (TIDAK ADA CHANNEL/GRUP TELEGRAM LAINNYA SELAIN INI !!)

SEGALA TULISAN DISINI BUKAN REKOMENDASI
(DO YOUR OWN RESEARCH)

Join Grup Priority : +628123543925
Download Telegram
Steptrader
Photo
*Dana Pensiun Lokal Jadi Penopang Saham Bank yang Tertekan*

Tekanan jual asing yang menekan saham-saham perbankan besar mulai tertahan oleh aksi beli institusi domestik. *BPJS Ketenagakerjaan* tercatat aktif menambah portofolio saham bank, memanfaatkan valuasi murah untuk investasi jangka panjang.

Data *KSEI* menunjukkan kepemilikan dana pensiun lokal di saham *Bank Central Asia (BBCA)* melonjak *21,7% YoY* menjadi *328,5 juta saham* per 30 September 2025, sementara kepemilikan di *Bank Negara Indonesia (BBNI)* naik *15,4% YoY*.

Direktur Pengembangan Investasi BPJS Ketenagakerjaan *Edwin Ridwan* mengatakan, porsi saham kini mencapai *10% dari total aset Rp865 triliun* atau sekitar *Rp86,5 triliun*. “Kami melihat koreksi saham bank sebagai kesempatan baik untuk masuk di valuasi rendah,” ujarnya.

Analis Infovesta Kapital Advisori *Ekky Topan* menilai aksi beli dana pensiun menjadi penyangga pasar di tengah arus keluar asing. “Tanpa akumulasi lokal, penurunan BBCA dan BBNI bisa lebih dalam,” katanya. BBCA telah turun *24,6% YTD* ke Rp7.300, sementara BBNI terkoreksi *11,5%*.

Ekky menilai strategi BPJS tepat karena saham bank menawarkan *valuasi menarik dan dividen yield tinggi*, dengan potensi rebound jika kondisi makro membaik.

Kepala Riset RHB Sekuritas *Andrey Wijaya* menambahkan, meski investor lokal agresif, pemulihan harga tetap membutuhkan arus dana asing. Ia merekomendasikan *BBCA (target Rp10.260)* dan *BBRI (target Rp4.300)* sebagai pilihan utama.

*Kepemilikan Dana Pensiun Lokal di saham BBCA naik 21,7% YoY; BBNI +15,4% YoY*
* *BBCA -24,6% YTD | BBNI -11,5% YTD*
* *Porsi saham BPJS Ketenagakerjaan = 10% dari aset Rp865 triliun*
🔥1
IHSG jatuh -4,14% sepanjang pekan lalu (penurunan mingguan terdalam sejak Februari 2025) didominasi kejatuhan saham² konglomerasi bigcap, sementara saham² perbankan bluechip terus mendapat tekanan dari outflow asing yg mencapai -Rp 4.23tr di pasar reguler sepanjang pekan lalu.

Namun IHSG berpeluang rebound pada awal perdagangan hari ini, seiring meredanya ketegangan AS-China utk sementara, setelah Presiden Donald Trump menyebutkan ancaman tarif tinggi terhadap China kemungkinan tidak berkelanjutan. Washington dan Beijing sepakat utk melanjutkan perundingan tingkat tinggi di Malaysia minggu ini, sebelum kedua kepala negara bertemu di forum APEC Korea Selatan pada akhir bulan ini.
Fokus perhatian pasar minggu ini tertuju pada rilis data inflasi harga konsumen (IHK) inti US pada Sep25 diprediksi tumbuh 0.3% mom, laju pertumbuhan bulanan yg sama dibandingkan 2 bulan sebelumnya.
Setelah sempat tertunda 2 minggu karena berlanjutnya Government Shutdown, BPS AS akan merilis data inflasi IHK pada akhir pekan ini yg akan menjadi satu²nya 'highlight' data menyambut rapat The FED pekan depan.
Pasar sekarang ini memperkirakan kemungkinan yg besar (diatas >90%), penurunan 2x suku bunga Fed sebesar 25 bps pada 2 pertemuan FOMC terakhir tahun ini (29 Oktober & 10 Desember), yang akan menurunkan Suku Bunga acuan ke tingkat level 3,50-3,75%.
IHSG saat ini ditransaksikan pada PER 14.7x (vs. 10 tahun average di 16.8x), jauh lebih atraktif dibandingkan China 15.4x PER (vs. 10 thn avg 12.7x) & India 25.3x PER (vs. 10 thn avg 22.4x PE)

Mayoritas investor asing saat ini masih berpandangan bearish pada pasar saham Indonesia (terlihat dari outflow yg cukup besar), meskipun begitu valuasi yg atraktif & light-nya posisi kepemilikan fund asing di pasar saham dalam negeri membuka potensi turnaround jika fundamental ekonomi & outlook kebijakan membaik.

Kepemilikan asing dipasar saham dalam negeri saat ini sebesar US$ 49.2bn merupakan yg terendah sejak 2022.
🔹 SMGR rebound dari area support 2390/2400
🔸 Tetap bertahan di atas level tersebut dan bergerak naik, SMGR potensi rebound menuju arah 2670/2750
🔹 Namun apabila kembali turun dan gagal bertahan di 2390 ketika koreksi, maka SMGR akan melanjutkan tren turun.
Disclaimer ON ‼️

Like ❤️ and Share 📣 this content jika kalian rasa bermanfaat
Follow Me ✔️ for more content

💎Join Grup Priority :
👉🏼 Contact Us : 08123543925
Bursa Wallstreet kembali menguat tajam ditopang hampir seluruh saham karena optimisme rilis kinerja keuangan Q3/2025 & membaiknya outlook fiskal serta perdagangan. Dari 85% perusahaan US yg telah melaporkan kinerja Q3-nya tercatat melampaui estimasi konsensus, mengartikan tetap kuatnya earning perusahaan di US. Rencana pertemuan Trump-Xi Jinping akhir bulan ini untuk melanjutkan negosiasi yg akan menjadi pivot de-ekskalasi tarif antar kedua negara. Sementara itu, Kevin Hassett, penasihat ekonomi Gedung Putih US optimis menyebutkan government shutdown akan berakhir pekan ini.
Sementara itu, investor akan mencermati keputusan Bank Indonesia yang diperkirakan akan kembali memangkas suku bunga kebijakan BI7DRR untuk kali ke-4 berturut pada RDG besok sebagai langka all out pro-growth demi menopang peningkatan pertumbuhan kredit yg akan diartikan positif bagi sektor perbankan, properti dan automotive, ditengah tetap rendahnya inflasi & support likuiditas dari pemerintah.
1
🔹 ISAT rebound dan akan tes area resistance level 1965
🔸 Breakout dan maintain di atas level tersebut, ISAT potensi membentuk pola bullish reversal cup with handle dan berpeluang menuju arah 2320
🔹 Namun apabila kembali turun dan gagal bertahan di 1755 ketika koreksi, maka ISAT akan membatalkan terbentuknya pola cup with handle tersebut.
Disclaimer ON ‼️

Like ❤️ and Share 📣 this content jika kalian rasa bermanfaat
Follow Me ✔️ for more content

💎Join Grup Priority :       
👉🏼 Contact Us : 08123543925
Bank Indonesia hari ini akan mengumumkan suku bunga kebijakan BI7DRR yg diprediksi oleh mayoritas ekonom akan kembali diturunkan -25bps ke level 4.50%, hal ini sejalan dg outlook pemangkasan suku bunga The FED yg akan dilakukan pekan depan, rendahnya inflasi inti & masih tertahannya pertumbuhan kredit, seiring fokus kebijakan BI yg saat ini pro-growth.

Pelaku pasar juga kini memperkirakan suku bunga acuan akan berada pada level 4% pada akhir tahun ini, menandakan pemangkasan 3 x -25bps lagi pada setiap RDG Bank Indonesia disisa tahun ini.

Source : IPOT
Disclaimer ON
2
BI Rate Oktober 2025 dipertahankan.
Actual : 4.75%
Forecast : 4.50%
Previous : 4.75%

Deposit Facility Rate (Okt)
Actual :3.75%
Forecast : 3.50%
Previous : 3.75%

Lending Facility Rate (Okt)
Actual : 5.50%
Forecast : 5.25%
Previous : 5.50%
🔹 BKSL rebound dari support level 123.
🔸 Bertahan diatas support tersebut dan bergerak naik, BKSL potensi menguat menuju arah downtrend resistline disekitar 143/146.
🔹 Namun apabila kembali turun dan gagal bertahan di 123 ketika koreksi, maka BKSL lanjutkan tren turunnya.
Disclaimer ON ‼️

Like ❤️ and Share 📣 this content jika kalian rasa bermanfaat
Follow Me ✔️ for more content

💎Join Grup Priority :
👉🏼 Contact Us : 08123543925
Steptrader
Photo
BI kemarin menahan suku bunga kebijakan BI7DRR pada level tetap 4.75% (meleset dari ekspektasi konsensus yg memprediksi pemangkasan -25bp).

- Ditahannya suku bunga kebijakan didasari pada optimalisasi fokus transmisi kebijakan suku bunga yg belum diikuti oleh perbankan nasional.
- Sejak Sep24 Bank Indonesia telah memangkas BI7DRR sebesar -150bp meski begitu, rata² suku bunga kredit bank hanya turun -15bp sepanjang tahun ini, dg kredit yg belum tersalurkan mencapai Rp2,374.8 triliun, menunjukkan transmisi kebijakan yg belum berjalan.
- Sementara itu, kebijakan pemangkasan sebelumnya langsung memberikan respon pada rupiah yg melemah, membuat BI harus melakukan intervensi & membuat cadev jatuh ke level terendah sejak 14-bulan terakhir.
- BI akan memberikan insentif pada perbankan nasional yg menurunkan suku bunganya dg menurunkan giro wajib minimum hingga 3.5% dari saat ini 9%.
- Ditahannya suku bunga kebijakan ini juga menunjukkan kontrol & tetap independensinya BI dalam mengambil keputusan kebijakan moneter nasional.

Source : IPOT
Disclaimer ON
1
Update 21 Oktober 2025 : Laporan Keuangan Kuartal 3 - 2025
Update 23 Oktober 2025 : Laporan Keuangan Kuartal 3 - 2025
📌 SMGR reached target area 2670-2750
Call Buy at 2510 (20 Oktober 2025)
Price Now 2700 (23 Oktober 2025)
Potensial Profit +7,5%
HAPPY PROFIT..!!

💎Join Grup Priority :       

👉🏼 Contact Us : 08123543925
1👍1
🔹 Kami call buy PGAS di harga open 1635, pada hari senin lalu tanggal 20 Oktober 2025.
🔸 Sesuai prediksi, PGAS berhasil rebound dan bergerak naik mencapai target-targetnya yang terus kami update di Grup Priority untuk profit yang maksimal di 1650, 1675, 1705 dan 1740.
🔹 Tetap bertahan diatas 1740 dan lanjutkan rally kenaikannya, PGAS berpeluang menuju target utama pola double bottom di 1880, dengan minor target di last high 1800.
Disclaimer ON ‼️

Like ❤️ and Share 📣 this content jika kalian rasa bermanfaat
Follow Me ✔️ for more content

💎Join Grup Priority :
👉🏼 Contact Us : 08123543925
1🔥1